Amor ring Acintya Bli Manik Maryusa

Category : tentang KeseHaRian

Saya baru saja duduk dan memulai aktifitas harian di meja kerja ruangan kantor, Kamis 23 Agustus lalu, saat telepon masuk dari Bapak pagi itu. Kabar duka.

Bli Manik Maryusa meninggal.

Entah karena memang sudah firasat atau hanya sebuah kekhawatiran saat melihat kondisinya sebulan kemarin, saat menjenguknya di rumah, saya merasa umur BliMan tidak bakalan lama. Mengingatkan saya pada sosok kakak kandung yang lebih dulu pergi tahun 2013 lalu. Mirip sekali fisiknya. Kurus tanpa isi.

Bli Manik, begitu saya menyapanya setiap kali bersua. Orang yang ramah dan kerap menanyakan kabar saya dan keluarga. Humoris dan penuh canda pada anak-anak.
Beberapa bulan kemarin, saat dikabarkan jatuh dan memulai hari-harinya berbaring di tempat tidur tanpa bisa beraktifitas banyak, ia meminta saya membelikan sebuah radio FM berukuran ringkas. Agar ada yang ia dengarkan saat bosan. Melalui Tokopedia, saya memesan satu dengan harga yang cukup terjangkau dan memberikannya segera setelah barang tiba di rumah. Ia sumringah menyambutnya sembari menceritakan keluhan yang diderita saat itu. Saya tak mampu bicara banyak melihat kenyataan yang ada.

Selang dua minggu kami mendengar kabar bahwa kondisinya drop dan dirawat di sal Wijayakusuma RS Sanglah. Menjadi semacam nostalgia karena 10 tahun lalu selama 9 hari lamanya saya menginap di selasar yang sama menunggui istri yang saat itu terkena DB.
BliMan kembali menitipkan pesan agar saya mau memberikan satu jaket yang bisa membuatnya sedikit lebih hangat. Karena ia tidak tahan dengan dinginnya ac ruang dimana ia dirawat. Malam itu juga saya memberikan jaket abu-abu yang dibordir dengan tulisan Warga Pande, jarang saya gunakan, pemberian semeton Yande Putrawan dan Putu Yadnya sekitar 8 tahun lalu.
Dan sebenarnya saya sudah melupakan itu. Tapi kemarin, istrinya mengucapkan terima kasih karena sudah merepotkan.

Kalau tidak salah vonis terakhir yang diketahui keluarga, Bli Manik mengidap kanker darah. Leukimia akut. Padahal sejauh ini tidak ada tanda atau keluhan yang mengarah pada penyakit tersebut.
Pikiran saya menerawang jauh mengingat kakak yang pula menderita kanker dan tidak tertolong. Seminggu setelah saya dipromosikan ke Dinas Cipta Karya.

Upacara pengabenan Bli Manik Maryusa akan dilaksanakan pada hari senin mendatang. 3 September 2018. Upacara Ngeringkes lan Ngajum dilakukan sehari sebelumnya. Dan pagi ini infonya jenasah yang bersangkutan akan diantar pulang.
Saya harus segera bersiap pulang dan ijin sebentar.

Amor ring Acintya Bli Manik Maryusa.

Badung Pasti Bisa Manfaatkan Lahan Tidur Milik Negara

Category : tentang Opini

Daripada nganggur, lebih baik lahan milik negara digunakan untuk hal lain.

Saya terdiam saat mata masih saja mengagumi bangunan tradisional Bali berukuran raksasa yang kini hanya tinggal kerangka. Padahal, ini kali kesekian saya menginjakkan kaki di pantai Padang Galak, melewati puluhan meter luas lahan Taman Festival Bali (TFB).

Taman ini pernah menjadi salah satu ikon wisata di Kota Denpasar zaman old. Masa di mana saya masih suka berayun dan tertawa lepas pada salah satu permainan yang ada di sisi timur dekat pantai.

Infonya lahan seluas 8 hektar ini adalah salah satu dari ratusan aset tanah negara yang teronggok begitu saja. Tak ada perhatian dari pemerintah daerah. Informasi itu melengkapi cerita mistis dan misteri yang menyertainya.

Sangat disayangkan sebenarnya. Jika aset tanah sebanyak itu belum bisa dikelola dengan baik dan berubah fungsi menjadi sebuah lahan tidur.

Taman Bali Festival, salah satu lahan tidur milik negara. Foto traveltodayindonesia.com

Lahan tidur sendiri sebenarnya memiliki pemahaman sebagai tanah (pertanian) terbuka yang tidak dimanfaatkan atau digunakan oleh pemiliknya secara ekonomis. Bahkan ada juga yang memberikan tenggat batas waktu, lebih dari dua tahun.

Jika kita mau melihat ke sekeliling, keberadaan lahan tidur yang status kepemilikannya dikuasai negara tampaknya tidak hanya ada di seputaran Kota Denpasar di mana saya tinggal. Masing-masing pemerintah daerah baik tingkat provinsi ataupun kabupaten/kota pasti memiliki hak kepemilikan lahan termasuk pengelolaannya.

Cukup banyak penelitian soal bagaimana cara ataupun tantangan yang kelak dihadapi dalam upaya untuk memanfaatkan lahan tidur sebagai sebuah lahan produktif yang bisa memberikan hasil. Apakah itu hasil secara ekonomis, daya guna sosial budaya bagi masyarakat setempat atau sekitarnya, atau barangkali untuk masa depan kita dan anak cucu nanti.

Hal terakhir inilah yang sempat terlintas dalam pikiran selama ini.

Pemanfaatan dan Persoalan –

Kabupaten Badung memiliki pemimpin dengan komitmen begitu tinggi pada masyarakatnya. Pendapatan asli daerah (PAD)-nya juga sangat menggiurkan banyak pihak.

Dengan kondisi tersebut saya yakin Badung memiliki cadangan dana yang mungkin saja bisa digunakan untuk memanfaatkan keberadaan lahan tidur ini. Utamanya lahan-lahan yang status kewilayahannya berada dalam lingkup kewenangan Bupati Badung.

Ilustrasinya kira-kira begini.

Lahan-lahan tidur dimanfaatkan untuk area peresapan yang belakangan ini dikabarkan sudah makin banyak berkurang. Yang tidak heran, kerap menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Badung, meski bisa ditangani dalam hitungan hari.

Pemanfaatan lahan seperti ini bisa dikombinasikan dengan penyediaan kantong-kantong parkir yang sudah semakin langka. Atau bahkan semacam Taman Kota, area terbuka untuk ruang interaksi bersama. Baik sarana berolahraga maupun rekreasi masyarakat.

Bukankah persoalan air, baik resapan ataupun ketersediaannya merupakan salah satu yang dikhawatirkan banyak pihak, bakalan menjadi kendala bagi masa depan kita semua?

Untuk bisa mewujudkannya, Pemerintah Kabupaten Badung tentu akan dihadapkan dengan beberapa persoalan ke depannya.

Misalnya, berapa biaya yang dibutuhkan, yang tentu saja jika Bapak Bupati mau, semua bakalan SSCGT ‘Sangat Super Cenik Gae To’, tetapi tetap harus berpatokan pada nilai jual objek pajak (NJOP) agar tidak sampai menyalahi aturan.

Atau apabila proses negosiasi dengan pemilik lahan (yang tentu saja dikuasai lintas pemerintah daerah) tidak mencapai kesepakatan pemindahan hak, opsi sewa atau kontrak dalam jangka sekian tahun kedepan pun, saya yakin masih bisa dilakukan.

Begitu juga persoalan pemanfaatan aset dan kelayakannya tentu saja.

Akan tetapi jika kelak pemanfaatan lahan tidur semacam ini bisa berguna bagi orang banyak, masyarakat Badung secara luas, dan juga dampak jangka panjang, saya yakin upaya ini bisa dipikirkan lebih lanjut.

Yah, ketimbang lahan-lahan tidur milik negara tersebut digunakan kepentingan komersial perorangan atau oknum pejabat yang memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi, lebih baik mana hayooo? [b]

Sumber : Bale Bengong

Dipublikasi juga pada Group FB Suara Badung

Editor : om Anton Muhajir

#HPjadul Nokia 5510, Gimmick Pertama Layar Monochrome

Category : tentang TeKnoLoGi

Nokia selama satu dasa warsa sukses menancapkan kuku di pasar global lewat puluhan seri ponsel dengan berbagai gimmick menarik yang disuntikkan pada masing-masing perangkatnya. Seperti halnya seri yang satu ini.

Nokia 5510

Dirilis pada akhir tahun 2001, ponsel yang masih menggunakan layar monokrom ini hadir dalam balutan keypad qwerty dan bentukan landscape dimana pengguna wajib menggunakan kedua tangan untuk bisa mengoperasikannya dengan baik.
Dilihat dari form factornya, kalau tidak salah ini adalah ponsel pertama yang didesain sedemikian rupa. Lalu khusus Nokia, berlanjut ke seri N-Gage, yang didedikasikan secara khusus untuk perangkat nge-Games.

Nokia 5510 sendiri hadir sebagai sebuah ponsel Multimedia yang dibekali dengan kemampuan untuk memutar file musik dalam format MP3, perekam atau Recorder dan juga Radio FM.
Ditambah memory Internal yang tergolong besar untuk ukuran jaman old, 64 MB. Mantap pastinya.

Meski begitu, ada banyak keterbatasan yang tak mampu dilakukan oleh ponsel Nokia seri 5510 ini. Seperti browsing internet, bertukar file hingga menyimpan banyak nomor kontak.

#hpjadul #nokia #monochrome #music #multimedia #mp3 #radioFM #5510 #qwerty

Jangan Asal klik Share dan Emosi

Category : tentang Opini

Menggunakan akun Sosial Media pada masa-masa transisi PilPres macam Jaman Now sudah sewajarnya kita sebagai bagian dari Netijen yang punya kuasa paling powerful, mulai berbenah dan mengurangi intensitas keseriusan kita dalam menanggapi semua informasi yang bersliweran di linimasa. Bahkan ada juga beberapa kawan yang memutuskan hubungan mesra mereka dengan beberapa akun sosial media agar tetap bisa berpikir dengan waras. Tidak salah memang.

Salah satu Etika Penting yang belakangan makin disadari oleh banyak pihak dalam kaitan penggunaan Sosial Media ini adalah ‘Jangan Asal Klik (tombol) Share’. Tepatnya, pikirkan dahulu apakah dengan membagi tautan atau informasi yang didapat pada akun teman atau keluarga bakalan bisa berguna bagi mereka atau tidak ?
Demikian halnya dengan Emosi dalam memberikan tanggapan atau komentar, sehingga cenderung mengundang orang untuk membalasnya dengan istilah ‘Asal Bacot’.

Terlepas dari benar tidaknya atau baik buruknya keputusan Share atau Emosi menanggapi, kadangkala dalam waktu yang sedemikian sempit sangat jarang bisa berpikir ‘eh ini serius ? Bukan satire kan ?’
Maka ketika kalian salah langkah dalam menanggapi, cenderung mengedepankan ego dan emosi, apa yang terjadi hari ini di linimasa akun Twitter bisa jadi contoh.

Adalah akun @bngpy Menteri Keunangan yang sebetulnya sudah lama saya follow, menaikkan informasi soal ‘Harga BBM di Timika Papua ternyata Rp.200.000, sedangkan di Palopo Sulsel harganya Rp.20.000.’ Lalu ada tambahan satu kalimat lagi ‘Lho katanya harga BBM sudah sama?’

Kalian yang membaca Informasi macam ini bakalan berbuat apa coba ?

Yang Pro Prabowo sudah hampir dapat dipastikan, bakalan jauh lebih mudah menekan tombol ‘Share’ disertai narasi tambahan ‘na ini…’ ‘rejim Jokowi Pembohong, Pencitraan saja bisanya…’
Sementara kalian yang Pro Jokowi, langsung Emosi dalam menanggapi.
Padahal kalau saja mau dicermati dulu dengan tenang, kalian bakalan menemukan sesuatu yang indah disitu. Hehehe…

Harga BBM di Timika Papua bisa Rp.200.000 karena yang dibeli sebanyak 25 L dan harga per liter Pertalite adalah 8.000. Jadi wajar kalo Totalnya Rp.200.000.
Begitu juga di Palopo Sulsel, yang dibeli adalah 2,5 liter sehingga totalnya memang wajar Rp.20.000.
Tidak ada yang salah dalam penulisan akun @bngpy bukan ?
Tidak ada menyebutkan Harga per Liter. Hehehe…

Maka ramailah linimasa Twitter sejak informasi satire diatas diluncurkan pada jam 11 siang tadi.
Cukup banyak yang terjebak dalam pemahaman konten. Cukup banyak pula yang memaki setelah menyadari maksud dari Menteri Keunangan satu ini.
Karena bagi mereka para follower yang paham, siapa sebenarnya agen penting dirjen pajak kenamaan ini, hanyalah seorang pengguna akun Twitter yang penuh dinamika, tidak akan mudah dalam membagi tautan, Share info yang bersangkutan, apalagi menanggapinya dengan penuh emosi.
Palingan yang kerap didapat itu ya ‘Jancuuuk’ atau ‘uwasuuu’. Hehehe…

#HPjadul Nokia 6820 Transformers Series Jaman Old

Category : tentang TeKnoLoGi

Untuk ukuran Jaman Old, Nokia merupakan satu-satunya vendor yang berani bermain di banyak desain ponsel sehingga tak heran bila pada Jaman Now banyak kolektor ponsel jadul memburu seri-seri apik mereka seperti halnya Transformer satu ini.

Diawali dengan duo seri 6800 dan 6810 yang diluncurkan hampir berbarengan, Nokia menawarkan ponsel dengan form factor candy bar seperti kebanyakan lainnya namun dilengkapi dengan engsel tambahan yang ketika cangkang dibuka, mampu mengubah fungsi ponsel laiknya communicator series, lengkap dengan keypad qwerty di kedua sisi layar. Ide yang briliant meski persoalan layar yang digunakan tergolong mini untuk ukuran ponsel dengan desain dan teknologi yang unik.

Baru pada seri 6820 yang diturunkan pada akhir Tahun 2003, beberapa gimmick ditambahkan demi mendukung aktifitas pengguna setia Nokia.
Dari lensa kamera CIF dengan fitur video, tambahan internal memory 3,5 MB, dukungan phonebook multientry, hingga konektivitas Bluetooth dan nada dering polyphonic. Dengan adanya tambahan internal memory, beberapa opsi downloadable pun dapat dilakukan pada seri ini.
Tidak lupa disematkannya dua tombol tambahan yang pada bentukan candy bar berada di kanan dan kiri sisi atas layar, sehingga saat ponsel berubah orientasi menjadi landscape, tombol tersebut menyempurnakan fungsi ponsel yang absen pada dua seri sebelumnya.

Nokia 6820 ini pada akhirnya dikembangkan lagi dalam sebuah perangkat kerja seri E70 yang dibekali dengan sistem operasi Symbian 60 3rd Edition dan fitur mumpuni lainnya tanpa meninggalkan teknologi yang diperkenalkan pada seri ini.

#HPjadul #Nokia #6820 #6800 #E70 #work #office #technology #qwerty

Mengapa Sepatu Adalah Hadiah Terbaik untuk Wanita? Ini Alasannya!

Category : tentang iLMu tamBahan

Banyak orang merasa bingung ketika harus memilih hadiah untuk orang lain. Padahal, banyak sekali barang yang bisa dijadikan sebagai hadiah istimewa. Bila Anda berencana memberikan hadiah untuk istri, anak perempuan atau saudara dan sahabat wanita, sepatu bisa menjadi pilihan yang tepat.

Mengapa sepatu merupakan salah satu jenis hadiah terbaik?

Beberapa alasan berikut pasti membuat Anda tak akan ragu memilih sepatu sebagai hadiah :

Mayoritas Wanita Gemar Mengoleksi Sepatu
Kebanyakan Wanita yang gemar mengoleksi sepatu kemungkinan besar tidak memiliki semua jenis. Sehingga dengan adanya koleksi tersebut membuat Anda lebih mudah menentukan jenis sepatu yang cocok dijadikan hadiah. Jadi, wanita yang menerima hadiah sepatu pasti akan sangat senang karena koleksinya bertambah. Koleksi tersebut juga dapat menunjang penampilannya saat beraktivitas.

Modelnya Sangat Bervariasi
Anda leluasa memilih sepatu sebagai hadiah karena modelnya bervariasi. Mulai dari sepatu heels wanita yang haknya tinggi sampai sneakers bergaya casual. Beragam jenis sepatu tersebut tak akan membuat Anda kesulitan memilih. Anda hanya perlu menyesuaikan pilihan ukuran sepatu dengan ukuran kaki si penerima. Agar ukuran sepatu tersebut benar-benar pas dan nyaman ketika dipakai.

Banyak Sepatu yang Menampilkan Kesan Timeless
Meskipun sepatu adalah salah satu produk fashion yang selalu mengikuti perkembangan tren, bukan berarti hadiah sepatu dari Anda akan ketinggalan zaman. Anda bisa memilih sepatu yang modelnya klasik agar terkesan timeless. Sehingga sepatu tersebut tetap tampak menarik meskipun sudah dipakai bertahun-tahun.

Harga Sepatu Bisa Disesuaikan dengan Budget
Anda tak perlu khawatir dengan harga sepatu yang mahal dan tidak terjangkau. Kalau Anda ingin menjadikan sepatu sebagai hadiah, Anda bisa memilih sepatu yang harganya sesuai dengan budget Anda. Bahkan, kini sepatu heels wanita yang mewah pun tak lagi identik dengan harga mahal. Anda bisa membeli sepatu dengan kisaran harga mulai dari dua ratus ribuan hingga jutaan rupiah.

Sepatu Adalah Kebutuhan Utama
Semua orang pasti membutuhkan sepatu ketika beraktivitas. Tak terkecuali orang yang akan menerima hadiah dari Anda. Kalau Anda berhasil memilihkan sepatu yang tepat, pasti sepatu tersebut sangat bermanfaat bagi si penerima hadiah. Sebab hadiah sepatu dari Anda bisa digunakan untuk rutinitas sehari-hari, mulai dari bekerja, hangout, atau aktivitas lainnya.

Proses Perawatannya Relatif Mudah
Orang yang menerima hadiah sepatu tak akan kerepotan merawatnya. Proses perawatan sepatu relatif mudah, hanya dengan cara dicuci atau dilap dengan kain bertekstur lembut. Sepatu berbahan kulit biasanya cuma membutuhkan cairan pembersih khusus untuk mempertahanan tekstur dan warna kulit. Sepatu yang dirawat secara telaten akan awet selama bertahun-tahun dan menjadi barang yang sangat bermanfaat bagi si penerima hadiah.

Sekarang, Anda pasti tak ragu lagi memberikan hadiah berupa sepatu untuk anggota keluarga atau sahabat wanita. Membeli sepatu kini tak repot lagi karena Anda bisa mengandalkan MatahariMall. Toko online terpercaya yang satu ini punya banyak pilihan sepatu wanita yang sesuai dengan tren terbaru, mulai dari sepatu heels wanita, wedges, hingga sneakers. Anda pasti leluasa memilih sepatu di MatahariMall sesuai selera. Harga sepatu di MatahariMall juga terjangkau dan dapat disesuaikan dengan budget Anda. Proses pembayaran yang praktis membuat Anda tak perlu buang waktu saat memesan sepatu wanita yang Anda inginkan.

Belanja sepatu jadi semakin praktis dan menyenangkan melalui MatahariMall. Jangan sampai Anda melewatkan koleksi sepatu terbarunya. Dapatkan sepatu terbaik dari MatahariMall sebagai kado untuk orang-orang terdekat.

#HPjadul Nokia E90, Communicator Symbian Jaman Old

Category : tentang TeKnoLoGi

Nokia E90, ponsel pertama yang dirilis terjual di Indonesia dengan harga 45 Juta, nilai yang sangat fantastis untuk ukuran pertengahan tahun 2007.
Edan memang…
Indonesia kabarnya menjadi negara pertama yang dihampiri oleh Nokia lantaran sambutan pada seri communicator sebelumnya dianggap cukup sukses dari sisi penjualan.

Seri E90 merupakan ponsel bagi kalangan pebisnis. Dukungan email push notifications dan dokumen spreadsheet adalah salah satu jualannya, disamping fitur multimedia yang mulai ditanamkan seperti kamera 3,2 MP dengan flash, dan internal storage 128 MB ditambah slot eksternal memory hingga 16 GB. Sudah tergolong Mantap di Jaman Old.

Di era yang sama, saya masih betah menggunakan ponsel berlayar sentuh dari O2 dan Audiovox, dengan sentuhan OS Windows Mobile 2005. Tak kalah menarik lantaran orang lain masih setia ber-Nokia minded…

#hpjadul #ponseljadul #nokia #symbian #symbian60 #communicator #e90 #email #pushemail #spreadsheet #old #qwerty

#HPjadul Nokia C6, Slide Phone Spesifikasi Cupu

Category : tentang TeKnoLoGi

Nokia C6, merupakan ponsel layar sentuh era modern di Jaman Old yang sudah dibekali dengan OS Symbian 60 seri 9.

Spesifikasinya tergolong cupu untuk ukuran ponsel pintar jaman itu, mengingat secara operasional, ponsel ini lebih lambat dalam memberikan respon pengguna, disandingkan ponsel pintar dari vendor lainnya. Keberadaan keypad qwerty nya cukup menggoda.

Saya sendiri jaman itu masih setia pegang Nokia seri N73 ME untuk nomor GSM ditambah Nokia 6275i untuk nomor CDMA. Masih ngotot nggak mau pindah ke BlackBerry, padahal semua kawan sudah pada ramai chat via BBM. Katanya om Jack, bebalnya saya ini sempat diomongin ?

Meski begitu, bukan berarti saya gak kenal seri C6 ini, lantaran Nokia Emulator sudah bisa diinstalasi di pc LPSE. Jadi paham cara pengoperasian de el el nya ?
Ponsel Nokia C6 ini saya dapat dengan harga murah lewat OLX, bodi masih mulus, cuma penutup slot-slotnya saja yang udah ngilang.

#ponseljadul #hpjadul #nokia #symbian #symbian60 #c6 #touchscreen #2010 #old #history #slide #qwerty

#HPjadul Multimedia Mumpuni Jaman Old Nokia N73

Category : tentang TeKnoLoGi

Kemunculan ponsel satu ini kalau tidak salah ingat, dinanti begitu banyak orang. Pasalnya N73 merupakan ponsel Multimedia Nokia pertama yang disematkan lensa kamera 3,2 MP, tergolong resolusi besar ukuran jaman itu dan menyandang nama besar Carl Zeiss pula. Yang bisa diaktifkan secara otomatis dengan cara menggeser penutup lensa di sisi punggung ponsel. Sudah begitu, salah satu andalan Nokia dari N series ini membawa pula dual speaker stereo yang menyebabkan seri ini dirilis kembali dalam balutan chasing berwarna Hitam dan label Music Edition lengkap dengan tema layar yang baru bersama beberapa seri lainnya.

Nokia N73 memiliki bentuk candy bar dengan dimensi layar yang cukup lebar di Jaman Old. Membawa sistem operasi Symbian 60 3rd edition membuatnya cukup mumpuni untuk mengoperasikan beberapa aktifitas penting termasuk urusan Push Email via aplikasi berbasis Java Morange, yang saat itu sedang menjadi Trend Global gegara perangkat bulky Blackberry.

Saya sendiri menyandang ponsel N73 ME sebulan sebelum kelahiran putri pertama, Mirah GayatriDewi demi hasrat mengabadikan gambar dan video pertama yang bersangkutan melalui layar ponsel. Serta mempensiunkan perangkat kamera saku saat itu, Konica Minolta dari aktifitas rutin sehari-hari.
Berpasangan dengan ponsel Nokia cdma 6275i, menjadikannya pasangan ideal selama hampir dua tahun kedepannya.

#HPjadul #Nokia #N73 #ME #CarlZeiss #JamanOld #Morange

Mengurangi Nyinyir soal PilPres di akun Media Sosial

1

Category : tentang Opini

Entah sudah kali keberapa saya mendapat teguran soal share materi di akun media sosial FaceBook saat perhelatan PilPres dilaksanakan periode lalu. Baik oleh sesama rekan ASN maupun kawan-kawan baik disekitar, yang masih masih mau mengingatkan.
Kala itu PakDe Jokowi lagi bertarung untuk pertama kalinya dengan Om Prabowo. Saya sampai kehilangan beberapa kawan bahkan memblokir mereka saking kesalnya lantaran berbeda pandangan politik.

Demikian pula halnya saat PilGub Bali tempo hari. Beberapa kawan yang berada dalam satu lingkup domisili pun mengingatkan saya soal pilihan yang nantinya akan dijatuhkan. Akibat berbeda pandangan, kerap kali postingan yang tadinya ditujukan untuk sebuah topik yang sederhana, bisa dikaitkan kemana-mana dan melebar luar ke persoalan yang sama.
Lama-lama membosankan sebenarnya.

Itu sebabnya pada perhelatan kedua, tarung PakDe Jokowi dengan kubu Kardus, saya memutuskan untuk mengurangi nyinyir soal PilPres di dua akun Sosial Media. FaceBook dan Instagram. Kelihatan akan jauh lebih baik jika saya memilih untuk share materi yang tidak penting bagi kawan-kawan. Dari soal #HPjadul, aktifitas jalan cepat untuk mengejar langkah #Samsung #Challenge atau aktifitas pribadi dan keluarga.
Cukup di akun Twitter saja.

Hahaha…

#HPjadul Nokia 7710, Ponsel Layar Sentuh Pertama Nokia Jaman Old

Category : tentang TeKnoLoGi

Pada Tahun 2004 akhir, perangkat konvergensi hadir di pasar global guna menjawab kebutuhan para pengguna korporat yang membutuhkan akses telepon dalam satu waktu dengan aktifitas push email, browsing internet, multimedia dan lainnya. Beberapa diantaranya hadir dengan teknologi layar sentuh resistive yang masih mengandalkan Stylus. Saat itu perangkat BlackBerry belum se-Booming era Bold. Jadi pilihannya cuma ada 3.
Palm, Windows Mobile dan Symbian 7/UIQ.
OS terakhir, datang bersama dua nama besar yang banyak bertaruh sejak awal. Nokia dan Sony Ericsson.

Peluncuran seri 7710 merupakan perangkat pertama Nokia yang mengadopsi teknologi dan kemampuan diatas. Dilengkapi lensa kamera berukuran Megapixel dam perekaman video resolusi mini. 7710 merupakan pengembangan dari seri sebelumnya, Nokia 7700 yang hanya berhasil menjadi sebuah prototype tanpa pernah diperkenalkan ke pasar global.

Sayangnya Publik tak menyambut baik kehadiran Nokia 7710 ini. Mengingat slow respond OS Symbian tergolong kalah jauh dengan respon penggunaan OS Windows Mobile yang diadopsi oleh beragam brand macam O2 atau iPaq, melalui perangkat buatan HTC.

#nokia #7710 #hpjadul #ponseljadul #touchscreen #resistive
#symbian #uiq #old #convergency #windows

Thanks to @hp_jadul atas paket langka ini