Skip to main content

Waktu Luang itu... Nonton Filem dan Baca Komik

Luang. Yah, dua aktifitas ini yang paling mendominasi saat saya mendapatkan waktu luang dari menunggui kendaraan dicuci, sela rapat, atau menanti istri turun dari ruang kerjanya. Meski tidak selalu.

Nonton filem ? Tetep. Terakhir yang ditonton ada the Blair Witch Project, filem horor yang berkisah perburuan cerita ‘urban legend’ dengan pengambilan gambar kamera video amatiran yang penuh goyang dan terkadang arah tak jelas. Penasaran saja sebenarnya. Sekedar ingin tahu.
Ini hanyalah satu diantara limapuluhan filem yang masih tersimpan rapi di eksternal card ponsel Note 3 lengkap beserta Indonesia Subtitle nya.

Baca Komik ? He… Harus. Masih ingat tulisan kemarin soal berburu komik digital ? Ternyata isinya lumayan juga. Jadi punya aktifitas tambahan selain berSosial Media, meski efeknya jadi menuh-menuhin space ponsel yang malah memberatkan tampilan saat dilihat melalui Gallery. Maklum, gak semua komik ini disusun dalam format digital pdf, tapi masih berupa gambar jpeg.
Terakhir masih suka baca GTO juga komik Chinmi versi awal, yang kini mungkin sudah susah didapat di Gramedia. Sisanya masih belum sempat dibaca, dan ada juga yang saya copikan di perangkat Hisense PureShot tempo hari.

Kalian ada yang mau ? Lumayan loh membunuh waktu luang…

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.