Saya masih suka kangen membaca cerita pendek berseri di laman tengah majalah Hai era 90an yang mengisahkan Anak-anak Mama Alin buah karya Mas Bubin LantanG, atau Balada si Roy-nya Mas Gola Gong. Tidak lupa beberapa cerita lain tentang Lupus atau Vanya karya almarhum Mas Hilman Hariwijaya yang kerap dimuat di majalah yang sama.
Pun puluhan cerita pendek lainnya macam Olga di majalah Mode, Gadis, Anita Cemerlang, juga Oh Mama Oh Papa era yang sama pula.
Tumbuh remaja saat belasan majalah dan tabloid juga surat kabar hadir setiap minggu atau bulan, jadi santapan tersendiri di antara berita dan gosip artis. Menghabiskan waktu luang sepulang sekolah, satu dua jam duduk di pojokan sembari meminta maaf pada pemilik kios karena hanya bisa numpang membaca namun jarang membeli.
Mungkin itu sebabnya kini saat semua cerita sudah bisa dinikmati dalam bentuk digital, saya masih betah berburu satu dua novel lawas era bangku putih abu dulu, memuaskan dahaga dan rasa penasaran akan kisah yang terlewatkan, bernostalgia sejenak dengan dunia dan pergaulan jaman itu.
Kalian masih suka membaca Kawan ?

Comments
Post a Comment