Skip to main content

Amor ing Acintya Bapak I Wayan Subawa

Amor ing Acintya Bapak I Wayan Subawa Bendesa Adat Pagan, Plt Bupati Badung tahun 2005 dan mantan Sekda Kabupaten Badung. Dumogi Sang Palatra polih genah sane pinih becik nyujur Sunia Loka.

Pertama kali saya bertemu Beliau secara langsung, saat masih berstatus CPNSD Kabupaten Badung satu pagi di hari Jumat tahun 2004, usai gelar Krida olahraga di Lapangan Lumintang. Ketika itu saya dipanggil untuk maju kedepan barisan gegara baju seragam yang ternyata berbeda warna dari puluhan pegawai lainnya. 

Ya, saya-lah pegawai baru yang kemudian dikenal orang sebagai pegawai yang bermasalah dengan seragam 🙂

Bapak Wayan Subawa.

Saat itu Beliau masih menjabat sebagai Sekda Kabupaten Badung. Yang kalau tidak salah, ketika saya menjadi salah satu direksi teknis pematangan lahan Puspem Badung tahun 2005 silam bersama PakDe Made Muliarta, Beliau mendapat mandat sebagai Plt atau Penjabat Bupati Badung. 

Terakhir kali saya bertemu Beliau, hari Jumat lalu tanggal 3 April 2026, di Geriya Pande Taman Desa Adat Tonja, yang hadir selaku Bendesa Adat Pagan, sebagai saksi pawiwahan keponakan di Yang Batu. Saat itu Beliau dengan bangga sambil tertawa menceritakan kejadian pertama kali kami bertemu di lapangan Lumintang, ke semua penglingsir yang duduk bersama di bale saren. Kebetulan saya hadir karena diminta untuk menyampaikan sambutan mewakili keluarga pengantin dalam bahasa bali sebelum jamuan makan. Uniknya, Beliau masih ingat kronologis kejadian dua puluh tahun yang lalu, termasuk saat saya berencana dipanggil lagi saat sidak ke barisan belakang dua minggu setelahnya, karena menemukan fakta saya menggunakan sepatu olah raga berwarna hijau, sepatu bekas bule yang diberikan oleh kawan masa sekolahan dahulu, Wayan Wiriana.

Sebelumnya, kami bahkan kerap berbincang santai saat bersua di setiap kali agenda adat keluarga di Yang Batu, mengingat Beliau masih ada hubungan kerabat disitu. Ternyata Beliau se-humble itu.

Turut Berduka mendengar kabar kepergian Beliau di pagi hari tadi. Yang langsung saya konfirmasi kepastiannya dengan seorang kawan yang tinggal di dekat rumah duka. Beliau meninggal dunia kemarin, Kamis 30 April 2026.

Amor ing Acintya Bapak...

Comments

Postingan Lain

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

PimPro, Apaan sih Itu ?

PimPro Kalian yang sudah masuk dunia kerja, utamanya yang bergerak di bidang konstruksi, saya yakin pasti pernah dengar istilah Pimpro. Baik yang berkonotasi Negatif ataupun Positif. Demikian halnya saya. Pertama kali mendengar istilah PimPro kalo ndak salah ya pas baru-baru jadi Pe eN eS. Yang saat diceritakan oleh pimpinan saat itu, apa tugas, kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki oleh seorang Pimpro, Bagi saya pribadi sih lebih banyak Negatifnya. Ini jika dilihat dari kaca mata kebenaran. Bukan pembenaran. Image besarnya Power seorang Pimpro makin dikuatkan saat saya mengobrol ngalor ngidul bersama seorang pejabat fungsional di tingkat Provinsi saat berkesempatan menginap sekamar *bukan seranjang ya* sewaktu ditugaskan ke Indonesia Timur berkaitan dengan pemanfaatan dana ABPN dua tahun lalu. Dari ceritanya, ya memang benar bahwa seorang PimPro apalagi di era Pak Harto menjabat dulu sebagai Presiden RI ke-2, punya kekuatan besar yang begitu memanjakan hidup dan keseharian yang bersa...

Pengetahuan kecil tentang soroh PANDE

Sekali-sekali saya selaku penulis seluruh isi blog ini pengen juga ber-Narzis-ria, satu hal yang jarang saya lakukan belakangan ini, sejak dikritik oleh seorang rekan kantor yang kini jadi malas berkunjung lantaran Narzis tadi itu.  Tentu saja postingan ini bakalan berlanjut ke posting berikutnya yang isinya jauh lebih Narzis. Mohon untuk dimaklumi. *** PANDE merupakan salah satu dari empat soroh yang terangkum dalam Catur Lawa (empat daun teratai) Pasek, Pande, Penyarikan dan Dukuh- yang memiliki keahlian dalam urusan Teknologi dan Persenjataan. Ini bisa dilihat eksistensi pura masing-masing di Besakih, yang memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda dalam berbagai kegiatan Ritual dan Spiritual. Dimana Pura Pasek menyediakan dan menata berbagai keperluan upakara, Pura Pande menata segala peralatannya. Pura Penyarikan menata segala kebutuhan tata usaha administrasi agar segala sesuatu berjalan dengan teratur. Sedangkan Pura Dukuh Sakti sebagai penata berbagai keperluan sandang pan...

Menantu Mertua dan Calon Mertua

Menonton kembali film lama Meet the Parents (2000) yang dibintangi oleh Ben Stiler dan Robert De Niro, mengingatkan saya betapa terjalnya perjalanan seorang calon menantu untuk mendapatkan kepercayaan sang calon mertua, atas putri kesayangan mereka yang kelak akan diambil menjadi seorang istri dan pendamping hidup. Meski ‘kekejaman’ yang ditunjukkan oleh sang calon mertua dalam film tersebut *sosok bapak* jauh lebih parah dari yang saya alami, namun kelihatannya cepat atau lambat, akan saya lakoni pula nantinya. Memiliki tiga putri yang salah satunya sudah masuk usia remaja, adalah saat-saat dimana kami khususnya saya sudah sewajarnya masuk dalam tahapan belajar menjadi seorang kawan bagi putri sulung saya satu ini. Mengingat ia kini sudah banyak bertanya perihal masa lalu yang saya miliki, baik soal pendidikan atau sekolah, pergaulan dan hobi. Memang sih untuk urusan pacar, ia masih menolak berbicara lebih jauh karena berusaha tak memikirkannya, namun sebagai seorang Bapak,...

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dil...