Skip to main content

Posts

Showing posts from 2026

Memenangkan Lotre Kehidupan ?

R ahajeng rahina Pagerwesi semeTown... Rahajeng ngopi pagi. Semalam menemukan post di sosial media Thread dan FaceBook soal... Kalau Suamimu tidak Merokok, tidak Nongkrong larut malam, tidak Judi Online, tidak Main Perempuan, dan tidak KDRT, tapi hanya bekerja dan langsung pulang, bermain atau meluangkan waktu bersama istri dan anak-anak, Selamat Kamu memenangkan Lotre Kehidupan. Saya sepertinya merasa relate dengan ini, pun demikian dengan belasan kawan di sekitar, yang sesama profesi sebagai Suami bagi pasangannya, dan Bapak bagi anak-anaknya. Rerata circle-nya demikian. Meski masih ada juga yang memilih untuk merokok diam-diam di luar rumah, atau sesekali nongkrong bareng sejawat sepulang kerja. Masih ada. Dan itu rasanya masih aman... Pria dan Masalahnya. Gak cuma soal pasangan, yang dilakoni bersama selama sepuluh tahun, dua puluh bahkan lebih, bisa jadi pernah ada rasa bosan didalamnya, jengkel karena pertengkaran soal sepele, atau malah puik berhari-hari, rasanya sudah bias...

Rak Kaca Kedua HPjadul di Tahun 2026

Awal tahun 2020 lalu, beberapa bulan pasca pembangunan rumah baru, saya memutuskan untuk memesan satu rak kaca dengan ukuran custom menyajikan sembilan area display dan satu area penyimpanan di sisi paling bawah, untuk diletakkan pada sisi kanan pintu masuk ke ruang tamu. Kebetulan area ini sedang dalam kondisi lowong dan kami juga kebingungan mau menempatkan lemari atau semacam guci besar sebagai hiasan saat menerima tamu atau menikmati waktu senggang bersama keluarga. Yang kemudian diisi dengan puluhan koleksi #HPjadul hasil perburuan sejak akhir tahun 2017, dimana masih didominasi oleh brand Nokia khusus desain unik atau seri yang memiliki cerita sendiri di era saya remaja dulu. Rerata didapat dengan harga second terjangkau di berbagai lapak online seperti OLX, Tokopedia, Facebook Marketplace hingga surganya ponsel jadul, Buka Lapak. Meski ada juga yang saya dapatkan dari penjual sejenis di sosial media Instagram. Berselang enam tahun, saya memutuskan untuk memesan rak kaca kedua da...

Mengagumi Detail Ogoh-ogoh Gajah Banjar Tainsiat 2026

S elama mendapatkan mandat sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat lima tahun terakhir, saya selalu melewatkan waktu siang saat hari raya Nyepi di Bale Banjar, mendampingi para pecalang atau keamanan banjar yang secara bergantian menjaga wilayah sekitar sampai pagi esok harinya. Berusaha tetap terbangun di pagi hari, menjalani aktifitas harian sebagaimana biasa, lalu berjalan kaki menuju banjar, meski waktu istirahat baru bisa dilakukan dini hari pasca pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh yang selama lima tahun ini berlangsung hingga melewati tengah malam. Lelah itu pasti. Namun semua rasa lantas terhapus saat melihat langsung sosok ogoh-ogoh banjar dari jarak yang sangat dekat tanpa gangguan siapa pun. Sembari mengagumi semua detail hasil kerja dari team work yang dipimpin oleh pakMan Keduk dan Semeton Teruna Teruni STT Banjar Tainsiat. Meski tahun ini gagal diarak ke Catur Muka, tapi karya mereka tetap pantas diacungi jempol. Satu hal yang paling menarik, saya amati adalah pada hasil ...

Setahun lagi...

Ini akan menjadi kali terakhir saya bersama tujuh rekan lainnya, menjalankan kewajiban hari suci Nyepi sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat. Karena di tahun 2027 mendatang, kepengurusan adat di banjar hampir dapat dipastikan, akan berganti ke jajaran yang baru. Di satu sisi ini merupakan hal yang melegakan karena pada akhirnya bisa bebas dari semua beban juga tekanan dalam menjalankan tugas dan kewenangan sebagai orang yang dituakan dalam adat banjar selama lima tahun terakhir, namun di sisi lain ada banyak agenda positif yang kelak gak akan bisa dilakukan mengatasnamakan adat banjar. Ya. Disadari atau tidak, begitu banyak hal positif yang bisa didapat ketika ditunjuk untuk mengemban amanat krama sebagai Kelihan Adat Banjar. Kelak kalian pun akan menyadarinya jika pernah berada di posisi yang sama. Meski pada awalnya terasa berat, namun seiring berjalannya waktu dan mulai terbiasa, satu-satunya beban yang dirasakan hanyalah wajib mampu memimpin satu dua adegan dengan menggunakan penyam...

Setahun Terlewat

S eorang teman kuliah. Adik tingkat. Dekat karena dia menertawai saya lantaran gak berhasil mendekati teman seangkatannya. Sama-sama bertubuh besar. Sama-sama Aries. Lalu menyadari umur kami cuma beda sehari. Kemudian menyadari juga bahwa kami bersaudara. Meski jauh. Jadilah karib. Berpisah belasan tahun karena kerja dan menikah. Lalu memiliki anak. Sama-sama punya anak cewek. Dia dua, Saya tiga. Sama-sama jadi pria satu-satunya dalam keluarga. Sama-sama gula. Dua tahun terakhir jadi lebih sering ketemu karena setiap kali saya dinas ke selatan, jika senggang selalu mampir ke rumah Pegok. Sekedar menyapa dan tertawa. Menertawai diri kami sendiri. Saling cela. Kadang meluangkan waktu untuk tangkil bareng pesemetonan. Makin dekat karena berusaha aktif di organisasi keluarga. Sayang, ulang tahun kemarin jadi chat terakhirnya. Tumben menyapa lalu saling mengucapkan selamat. Beberapa hari kemudian dapat kabar dia pergi. Kali pertama saya menangis karena merasa begitu kehil...

Reminder UDD PMI Badung, Surprise...

Pagi-pagi usai memundurkan kendaraan dari garase untuk mengantar bungsu sekolah, tetiba ada pesan masuk dari nomor tak dikenal yang sepintas saya baca dari layar Samsung Fit. Namun mengingat si anak minta mampir ke mini market buat beli jajanan dulu sebelum sekolah, pesan tersebut saya abaikan. Meski begitu malah jadi overthinking -semoga bukan dari BPK, hari Sabtu ini mah... waktu buat keluarga kalau boleh. 🙂  Usai menurunkan anak di depan gerbang sekolah, saya lanjut melipir ke tempat teduh untuk membaca pesan masuk di Whatsapp tadi, siapa tahu penting.  Ternyata Pesan datang dari Unit Donor Darah PMI Badung yang mengingatkan saya untuk kembali mendonorkan darah karena memang sudah waktunya. Waaah... Surprise ini.  Karena dulu, ya duluuu banget, era masih jamannya jaringan CDMA, memang pernah mendapatkan reminder serupa dari PMI setiap 75 hari pasca donor melalui SMS. Sekarang ada lagi. Melalui kanal Whatsapp. Serius, ini berguna banget buat mereka yang berkeinginan un...

Cukup Aku aja yang WNI, Anak-anakku Jangan...

Sebwah Quote di awal tahun 2026...  "Cukup Aku aja yang WNI, Anak-anakku Jangan..."  Lagi heboh dan viral di Media Sosial. Mengajarkan betapa pentingnya untuk selalu menahan diri pamer semua pencapaian di akun media sosial, apalagi yang didapat dengan cara yang tidak wajar. Plus dibumbui fakta kosong lainnya yang sukses dikuliti oleh netijen +62.  Macam Gak Paham aja kemampuan orang-orang kita yang deep dive-nya melebihi intelijen 🙂

Nemu iPhone 6S 😅

Saya pribadi bukan iPhone User untuk saat ini. Meski berkali-kali Istri menyarankan agar saya mengambil ponsel satu ini saat ingin mengganti ponsel lama yang telah masuk usia senja. Tapi tetap saja pilihan pertama saat memasuki gerai dimanapun itu, Samsung berada di urutan nomor satu. Meski begitu, saya bukan Anti ponsel produksi Apple ini loh yah. Secara dulu memang pernah menjadi iPhone User berbarengan dengan Android User di era yang sama. Tepatnya memegang seri 4 yang desainnya cukup fenomenal itu, perubahan dari seri pertama, 3G dan 3Gs.  iPhone 4 CDMA yang disuntikkan nomor Flexy, serta sebuah ponsel Android milik Samsung era awal kelahiran. Galaxy Ace S5830 yang punya besaran RAM serta storage masih dalam hitungan MB.  Kenapa gak berlanjut, karena dari sisi UI iPhone lama rerata gak bisa diCustom sesuka hati menggunakan Launcher atau Widget laiknya perangkat Android di era awal sekalipun. Dan gak ada fitur Tethering Hotspot kalau tidak salah. Ditambah ketiadaan opsi eks...

Mimpi Dikunjungi Tengah Malam

Entah kenapa tetiba saya tersadar dari mimpi, gegara teringat pada satu adegan lama dimana pada tengah malam, pintu kamar kerap dibuka dan terdengar suara berat parau dan pelan, sembari memanggil nama -iiikkk... Bukan, ini bukan lagi pengen mengisahkan satu cerita horor. Tapi saat Bapak masih ada dulu, setelah ia bertengkar dengan Ibu di satu malam, tentang banyak hal dan saya sering terbangun dari tidur dibuatnya, Bapak akan berusaha mencari penjelasan logis pada saya akan permasalahan yang beliau ributkan dengan istrinya.  Dari -kenapa saya bisa ada di sini ? -tolong ajak saya pulang ke rumah -kamu siapa kok saya bisa tidur sama kamu ? (Menganggap istrinya adalah orang lain, bahkan pria lain, bukan istrinya), sampai ke -kebingungan kenapa ia bisa menjadi gila karena sifat pelupanya ?  Ya, Bapak seringkali menganggap dirinya gila -buduh, dalam bahasa bali- sehingga merasa perlu mendapat jawaban dari saya segera meskipun ini tengah malam. Namun apapun jawaban yang saya ungkapk...

Gak Enak ternyata...

Akhirnya merasakan juga hal yang dulu pernah PakDe rasakan... Ditinggal jauh oleh gerbong dan terlupakan. Dulu pernah tiang bertanya-tanya mengapa PakDe terasa seperti menjauh dari semua, tapi ternyata memang berat secara rasa. Apalagi yang junior juga jauh melampaui. Ndak enak ternyata ya PakDe... 11 Feb. 11.49 pm. Tersadar dari tidur dan tak bisa tidur lagi... Gak seenak itu ditinggalkan banyak teman.

Campur Aduk Gak Menentu

Di situasi seperti ini, kadang kalau dilihat ke luar jendela, ya rasanya wajar ada rasa sedih melihat kawan yang setara bahkan angkatan yang jauh di bawah, memiliki keberuntungan karir dan tentu saja rejeki yang nampak jauh lebih mudah digapai ketimbang apa yang saya lakukan di titik ini. Kecemburuan bahkan berefek pada keengganan mengambil pekerjaan yang lebih dari biasanya mulai menghampiri, sebagaimana yang dirasakan kolega di ruangan. Jadi paham rasanya berada di titik yang sama. Sementara kalau melihat ke arah dalam, baik itu diri sendiri yang memang secara perhitungan Wariga rasanya sampai tahun depan masih tetap berada di titik Nol dari tahun 2017 lalu, ataupun melihat ke lingkungan kerja sekitar yang notabene tidak mampu dikuasai medannya, jadi muncul pertanyaan, bagaimana sekiranya ditugaskan ke lingkup yang lebih tinggi, kalau yang setara saja tidak mampu mengatur ?  Yah, Hari ini lagi-lagi mengajarkan bahwa Harapan hanyalah sebuah Asa yang tidak akan pernah bisa dipeluk...

Fakta Aries Paling Kena

Siang ini gak sengaja baca salah satu post Thread yang lewat di timeline. Soal... 1 Fakta ARIES ♈  Saldo M-BCA ada Rp 2.000.000 Niat hati ke Mall cuman cuci mata Malah beli sepatu seharga Rp 1.950.000 Prinsip Hidup Aries tuh: TUHAN MAHA KAYA UANG BISA DICARI, BARANG INI ENGGAK BISA Benar gak Aries ♈? Dari akun @reynaldoaritonang96 😃 * * * Meski awalnya membantah karena sepertinya gak semua Aries punya Prinsip begitu, tapi entah mengapa saya jadi ingat pengalaman serupa pas era Covid kemarin, yang meskipun secara sadar sisa tabungan gak dalam kondisi baik-baik saja, tapi saya sempat nekat mengambil salah satu perangkat Dopod U1000 dari seorang kawan lantaran merasa 'duh kapan lagi dapat gadget se-memorabilia begini ? 😅 Nyesel belakangan ?  Sudah Pasti. Tapi di sisi lain, perasaan seneng banget akhirnya bisa punya salah satu perangkat PDA Impian masa lalu dengan kondisi mulus...  🤣

Berbeda Pilihan

Hanya karena berbeda pilihan -kemungkinannya pasca mendapat perintah- seseorang yang dahulu pernah berkawan dekat, kini mulai menegaskan garis batasnya yang semakin jelas menjadi lawan.  Jadi ingat cerita seorang tetua yang pernah mengatakan, titik tertinggi orang bergaul sebenarnya tetap bisa berkawan meski berbeda pilihan. Karena kelak ketika perbedaan itu bertemu kembali di satu titik yang sama, orang lain tetap mengingat pada sejarah masa lalumu dan waspada akan hal itu...

Anak Lanang Minta Ijin Ajak Naq Bajank Malam Mingguan ?

Sampe sekarang Saya masih juga belum paham apa tujuan para gen cowo Nol Postingan IG ini memegang dan melihat layar hape saat tangan satunya lagi memegang setang gas, berkendara sepeda motor di jalan raya tanpa melihat ke arah depan mereka. Entah karena mereka begitu percaya diri beranggapan mampu melihat orang lain yang berkendara di sekeliling mereka laiknya Ten Sin Han yang memiliki mata ketiga, atau mungkin berhak melakukannya lantaran menjadi CEO mafia naga hitam yang kalau nantinya sampai nabrak orang bakalan dibela oleh rombongan anak buah yang serentak datang dan memberikan hormat saat turun dari mobil gagahnya ? Dan makin terheran-heran ketika ada anak lanang tetiba ngeChat Saya pagi tadi di sela berjalan kaki sehat keliling kota, meminta ijin untuk mengajak baby sulung kami selepas sesi foto yearbook di sekolahnya. Sembari ingin mengajak makan sebentar menyesuaikan jam usai foto. Masih SMA kok berani sekali meminta Ijin Orangtua anak bajank ngajak keluar di Malam Minggu ? A...

Cerita Jalan Desa Selulung Kintamani

Salah satu Prinsip Utama Google Maps adalah mengarahkan penggunanya untuk melewati Jalur Tercepat tanpa peduli apakah rute jalanan tersebut bisa aman dilalui kendaraan atau tidak. Sembari memberikan alternatif jalur jalan lain dengan arah tujuan yang sama namun harus memutar agak jauh.  Dan Kami akhirnya kena juga Prank Google Maps satu ini. Jalur Rute paling cepat yang terpantau pada gambar ketika saya memulai pencarian sore ini sesampainya tiba di rumah, untuk lokasi Pura Puncak Bukit Sinunggal Tajun Buleleng, kurang lebih sama dengan yang kami lalui kemarin siang. Yang mana bisa saja diarahkan ke jalur utama jalan Catur, namun diklaim 15 menit lebih lambat dibandingkan dengan menggunakan jalur rekomendasi Mbah Google.  Akhirnya Kami pun melewati Jalan Desa/Banjar Selulung Kintamani karena mengikuti saran tersebut dengan penuh ketegangan lantaran jalurnya hanya cukup untuk dilalui satu kendaraan roda empat, di satu sisi terdapat jurang, sisi lainnya perbukitan. Sebetulnya se...

Ke Tuban meli Lele, bin aTiban gen Leee...

Bulan Januari merupakan bulan paling sibuk bagi seorang PNS, apalagi kalau sampai diberi tugas tambahan sebagai PiPiKey untuk menangani berbagai kegiatan di Bidang atau bagian lainnya. Mencakup pemantauan RUP, penyusunan KAK, HPS atau dokumen pengadaan, lalu ada dokumen pendukung berupa SK atau apapun itu, termasuk penyiapan berkas kegiatan setahun lalu untuk pemeriksaan BPK atau sejenisnya yang juga biasanya dilakukan di awal tahun. Bersyukur kalau untuk mengerjakan itu semua masih bisa dan mau dibantu oleh barisan rekan kerja atau staf yang tak kalah mumpuni kemampuannya. Kelak akan menjadi masalah jika mereka pensiun duluan 😅 karena untuk regenerasi pekerjaan dan keterampilan di bidang tersebut kelihatannya makin susah. Gak jarang beberapa agenda dikerjakan sendiri sesempatnya. Dengan menggunakan tujuan yang sama yaitu mempercepat pekerjaan bisa diselesaikan agar bisa mengambil porsi yang lain. Belum termasuk agenda menyusun Laporan Pertanggungjawaban Kelihan Adat tahun keempat, ...

Menikmati Waktu di Ruang Tunggu Agung Toyota

Ini kali kedua menyambangi tempat duduk @agungtoyota.denpasar di bulan yang sama. Hari Sabtu lalu, saya mengambil agenda service berkala kendaraan yang masih sama penampakannya (belum ada wajah baru), dan Sabtu pagi ini kembali datang untuk perbaikan Radiator yang infonya bocor sehingga menimbulkan kerak di sekitar lubangnya. Maklum mobil sudah masuk usia belasan tahun 😃 Tadinya saya berencana meninggalkan kendaraan disini, mungkin bisa sembari jalan tipis-tipis di sekitar lokasi biar segeran. Tapi tampaknya opsi olahraga sudah digenapkan pagi tadi dengan menggapai 6000 langkah, sehingga kali ini saya memilih tetap menunggu di ruang atas sambil menikmati secangkir Cafe Latte tanpa gula dan sepasang pisang rebus dari area Free Compliment. Ohya, selain pisang rebus ada ubi rebus, kentang rebus size mini, kacang kapri dan kerupuk di sisi bawah. Kali ini iseng aja pengen nyobain karena sebagian pemilik kendaraan sejak tadi saya lihat melakukan hal yang sama. Ambil secukupnya saja. Jangan ...

Seven Pounds untuk mengembalikan Semangat Hidup can Berjuang

Kadang semangat itu hilang dengan sendirinya seiring beban yang dirasa makin menghimpit dada dan pikiran. Saya kerap mengalaminya. Dan sebagai orang yang tidak menghabiskan waktu untuk sebat atau menikmati rokok maupun vape di saat seperti ini, terkadang tayangan film pendek ataupun yang diceritakan oleh orang bagaimana jalan kisahnya sembari mempercepat timeline, lewat di beranda sosial media, sudah cukup untuk menurunkan air mata karena plot twistnya yang tidak terduga. Dan semangat yang sebelumnya pergi entah kemana, tetiba muncul lagi seiring kisah yang diceritakan berakhir bahagia atau sedih. Seperti halnya pagi ini, Seven Pound-nya Will Smith hadir membantu semuanya.  Meski sudah beberapa menontonnya di kala senggang, tapi tampaknya cerita tentang seorang lelaki yang ditinggal mati pasangannya ini dalam sebuah kecelakaan yang turut menewaskan enam orang lainnya di pihak lawan, membuat hidupnya tak nyaman lagi. Alih-alih mengakhiri hidupnya untuk menebus rasa bersalah, si pria...

Pertemanan di FaceBook berujung VCS ?

Semua berawal dari Permintaan Pertemanan di akun FaceBook namun statusnya tanpa satupun Mutual Friend. Profile-nya menggoda. Pun dengan Postingan yang sengaja dibuka agar mudah dilihat. Usai di-Approve, lalu berlanjut ke Messenger.  Tanya ini itu. Kenal gak sama ini itu. Rasanya pernah bertemu dimana. Nanya asal darimana *please deh, semua info ada di Profile kalau mau tahu... Lalu nanya Nomor WhatsApp. Tujuannya untuk ngasi penawaran VCS. Video Call Sesirep. Telepon pake video sambil bubuk.  Pas ditolak, bilangnya nomor WA dibajak orang lalu nawari balik -nomor saya cuma support SMS doang, eh akun FaceBook auto ngilang 🤣 Pesan di Messenger pun jadi -unavailable... Sementara kalau terkena jerat perangkap VCS, ada yang lanjut langganan berbayar, ada juga yang kabarnya diScreenshot tampilan percakapannya lalu diancam akan disebarkan ke akun pasangan ataupun teman. Siap-siap jadi ATM atau sapi perah. Gak semua Permintaan Pertemanan itu Harus Disetujui. Gak semua juga punya Maksu...

Melanggar Tantangan Kok Enak ya ?

Beberapa hari terakhir tampaknya saya dengan sangat terpaksa melanggar Tantangan yang dibuat sendiri. Berusaha mengurangi Nasi atau tidak mengkonsumsinya lagi sejak Hari Raya Galungan terakhir bulan November lalu. Alasannya karena bosan 😅 Jadi melanggar karena di saat jam makan tiba, gak ada pilihan lain yang bisa dikonsumsi agar kondisi tubuh tetap aman.  Aman dari mual dan potensi maag, Aman dari drop gula darah, atau Aman dari efek samping lainnya karena makanan pengganti kata Istri malah katanya cenderung lebih tidak sehat.  Maka jadilah minggu lalu menikmati setengah porsi nasi ikan bakar dan kuah ala Lembongannya Seafood Odhe99 yang lokasinya dekat kantor Puspem Badung, kemarin pagi sarapan di rumah dengan kuah dan daging ikan warungnya Pak Doyok sebelah banjar Kayumas, Selasa kemarin makan nasi kotaknya Warung Kedaton di upacara anak Tengah, dan pagi ini menyantap sebungkus nasi campur balinya Bu Jero di depan Pura Dalem Bunkeneng yang dibeli Istri pagi tadi.  Jar...

Musik dan Kenangannya

Mendengar suara Mb Melly Goslaw mendendangkan ost AADC 2 kerap mengingatkan saya pada satu masa kelam di awal tahun 2017 lalu. Saat pergantian tahun baru usai memaksa saya melakukan perjalanan sendirian ke Kota Surabaya untuk satu urusan dinas. Demi mengejar tujuan yang jauh sebelumnya gak pernah terbayangkan bakalan terjadi. Terdiam dalam sesal di sebuah kamar hotel tua Inna Tunjungan, meski berakhir happy ending di hari yang sama.  Hal serupa saya rasakan saat mendengar duo Air Supply menyanyikan tembang Goodbye di sekitar gerbong kereta video clip mereka. Mengingatkan saya pada tahun 90an akhir, dimana kerap memintanya untuk diputar di salah satu stasiun radio dan di saat yang sama harus kehilangan seorang saudara dalam perjalanan pulang dari Surabaya. Saya masih bersekolah saat itu. Gak paham apakah itu ada hubungannya atau tidak. Musik tidak hanya menjadi penyemangat dalam beraktifitas, memberikan mood dan cerita tambahan pada hidup. Tapi juga kenangan. Masa Remaja yang penuh ...

Stand Up Mas Pandji, Buka Jejak Masa Lalu

J agat Politik Indonesia jadi riuh pasca video Mas Pandji Komika muncul di Netflix. Netijen kembali terbelah menyikapi potongan-potongan stand up-nya yang disebar ke sejumlah media sosial. Sebutan Termul atau Anak Abah, kembali ramai menggema, pasca melupakan Cebong Kadrun. Dari yang menyayangkan pembullyan fisik pak Wapres, sampai ke makin jelasnya posisi beberapa partai yang dahulu mendukung, kini berseberangan sak-kader-kadernya ikut menertawai mantan junjungan sembari membela Mas Pandji dan masif membagikan link videonya agar lebih banyak yang menonton. Saya hanya bisa nyengir karena semua yang terjadi hari ini merupakan kebalikan dari fakta era PakDe Jokowi dan keluarganya masih diusung jadi Presiden. Jejak-jejak digital masa lalu yang tersimpan, jadi terasa aneh ketika kembali diungkap menanggapi kalimat pembelaan atau kontra "candaan" Mas Pandji.. Benar adanya kata orang-orang. Bahwa gak ada Kawan ataupun Lawan dalam Politik. Yang ada hanyalah Kepentingan. Jadi "W...