Ada yang ngeShare foto Pak RK yang diedit pake AI atau photoshop, menampilkan Beliau duduk bareng sang istri, dan di sisi belakang ada penampakan tiga wanita yang satu diantaranya sama sekali gak saya kenali lantaran memang gak pernah mengikuti perkembangan gossshit terbaru soal Pak RK. Ditambah narasi 'dari Pak RK kita belajar bahkan suami yang romantis dan bucin ke istri tidak menjamin lakilaki itu setia'
Saya cuma jawab -Sip. Gak bucin lagi deh...
Tapi memang benar. Bahwa secara ilmu psikologi, kalau sampai suami itu kerap memamerkan kemesraannya pada istri, lalu diUpload ke sosial media, seakan-akan gak pernah ada masalah diantara mereka, apalagi ditambah narasi -Terima Kasih Istriku...- biasanya memang sedang berupaya untuk menutupi sesuatu dalam hubungan tersebut. Entah keretakan dalam rumah tangga, adanya WIL -eh kalian yang masuk kaum Gen Z paham arti WIL gak ya ? -pelakor maksudnya, atau hal lainnya.
Saya sendiri kadang diberi label sebagai -suami yang romantis- oleh beberapa teman di ruangan atau tempat kerja istri, karena kedapatan memposting rekaman lensa atau kenangan lama yang masih saya ingat bersama istri. Padahal kalau secara pendapat pribadi, saya bukanlah tipe suami yang romantis. Yang kerap memberikan perhatian lebih pada istri. Malah lebih sering asyik bermain games saat senggang, atau bahkan menikmati Me Time dengan menulis atau mendengarkan musik.
Malahan jujur saja, saya lebih menganggap diri ke sosok yang bucin pada istri, karena memang sebegitu susahnya saya mendapatkan dia di era pacaran dahulu. Serius. Ini beneran. Musti mengalami kondisi hilang ingatan dulu, dan hanya mampu mengingat nomor ponsel lama yang ia gunakan saat itu. Meski dihubungi melalui handphone milik orangtua jaman itu.
Cuma karena hari ini image keduanya jadi benderang dengan tambahan label -gak menjamin lakilaki bakal setia- jadi ya sip...
Saya janji gak akan bucin lagi. Dan romantis ? Ah dasarnya memang bukan orang yang romantis sebenarnya...
Balik main games Plants vs Zombie 2 dan Fishdom aja 🙂
Comments
Post a Comment