Skip to main content

Ngayah Sekaa Gong Banjar Tainsiat ke Pura Penataran Agung Besakih

Tangkil ke Pura Penataran Agung Besakih kali ke-2 di Tahun 2023. Kali ini mengemban misi sebagai Prajuru Adat Banjar Tainsiat, nyarengin Ngayah Sekaa Gong Tri Sakti Suara Banjar Tainsiat di area Madya Pura Penataran Agung, yang difasilitasi oleh PakMan Ligir - I Nyoman Sumardika - anggota DPRD Kota Denpasar bersama AsPri-nya Pak Komang Suryana.


Perjalanan di hari Minggu pagi 23 April bisa dikatakan lantjar, mengingat hanya membutuhkan waktu 1.5 jam saja menggunakan bus berkapasitas 35 seat. Siapa sangka...

Kami tiba di area parkir Bus dengan selamat, lalu berpindah menggunakan Shuttle Bus dan pengawalan Petugas di Pura Besakih hingga area parkir Pura Penataran Agung dekat Perantenan atau Pos Kesehatan.

Atas Restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Sebelum melaksanakan tugas, kami semua masih bisa diberi kesempatan untuk tangkil ke Pedarman/Penataran masing-masing, sebelum lanjut muspa di Penataran Agung, dan berkumpul kembali di Rest Area dan menikmati santap siang bersama.

Agenda Ngayah Sekaa Gong Tri Sakti Suara Banjar Tainsiat berlangsung cukup lama yaitu dari pukul 11.30 wita hingga pukul 14.15 wita.
Saat kami bertolak kembali ke Denpasar, tugas ngayah digantikan oleh Sekaa Gong Semar Pegulingan dari Kabupaten Klungkung.

#DokumentasiKelihanAdat #BanjarTainsiat

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.