Skip to main content

Capek

BPK baru aja usai melakukan tugasnya memeriksa kami, para pelaksana teknis yang rutinitasnya bergelut dengan usulan, makian, berpanas-panas dan juga aturan. belakangan bertambah lagi dengan prosedur. Tambah susah tampaknya. Tapi ya sudah resiko…

Ada berapa Temuan, saya lupa pastinya. Akan tetapi semua dijalani dan dijawab sesuai kondisi yang ada.
Saya malas berbohong, apalagi berkilah. Semua hanya akan menambah rasa capek yang ada.

Jikapun boleh, sekali sekali ingin bebas lepas tanpa beban kegiatan di lapangan. Bebas dari keluh kesah masyarakat akan usulan mereka yang tak kunjung terkabulkan. Bebas dari tuntutan kerja yang begitu banyak.
Tapi dengan gaji tetap, ditambah tunjangan dan lainnya.
Pengen sekali-sekali jadi pegawai yang malas. Tipikal PNS jaman dulu.

Kalo ndak gitu ya Capeknya kini jadi dobel. Apalagi pas libur panjang kemarin, malah ndak jadi liburan gegara pemeriksaan ini. Ndak fair jadinya. Andai libur panjang ini bisa diulang…

Halah, mengeluh tiap hari di blog soal capek sih sepertinya ndak bakalan ngaruh banyak pada rutinitas yang makin membosankan. Tapi minimal bisa sedikit mengurangi beban.
Ketimbang saya marah dan maki-maki ti timeline media sosial, rasanya memang lebih baik ditumpahkan disini.
Terserah kalian mau dibaca atau tidak, karena ini memang wadahnya saya untuk melepas ketegangan.

Harapannya, bisa jauh lebih baik lagi kedepannya.

Haaaaaahhhhh… Capek benar hari ini.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.