Update Status FaceBook/Twitter dengan BLackBerry Torch 9800S

28

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagaimana caranya membedakan update status via FaceBook for BLackBerry antara yang menggunakan perangkat BLackBerry dengan yang memanfaatkan aplikasi ‘update status via’ seperti yang pernah saya tulis tempo hari ? gampang kok…

Arahkan kursor mouse melalui layar pc atau laptop dan perhatikan alamat url yang dituju oleh tulisan update status via FaceBook for BLackBerry yang biasanya terdapat dibawah status orang yang bersangkutan. Kalau alamat yang dituju adalah facebook.com/mobile/?v=2254487659, itu artinya status di-update melalui perangkat BLackBerry apapun serinya. Namun apabila alamat yang dituju adalah facebook.com/apps/application.php maka bolehlah sedikit curiga dengan update status orang yang dimaksud. Update status model begini biasanya dilakukan hanya untuk gaya-gayaan saja, seperti yang pernah saya lakukan terdahulu. Sisi positifnya adalah, update status bisa dilakukan dengan model via apapun. Mau dengan iPad, iPhone 4, Android, bahkan via mesin ketik, warnet atau kamar mandi pun bisa. Tergantung kreatifitas pikiran.

Trus, kira-kira ada gak ya cara untuk update status via FaceBook for BLackBerry tanpa harus membeli atau memiliki perangkat BLackBerry yang dikenal dengan harganya yang mahal itu ? tapi gak mengundang kecurigaan siapapun ? ada kok. Gunakan saja BLackBerry Torch 9800S. Sekedar informasi bahwa yang dimaksud BLackBerry Torch 9800 itu adalah rilis terkini yang edar dengan kisaran harga 7 juta (resmi) dan 11 juta (BM). Lah, katanya tidak harus membeli atau memiliki ?

Nah, embel-embel S yang saya sematkan pada seri 9800 diatas adalah Simulator alias aplikasi pc yang biasanya digunakan untuk menguji penggunaan handset oleh para pengembang aplikasi berbasis sistem operasi handset yang dimaksud. Modalnya Cuma satu. Koneksi Internet.

Koneksi internet mutlak dibutuhkan untuk mengunduh dan menjalankan aplikasi Simulator BLackBerry Torch 9800 ini dari situs resmi milik BLackBerry, dengan besaran file 105 MB saja. Aplikasi ini fungsinya kurang lebih sama dengan aplikasi simulator BlackBerry Bold 9000 dan Storm 9500 yang pernah saya tulis terdahulu.

Dibandingkan pendahulunya, Simulator BLackBerry Torch 9800 ini tidak memerlukan aplikasi tambahan lagi untuk dapat memfungsikan web browser secara normal (seperti halnya perangkat BLackBerry secara nyata). Disamping itu, ada juga nilai tambah yaitu telah disuntikkannya secara default aplikasi FaceBook, Twitter, My Space, Yahoo Messenger dan aplikasi jejaring sosial lainnya dalam tampilan Menu yang syukurnya bisa digunakan pula dengan baik. Sayangnya yang namanya fitur BLackBerry Messenger, fitur unggulan dan layanan utama tetap tidak dapat digunakan. Hehehe… maunya…

Hebatnya, aplikasi FaceBook atau Twitter yang saya sebutkan diatas, dapat berfungsi pula layaknya ‘memiliki’ sebuah perangkat BLackBerry secara nyata. Yang saya maksudkan disini adalah untuk ‘update status’ yang dilakukan melalui Simulator BLackBerry Torch 9800 ini rupanya menyajikan alamat url yang sama (baca kembali paragraf kedua tulisan ini) dengan update status yang dilakukan melalui perangkat BLackBerry secara nyata. Ini artinya, seandainya ditelusuri oleh orang lain (melalui alamat url yang diperlihatkan dalam keterangan update status) pun update status yang dilakukan melalui aplikasi Simulator BLackBerry Torch 9800 tidak akan ketahuan bahwa sesungguhnya ‘tak satupun perangkat BLackBerry ada di tangan. Huahahahaha…

Dengan memanfaatkan Simulator BLackBerry Torch 9800 inilah, beberapa update status yang saya rilis satu minggu terakhir kelihatannya jadi makin mentereng, lantaran menyematkan update status via FaceBook for BLackBerry yang kalo diperiksa akan mengarah pada alamat url facebook.com/mobile/?v=2254487659. Surprise bukan ?

*

Saya menemukan (lebih tepatnya lagi, mendapatkan) BLackBerry Torch 9800S (simulator) ini saat Pelatihan di kantor LPSE Propinsi hari Jumat lalu, sesaat setelah mendapatkan newsletter dari pihak BLackBerry.  Melalui tulisan diatas pula, (sekali lagi) saya memohon Maaf pada Rekan-rekan yang begitu antusias meminta nomor PIN perangkat BLackBerry Torch 9800 dan juga yang begitu antusias ingin membelinya. Hihihi… *kabur ah…

Introducing BlackBerry Torch 9800

11

Category : tentang TeKnoLoGi

“Berapa sih harga Torch (BlackBerry Torch 9800) ?” tanya seorang teman beberapa waktu lalu. “4,2 jt… (asal jawab)” kataku. “ah, masa siy bisa lebih murah dari Onyx (BlackBerry Onyx 9700) ?” tambah si teman.

Wajar saja kalau teman saya itu tak percaya dengan jawaban yang diberikan, lantaran kabarnya Torch (BlackBerry Torch 9800) bakalan dilepas dengan kisaran harga 7 juta rupiah (kontrak dengan operator) dan 11 juta rupiah untuk yang versi BM (black market alias ilegal atau melalui pasar gelap). Harga yang menjulang saya rasa patut dimaklumi karena Torch memang belum edar secara luas di Indonesia. Sama halnya ketika rilis iPhone perdana beberapa tahun lalu. Tapi ngomong-ngomong sehebat apa sih Torch dibanding dengan rilis BlackBerry sebelumnya hingga harga jualnya bisa semahal itu ?

Pertama, dilihat dari masa edarnya. Torch merupakan rilis BlackBerry pertama yang mengadopsi OS (sistem operasi) terbaru yang dikembangkan oleh RIM (Research In Motion) yaitu versi 6.0. Kabarnya rilis ini memiliki segudang kelebihan dan penyempurnaan fitur dibandingkan versi sebelumnya. OS BlackBerry 6.0 ini bakalan diadopsi pula oleh handset BlackBerry yang rencananya dirilis belakangan seperti Pearl 3G 9105 misalnya.

Kedua, secara desain fisik. Torch mengadopsi bentukan ponsel sliding. Lempengan terdepan berupa layar sentuh 3,2 inchi dilengkapi dengan navigasi TrackPad, standar rilis BlackBerry masa kini yang bakalan langsung mengingatkan publik pada BlackBerry Storm 9550. Lempengan kedua menyajikan thumbboard QWERTY sebagai alternatif input messaging bagi pengguna yang belum familiar dengan layar sentuhnya. Adapun fisik dari thumbboardnya sendiri mengadopsi bentukan seri Bold 9000.

Ketiga, secara Multimedia yang disematkan. Torch mengadopsi kamera 5 MP yang menjadikannya resolusi terbesar yang dimiliki oleh perangkat BlackBerry sejauh ini. Dilengkapi dengan autofokus dan juga flash light. Belum lagi resolusi video recording yang sudah lebih baik, 640×480 pixel. Untuk audionya, Torch sudah mendukung format WMA yang biasanya menjadi standar mutlak ponsel bersistem operasi Windows Mobile. Begitu juga dengan AAC yang biasanya ditemukan pada ponsel Nokia.

Keempat, selain sudah mendukung jaringan 3G triband UMTS, Torch juga dibekali dengan koneksi nirkabel Bluetooth dan WLan yang artinya pengguna dapat memanfaatkan jaringan internet saat berada pada area yang mendukung hotspot.

Kelima, dari segi kapasitas memory yang dibekali, Torch memiliki 4 GB memory internal, 512 RAM/512 ROM ditambah slot MicroSD yang dapat diexpand hingga 32 GB. Kapasitas ini termasuk yang terbesar sejauh ini dibanding seri sebelumnya. Sebagai perbandingan saja, secara memory internal untuk seri Javelin dan Onyx hanya memiliki 256 MB untuk storage, Bold dan Storm 9500 sebesar 1 GB sedangkan Storm 9550 sebesar 2 GB. Artinya, Torch memiliki spare memory yang sangat besar untuk menyimpan aplikasi yang biasanya harus ditempatkan pada memory internal.

Dari lima kelebihan diatas, memang sudah sepantasnya Torch memiliki nilai jual yang tergolong ‘wah’ untuk sebuah ponsel Smartphone. Dapat disejajarkan dengan iPhone 4 ataupun HTC SuperSonic yang mengadopsi sistem operasi Android. Namun bagi yang berkeinginan memilikinya dengan dana cekak, bisa menunggunya beberapa bulan kedepan hingga harganya turun sedikit demi sedikit hingga dianggap stabil dan rasional.

Will it Blend ?

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada beragam cara yang dilakukan oleh pihak marketing untuk memasarkan atau mempromosikan sebuah produk demi menarik perhatian calon konsumennya. Entah itu untuk membuktikan kualitas produk, estetika ataupun fungsionalnya. Belakangan cara-cara promosi yang dilakukan sudah jauh lebih modern atau malahan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yaitu dunia maya.

Will it Blend ? merupakan salah satu contoh yang paling ekstrem (dalam arti positif) demi mempromosikan produk blender melalui dunia maya. Saya katakan demikian, karena cara promosi yang dilakukan sama sekali tidak berupa spam email (yang biasanya menawarkan sejumlah besar investasi atau produk viagra dan sejenisnya) ataupun menulis spam comment pada halaman orang (blog, facebook dan sejenisnya).

Adalah Tom Dickson pendiri Blendtec mencoba memanfaatkan salah satu portal penyedia video terbesar YouTube (satu-satunya media yang digunakan) untuk memasarkan produk blender yang ia ciptakan. Dimulai dari 30 Oktober 2006, Tom merekam proses pem-blederan yang menggunakan produk yang dipasarkan dan mengunggahnya agar bisa dinikmati oleh jutaan orang dari seluruh dunia.

Yang membuatnya ekstrem adalah bahan yang nantinya akan di-blender atau dihancurkan bukanlah buah, sayur ataupun es batu seperti yang kerap dilakukan namun benda-benda aneh, baik yang ia pikirkan dan miliki ataupun kelak yang konsumen miliki dan inginkan. Terakhir yang saya ketahui adalah iPhone 4.

iPhone 4 merupakan ponsel buatan Apple yang kabarnya memiliki segudang kelebihan dibandingkan pendahulunya dengan satu kesalahan fatal terkait antena dan penurunan sinyal. Ponsel ini yang kemudian menjadi sasaran Tom Dickson untuk diblender dengan menggunakan produk miliknya.

Beberapa Rekam jejak yang pernah dilakoninya menurut catatan Wikipedia adalah kartu kredit, kaset tape, make up, pena, laser pointer, sepatu Nike, kelereng, bola golf, iPod, iPhone 3G, Vuvuzela (familiar ?) bahkan FaceBook. Untuk yang terakhir ini memang beneran ‘FaceBook’ atau buku yang ditempelkan wajah-wajah orang termasuk wajah Tom Dickson tentu saja.

Saya sendiri baru mengetahui Will it Blend ? setelah berburu beberapa video terkini terkait keberadaan iPhone 4 official video. Ada rasa heran ketika Tom memulai aksinya dalam menghancurkan satu persatu benda yang sangat familiar dengan pekerjaan maupun style gaya hidup seseorang, dan terlepas dari semua ke-ekstreman cara marketing yang dilakukan, saya salut dengan ketahanan, kekuatan penghancuran dan kualitas dari blender yang dipromosikan tersebut. Kira-kira apa lagi ya yang bakalan diblender ?