Skip to main content

Harus Semangat Lagi

Setelah sekian hari menggalau hati dan mengeluhkan kondisi kesehatan, sepertinya berpengaruh keras pada produktifitas kinerja pribadi. Dan itu tentu saja gak baik untuk lingkungan kerja juga keluarga.

Kadar Gula Darah bisa jadi penyebab, bisa juga menjadi akibatnya. Entah mana yang benar, tapi kelihatannya keduanya benar.
Maka itu, tiga tulisan Intermezzo bisa hadir di halaman ini. Jadi mohon maaf apabila kurang berkenan.

Belakangan, kondisi kesehatan tampaknya sudah sedikit lebih baik dari sekian hari sebelumnya. Setidaknya, yang namanya mual dan muntah, sudah ndak lagi dirasakan. Demikian halnya luka di kaki.
Meski belum sembuh benar, tapi sudah ndak terlalu nyeri seperti tempo hari.
Kadar gula darahpun seminggu ini sudah turun jadi dibawah 200 saat puasa. Masih tinggi memang, tapi setidaknya sudah lebih baik. Dulu dulu ndak pernah punya kadar gula darah segini.

Jadi ya harus bisa mulai semangat lagi kedepannya.
Karena jika tidak, bisa jadi jumlah pengunjung yang mampir ke halaman ini, bakalan menurun drastis, selaras dan searah dengan penurunan berat badan akhir-akhir ini.
Doakan saya ya Kawan…

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.