Skip to main content

MR HIT Dan Semangat Membara Sang Pejuang

Mendefinisikan diri sebagai Band Rock, MR HIT yang beranggotakan Agung Yudha (Vokal, Gitar) , Indra Permana (Drum), Anantha Prasetya (Bass) dan Indra Dananjaya (Gitar) kerap membawa pesan – pesan tersendiri dalam lagu MR HIT yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekitar.

Melangkah dari Bali, MR HIT yang menelurkan album pertama di tahun 2017 dengan tajuk Rockolosal, kini akan kembali merilis lagu teranyar yang akan dirilis tepat pada hari kemerdekaan Indonesia di tanggal 17 Agustus 2019.

Meminjam sebuah kalimat dari sastrawan dan aktivis hak asasi manusia, Wiji Thukul dalam Sajak Kepada Bung Dadi, “ini tanah airmu, di sini kita bukan turis” akan muncul sebagai pesan utama dalam lagu berjudul Sang Pejuang ini.

“Semua adalah pejuang. Baik bagi diri sendiri, bagi keluarga, bagi lingkungan sekitar. Lagu ini kami dedikasikan untuk semua, Sang Pejuang yang akan terus hidup dan memperjuangankan yang terbaik di tanah air kita sendiri. Karena kemerdekaan akan di dapatkan saat perjuangan telah dilakukan dengan maksimal” ungkap MR HIT akan alasannya kenapa merilis lagu Sang Pejuang di momen kemerdekaan ini.

Yang unik dari rilis lagu ini, MR HIT akan mempersembahkan Sang Pejuang melalui laman Instagram mereka di instagram.com/mrhitofficial . Mengingat kemudahan akses dan persebaran informasi yang cukup signifikan, moda media sosial ini pun dipilih selain dengan kebiasaan MR HIT yang mengupdate kegiatan bermusik mereka melalui kanal https://www.youtube.com/mrhitband

Menuju tanggal 17 Agustus 2019, di hari ini, perkenankan MR HIT mempersembahkan sebuah video perjalanan dari penciptaan Sang Pejuang .

Selamat menikmati proses penciptaan Sang Pejuang di tautan https://www.instagram.com/tv/B01bmfkg7vs/?igshid=ousi5tncix3u

Jika ingin di follow pun, MR HIT akan senang hati untuk melakukan follow back di media sosial instagram kepada semua teman – teman. Karena bagi MR HIT, teman adalah sosok yang selalu memberikan semangat akan perjalanan bermusik MR HIT. Sampai bertemu di tanggal 17 Agustus 2019 di https://www.instagram.com/mrhitofficial

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.