Skip to main content

Saatnya Ganti Kartu #DonorDarah

Ternyata perlu waktu 12 Tahun untuk bisa melakukan pergantian kartu donor darah, setelah penggantian pertama dilakukan hari ini tahun 2010 yang lalu.
Artinya, secara matematis, saya membutuhkan waktu rata-rata sekitar 3.5 bulan lebih untuk melakukan satu kali donor darah secara rutin selama 12 tahun ini. Waaah… lama juga.

Padahal jika dilihat dari Standar jeda waktu yang diijinkan bagi setiap Pendonor Darah terdahulu adalah sekitar 75 hari atau 2.5 bulan.
Bahkan menurut Permenkes terakhir, diijinkan dengan jeda waktu 60 hari saja.

Sehingga kalaupun saya rutin mampu melakukan dan taat pada waktu tersebut, minimal bisa melakukannya sekitar 55 kali atau lebih.

Tapi tak mengapa. Toh upaya menyisihkan sekantong darah sejauh yang sudah dilakukan ini, memberikan banyak manfaat kesehatan pada diri sendiri.
Syukur-syukur bisa memberikan motivasi pada teman-teman lainnya untuk mencoba memulai melakukan donor darah juga untuk kemanusiaan.

Yuk, jangan takut disuntik.

#DonorDarah

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.