Skip to main content

Menikmati Waktu di Ruang Tunggu Agung Toyota

Ini kali kedua menyambangi tempat duduk @agungtoyota.denpasar di bulan yang sama. Hari Sabtu lalu, saya mengambil agenda service berkala kendaraan yang masih sama penampakannya (belum ada wajah baru), dan Sabtu pagi ini kembali datang untuk perbaikan Radiator yang infonya bocor sehingga menimbulkan kerak di sekitar lubangnya. Maklum mobil sudah masuk usia belasan tahun 😃

Tadinya saya berencana meninggalkan kendaraan disini, mungkin bisa sembari jalan tipis-tipis di sekitar lokasi biar segeran. Tapi tampaknya opsi olahraga sudah digenapkan pagi tadi dengan menggapai 6000 langkah, sehingga kali ini saya memilih tetap menunggu di ruang atas sambil menikmati secangkir Cafe Latte tanpa gula dan sepasang pisang rebus dari area Free Compliment. Ohya, selain pisang rebus ada ubi rebus, kentang rebus size mini, kacang kapri dan kerupuk di sisi bawah. Kali ini iseng aja pengen nyobain karena sebagian pemilik kendaraan sejak tadi saya lihat melakukan hal yang sama. Ambil secukupnya saja. Jangan sampai menyisakan atau membuangnya.

Waktu penanganan infonya sekitar 2,5 jam karena masuk daftar antrean. Meski sebetulnya sudah masuk daftar booking service pada pukul 08.30 wita tadi. Biasanya sih sedikit lebih cepat. Jadi nilai tambah di mata pelanggan... 

Di pojokan dekat toilet yang dahulu pernah difungsikan untuk area pijat refleksi (muat satu orang saja era pasca covid), atau ruang istirahat bagi yang memerlukan di masa sebelum covid, kini diubah jadi Pojok Baca dan bermain bagi anak-anak. Beberapa buku yang dulu pernah ditempatkan sebelah Coffee Bar, kini ditaruh rapi pada rak. Jadi kangen pengen baca-baca sambil menunggu. 

Menikmati banget saat berada disini, melewatkan waktu dengan menulis atau mengingat hutang pekerjaan yang belum terselesaikan di hari kerja kemarin, dengan backsound pembicaraan orang melalui ponsel atau sesama pelanggan di area yang sama.

Kalian ngapain aja Hari Sabtu pagi begini ? 

#AgungToyotaDenpasar

#AgungToyotaFamily

#HappyWithAgungToyota

Comments

Postingan Lain

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Pengetahuan kecil tentang soroh PANDE

Sekali-sekali saya selaku penulis seluruh isi blog ini pengen juga ber-Narzis-ria, satu hal yang jarang saya lakukan belakangan ini, sejak dikritik oleh seorang rekan kantor yang kini jadi malas berkunjung lantaran Narzis tadi itu.  Tentu saja postingan ini bakalan berlanjut ke posting berikutnya yang isinya jauh lebih Narzis. Mohon untuk dimaklumi. *** PANDE merupakan salah satu dari empat soroh yang terangkum dalam Catur Lawa (empat daun teratai) Pasek, Pande, Penyarikan dan Dukuh- yang memiliki keahlian dalam urusan Teknologi dan Persenjataan. Ini bisa dilihat eksistensi pura masing-masing di Besakih, yang memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda dalam berbagai kegiatan Ritual dan Spiritual. Dimana Pura Pasek menyediakan dan menata berbagai keperluan upakara, Pura Pande menata segala peralatannya. Pura Penyarikan menata segala kebutuhan tata usaha administrasi agar segala sesuatu berjalan dengan teratur. Sedangkan Pura Dukuh Sakti sebagai penata berbagai keperluan sandang pan...

PimPro, Apaan sih Itu ?

PimPro Kalian yang sudah masuk dunia kerja, utamanya yang bergerak di bidang konstruksi, saya yakin pasti pernah dengar istilah Pimpro. Baik yang berkonotasi Negatif ataupun Positif. Demikian halnya saya. Pertama kali mendengar istilah PimPro kalo ndak salah ya pas baru-baru jadi Pe eN eS. Yang saat diceritakan oleh pimpinan saat itu, apa tugas, kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki oleh seorang Pimpro, Bagi saya pribadi sih lebih banyak Negatifnya. Ini jika dilihat dari kaca mata kebenaran. Bukan pembenaran. Image besarnya Power seorang Pimpro makin dikuatkan saat saya mengobrol ngalor ngidul bersama seorang pejabat fungsional di tingkat Provinsi saat berkesempatan menginap sekamar *bukan seranjang ya* sewaktu ditugaskan ke Indonesia Timur berkaitan dengan pemanfaatan dana ABPN dua tahun lalu. Dari ceritanya, ya memang benar bahwa seorang PimPro apalagi di era Pak Harto menjabat dulu sebagai Presiden RI ke-2, punya kekuatan besar yang begitu memanjakan hidup dan keseharian yang bersa...

Menantu Mertua dan Calon Mertua

Menonton kembali film lama Meet the Parents (2000) yang dibintangi oleh Ben Stiler dan Robert De Niro, mengingatkan saya betapa terjalnya perjalanan seorang calon menantu untuk mendapatkan kepercayaan sang calon mertua, atas putri kesayangan mereka yang kelak akan diambil menjadi seorang istri dan pendamping hidup. Meski ‘kekejaman’ yang ditunjukkan oleh sang calon mertua dalam film tersebut *sosok bapak* jauh lebih parah dari yang saya alami, namun kelihatannya cepat atau lambat, akan saya lakoni pula nantinya. Memiliki tiga putri yang salah satunya sudah masuk usia remaja, adalah saat-saat dimana kami khususnya saya sudah sewajarnya masuk dalam tahapan belajar menjadi seorang kawan bagi putri sulung saya satu ini. Mengingat ia kini sudah banyak bertanya perihal masa lalu yang saya miliki, baik soal pendidikan atau sekolah, pergaulan dan hobi. Memang sih untuk urusan pacar, ia masih menolak berbicara lebih jauh karena berusaha tak memikirkannya, namun sebagai seorang Bapak,...

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dil...