Sempurnakan Securitas Privacy akun FaceBook Anda

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Isu terancamnya keamanan Privacy akun para FaceBookers rupanya masih jua santer terdengar disela usaha perbaikan yang dilakukan oleh Mark Zuckerberg beserta para pemilik dan pengembang FaceBook. Meski demikian apa yang telah dicapai perminggu ini, patut diacungi jempol. Beberapa opsi perbaikan yang disediakan sepatutnya direaksi dengan cepat oleh setiap pemilik akun FaceBook. Tidak ada salahnya dicoba ketimbang memutuskan untuk menghapus akun FaceBook Anda. :p

Perubahan Pengaturan Privacy pasca perbaikan secara default akan diberitahu untuk setiap pengguna atau pemilik akun melalui halaman Beranda/Home. Apabila halaman diakses melalui komputer (PC) atau laptop, pemberitahuan tersebut berada tepat dibawah header FaceBook sebelum update terkini dari daftar teman yang dimiliki.

Apabila pemberitahuan tersebut tidak terlihat pagi pengguna atau pemilik akun FaceBook, pengaturan Privacy dapat langsung diakses melalui pojok kanan atas halaman yaitu Account kemudian pilih Privacy Setting. Halaman pertama yang akan dimunculkan pada menu pengaturan Privacy adalah sebagaimana yang dilampirkan dibawah ini.

  • Basic Directory Information (1) mencakup pengaturan akun profil, foto, dan hal lain yang biasanya ditampilkan pada jendela Info masing-masing pengguna atau pengguna atau pemilik akun FaceBook. Dapat diatur bisa dilihat oleh siapa saja apakah setiap orang (everyone), teman (friends only), teman dari teman yang dimiliki (friends of friends) atau orang tertentu saja (customized).
  • Sharing on FaceBook (2) mencakup pengaturan update status, album foto, relationship, alamat email hingga nomor telepon. Adapun yang tertera pada halaman tersebut adalah pengaturan yang telah diatur sebelumnya oleh masing-masing pengguna atau pemilik akun. Disini pihak pengembang FaceBook memberikan satu opsi standar (Recommended) pengaturan yang bisa digunakan tanpa melakukan pengaturan lain secara manual. Seandainyapun pengguna atau pemilik akun FaceBook menginginkan pengaturan yang lebih secure terhadap data yang mereka miliki, bisa memilih Customize Setting.
  • Applications and Websites (3) adalah pengaturan terkait penggunaan aplikasi, games hingga hubungan dengan website lain seperti YouTube, WordPress atau Okykrismadi terakhir kemarin yang digunakan dan disetujui oleh masing-masing pengguna atau pemilik akun FaceBook.
  • Block List (4) adalah pengaturan terakhir yang dapat diatur mencakup orang per orang yang tidak diijinkan untuk melihat maupun mencampuri keberadaan pengguna atau pemilik akun FaceBook. Bisa dilakukan dengan cara pemblokiran nama ataupun alamat email yang bersangkutan. Yang paling menarik disini adalah diberikannya opsi tambahan berupa Block Application Invites dimana dimaksudkan untuk memblokir orang atau nama tertentu yang dikenal memiliki hobi meng-invite atau mengundang kita untuk join dalam aplikasi atau group tertentu yang dirasakan tidak berguna. Hal ini jujur saja mengingatkan saya pada seorang teman SMA yang hampir setiap harinya selalu menyempatkan diri untuk mengundang saya bergabung dalam group atau event yang bagi saya, sampah banget. Akhirnya mau tidak mau dahulu itu saya malah memasukkan nama yang bersangkutan dalam daftar Block List, kendati merasa kasian juga memperlakukan teman kayak gitu. Hehehe…

  • Controlling How You Share (5) merupakan opsi Bantuan/Help, bagaimana cara menggunakan pengaturan Privacy ini apabila pengguna atau pemilik akun FaceBook merasa kebingungan saat mencobanya.

Opsi pengaturan Privacy ini sangat penting artinya bagi mereka yang melampirkan data alamat email, nomor ponsel maupun yang bersifat pribadi agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Jadi, tunggu apa lagi ?

Waspadai Arak (oplosan) Attack

11

Category : tentang Opini

Tewas Lagi…

Seminggu terakhir headline beberapa media cetak lokal kelihatannya makin intensif menaikkan kabar terkait tewasnya beberapa pemuda yang ditenggarai berpesta minum arak oplosan yang dicampur dengan berbagai jenis minuman lain seperti Coca Cola, YouC 1000 hingga minuman anak Ale-Ale. Entah apakah mereka sudah melupakan tragedi Arak Methanol setahun lalu hingga kemudian nekat mencobanya kembali. Miris juga jadinya ketika menyadari bahwa arak masih tetap bisa dikonsumsi secara bebas oleh para pemuda tersebut hingga berujung pada kematian.

Menyalahkan pemerintah mungkin bukan lagi satu tindakan yang tepat, karena pemerintah tidak akan mampu men-cover semua peredaran makanan dan minuman tanpa peran serta masyarakat. Kecerobohan ini juga merupakan andil dari lingkungan serta orang tua yang bersangkutan yang barangkali jarang memberikan pemahaman atau pengertian pada generasi muda untuk tidak menenggak minuman keras. Bisa juga andil dari yang bersangkutan, dari sekedar ingin mencoba, kebiasaan hingga khawatir jika dianggap tidak gaul jika tidak ikut berpesta arak.

Berawal dari sekedar kumpul-kumpul, obral obrol di warung kopi biasanya berpotensi berlanjut ketingkat minum minuman beralkohol dan pada akhirnya membuat onar. Ilustrasi tersebut sudah biasa kita dengar, tapi yang namanya kesadaran tampaknya belum jua muncul. Selalu diulang dan terjadi lagi.

Coba telusuri beberapa ruas jalan diseputaran Kota Denpasar pada sore atau malam hari. Hampir selalu saja dapat ditemukan sekelompok pemuda yang duduk dipinggir jalan, ditemani beberapa botol minuman “teh” yang siap menjatuhkan mereka ke titik nol. Entah apakah tidak ada hal lain yang bisa dikerjakan ? nge-BLoG misalnya. :p

Banyak alasan yang mereka ungkapkan ketika pernah satu kali saya bertanya kenapa mereka melakukannya ? karena suntuk dengan situasi rumah, karena tidak punya pekerjaan (ya cari dan berusaha dong…) ada juga karena’cuma iseng’ (iseng kok minum arak ?)

Memang tidak ada larangan untuk berkumpul bersama teman atau kongkow dipinggir jalan sejauh tidak membuat onar atau menenggak minuman keras atau arak. Seandainyapun boleh saya menyarankan mbok ya minumannya diganti dengan Es Degan (kelapa muda) misalnya, bukankah jauh lebih bermanfaat ? ngumpul tetap jalan, minum-minum juga tetap aman.

Tapi yah, bagi saya adalah satu kebodohan yang tolol jika besok atau lusa masih ada lagi pemuda yang tewas atau sekarat pasca pesta arak atau minum minuman keras dan beralkohol oplosan, padahal media cetak sudah sedemikian gencarnya berusaha mengabarkan efek paling tragis yang diakibatkan. Bisa jadi mereka adalah orang-orang yang tidak peduli dengan lingkungan, tidak peduli diri sendiri apalagi orang lain.

Selamat Jalan Gesang Martohartono, Selamat Jalan Ibu Hasri Ainun Habibie

5

Category : tentang InSPiRasi

Ada banyak teladan yang bisa kita tiru di negeri ini, kendati puluhan kali lipatnya malah tidak pantas kita teladani. Ditengah memanasnya tensi politik negeri ini, satu persatu tokoh yang sedemikian kita banggakan telah pergi untuk selamanya. Meninggalkan mimpi dan cita yang patut kita lanjutkan.

Gesang Martohartono, pantas kita sandangkan gelar pahlawan padanya. Beliau telah berjasa menciptakan ‘Bengawan Solo’ yang melegenda ketika terdengar dimana-mana, manca negara sekalipun. Demikian pula dengan ‘Jembatan Merah’nya. Kesederhanaan tema yang diangkat ternyata mampu menjadi karya termashyur bangsa ini.

Aku mengenang Gesang ketika masih mampu bernyanyi bersama Iwan Fals dengan suaranya yang sudah terdengar lirih, disebuah stasiun televisi swasta dalam sebuah event hari bangsa. Bahkan rekamannyapun masih kusimpan hingga kini.

Aku tidak hafal dengan baik kata dan kalimat yang terkandung dalam karya-karyanya. Satu bukti bahwa aku tidak terlalu peduli dengan keberadaan mereka. Namun tentu aku bangga bisa melihat dan menyaksikan kemegahan seorang Gesang saat itu dan aku bangga Bangsa ini memiliki Gesang.

Ibu Hasri Ainun Habibie, seorang Ibu Negara pada era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia yang ketiga, barangkali sudah mulai dilupakan banyak orang yang asyik dan terlena dengan cita-cita mereka akan jabatan dan kekuasaan. Bisa jadi Beliau hanya satu diantara sekian banyak tokoh Indonesia yang berjasa namun kemudian dilupakan. Baru diingat dan dikenang saat tiada. Demikian pula denganku.

Menyimak satu persatu kisah dan impian seorang Ibu Hasri Ainun Habibie yang dengan setia mendampingi suaminya, demikian pula sebaliknya hingga ajal menjelang, berpotensi menjadi cermin bagi sekian ribu pasangan terutama mereka yang menyandang gelar artis. Saling mencintai dan tetap selalu bersama, meski banyak godaan yang datang dan pergi. Satu cita yang kemudian ingin aku pegang dengan teguh.

Seperti halnya Gesang, aku tidak tahu siapa dan bagaimana sosok Ibu Hasri Ainun Habibie saat Beliau berada disisi Bapak Presiden BJ Habibie dahulu. Bisa jadi lantaran terlalu disibukkan oleh beban Skripsi, bisa juga lantaran terlalu disibukkan oleh masa pacaran. Meski demikian aku bangga pada akhirnya bisa juga mengetahui sedikit jasa Beliau pada Negeri ini.

Entah apakah nanti aku akan bangga pada sekian banyak Pemimipin Negeri hari ini, yang seakan melupakan hati nurani mereka dan memilih mengutamakan jabatan serta kekuasaan…

Selamat Jalan Gesang Martohartono, Terima Kasih untuk Karya-karyamu… Selamat Jalan Ibu Hasri Ainun Habibie, Terima kasih untuk suri teladanmu…