Skip to main content

Tips Ringan dan Aman Menjaga Kesehatan yang Ramah bagi Kantong

Bagi sebagian orang, urusan kesehatan infonya masih dianggap remeh, sehingga tak sedikit yang mengabaikan dan memilih asyik dengan gaya hidup masa kini. Mengkonsumsi makan dan minuman dengan kadar gula tinggi serta tenggelam dalam layar ponsel dalam jangka waktu yang lama dalam keseharian. Mereka tidak sadar jika jangka panjang, ada penyakit yang mengintai dari jauh menanti waktu untuk masuk dan menggila dalam tubuh.

Salah satu penyakit yang sampai saat ini masih dipandang sebagai silent killer atau pembunuh dalam senyap, bernama Diabetes. Biasanya bagi orang normal yang tidak memiliki riwayat penyakit khusus seperti darah tinggi, bila melakoni gaya hidup macam gambaran diatas, Diabetes adalah penyakit yang akan mampir dalam waktu dekat. Kalau sudah kena sekali, ya pasrah saja. Gak bakalan bisa sembuh kecuali mau beralih ke pola dan gaya hidup sehat.

Infonya Diabetes itu berteman baik dengan keluhan lain yang namanya Kolesterol. Penyebabnya antara lain pola makan yang buruk dan jarang bahkan tak pernah membakar lemak alias olahraga. Tentu kombinasi keduanya akan mempercepat kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan bagi siapapun. Secara fisik maupun keuangan.

Nah, bagi kalian yang tidak ingin mengalami keluhan semacam itu kelak, yuk simak sama-sama Tips ringan dan aman bagaimana menjaga kesehatan yang ramah bagi kantong, berikut ini.

Pertama, tentu saja Memulai Gaya Hidup Sehat. Aturan mainnya sederhana. Rajin berolahraga minimal 30 menit sehari. Rutin tiap hari kalau bisa.

Kedua, Hindari duduk terlalu lama. Biasakan untuk ambil langkah atau peregangan setiap 30 menit sekali bilamana sedang bertugas atau bekerja dalam posisi duduk. Ini menjadi penting untuk mencegah penyempitan pembuluh darah dalam jangka lama. Jangan lupa minum air secara berkala untuk memperlancar peredaran darah dalam tubuh.

Ketiga, mengkonsumsi jenis makanan yang tepat. Boleh saja sesekali makan dan minum jaman kekinian, tapi ingat jangan berlebihan.

Keempat, siapkan Asuransi Kesehatan sebagai dana cadangan saat kalian membutuhkan biaya perawatan yang besar. Salah satu produk asuransi yang dapat dipilih yaitu PRUPrime Health Care dari Prudential. Produk asuransi ini merupakan solusi komprehensif untuk perlindungan kesehatan dengan manfaat sesuai tagihan rumah sakit. Jenis asuransi ini dirancang khusus dengan berbagai manfaat biaya rawat inap, rawat jalan, tindakan bedah, serta manfaat lainnya. Tersedia enam pilihan santunan atau plan yang dapat diambil dengan menyesuaikan besarnya kebutuhan perlindungan yang kalian perlukan.

Nah, kira-kira begitu tips yang bisa diberikan, semoga berguna.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.