Skip to main content

12 KM tembus dan ya, sangat memaksakan diri

Ini kali kedua saya merasakan kondisi yang tidak nyaman. Mata berkunang-kunang pasca olahraga jalan kaki pagi dari jam 7 hingga pukul 9. Sempat terjatuh di depan tangga pas berusaha minum sesampainya di rumah tapi masih dalam kondisi sadar. Lalu memilih untuk rebahan di kursi tamu meski paham itu sebenarnya gak disarankan. Tapi ketimbang oleng saat berusaha duduk, rasanya itu pilihan yang aman untuk tetap berada dalam kondisi sadar.

Tadi pagi sekitar pukul 5 sebenarnya sudahdkali sempat olahraga sebentar. Tapi memang ada keinginan untuk melali seputaran Kota Denpasar, sebagaimana sebelumnya. Berangkat dari rumah meluncur ke arah Lapangan alun-alun Puputan, muter sekali lanjut ke Pemecutan, Matahari Dept store, singgah Lapangan Renon tapi males muter karena ramai sekali, menyusuri Yang Batu, melintasi Lapangan GOR lalu balik pulang 🙂
Sebenarnya sudah mulai terasa capek saat jarak tempuh jelang mencapai 9 km, tepatnya usai membeli minuman kaleng di alfamart renon lalu berjalan lambat ke arah barat menuju Yang Batu. Tapi karena merasa sudah terbiasa menempuh jarak sekian sebelumnya, saya memilih lanjut hingga sampai rumah.


12 KM dan 20 ribu langkah. Ya, sangat memaksakan diri.

Tadi usai berbaring di kursi kayu, saya sempat mengambil teh kotak di pojokan dapur dengan cara berpindah tempat berkali-kali dalam kondisi duduk. Lalu karena berselang setengah jam belum juga membaik, saya minta tolong istri untuk dibuatkan teh manis hangat karena dugaan sementara, gula darah saya drop tampaknya. Semalam gak ada makan usai jam 6 sore, dan tadi pagi cuma sempat ngopi dan sarapan kacang hijau. Lalu olah raga.

Ada sekitar 1 jam lebih saya rebah di kursi dengan kondisi kesadaran yang tidak nyaman. Khawatir pingsan macam kejadian tahun 2019 lalu. Bisa jadi karena kondisi juga masih belum stabil pasca donor darah dua hari lalu.

Kapok rasanya... 😅

Comments

Postingan Lain

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

PimPro, Apaan sih Itu ?

PimPro Kalian yang sudah masuk dunia kerja, utamanya yang bergerak di bidang konstruksi, saya yakin pasti pernah dengar istilah Pimpro. Baik yang berkonotasi Negatif ataupun Positif. Demikian halnya saya. Pertama kali mendengar istilah PimPro kalo ndak salah ya pas baru-baru jadi Pe eN eS. Yang saat diceritakan oleh pimpinan saat itu, apa tugas, kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki oleh seorang Pimpro, Bagi saya pribadi sih lebih banyak Negatifnya. Ini jika dilihat dari kaca mata kebenaran. Bukan pembenaran. Image besarnya Power seorang Pimpro makin dikuatkan saat saya mengobrol ngalor ngidul bersama seorang pejabat fungsional di tingkat Provinsi saat berkesempatan menginap sekamar *bukan seranjang ya* sewaktu ditugaskan ke Indonesia Timur berkaitan dengan pemanfaatan dana ABPN dua tahun lalu. Dari ceritanya, ya memang benar bahwa seorang PimPro apalagi di era Pak Harto menjabat dulu sebagai Presiden RI ke-2, punya kekuatan besar yang begitu memanjakan hidup dan keseharian yang bersa...

Pengetahuan kecil tentang soroh PANDE

Sekali-sekali saya selaku penulis seluruh isi blog ini pengen juga ber-Narzis-ria, satu hal yang jarang saya lakukan belakangan ini, sejak dikritik oleh seorang rekan kantor yang kini jadi malas berkunjung lantaran Narzis tadi itu.  Tentu saja postingan ini bakalan berlanjut ke posting berikutnya yang isinya jauh lebih Narzis. Mohon untuk dimaklumi. *** PANDE merupakan salah satu dari empat soroh yang terangkum dalam Catur Lawa (empat daun teratai) Pasek, Pande, Penyarikan dan Dukuh- yang memiliki keahlian dalam urusan Teknologi dan Persenjataan. Ini bisa dilihat eksistensi pura masing-masing di Besakih, yang memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda dalam berbagai kegiatan Ritual dan Spiritual. Dimana Pura Pasek menyediakan dan menata berbagai keperluan upakara, Pura Pande menata segala peralatannya. Pura Penyarikan menata segala kebutuhan tata usaha administrasi agar segala sesuatu berjalan dengan teratur. Sedangkan Pura Dukuh Sakti sebagai penata berbagai keperluan sandang pan...

Menantu Mertua dan Calon Mertua

Menonton kembali film lama Meet the Parents (2000) yang dibintangi oleh Ben Stiler dan Robert De Niro, mengingatkan saya betapa terjalnya perjalanan seorang calon menantu untuk mendapatkan kepercayaan sang calon mertua, atas putri kesayangan mereka yang kelak akan diambil menjadi seorang istri dan pendamping hidup. Meski ‘kekejaman’ yang ditunjukkan oleh sang calon mertua dalam film tersebut *sosok bapak* jauh lebih parah dari yang saya alami, namun kelihatannya cepat atau lambat, akan saya lakoni pula nantinya. Memiliki tiga putri yang salah satunya sudah masuk usia remaja, adalah saat-saat dimana kami khususnya saya sudah sewajarnya masuk dalam tahapan belajar menjadi seorang kawan bagi putri sulung saya satu ini. Mengingat ia kini sudah banyak bertanya perihal masa lalu yang saya miliki, baik soal pendidikan atau sekolah, pergaulan dan hobi. Memang sih untuk urusan pacar, ia masih menolak berbicara lebih jauh karena berusaha tak memikirkannya, namun sebagai seorang Bapak,...

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dil...