Skip to main content

Tips Ringan Transaksi MarketPlace

Menyambung postingan soal iklan di halaman depan timeline akun FB dan IG, sebenarnya sih saya berharap banyak akan adanya diskonan untuk beberapa Whislist saya yang masih tersimpan hari ini, namun belum kesampean buat di CheckOut, padahal jika saja sampe aja potongan harga sampe turun ke angka 10ribuan sebiji, dijamin langsung sikat habis keranjang belanjaannya. 

Cuma ya kapaaan ?

Kapaaaaaan ? 

Tapi biarpun begitu, biasanya untuk hal-hal semacam ini, kondisi barang yang datang pulang lewat teriakan "pakeeet..."nya itu, rata-rata memang real pict alias gak boongan. 

Yang mengatakan kondisi mati total, ya jangan berharap bisa dinyalakan pas nyampe rumah. 

Bahkan jika beruntung, ada bonus-bonus menarik yang disertakan, bilamana transaksinya lancar dan mulus. 

Kalian yang masih ragu bertransaksi di lapak resmi, ya bisa dicoba modal nekat kalau belum yakin. Dari yang harganya kira-kira terjangkau dulu. 

Seandainya proses mengecewakan, biar gak nyesel-nyesel banget. 

Apalagi model penyimpanan uang di lapak resmi, biasanya baru akan diteruskan jika kita sudah terima barang dan memutuskan meneruskan uang. 

Beda dengan MarketPlace FB, IG ataupun Whatsapp. Rentan penipuan, meski gak semuanya begitu. 

Macam beberapa lapak lelang #HPjadul yang saya ikuti setahun terakhir, rata-rata gak mengecewakan antara yang ditawarkan dan barang yang datang. 

Ya masing-masing ada seninya gitu deh...

Selama cermat membaca Spek dan Deskripsinya.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.