Skip to main content

#HPjadul Motorola Q

Cukup lama saya berkenalan dengan ponsel berwajah lebar namun ramping ini. Kalau tidak salah ingat, saat masa aktif di awal-awal pendirian LPSE Badung.

Motorola Q.

Mengadopsi sistem operasi Windows Mobile 5.0 for Smartphone, Moto Q begitu orang menyebutkannya, merupakan salah satu ponsel tipis yang dirilis ke pasar global untuk menyaingi kelahiran BlackBerry 8700series. Dikatakan demikian, lantaran selain memiliki tombol akses yang diposisikan pada bawah layar, baik Moto Q maupun BB 8700 memiliki komponen Jog Dial/Jog Whell yang berada di sisi kanan perangkat, untuk melakukan scrolling pada layar dengan cepat.

Keypad-nya yang keras dan pemanfaatan OS yang optimal laiknya versi PocketPC membuat Moto Q tak mampu bertahan lama dan bersaing mengalahkan BlackBerry. Harga jualnya turun drastis. Saya sendiri mendapatkan ponsel ini dengan harga yang sangat murah jaman itu, dibandingkan saat ponsel diluncurkan. Namun bisa dikatakan, dengan membawa ponsel ini sudah cukup menjadi pusat perhatian kawan lantaran bentukannya yang tak biasa.

Sebagai salah satu barisan ponsel yang bergerak pada jaringan cdma, Moto Q adalah sebuah ponsel yang tidak mendukung kehadiran slot sim card. Jadi wajib inject ke gerai operator.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

62 Tahun Bang Iwan Fals

Pekan ini Bang Iwan Fals kalau gak salah genap berusia 62 tahun. Umur yang gak muda lagi meski masih sering melahirkan karya-karya baru bareng anak-anak muda milenial.  Saya mengenal lagu-lagu Bang Iwan tepatnya di era Album Wakil Rakyat. Sebuah karya jelang Pemilu 1988 yang mengetengahkan lagu soal para legislatip yang biasa bersafari, dengan keragaman perilaku mereka di jaman itu.  Lirik lagunya tergolong sederhana, dan aransemennya juga mudah diingat. Gak heran di jaman itu pula, saya kerap membawakan lagu Wakil Rakyat sebagai lagu kebanggaan pas didaulat nyanyi didepan kelas, didepan 40an anak kelas 4 atau 5 kalau gak salah.  Dan ada juga beberapa karya sang musisi, yang dibawakan sesekali macam Kereta Tua atau Sore Tugu Pancoran yang bercerita soal si Budi kecil.  Terakhir menyukai karya Bang Iwan kalau ndak salah di album Suara Hati (2002). Yang ada track Untuk Para Pengabdi dan Seperti Matahari. Dua lagu favorit saya di album itu. Setelahnya hanya sebatas suka mendengar sebagian