Skip to main content

Posts

Sulitnya Menggunakan iPhone 4 CDMA (bagian 2)

Menyambung tulisan Sulitnya Menggunakan iPhone 4 CDMA , berikut beberapa hal yang barangkali merupakan kesulitan tahap lanjutan yang barangkali ada diantara kawan yang bisa memberikan solusinya ? jangan segan berbagi tipsnya yah… Masih ingat dengan keharusan penambahan kode angka +62 pada setiap nomor ponsel yang ada dalam daftar kontak agar saat dihubungi, nama yang bersangkutan bisa muncul di layar ? kini ada lagi cobaan kedua dimana untuk penerimaan SmS, rupanya aturan tersebut tidak berlaku. Yang artinya, meski kode negara sudah diubah dan terdaftar dalam kontak, nama yang bersangkutan tetap tidak muncul pada daftar sms masuk. Solusi sementara sih, rupanya untuk dapat mengakomodir kedua hal tersebut, dalam satu daftar kontak, terdapat dua nomor yang sama. Satu dengan kode negara, satu lainnya tetap mengadopsi format nomor ponsel seperti biasanya. 081236… Bikin Repot dan mangkel gag sih ? Entah apakah ini ada kaitannya dengan status ponsel iPhone 4 CDMA luar (carrier milik Verizon),...

Sulitnya Menggunakan iPhone 4 CDMA (bagian 1)

Seperti halnya pendapat sebelumnya terkait perangkat berbasis iOS yang dirilis oleh Apple, cukup membuat saya kebingungan lantaran proses untuk mengenali satu persatu fitur dan cara penggunaan jauh berbeda dengan perangkat Android yang hingga kini masih setia saya gunakan. Pun saat saya masih merasa tak puas dengan perkenalan sebelumnya, seperti copy file multimedia yang berkali-kali salah langkah, syncronize daftar kontak yang rupanya bermasalah pada kode negara dan satu lagi, terkait pengiriman sms (short message service) yang rupanya tidak dapat dilakukan dengan sempurna. Oke saya akan paparkan satu persatu. Terkait proses copy file multimedia . Saat pertama kali mencoba tempo hari, proses pemindahan file musik, video dan foto rupanya dapat berhasil dengan baik, mengingat perangkat dalam kondisi kosong. Lalu bagaimana dengan percobaan berikutnya ? berdasarkan perlakuan proses yang sama, file multimedia baru berhasil dipindahkan namun file lama dengan sukses pula dihilangkan dari pe...

Berkenalan dengan iPhone 4 CDMA

Pasca iPhone 4 CDMA saya bayarkan, langkah pertama yang dilakukan adalah melihat isi App Store yang ada dalam perangkat, dan ternyata memang benar mengarah pada halaman Store milik Apple lengkap dengan berbagai kategorinya. Langkah kedua tentu saja mencoba membuat akun Apple ID yang rupanya kini meniadakan opsi ‘None’ pada pilihan Kartu Kredit meski sudah mengubah pasar aplikasi dari Indonesia ke US, lantaran untuk melakukan Update dan penambahan, ponsel masih meminta akun Apple ID pemilik lama berkali-kali. Maka setelah mengalami kegagalan untuk kesekian kalinya, sayapun mencoba meminta tolong pada kakak yang kini berada di Canada untuk membuatkan satu akun Apple ID hanya untuk mengunduh aplikasi secara Free. Langkah ketiga, tentu menginstalasi aplikasi iTunes di laptop, lalu membuka dan mencoba melakukan copy beberapa file musik, foto dan video. Semua sukses kecuali langkah keempat yang ingin saya lakukan segera yaitu Hard Reset . Yang dimaksud Hard Reset disini adalah menghapus ...

Bersua dengan iPhone 4 CDMA

Sebetulnya sih gag pernah terpikirkan kalo satu saat nanti saya akan pernah jua memegang perangkat ternama besutan Apple yang dirilis tahun 2011 lalu, iPhone 4 . Lantaran secara pribadi perangkat TabletPC Samsung Galaxy Tab 7+ sudah lebih dari cukup dan bersyukur masih berfungsi dengan baik sejak pembelian hingga kini. Siapa sangka, kali ini saya bisa juga memiliki sebuah perangkat berbasis iOS meski dalam frekuensi CDMA. Ya, CDMA. Santai saja, bathin saya saat menelusuri satu persatu iklan yang tampil dihalaman aplikasi berniaga.com dan tokobagus, mengingat perangkat yang saya inginkan hingga bulan kedua pemakaian tak jua muncul dalam daftar. Saya pribadi saat itu sedang berangan-angan mencari perangkat Audiovox PPC 6600 CDMA yang punya wajah serupa dengan O2 XDA IIs (kalo gag salah sih ini namanya), ponsel jadul berlayar sentuh, dengan sistem operasi Windows Mobile 2003 SE (Second Edition), dan bergerak di jaringan CDMA. Atau minimal perangkat lain namun bersistem sama. Mengapa ngeb...

Mimpi yang Aneh...

Mimpi adalah bunga tidur… Biasanya merupakan sebuah kisah pendek, atau rangkaian beberapa kejadian yang jika disatukan menjadi sebuah cerita, memang benar-benar sulit dijelaskan dan diterima logika dan akal sehat. Yah namanya juga mimpi… Tapi mimpi kali jujur saja menjadi mimpi yang cukup unik… Karena di mimpi kali ini, saya sedang berusaha untuk menjelaskan bagaimana cara membaca peta, kepada dua orang bule yang bertanya dan ingin tahu, Kintamani itu ada disebelah mana. Sialnya, kedua bule maupun disekitar kami tidak ditemukan satupun peta offline map dalam bentuk cetak yang kemudian memaksa saya untuk membuka tablet GalTab 7 inchi dan mengakses aplikasi Google Maps, lengkap dengan mengaktifkan fitur GPS nya. Pertama, menjelaskan cara membaca peta yaitu menempatkan arah utara disisi atas dan mereka bisa bertanya lebih dulu pada penduduk di sekitar, mana arah utaranya…,*ini pasti gara”kebiasaan bikin peta jalan di AutoCad. Hehehe… Kedua, menjelaskan b...

Merapal eBook, Membunuh Waktu

Tempo lalu saya sempat menulis beberapa posting terkait eBook, terkait apa bagaimananya, pula cara mencarinya. Entah itu lewat jalur resmi ataukah ilegal atau Torrents. Kini, jauh setelahnya ingin rasanya membagi lagi koleksi eBook yang kini sedang dan senang saya baca, di perangkat tabletpc sebagai pembunuh waktu. eBook pertama, ada miliknya detik. Tepatnya, Mingguan Detik . Sesuai namanya, edisi ini biasanya turun setiap sabtu siang/sore, yang dirilis hanya dalam format digital saja, mengingat edisi cetak kini tampaknya kurang diminati. Kabarnya sih, perilisan Mingguan Detik ini, terinspirasi dari koran cetak versinya Harry Potter, yang meski hadir dalam versi print Out, namun gambar yang hadir dapat bergerak layaknya video, sehingga jika boleh disebutkan, Mingguan Detik ini sudah layaknya terbitan Multimedia, dimana pembacanya dapat menikmati sajian berita jauh lebih baik dan lebih berwarna dari edisi cetak/digital biasa. Terkait edisi mingguan ini, selalu saya ikuti dengan mengundu...

Belajar Parkir Mobil bareng Parking Frenzy

Awalnya sih kenal dengan games yang satu ini lewat perangkat NoteBook yang baru aja disuntikkan sistem operasi Windows 8. Demi menjajal lebih jauh, salah satu games yang kemudian diunduh lewat Apps Store yang ada didalamnya adalah Parking Mania. Caranya cukup mudah yaitu pengguna hanya diminta untuk memarkirkan sebuah mobil dari satu tempat ke tempat lain yang menjadi tujuannya. Untuk dapat melakukannya dengan baik, tentu pengguna diwajibkan mengetahui dasar penggunaan setir mobil baik dalam posisi kendaraan maju ataupun mundur. Tantangan awalnya sih gag begitu sulit. Mobil yang wajib diparkirkan ini berada pada area yang mudah dijangkau dan dikeluarkan. Makin terasa sulit saat pengguna berhadapan dengan posisi kendaraan disamping kanan dan kiri parkir tujuan, pada posisi tegak lurus pula. Belum lagi tambahan traffic jalan raya dan pejalan kaki yang harus sedapat mungkin dihindari untuk mencegah kerusakan mobil menjadi semakin parah. Games atau permainan ini dapat pula ditemukan pada A...