Skip to main content

Posts

Mutasi lagi, Balik ke Kawitan

Kabar dadakan hadir di hari minggu malam lalu, surat undangan pelantikan bagi sejumlah pejabat eselon pada opd dimana kami ditempatkan, disampaikan oleh rekan kolega di bagian Umum. Tak begitu mengejutkan mengingat rumor serupa sudah terdengar jauh hari sebelumnya. Dengan agenda dan maksud tertentu. Saya pribadi sejak awal memang tak pernah memiliki ambisi bisa naik eselon atau jabatan kembali di periode saat ini. Mengingat ada banyak dosa masa lalu yang cukup menjadi alasan, mengapa saya masuk kotak yang sulit dibuka kembali. Idealisme untuk tetap taat pada aturan adalah salah satu penyebabnya. Sehingga untuk undangan kali ini pun, yang terpikirkan tentu saja hanya perubahan nomenklatur penamaan seksi sesuai peraturan terakhir tentang uraian tugas, permendagri 90. Namun ternyata, saya mendapatkan mutasi jabatan, ke tempat yang sama dimana sebelumnya ditugaskan. Kepala Seksi Permukiman atau yang kini bermalih rupa dengan nama Peningkatan Kualitas Permukiman. Dimana memiliki atasan baru...

GetContact apps on #Android

Aplikasi GetContact merupakan sebuah cara baru untuk mengetahui moda penyimpanan nomor ponsel yang kita miliki, disimpan dengan menggunakan nama atau penyebutan apa di ponsel atau daftar kontak milik orang lain. Fungsi lainnya yang serupa, tentu saja untuk mengetahui nama/tag penyebutan apa saja yang disimpan oleh orang lain pada nomor-nomor yang tak dikenal saat mereka menghubungi nomor yang kita miliki. Jadi ketahuan deh, mana nomor yang berupaya melakukan tindak penipuan, penawaran asuransi bahkan hal-hal yang unik lainnya. Lalu penamaan apa saja yang saya temukan saat mencoba mencari tahu nomor pribadi yang saya miliki ? Kalau diberi nama pande, pande baik, lalu ada tambahan embel-embel penugasan kerja di bina marga, cipta karya, lpse, perkim maupun bedah rumah sih, sudah biasa. Tapi kalo diberi nama Bapak Dinas Rakyat, atau nama orang lain, bahkan tambahan kode tanggal atau malahan “Provokator” ? jadi ketawa sendiri dah… dan rasanya sih, saya tahu siapa orangnya...

Nokia 9210i ponsel Kadis jaman old

Semasih berstatus umbi-umbian di opd teknis tahun 2004 silam, saya waktu itu cuma kesampean punya ponsel Nokia 3530 doang yang meski layarnya sudah warna 4K tapi belum ada lensa kameranya. Secara bentukan pun masih standar candy bar. Yang unik cuma adanya lampu ritmik di sekujur bodi ponsel, saat ada panggilan telepon masuk. Sementara itu, Nokia 9210i ponsel communicator yang juga sudah dibenamkan layar warna 4K memiliki sejumlah fitur tambahan dan tentu saja penampilan yang keren saat perangkat digunakan untuk ‘bekerja’. Kami menyebutnya ‘ponsel Kadis’. Karena di jaman itu, hanya pak Kadis kami saja yang punya, dan membawanya. Meski kurang tahu juga apakah Beliau bisa memanfaatkan teknologi yang ada didalamnya atau hanya digunakan untuk komunikasi telepon saja. ? Nokia 9210i merupakan anggota keluarga ketiga dari seri Communicator, pasca Nokia 9000 dan 9110i yang keduanya masih mengadopsi layar monochrome. Penampilannya yang masih menyajikan antenna di sisi atas bodi ponsel memberikan...

Nokia 5700 ponsel Musik yang Unik

Brand Nokia di masa jaya kerap merilis ponsel yang selain berfungsi sebagai perangkat telekomunikasi, bisa juga digunakan untuk mendengarkan musik bagi pengguna lengkap dengan tombol akses multimedia secara khusus di seputaran bodi ponsel. Seperti halnya Nokia 5700 yang dirilis pada bulan April tahun 2007 silam. Dari segi desain, seri ini bakalan mengingatkan kalian pada Nokia 3250 yang memiliki konstruksi serupa yaitu keypad putar untuk mengaktifkan fungsi kamera secara otomatis ataupun pemutar musik dengan tombol multimedia di sisi belakang keypad. Dimana lensa kamera yang secara default berada di sisi samping badan ponsel, dapat digunakan secara bergantian sebagai kamera belakang dan depan. Tentu dengan jenis lensa dan resolusi yang sama. Sayangnya, sebagai sebuah ponsel yang didedikasikan sebagai pemutar musik, Nokia 5700 memiliki internal memory yang terbatas meski bisa di-expand dengan menambahkan memory eksternal tambahan. #Nokia #NokiaCollection #HPjadul

Bilah Keyboard pada #HPjadul

Sebelum ponsel memiliki akses layar sentuh secara keseluruhan di permukaan, dulu ada beragam cara yang diberikan oleh para vendor agar pengguna konvensional bisa tetap nyaman beraktifitas yang berkaitan dengan pengetikan teks dalam jumlah yang banyak, di perangkat mereka sesuai kebutuhan masing-masing. Pemberian bilah keyboard atau istilah mereka, thumbboard tambahan pada perangkat ponsel jaman itu, memang lebih banyak ditujukan pada segmen kantoran yang kerap beraktifitas secara mobile tanpa harus meninggalkan rutinitas kesibukan mereka. Bekal tambahan berupa bilah thumbboard ini, selain mampu memberikan kesan tambahan penampilan jadi lebih menarik, terkadang konstruksi yang disematkan saat pengguna ingin mengakses tombol keyboard menjadikan ponsel lebih unik dan antik untuk menjadi koleksi #HPjadul di jaman Now. Dari yang mengadopsi konstruksi geser searah penggunaan perangkat, geser dari sisi samping bodi, lipat dan tekuk, ataupun lipat dan berputar. Sayangnya dibalik kemewahan pena...

Dummy Phone

Masa-masa awal perburuan #HPjadul di tahun 2017 lalu, sempat kepikiran pengen punya beberapa ponsel dummy untuk dipajang di atas dashboard mobil, utamanya yang pernah menjadi ikon di masa lalu macam Nokia 6600 atau Nokia N70. Mengapa cari yang dummy atau ponsel mainan, ya karena ada resiko terkena panas saat parkir di area terbuka, juga potensi hilang atau diambil orang iseng. Dummy Phone atau ponsel contoh banyak dikenal oleh para penjual perangkat telekomunikasi tanah air sejak #HPjadul muncul di pasar global sampai era iPhone masa kini, dengan harga jual yang cukup terjangkau. Fungsi utamanya tentu saja untuk dipajang pada rak outlet jualan demi meramaikan penampilan toko, dan mencegah kerugian akibat pencurian ponsel dan lainnya. Sepengetahuan saya ada 2 jenis ponsel dummy yang beredar di pasaran, yaitu yang berbahan material plastik dengan harga jual murah, dan dummy phone berbahan casing kw 1 sehingga cukup sulit dibedakan dengan aslinya . Apalagi jika dijual dalam kondisi layar ...

Dirgahayu 12 tahun Mangupura

Ternyata sudah 12 tahun aja usia Mangupura, padahal rasanya baru kemarin kami pindahan meja kursi juga peralatan kantor dari gedung kecil berlantai 2 di perempatan selatan alun-alun Kota Denpasar, menuju gedung megah berlantai 3, di posisi kaja kangin kawasan Puspem Badung. Sebagai seorang abdi negara atau kini istilahnya diperbaharui menjadi ASN di lingkungan Kabupaten Badung, saya sendiri sudah melakoninya kurang lebih 18 tahun mengingat status resmi menjadi cpnsd di Dinas Bina Marga dan Pengairan tercatat tahun 2003 silam. Meski panggilan kerja dilakukan di pertengahan tahun yang sama. Ada beragam penugasan yang pernah saya lakoni sejak awal bergabung dengan Pemerintah Kabupaten Badung. Dari menjadi Direksi Teknis pematangan lahan Puspem Badung yang mengubah tampilan sawah menjadi lahan siap bangun tahun 2004 silam, melakukan perubahan dan update data Jalan Kabupaten era 2 digit menjadi 4, lalu naik status menjadi anggota PPHP alias Penerima Hasil Pekerjaan dan diperbantukan pula ke...