Skip to main content

Ngumpul Lagi Bareng Keluarga Kecil

Menyempatkan diri ngumpul bareng keluarga kecil, dan makan malam bersama mumpung anggotanya tumben bisa lengkap hadir.

Momen ini jadi terasa beda, lantaran makan bareng kali ini diajakin oleh keluarga yang selama ini tinggal di Kanada, dan kebetulan jelang akhir bulan Maret kemarin memutuskan untuk pulang ke Bali.
Sayangnya, besok sore mereka sudah bersiap untuk balik cus lagi beraktifitas di Ottawa.

Selama berada di Bali, bisa dibilang kami gak bisa maksimal ikut terlibat dalam agenda mereka, seperti halnya kepulangan tahun 2017 lalu. Disamping kesibukan baru yang harus dilalui hampir tiap hari, bekal untuk main pun harus diperketat pengeluarannya, mengingat sudah lama kami tak lagi mendapat tambahan penghasilan. Jadi merasa gak enak sebetulnya, cuma ya mau bilang apa ? ?

Namun begitu, bersyukur disela kesibukan kami, masih sempat juga bisa meluangkan sedikit waktu mengobrol ngalor ngidul. Seperti misalkan dengan si bongsor Ananta yang rupanya punya habbit mirip om-nya ini. Penghobi games dan makan banyak di usia muda. Sampai malam ini pun kami masih terkaget-kaget melihat hobi makannya yang kuat. Sementara kalo sang kakak, jauh lebih kalem, mirip Bapaknya.
Yang unik, kalau si kakak masih bisa nyambung saat diajak ngobrol oleh kakek nenek juga 2 bocil, si adik malah pure ngenglish. Jadi kalo mau nanya ini itu, ya minimal paham apa yang diomongin dan ngomongnya juga, lantaran dia cuma bisa 1 bahasa doang.
Saya sendiri kadang suka bingung pas nyariin kosa kata dalam bahasa Inggris saat ngobrol soal kebiasaan dan rutinitasnya di Kanada. Jadi semacam ikutan praktek mata pelajaran English Speaking.

Jadi merasa beruntung dari jaman sekolahan dulu suka nyanyi-nyanyi lagu ngenglish, sambil bawa kamus biar tahu arti lirik lagunya. Minimal saat diajak ngomong was wes wos bahasa Tarzan, apa yang saya sampaikan ternyata masih bisa nyambung dengan jawaban dari si bongsor ini.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.