Skip to main content

HTC TyTN PDA Keren dukung 3G

Cukup lama menggunakan ponsel pda T-Mobile MDA II atau bisa juga disebut sebagai seri O2 XDA II pertengahan 2005 lalu, sempat berangan-angan untuk bermalih rupa pada perangkat pintar di jamannya ini, menjadi HTC TyTN 2 yang saat itu dibanderol mahal untuk pasar lokal Indonesia. Apa daya yang kesampean waktu itu malahan Nokia N73 ME yang menjual lensa kamera dengan resolusi serupa namun sudah mengadopsi lensa Carl Zeiss.

HTC TyTN atau kerap dibaca Titan merupakan salah satu barisan pda atau Personal Digital Assistant milik brand Taiwan yang berbasis Windows Mobile 6.0 dan diluncurkan pertengahan tahun 2007 silam. Penampilannya bisa dikatakan cukup menggoda banyak kalangan, mengingat adanya fungsi layar sentuh yang cukup luas untuk ukuran jaman itu, ditambah barisan keyboard dengan konstruksi geser ke arah samping, dan layar dapat ditekuk laiknya sebuah notebook mini yang mudah dibawa kemana saja.
Jaringan yang dibenamkan pada perangkat ini kalau tidak salah sudah HSDPA alias 3G, sebuah trend baru di jaman itu, dimana sedang galak-galaknya memperkenalkan fitur videocall melalui kamera vga yang disematkan pada layar depan ponsel.

Untuk sebuah perangkat pintar yang mampu mengoperasikan aplikasi kantoran secara mobile, spesifikasi atau jeroan dalam yang dibekali pada HTC TyTN 2 ini bisa dikatakan powerfull. Dari prosesor Qualcomm 400 MHz, 128 MB RAM dan 256 MB ROM ditambah ketersediaan slot memory tambahan dengan tipe MicroSDHC sampai 32 GB. Sudah bisa menyimpan cukup banyak dokumen ataupun gambar yang berkaitan dengan pekerjaan ataupun hiburan.

#HTCTyTn #HTCTyTN2 #PDAphone #PocketPC

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.