Skip to main content

OSIS TerGalak TerFavorit

Awal si Sulung terpilih jadi Ketua OSIS SMPN 10 Denpasar, banyak masukan yang kami sampaikan sebagai orangtuanya agar kelak ia tak sampai salah jalan.
Termasuk bagaimana bersikap saat MPLS aka Ospek jaman dulu dilakukan. Mengingat kami secara pribadi pun gak suka pada hal-hal yang berlebihan, utamanya ajang balas dendam kakak kelas pada adik-adiknya yang baru saja lepas jenjang sekolah dasar.

Hasilnya, menyenangkan.

Sore kemarin usai menggelar outbond pada hari terakhir MPLS di Subak Bergiding, Sekarmukti Pangsan Petang, ia bercerita mendapat gelar sebagai kakak OSIS TERGALAK, sekaligus OSIS TERFAVORIT dan menerima banyak SURAT BENCI sekaligus SURAT KAGUM dari adik-adik tingkatnya di Kelas 1.

Saat membaca satu dua surat yang dituliskan, kami jadi tergelak dan geli sendiri melihat tulisan maupun isi surat yang lucu meski disampaikan dalam bahasa serius.
Bahkan ada juga yang melakukan Copy Paste lantaran isi kalimatnya sama plek dengan surat temannya.

Namun meski mendapat banyak surat plus pemberian berupa permen, cokelat, ataupun pernak pernik lain, rupanya ia sempat “iri” dengan kawan osis lainnya, yang ternyata mendapat pemberian berupa uang yang notabene bisa dibelanjakan.

Gak rugi selama ini galak galak di rumah sama semua orang…

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.