Skip to main content

Portable Player Device Creative Zen Vision W

Perangkat Multi Media Player dahulu pernah tenar seiring kehadiran perangkat iPod milik Apple dilepas ke ranah publik dan mendulang kesuksesan begitu besar. Membuat penasaran para pesaing dari brand global dan mencoba merilis belasan device dengan fungsi sejenis, bahkan diklaim mampu memberikan hiburan yang lebih bagi konsumen mereka.

Creative Zen Vision W salah satunya.
Perangkat digital pemutar media satu ini diproduksi pada tahun 2006 silam dengan kapasitas hdd yang cukup besar untuk sebuah portable device, 30 GB dan 60 GB dan klaim kemampuan putar audio hingga 13 jam. Mengingat secara fungsinya merupakan perangkat pemutar media dengan layar 4.3 inchi 24 bit, selain file audio Zen Vision W ini juga bisa digunakan sebagai foto viewer, dan pemutar video beragam format.
Harga jualnya masuk kategori menengah di jaman itu.

Nama besar Creative sebagai pemasok perangkat multimedia pc pada era tersebut, tentu menjadi jaminan mutu bagi para konsumen yang sudah loyal terlebih dulu, akan kualitas sound yang dihasilkan saat penggunaan, dan kehandalan perangkat purna jual.

Sebagai sebuah perangkat pemutar media, Creative Zen Vision W ini bersaing dengan nama-nama besar lainnya seperti Archos, Epson, Canon bahkan LG juga Sony, dan tentu saja Apple. Uang sayangnya, seiring berjalannya waktu, semua perangkat digital semacam ini harus mengakui kedigjayaan ponsel pintar berbasis iOS dan Android yang merajai pasar satu dekade setelahnya.

#PortablePlayer
#MediaPlayer

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.