Skip to main content

Posts

Tindaklanjut Pembentukan Kotaku Badung, Disperkim cari celah serap Dana Pusat

Menindaklanjuti rencana pembentukan ForumPKP Kabupaten Badung yang diselenggarakan di Bappeda minggu lalu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman mengundang tim pengampu Kotaku Badung dan Faskel Pendamping untuk penyampaian hasil monev serta rencana tindak lanjut penanganan permukiman kumuh di Kabupaten Badung. Agenda ini dipandu oleh Sekretaris Dinas PRKP Ibu IGA Ngr Arinda Trisnawati, ST dengan menghadirkan perwakilan dari Bappeda selaku Ketua Pokja PKP bersama para eselon di lingkungan dinas yang tupoksinya terkait dengan penanganan kumuh Kabupaten Badung. Sementara itu, Ibu Parwati dari tim Kotaku Badung, mengajak serta asmandat, Ibu Komang Krishnayani guna pengenalan Web dan SIM Kotaku dan personal Faskel pendamping Ibu Ni Luh Sumarini Astiti untuk ikut sharing pengetahuan dan pengalaman dalam menangani permukiman kumuh di sejumlah kabupaten lain, dalam upaya penyerapan dana pusat dan menuntaskan kekumuhan di masing-masing daerah. Dalam kesempatan yang sama, mereka tidak lu...

Tumpek Uye, Disperkim Badung lebas burung di Tumbak Bayuh

Menyikapi Instruksi Gubernur Bali nomor 1 Tahun 2022 tentang Perayaan Rahina Tumpek Uye dengan upacara Danu Kerthi sebagai pelaksanaan Tata-Titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengajak segenap elemen dan perangkat pemerintah daerah di Kabupaten Badung untuk ikut andil dalam melaksanakan sejumlah agenda sekala dan niskala. Tumpek Uye atau biasa dikenal dengan rerahinan Tumpek Kandang, adalah satu bentuk kearifan lokal Bali yang masih bertahan hingga kini, ditengah gerusan teknologi dan budaya negara lain. Tumpek Uye yang jatuh setiap Saniscara Kliwon Uye (hari Sabtu pada Wuku Uye) tepatnya hari ini 29 Januari 2022, memberikan esensi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa Ida Sang Hyang Widhi Waca atas terciptanya alam terutama hewan atau ternak yang keberadaannya sangat bermanfaat bagi hidup manusia. Secara bahasa universal, ini mungkin bisa dikatakan sebagai “Hari Kasih Sayang...

Penanganan Banjir Lingkungan Teba Jimbaran, Disperkim Badung pertimbangkan pelimpahan air ke saluran terdekat

Menindaklanjuti surat permohonan bantuan penanganan banjir di jalan Uluwatu II Lingkungan Teba Kelurahan Jimbaran dari kantor Camat Kuta Selatan dengan nomor 846.2/27/KUTASELATAN tanggal 19 Januari 2022, yang didisposisikan dan diterima pada tanggal 24 Januari 2022, tim dari Bidang Kawasan Permukiman turun ke lokasi pada hari Rabu, 26 Januari 2022 yang didampingi oleh Kepala Lingkungan Teba bapak Wayan Arnawa dan staf bagian Pembangunan kantor Camat Kuta Selatan bapak Ketut Mudi. Kunjungan lapangan ini menyasar 2 titik banjir sebagaimana permohonan surat yang berlokasi di Abasan, Lingkungan Teba Kelurahan Jimbaran, tepatnya Gang Tambak Sari Jalan Uluwatu II. Hasil Kunjungan Lapangan Bahwa pada saat hujan turun bulan dari awal bulan Januari lalu, terjadi banjir di 2 titik lokasi pada gang Tambak Sari, yang notabene merupakan titik level tanah terendah di lingkungan sekitarnya. Titik pertama berada di area belakang Jenggala Keramik, gang buntu dengan titik banjir paling parah terjadi di ...

Kenangan Alat Berat Pematangan Lahan Puspem Badung

Pada awal masa penanganan pematangan lahan kawasan puspem badung, saya hanya mengenal 2 alat berat milik bina marga yang di’supiri’ oleh rekan-rekan pengemudi berpendidikan khusus. Track Dozer. Di lapangan ada 2 unit track dozer yang beroperasi secara bersamaan, mengingat luasnya area yang ditangani. Satunya dihandel oleh pak Putu @arimbawa dan lainnya oleh pak Dek Rata yang belakangan bertugas di kantor Kelurahan kapal. Track dozer ini berfungsi untuk melakukan pengerukan atau pengolahan lahan, menghasilkan timbunan ke arah depan juga samping. Seingat saya, alat ini berperan banyak mengubah sawah menjadi lahan yang bisa dilewati kendaraan bermotor, termasuk membuat jembatan awal yang menyeberangi sungai kecil. Wheel Loader. Sesuai namanya, alat berat ini berfungsi untuk memindahkan hasil galian, membersihkan lahan termasuk meratakan area yang dilakukan oleh track dozer sebelumnya. Kekuatan alat ini cukup ganas menurut saya. Lumayan memberikan semangat kerja saat melihatnya ...

Peran perangkat jadul di Pematangan Lahan Puspem Badung

Sebagai seorang umbi-umbian di tengah para senior yang sudah malang melintang di kegiatan lapangan, jujur saya sangat menikmati aktifitas baru yang dilakoni sepanjang pertengahan tahun 2005 silam di agenda pematangan lahan kawasan puspem badung, mengubah sawah belasan ha menjadi area siap bangun. Pertama, soal gambar kerja autocad, yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan jaman itu, infonya masih cukup langka bisa dikuasai oleh para asn di lingkungan kami. Saya banyak dibantu oleh ilmu ‘layout’ yang didapat saat loncat sana sini jaman sebelum lamaran pi en es. Dimana salah satu kelebihan penggambaran menggunakan fitur ‘layout’ adalah, siapa saja bisa melakukan cetak gambar alias print, sekalipun tidak menguasai aplikasi autocad. Cuma ribetnya, ya pas bikin layout itu. Musti set sana sini, mengubah skala dan menjadikan lembar layout siap cetak. Lumayan bangga pas menyadari kini, bahwa gambar-gambar kerja yang pernah dihasilkan jaman itu, dipresentasikan dihadapan p...

Memori #HPjadul Kawasan Puspem Badung

Pematangan lahan kawasan Puspem Badung kalau tidak salah ingat, dilaksanakan pada tahun 2005 silam, saat saya baru saja berstatus pns 100% di dinas bina marga dan pengairan kabupaten badung. Saat itu jujur saja, saya belum mengerti mengapa sampai dilibatkan menjadi direksi teknis kegiatan swakelola bersama beberapa kawan di ruangan, termasuk tugas dan kewenangannya. Yang saya tahu hanya satu. Diminta membantu handel gambar pelaksanaan yang sudah menggunakan aplikasi AutoCad, buah karya mantan dosen pembimbing skripsi saya jaman kuliah dulu. Awal-awal perintah turun ke lapangan, adalah pengecekan ulang posisi patok kayu yang ditandai merah dari satu titik ke titik lainnya, dari pinggir jalan utama depan bulog Sempidi, hingga alur sungai sisi barat dengan berjalan kaki. Mengingat jaman itu kondisi awal kawasan puspem badung masih berupa sawah tanpa akses jalan kendaraan. Yang saya ingat, sembari mencatatkan temuan patok kayu, tak lupa mencoba mengambil gambar dari layar ponsel Nokia 7650...

Menyisir Aib Masa Lalu

Semingguan ini pas senggang nyoba menyisir ribuan file foto dan video yang tersimpan di hard disk, hasil buruan dan simpanan selama 5 tahun terakhir. Ternyata banyak juga aksi foto jadul yang gak sempat masuk dalam ponsel pemiliknya untuk mendapatkan filter lalu unggah ke media sosial, lantaran jaman foto itu diambil, belum ada media satupun yang tersedia. Baik ponselnya maupun akun sosialnya. Sehingga jadi surprise ketika beberapa gambar yang masih menampakkan kepolosan wajah belasan kawan di share ke dalam grup whatsapp dimana kami semua berkumpul. Tak hanya itu. Sebagian kecil foto bahkan video aib pun saya temukan. Sebuah kenakalan yang mereka lakukan jaman masih baru mengenal kamera ponsel, dan kemampuan rekamnya. Yang seandainya saja mau diShare, saya dipastikan bakalan kena UU ITE dan ancaman pencemaran nama baik. Maka itu, sebelum dihapus secara permanen dari hard disk, biasanya saya sowan dulu ke pemilik kontennya untuk mohon ijin penghapusan. Reaksinya rata-rata bikin ngakak....