Meringis dan Tertawa bareng Benny Rachmadi

6

Category : tentang SKetSa

Melanjutkan aksi kartun opini oleh Benny Rachmadi dari duo Benny & Mice dalam buku ke 2, Dari Presiden ke Presiden, petikaian Indonesia dengan Malaysia berkaitan dengan Ambalat pun tak luput menjadi perhatiannya. Wajah Pihak Indonesia yang sangar ditimpali dengan wajah ‘minta perdamaian’ dari pihak Malaysia benar-benar mengena apalagi  dibalik ‘perdamaian’ itu secara diam-diam Malaysia mengambil alih Ambalat dan berhasil…

Kebijakan 2

Kebijakan pemberlakuan penggunaan bahan bakar Pertamax bagi kendaraan pribadi yang tempo hari membuat saya terbengong-bengong pun ada disitu.  Demikian pula dengan tingkah polah para tim sukses yang tidak membayar pesanan baju kaos mereka lantaran kalah dalam pemilu 2009 lalu. Ironis memang…

Tampaknya karya kreatif kartun opini oleh Benny Rachmadi ini gak Cuma membuat saya meringis tapi juga tertawa seakan mengejek diri ita sendiri. Apalagi kalo bukan soal GENGSI rakyat kita yang tidak mau dikatakan miskin oleh orang lain. Walaupun kondisi keuangan tidak mencukupi, minimal yang namanya penampilan dan gaya harus tetap nomor satu. Momen Lebaran paling sering menjadi contoh, Mudik dengan gaya sejuta dan saat balik lagi ke kota ? huahahaha… Adaaa aja nih Mas Benny

gengsi dan Teknologi

Termasuk menurunnya kualitas jaringan telekomunikasi mencakup koneksi internet ditengah persaingan (baca:penurunan) harga yang dilakukan oleh para operator. Mentang-mentang murah. Hehehe…

Meringis bareng Benny Rachmadi

5

Category : tentang SKetSa

Tampaknya yang namanya kreatifitas berkarya ga’cuma dilakukan saat bareng saja, Benny Rachmadi dari duo Benny & Mice, kali ini tampil solo dalam buku kumpulan kartunnya, Dari Presiden ke Presiden buku ke 2. Isinya ya coretan karya Beliau yang dimuat dalam Harian dan Mingguan Kontan edisi 1998 hingga 2009.

Seperti halnya komik strip Benny & Mice pula kartun opini milik Jawa Pos, apa yang disampaikan lebih banyak menyentil kebijakan-tingkah polah pejabat dan Negara ini hingga tak jarang kita sendiri meringis saat mencermatinya satu persatu.

Salah satu yang paling mengena adalah kebijakan kenaikan BBM pada awal kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2005 lalu, yang sempat memicu berbagai demonstrasi di negeri ini bahkan memenjarakan salah satu rekan saya Gendo Suardana setelah divonis bersalah lantaran membakar gambar eSBeYe sebagai bentuk kekecewaan rakyat saat itu.

Tingkah PoLah Presiden

Kecelenya tokoh yang sama akan ‘penipuan’ temuan paling fenomenal Blue Energy dan Supertoy pun tak luput dari coretannya. Demikian pula dengan ngototnya Ibu Mega pada pemilu 2009 lalu mengajukan keberatan kepada MK dan berharap masih akan ada pemilu satu putaran lagi.

Tadi saya sempat mengatakan kalo buku ini merupakan kompulan kartun opini hingga tahun 2009, ini dibuktikan dengan coretan yang mengungkapkan kekecewaan fans sebuah klub sepakbola asing Manchester United yang gak jadi datang bertanding ke Indonesia gara-gara Bom yang meledakkan dua hotel besar di ibukota Jakarta, yang notabene selain menjadi satu simbol Amerika selaku sasaran pengeboman, dikabarkan para squad MU tersebut bakalan menginap ditempat yang sama.

TeRoRisme

Gak Cuma itu saja kok, masih banyak coretan kartun yang dilahirkan oleh seorang Benny Rachmadi dari duo Benny & Mice, mungkin nanti saya lanjutkan lagi.

Mohon Tas-nya dibuka Mas

15

Category : tentang KeseHaRian

Sebenarnya cerita ini sudah lama terjadi, tepatnya pasca pengeboman hotel JW Marriot yang akhirnya membuyarkan semua impian para fans fanatik Manchester United (MU), karena sedianya mereka bakalan bertandang ke negeri ini atas bantuan sebuah operator telekomunikasi.

Dua kali, baca : dua kali, dalam selang waktu seminggu saya mengalami kejadian dengan alur yang sedikit berbeda, namun intinya tetap sama. Dicurigai sebagai Teroris…

Kali pertama saat sepulang dari Bali Orange Communications (BOC), saya dihubungi Mertua dan diminta tolong untuk membeli sebuah obat (krim wajah) disebuah Klinik Kecantikan daerah Tanjung Bungkak. Dengan pe-de saya melangkah masuk areal klinik setelah memarkirkan mobil diparkiran depan, tanpa peduli teriakan satpam security. Ketidakpedulian saya ternyata berdampak buruk, langkah sayapun dihentikan. Mereka bertanya ‘Bapak mau kemana ?’ saya jawab ‘mau ke klinik, nyari obat krim…’

‘Bisa tunjukkan identitas ?’ sambung mereka. ‘Maksudnya ?’ saya balik bertanya karena saat saya kemari sebelumnya tidak pernah ditanya macam-macam. ‘Mohon Tas-nya dibuka Mas…’ pinta mereka. Loh ?

Setelah menunjukkan isi tas dan identitas, barulah saya dipersilahkan memasuki Klinik. Ternyata alasan mereka sungguh konyol. Wajah saya yang katanya mirip penduduk pendatang, berkacamata hitam (padahal kacamata minus), memakai jaket hitam dan membawa ransel. ealah… dikirain Teroris toh ?

Kali kedua malah lebih konyol lagi. Kebetulan Istri minta tolong untuk melegalisir Akte Perkawinan kami untuk melengkapi syarat pengangkatan status kepegawaian ke kantor Catatan Sipil yang berada disebelah timur kantor saya. Selepas makan siang sayapun meluncur ke lokasi masih dengan seragam Hansip (hijau) dan tentu saja menggendong ransel berisikan laptop. Malas meninggalkannya di meja kantor, khawatir ada apa-apa.

Masuk areal parkir Basement beberapa mata terlihat mulai mengawasi, namun segera berlalu saat saya menyapa (dengan bahasa Bali) seorang pedagang lumpia langganan kami dikantor yang sedang melayani pembeli disitu. Begitu sampai areal tangga dan mulai naik ke lantai 3, seorang pegawai tampak tergopoh-gopoh mengejar dan mencoba menghentikan langkah saya.

‘Bapak mau kemana dan ada keperluan apa ?’ tanya orang tersebut. ‘saya mau ke lantai 3 untuk melegalisir Akte Perkawinan”. “Bisa dibuka Tas-nya Pak ?’  pinta orang itu.

DAMN ! pertanyaan yang sama, bathin saya waktu itu. Orang ini pasti mencurigai saya sebagai Teroris (lagi). Sambil ngedumel saya membuka tas ransel saya ‘Apa dikantor ini gak ada Pegawai yang bawa laptop ya ?’

Menjadikan Nokia 1508 sebagai alternatif Modem pada PC

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Satu hal, kenapa pada judul diatas saya katakan sebagai alternatif  modem pada PC ? karena saya pribadi tidak menyarankan untuk menggunakan ponsel ini sebagai modem utama, dengan pertimbangan daya batere ponsel. Biarpun saat kabel data dihubungkan dari ponsel ke PC dapat berfungsi sebagai charger via USB sekaligus juga menjadikan ponsel sebagai modem, jauh lebih baik apabila menggunakan modem eksternal dalam aktifitas berinternet. Ini untuk mencegah batere ponsel menjadi drop dalam rentang waktu panjang, terutama saat digunakan  sebagai sarana telekomunikasi mengingat dari pencarian sinyal CDMA saja sudah lumayan banyak menguras daya batere ponsel.

Untuk dapat menggunakan ponsel sebagai modem, diperlukan kabel data (di Denpasar dapat dibeli di Indoraya jalan Nusa Kambangan seharga 64.000 rupiah, original loh…) dan mengunduh (download) PC Suitenya di web Nokia melalui menu ‘cari Produk 1508’ dan pilih pada ‘Dukungan Software’nya. Setelah PC Suite berhasil diinstalasi, sambungkan ponsel dengan kabel data pada PC dan secara otomatis PC akan mendeteksi ponsel sebagai modem 1508.

Buka Control Panel / Network Connection dan pilih Add New Connection Wizard. Ikuti langkah-langkah yang harus dilalui  yaitu Connect to the Internet / Set Up my Connection Manually / Connect Using a dial-up modem / pilih Nokia 1508 / masukkan nama ISP / masukkan nomor dial ISP / masukkan username dan password yang telah ditentukan oleh ISP / Finish.

InTernet

Ketika ponsel diuji coba dengan menggunakan kartu Telkom Flexi (dial : #777 ; username : [email protected] ; password : telkom), kecepatan menunjukkan angka 115,2 kbps. Sedikit lebih kecil ketimbang koneksi StarOne Indosat yang saya gunakan. Untuk membuka halaman Google dan halaman web yang minim iklan, koneksi berjalan cukup baik, namun akan melambat ketika dicoba untuk mengakses halaman penuh gambar seperti detik.com atau facebook.

Nah bagaimana ? mudah kan ?

Nokia 1508 alternatif modem PC namun minim Fitur

12

Category : tentang TeKnoLoGi

Ah, andai saja… Nokia berkenan mendengarkan do’a saya untuk merilis kelanjutan seri CDMA paling oke milik mereka, 6275 ponsel yang saya gunakan hingga hari ini… barangkali saya gak akan banyak bacot dalam memilih handset ponsel untuk Istri…

Setelah 2 (dua) tahun lebih saya menggunakan seri 6275 ini, syukur-syukur belom pernah menemui masalah atau keluhan. Malah selama dua minggu terakhir ni ponsel makin gegas membantu saya makin aktif dalam dunia maya. Dari chatting, cek email sampe browsingpun dapat dilakukan, gak perlu ponsel canggih kalo cuma untuk internetan. Hehehe…

Back to topik utama, Nokia 1508 yang akhirnya kami putuskan menjadi our next CDMA phone, rupanya tidak menyediakan kabel data dalam box pembeliannya, padahal itu merupakan satu-satunya harapan saya agar bisa melakukan sinkronisasi daftar nama kontak dari Microsoft Outlook pada PC kedalam ponsel. Maka sebelum menjelajahi isi ponsel lebih jauh, saya pun berburu keberadaan kabel data micro USB ini di seantero kota Denpasar. Dari Nokia Teuku Umar, Handphone Shop, BTC, Bali Barong, hingga ke Cenral di jalan Sidakarya pun disambangin, hasilnya nihil. Bersyukur seorang teman pemilik BaliNotebook.com menginformasikan sebuah toko grosir Indoraya di Jalan Nusa Kambangan yang akhirnya memberikan solusi yang saya harapkan. Thank You Mas Ichwan

Untuk dapat menggunakan kabel data pada ponsel Nokia 1508 ini ternyata tidak mudah. Web resmi Nokia bahkan tidak menyediakan driver modem ini secara khusus, hanya yang kompatibel saja. Itupun setelah diinstalasi, PC tidak mampu mengenali kabel maupun ponsel. Akhirnya sayapun mencoba alternatif ke-2 yang diberikan oleh Nokia yaitu mendownload PC Suite-nya. Masalah baru muncul ketika PC Suite untuk Nokia 1508 diinstalasi mendapati kenyataan bahwa telah ada PC Suite untuk Nokia 6275 dan N73 , yang jika diteruskan tidak menjamin PC Suite sebelumnya dapat berjalan dengan baik. Solusi yang saya ambil adalah mengeksekusi PC Suite pada folder atau drive lain dan berhasil. Kabel data langsung dideteksi sekaligus menjadikan ponsel sebagai modem. Modem ? yup, ternyata ponsel ini bisa digunakan sebagai alternatif modem pada PC loh… nanti deh, saya jelaskan dalam tulisan berikutnya.

Langkah paling pertama yang saya lakukan adalah melakukan sinkronisasi daftar nama kontak yang tercatat dalam Microsoft Outlook pada PC ke ponsel. 458 nama kontak, perlu waktu lama jika harus dicatat secara manual atau menyalinnya terlebih dahulu ke SIM card, berhubung kartu yang digunakan hanya mampu menampung maksimum 250 daftar nama kontak. Syukur dari manual Guide dan box pembelian tertera bahwa ponsel ini mampu menampung sekitar maksimum 500 daftar nama kontak, yang artinya tidak akan menjadi masalah besar saat Sinkronisasi. Sayangnya, hanya daftar nama kontak dan Calendar yang bisa di-sinkron-kan. Tidak termasuk Notes (catatan) dan File multimedia. What ?

PC Suite

Minimnya memori rupanya memaksa Nokia men-disabled-kan opsi File Manager pada PC Suite yang digunakan, demikan pula dengan opsi install aplikasi. Wah, gawat nih… Berkali-kali mencoba dan mencari informasi di dunia maya, nyatanya tidak jua ditemukan cara melakukan dua opsi diatas. Mengingat kedua opsi diatas akan sangat berpengaruh pada kriteria opsional yang saya sebutkan dalam tulisan sebelumnya, yaitu untuk dapat menampilkan foto putri kecil maupun menambah nada dering. Sayangnya, alternatif cara yang saya pikirkan yaitu melalui email pun sepertinya harus dibuang jauh-jauh, mengingat ketiadaan opsi instalasi aplikasi didalamnya. Tak heran apabila Permainan berada diluar menu Extra, tidak seperti ponsel java milik Nokia sebelumnya.

Nilai positif saya berikan pada ponsel ini untuk dua pertimbangan tambahan. Pertama kekuatan sinyal dan Kedua Daya tahan batere. Dibandingkan dengan ponsel CDMA Samsung S179 yang pernah saya miliki, kendati sama-sama memiliki frekuensi Single Band, milik Nokia saya rasakan jauh lebih jernih dan stabil, terutama bila dilakukan pada tempat yang sama. Sedangkan untuk daya tahan baterenya bisa sampe 4 hari loh… dengan pemakaian normal tentunya. dari 7 bar batere disisi kanan layar masih tersisa 2 bar, cukup bertahan dari pagi hingga malam hari. Mungkin lantaran tidak banyak fitur pemakan daya batere kali ya ?

Kekecewaan saya akan minimnya fitur yang bisa disuntikkan pada akhirnya sedikit terhibur begitu mengetahui fungsi tambahan kabel data pada ponsel ketika disambungkan ke PC. Tidak hanya untuk melakukan sinkronisasi daftar nama kontak, tapi juga mem-backup sms yang dianggap penting kedalam PC, sebagai alternatif modem bagi PC seperti yang saya sebeutkan tadi dan juga sebagai charger ponsel via USB. Satu teknologi baru yang saya temui pada ponsel Nokia. Kenapa saya tekankan pada Nokia ? karena teknologi charge daya batere handset ini telah diadopsi oleh PDA yang berbasis Windows Mobile. Hehehe…

Nokia 1508 our next CDMA phone

7

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada beberapa kriteria yang diberikan Istri saat kami memutuskan untuk membeli sebuah handset ponsel jaringan CDMA setelah handset yang digunakannya selama ini mengalami masalah dengan daya baterenya. Drop, musti di charge dua kali sehari sehingga akan sangat merepotkan apabila kami berada dalam kondisi mobile. Solusi yang kami gunakan sebelumnya adalah mengaktifkan pengalihan panggilan ke nomor GSM miliknya, sayang ini tidak berlaku bagi pengiriman sms.

Daya tahan batere minimal 2 hari (artinya beli baru), kontak nama pada ponsel bisa tetap seperti sebelumnya (minimal ada koneksi atau kabel data), bandel (artinya tahan lama untuk digunakan) dan tentu saja mudah digunakan (artinya langsung mengarah pada merk Nokia). Kriteria selanjutnya sebetulnya opsional alias kalopun bisa ya sangat bersyukur sekali, yaitu layar warna agar bisa menampilkan foto putri kami dan nada dering yang fleksibel (artinya ya minimal ponsel yang dimaksudkan punya sedikit memori internal).

Sayangnya, setelah mencari informasi di beberapa konter ponsel termasuk langsung dari Manajer Distributornya Nokia, hanya ada 2 (dua) seri ponsel yang memenuhi syarat yaitu 2505 dan 1508. Spesifikasi dan harganya tidak jauh berbeda, yang paling kentara tentu saja dari bentuknya. 2505 merupakan ponsel flip atau clamshell (yang menurut pengalaman biasanya bermasalah pada kabel fleksibel alias berumur pendek) sedangkan 1508 merupakan ponsel batangan atau candybar.

Nokia 1508 CDMA

Secara kriteria utama, sebenarnya seri 1508 sangat memenuhi syarat, hanya saja saya tidak memiliki teman yang bisa dipinjami barang beberapa hari untuk mengetahui jeroannya lebih jauh. Tujuannya tentu saja untuk mengetahui apakah kriteria opsional bisa dipenuhi atau tidak. Mengingat seri 1508 secara dimensi layar merupakan ponsel standar low end atau untuk pangsa pasar paling bawah. Menggunakan resolusi 128×128 pixel demikian pula dengan keterbatasan memori internalnya yang kabarnya hanya bisa digunakan kisaran 700 kb, mengingatkan saya pada seri jadul Nokia 3105.

Keputusanpun diambil, kami memilih 1508 sebagai our next CDMA phone… mau tahu bagaimana pendapat saya ketika mencoba ponsel ini lebih jauh ? tunggu tulisan saya berikutnya.

on air @Bali FM with Bali Blogger Community

27

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang InSPiRasi

Sesuai jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya oleh Winarto, rekan saya di Bali Blogger Community, kami (saya, Wirautama dan Eka Dirgantara) didaulat untuk menjadi narasumber pada sesi ngobrol bareng Bali Blogger Community di Stasiun Radio Bali FM frekuensi 89,8 98,9 minggu 25 Oktober malam. Dengan mengambil tema ‘Menjaga Stamina nge-BLoG’.

Demi memenuhi janji saya pada Winarto dan rekan-rekan Bali Blogger bisa dikatakan persiapan yang saya lakukan tak ubahnya akan menjalani sebuah ujian, grogi selama 2 minggu (karena minggu lalu ga’jadi lantaran Stasiun Radio mendapatkan giliran pemadaman listrik), membawa sedikit contekan (yang akhirnya sama sekali ga’dilihat) hingga datang ke lokasi sejam lebih awal. Kebiasaan ini biasanya saya lakukan, selain untuk mempersiapkan diri (baca: menenangkan hati dan pikiran) juga menyesuaikan pikiran agar sesuai dengan apa yang nantinya saya katakan. hehehe… Gak dipungkiri ada sedikit rasa grogi ketika memasuki ruang siaran.

Suasana baru saya rasakan sedikit cair ketika sesi yang dipandu oleh Mbak Tari Tantra dan Winarto dimulai, apalagi ketika rekan kami Eka Dirgantara pemilik blog Horor memasuki ruangan, terasa banget auranya. Hehehe…  Thanks Ka.

Sesi berjalan lancar, jadi gak terasa kalo waktu berjalan begitu cepat. Benar kata Wira, mungkin lantaran kami terlalu narsis membicarakan diri sendiri, kok rasanya malah kekurangan waktu, yang jado topik utama malah belum semuanya bisa dibahas, jadi pengen nambah porsi siaran lagi. Wuahahaha…

BBC

Ohya sekedar informasi, Eka Dirgantara mengaku sebagai blogger newbie yang baru mulai ngeblog sekitar sebulan lalu, tapi rasanya dah lebih lama dari itu ya Ka ? membahas khusus tentang Horor, walopun si empunya takut dengan yang namanya Hantu. Termotivasi membuat BloG, gara-gara punya stori tentang ‘dunia lain’ dan faktor domisili yang berdampingan dengan rumahnya hantu alias Kuburan. Status Jomblo. hehehe…

Wirautama sendiri merupakan seorang Blogger Senior dan aktif dalam mengupdate tulisannya. Seorang Dosen yang berpotensi pada sebuah Perguruan Tinggi di Nusa Dua, sangat menjanjikan baik dari segi visi misinya terhadap dunia pendidikan yang Beliau geluti kini. Status Married…

Winarto, Blogger yang bekerja di daerah Nusa Dua malah baru saya kenal beberapa minggu ini, mengaku masih lajang dan kelihatannya sangat pantas didapuk jadi komandan acara ngobrol bareng Bali Blogger di Bali FM.  Keliatan banget dah menguasai medan. hihihi…

Untuk sementara ini, gak banyak yang bisa saya ceritakan, berhubung terkendala situasi dan waktu. Mungkin lain kali bakalan disambung lagi, anyway Senang bersua kalian hari ini guys…

Gak ada ruginya belajar nge-BLoG

19

Category : tentang InSPiRasi

“…nge-BLoG itu mengasyikkan, tinggal rajin mengupdate isi blog secara konsisten, maka pundi-pundi uang pun akan berdatangan demikian mudahnya…” Siapa sih yang gak tertarik dengan jargon seperti itu ? Banyak loh teman-teman saya meyakininya, padahal gak semudah itu bisa terwujud, apalagi kalo motivasi pertamanya adalah duit sambil ongkang-ongkang kaki. Mirip bisnis multilevel marketing.

Rata-rata para blogger pemula ini begitu berambisi menghias blognya dengan iklan ataupun adsense, menulis cerita yang sama dengan lainnya hingga akhirnya sebagian dari mereka meninggalkan begitu saja blog yang telah dibuat dengan alasan hanya buang-buang waktu, akibat kenyataan yang tak seindah harapan. Padahal kalo motivasi awal itu sedikit saja dibelokkan, sebenarnya gak ada ruginya loh belajar nge-BLoG.

Bagi mereka yang senang belajar, BLoG bisa menjadi ajang berbagi pengalaman. Menuliskan sesuatu yang dikuasai, ketika dipublikasikan ternyata banyak yang memberikan masukan atau malah mendiskusikan keluhan yang dialami.

Bagi yang senang berteman, BLoG bisa menjadi ajang bersosialisasi, saling mengunjungi dan berkabar satu sama lainnya. Tak sedikit yang mendapatkan teman dari luar pulau, yang berbeda usia, beda pengalaman dan juga beda budaya.

Bagi yang gemar travelling atau kuliner, BLoG bisa menjadi satu tempat untuk memperkenalkan sesuatu yang baru saja dialami, akan menjadi masukan bagi pembacanya sehingga tak akan canggung saat mengalaminya kelak.

Saya pribadi selain berteman dan berbagi tadi, sangat merasakan manfaat dari aktifitas nge-BLoG. Menjadi seorang tenaga teknis yang lebih banyak bergerak di lapangan ketimbang menulis diatas meja, menuangkan ide atau pemikiran menjadi sebuah tulisan dirasa jauh lebih berat dan memakan waktu ketimbang langsung mengungkapkannya secara lisan. Itu sebabnya pada awal memulai aktifitas nge-BLoG saya merasakan sulitnya melahirkan satu dua tulisan dalam waktu singkat. Namun ketika telah terbiasa, yang namanya tugas penulisan saat awal perkuliahan pasca sarjana pun gak lagi menjadi sebuah momok. Semua mengalir begitu saja.

manfaat ngeBLoG

nge-BLoG dalam perjalanannya sangat membantu hampir 90 (sembilan puluh) persen kegiatan perkuliahan pasca sarjana yang sama ambil sedari 2 (dua) tahun lalu. Dari penyelesaian tugas per mata kuliah hingga yang paling dinanti, Tesis. Untuk menyusun sebuah latar belakang dan menjadikannya sebuah permasalahan, saya tinggal mengumpulkan fakta-fakta yang ada dan menyusunnya seperti saat saya melahirkan tulisan dalam BLoG. Tips trik membuat tulisan pada BLoG yang beberapa waktu lalu pernah saya buat, diadaptasi menjadi tips trik menyusun Tesis. Kurang lebih memiliki alur proses yang sama.

Secara kebetulan apa yang saya ambil untuk dijadikan sebuah Tesis adalah berkaitan dengan kegemaran saya bergaul di dunia maya. Mengakses informasi secara cepat tanpa dibelit waktu dan tempat. Untuk mewujudkannya pun pada awalnya tak terpikirkan bakalan memanfaatkan rutinitas saya dalam hal nge-BLoG. Ide itu baru muncul ketika mengungkapkan pemikiran saya kepada seorang senior di Bali Orange Hendra W Saputro, jauh setelah ujian pertama saya lalui. WordPress akhirnya dijadikan sebagai titik penentu keberhasilan saya mewujudkan ide sebuah Tesis. Percaya atau tidak, penggunaan WordPress ini adalah sesuatu yang baru bagi kami semua, termasuk ide untuk mempublikasi informasi milik pemerintah agar dapat diakses cepat tanpa dibelit waktu dan tempat serta dapat berinteraksi dua arah didalamnya.

BLoG pun merambah mendukung sebuah Tesis. Hehehe…

manfaat ngeBLoG 2 Saya yakin masih banyak manfaat yang dapat diberikan oleh sebuah aktifitas bernama BLoG. Tergantung dari motivasi, tujuan dan juga rutinitas si pelaku. Bukan tidak mungkin, BLoG nantinya bisa digunakan sebagai ajang ‘turun ke bawah’ bagi para anggota legislatif kita, tak hanya digunakan untuk menggalang dukungan kemudian ditinggalkan begitu saja…