Skip to main content

Bursa Ponsel #HPjadul, Kenangan Masa Lalu paling Greget

Jaman masih pake ponsel layar monokrom, Nokia 3310 yang pernah trend di jamannya, selalu ngiler kalo sudah mantengin halaman bursa hape di beberapa majalah ponsel ataupun tabloid Pulsa, lantaran isi kantong cuma mampu membeli yang kelas receh macam itu.
Sambil membaca nama seri ponsel yang baru saja rilis, mata biasanya juga melirik spek yang dihadirkan, resolusi kamera yang dibenamkan, atau banyaknya warna yang menghias layar, apakah baru sebatas 4K, TFT 65K ataukah sudah mengadopsi 256K dengan tampilan yang lebih soft ?
Tak lupa kisaran harga jual baru dan bekas.

Meskipun yang namanya pencapaian bisa dikatakan amat sangat terjadi, namun tetap saja lembar demi lembar terus dibolak balik, sampai-sampai kami bisa menghafal satu persatu rilis ponsel Nokia, Sony Ericsson ataupun LG dan Motorola jaman itu, lengkap dengan jualan fitur yang dimiliki. Biarpun gak pernah mampu memiliki.

Berselang dua dekade, masa-masa indah itupun bisa terlewat jauh. Kini seri-seri ponsel dari brand ternama, bisa dikatakan banyak meniru trik dan kesuksesan pendahulu mereka dengan merilis banyak seri untum berbagai segmen pasar, yang sayangnya memiliki desain serupa, full layar sentuh di area depan. Jadi gak menarik banget untuk dihafalin satu persatu.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.