Skip to main content

Posts

Stay di Asrama, Semangat Pokoknya

Recent posts

Feeling Amazing di Atas Awan

Saya baru tahu kalau diatas awan itu, jaringan internet masih bisa digunakan meski dengan kemampuan terbatas. Akan tetapi bukan mengandalkan jaringan seluler milik ponsel sendiri, melainkan fasilitas khusus milik maskapai penerbangan yang kelihatannya dimiliki oleh pesawat yang kita tumpangi.  Jujur, ini Amazing 😅 Jadi karena tadi pasca pesawat lepas landas, beberapa penumpang masih tampak asyik menikmati layar ponsel mereka termasuk penumpang sebelah kiri ini, saya pun iseng membuka ponsel dan mengaktifkan jaringan wifi dalam posisi AirPlane. Dan ya, saya menemukan jaringan wifi Batik Entertaintment yang meskipun kecil, cuma satu dua bar, tapi masih bisa digunakan untuk beberapa aktifitas terbatas. Seperti FaceBook dan Instagram. Setidaknya dua aplikasi ini bisa tetap dijalankan, baik pada pilihan tab video reel, timeline status dan stories. Sementara untuk aplikasi sosial media lain seperti Thread dan Twitter, juga aplikasi pesan Whatsapp, tidak berpengaruh sama sekali. Kok bisa...

Belajar (lagi) ke Kota Bekasi

Siang ini saya kembali menyambangi kursi di ruang tunggu gate penerbangan domestik Bandara Ngurah Rai untuk belajar penulisan Karya Tulis /Ilmiah di Balai Teknik Air Minum, Margahayu Kota Bekasi, dalam rangka penguatan kapasitas Jabatan Fungsional Bidang BGPL/BGKP yang diselenggarakan oleh Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum hingga hati Jumat 16 Oktober mendatang. Agenda ini menindaklanjuti pengiriman draft Karya Tulis/Ilmiah sebagai salah satu persyaratan mutlak dalam pengajuan Kenaikan Jenjang Jafung Bidang BGPL Ahli Madya. Deg-degan... Keberangkatan kali ini cukup unik, ditengah hebohnya isu kelangkaan BBM baik pertalite maupun pertamax di Kota Denpasar, yang mengakibatkan antrean mengular di sepanjang jalan menuju pertamina. Macet parah di beberapa titik. Itu sebabnya, saya memilih berangkat ke bandar udara jauh lebih awal, empat jam sebelum agenda boarding. Menunggu di bandara jauh lebih aman ketimbang kebingungan di jalan karena terjebak kemacetan. Bersyukur Driver Gr...

Laptop Tangguh di Bawah 10 Juta, ASUS ExpertBook P1 Layak Dilirik

Beberapa waktu belakangan, sepertinya saya makin asyik memperhatikan laptop yang ada di pasaran. Bukan karena lagi pengen nyari pengganti laptop lama dengan model yang lebih keren, tapi lebih ke kebutuhan rutinitas saja. Sebuah perangkat kerja, yang bakalan sering digunakan, gak harus cepat, tapi kalau bisa tangguh biar gampang diajak kerja ke mana suka. Persoalannya sederhana. Sebuah laptop tangguh, tapi kalau bisa jangan sampai harganya pun ikut tangguh. Targetnya, mungkin bisa lebih terjangkau untuk ukuran kantong, di bawah 10 juta. Di rentang harga ini sebenarnya pilihan yang ada cukup banyak. Ada yang menawarkan prosesor kencang, ada yang mengandalkan layar bagus, ada pula yang menjual kapasitas memori besar. Tapi setelah melihat beberapa pilihan, ASUS ExpertBook P1 tampaknya bisa jadi salah satu yang menarik perhatian. Bukan karena ASUS menawarkan spesifikasi paling tinggi di harga itu, tapi karena pendekatannya yang terasa lebih masuk akal. ExpertBook P1 kelihatannya memang diar...

Pengalaman Hidup Yang Luar Biasa...

Untuk sesaat, sempat ada perasaan sedih sekitar pukul 2 dini hari tadi, melihat Ida Sesuhunan mepunggel -dilepaskan satu persatu pengangge Ida, dari tapel/wajah, prerai/kepala dan lainnya- lalu ditempatkan pada area pererepan dan ditutup rapat bersama sisa perawakannya. Sementara tidak ada yang bisa saya lakukan, karena harus menjaga istri yang sedang trance -kerauhan- sepanjang upacara Mesimpen. Lalu terdiam cukup lama saat menatap kaca dan apa yang ada dibalik itu semua.  Mungkin ini yang namanya perasaan ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.  Empat setengah tahun lebih, kalau tidak salah saya hitung secara kasar, dari lima tahun pengabdian kami kelak selaku Kelihan Adat Banjar Tainsiat periode tahun 2022-2027, yang akan berakhir pada bulan Maret tahun depan.  Karena selama itu pula, saya selaku Penyarikan -Sekretaris- Kelihan Adat Banjar Tainsiat, selalu berkutat membuat surat tugas ayahan setiap lima belas hari atau beberapa hari setelah Kajeng Kliwon berjalan, untuk m...

Jangan merasa diri paling pintar/bisa

Paska Sidang MK, sepertinya makin banyak yang meyakini bahwa jenjang SMA di Indonesia ini adalah jenjang pendidikan yang Terbaik dan mampu melahirkan Generasi yang Terbaik pula, dibandingkan jenjang setara di Luar Negeri.  Semoga memang benar demikian adanya...  Nasehat lama dari para orangtua tampaknya sudah gak berlaku lagi di era saat ini.  "Eda ngaden awak bise..."  Ya, semoga memang benar -awake seken-seken bise.  NB : Jangan merasa diri paling pintar/bisa, karena masih banyak yang harus kita pelajari. 

ASUS ExpertBook P3 G1, Ringan Dibawa, Siap Diajak Kerja

Kalau pas lagi ngomongin soal laptop kerja, saya pribadi sudah gak lagi mengejar yang namanya laptop paling kencang, paling mahal, atau punya spesifikasi yang bikin orang mengelus dada tetangga.  Yang saya cari sekarang justru sederhana saja. Bisa diajak kerja, ringan dibawa dan gak gampang rewel. Apalagi kalau sehari-hari laptop lebih sering berpindah tempat. Kadang di meja kerja, dibawa rapat, masuk tas, dikeluarkan lagi di tempat lain, lalu malamnya masih dipakai menyelesaikan beberapa pekerjaan. Dalam kondisi seperti ini, laptop yang ringan tapi tetap punya ketahanan tentu terasa lebih masuk akal. Nah, ASUS baru saja memperkenalkan ASUS ExpertBook P3 G1, laptop bisnis yang menurut saya cukup menarik untuk dilirik guna kebutuhan seperti itu. Bobotnya mulai dari 1,43 kilogram saja. Untuk ukuran laptop kerja 14 inci, angka ini lumayan bersahabat untuk masuk ke dalam tas dan dibawa bepergian. Yang menarik, ASUS gak sekedar mengejar bodi tipis dan ringan, tapi juga membekalinya deng...