www.pandebaik.com sejauh ini

12

Category : tentang DiRi SenDiri

wah… gag terasa ya sudah masuk akhir bulan April. Bulan yang penuh cerita baik yang terjadi dinegeri ini maupun di halaman blog www.pandebaik.com. Dari teror bom buku, kisruh PSSI, Briptu Norman yang fenomenal itu, hingga prnikahan pangeran William-Kate yang dikenal sebagai Royal Wedding. Meski porsinya gag senasional atau bahkan internasional seperti itu, blog www.pandebaik.com pun mengalami banyak cerita, setidaknya itu yang dirasakan penulis, pengelola sekaligus pemilik blog. Hehehe…

Android, Android dan Android. Tidak bisa saya pungkiri bahwa sebagian besar isi blog selama dua bulan terakhir ini lebih banyak mengulas soal Android, sistem operasi terkini yang dikembangkan oleh raksasa Google, setelah pembelian ponsel pintar Samsung Galaxy ACE S5830 pertengahan Maret lalu. Dari Review ponsel, User Interface, Multimedia, aplikasi Kantoran, Games, cara ngeblog hingga menjadikannya sebagai Portabel Hotspot pun dijabani.

Tulisan terkait Android ini bahkan mengalahkan antusiasme akan perburuan BadGe FourSQuare yang hampir saja melewatkan kedelapanbelas BadGe SXSW yang digelar beberapa waktu lalu. Pun demikian halnya dengan beberapa rencana tulisan terkait Yowana Pande serta beberapa budaya yang hingga kinipun masih tertunda.

Ada sedikit beban yang kemudian saya rasakan jelang akhir ini, mengingat tingkat kunjungan yang tercatat dalam status blog, bisa dikatakan meningkat dua kali biasanya, baru terasa ketika pasca tulisan Penghinaan Nyepi awal Maret lalu. Dari yang biasanya hanya 300an Page Views menjadi kisaran 600an Page Views per harinya. Meningkatnya jumlah kunjungan ini sempat membuat saya bertanya-tanya, jangan-jangan keasyikan saya pada tulisan Android diatas malah membuat pengunjung BLoG ini bosan dan lambat tapi pasti berangsur meninggalkan halaman blog ini. Sebuah kekhawatiran bagi pemilik sekaligus pengelola blog yang menargetkan jumlah kunjungan tertentu setiap bulannya.

Ketika saya menyadari bahwa misi utama saya bukanlah untuk mengejar pengunjung tapi hanya ingin berbagi dan sekedar memanfaatkan waktu luang secara positif, semua kekhawatiran saya tadi pelan-pelan sirna dengan sendirinya. Namun demikian, untuk bulan Mei besok ada beberapa tulisan yang sudah lama saya buat, namun selalu saya undur jadwal publikasinya, rencananya bakalan dilepas. Disamping itu ada juga beberapa tulisan terkait Android (aduh lagi-lagi) yang belum sempat saya selesaikan dan masuk daftar tunggu. Yah, semoga saja semuanya bisa disempurnakan dalam waktu dekat.

Pada bulan April ini, www.pandebaik.com akhirnya menambah kapasitas Hosting yang tadinya dipesan hanya sekitar 500 MB dan sudah dihabiskan sekitar 432 MB untuk lima tahun aktifitas nge-BLoG, menjadi 1 GB sehingga tak lagi merasa khawatir setiap kali usai menulis. Pun demikian dengan BandWidth yang pula dinaikkan menjadi 25 MB GB. Jadi sudah sepatutnyalah saya mengucapkan banyak Terima Kasih untuk Bali Orange, atas kemurahan hatinya untuk semua fasilitas yang saya dapatkan selama menjadi salah satu kliennya.

Segitu dulu deh, untuk akhir Bulan April ini. Semoga rekan-rekan yang telah berkenan mengunjungi halaman BLoG ini, tak sungkan-sungkan untuk memberikan kritik atau saran baik terkait tulisan-tulisan saya (beberapa ada yang minta di-Reviewkan OS Bada-nya Samsung) maupun terkait penampilan baru www.pandebaik.com ini. Maksud hati menyajikan halaman dengan dasar putih dan tulisan hitam, apa daya jadinya malah begini. Minimnya pengetahuan saya terkait CSS menjadi penyebab utama semua ini. Tapi sudahlah, yuk kita lanjut lagi.

 

Mari Sukseskan Jubileum Perak SMAN 6 Denpasar

3

Category : tentang KuLiah

Diberitahukan Kepada Seluruh Alumni SMAN 6 Denpasar bahwa :

  • Alumnus SMAN 6 Denpasar sudah memiliki wadah resmi dengan dikeluarkannya Surat keputusan (SK) No. 436/523/SMAN6/Denpasar tentang Kepengurusan Alumni SMAN 6 Denpasar tanggal 15 Februari 2011
  • Pengurus Alumni bukan merupakan Panitia Jubileum Perak SMAN 6 Denpasar, namun Alumnus diminta untuk ikut menyukseskan Acara Jubelium Perak SMAN 6 Denpasar

Adapun Kegiatan Alumni yang sudah pasti saat ini adalah :

– Membantu perbaikan (mengganti) sound sistem di setiap kelas.
– Pembuatan Monument ICON SMAN 6 Denpasar (bunga lotus dengan 2 orang siswa/i)
– Iuran Tahunan : utk Angkt 86 – 91 = Rp. 100.000,- ; Angkt 92 – 2002 = Rp. 50.000,- dan Angkt 2003 – 2007 = Rp. 25.000,-
(teknisnya dikoordinasikan oleh masing2 koordinator angkatan)

Untuk kegiatan tersebut, akan diadakan penggalian dana berupa “membeli Baju kaos yang akan dipakai pada puncak acara Jubileum Perak SMAN 6 Denpasar pada tanggal 25 Juli 2011 di Art Centre .

Sekilas Info :
jadwal Lomba di SMAN 6 Denpasar :
tgl 28 April 2011 = Olimpiade Science dan Catur
tgl 30 April 2011 = Cerdas cermat, Jurnalistik, Menggambar
tgl 06 Mei 2011 = Membaca Sloka, Lomba Gender Wayang berpasangan
tgl 07 Mei 2011 = Mekendang Tunggal dan ngereong.

Ada beberapa acara susulan (belum final)  yaitu  Jalan Santai yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal tgl 5 Juni 2011 dgn peserta para siswa, guru dan alumnus, dibarengi aksi bakti sosial, donor darah, tenis antar guru, dan sepedaan.

ttd KETUA PANITIA : Drs I Nyoman Sudiartha

Berkaitan dengan Kegiatan diatas, untuk lebih memudahkan koordinasi antar Alumnus nantinya, silahkan bergabung di dua alamat Alumnus SMAN 6 Denpasar pada jejaring sosial FaceBook :

> Group Ikatan Alumni SMAN 6 Denpasar

> Alumnus SMAN 6 Denpasar

Informasi selanjutnya akan disampaikan baik dikedua halaman tersebut dan halaman blog ini. Salam Prabavam

Manfaatkan Tethering dan Jadikan Androidmu Perangkat Portable Hotspot

53

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang belum tahu apa itu Tethering ? berdasarkan Wikipedia, istilah Tethering atau yang dikenal dengan istilah Peranggitan dalam kosa kata Indonesia adalah sebuah metode untuk berbagi koneksi internet dengan perangkat lain, yang dilakukan melalui sebuah perangkat ponsel atau mobile phone yang terhubung dengan koneksi internet, dengan memanfaatkan perangkat Bluetooth, Wifi atau kabel USB.

Lantas ponsel apa saja yang mampu mendukung fitur Tethering ini ? Untuk yang memanfaatkan koneksi Wifi sejauh yang saya ketahui ya perangkat Android dengan dukungan Sistem Operasi versi 2.2 keatas atau yang dikenal dengan nama Froyo, Gingerbread dan Honeycomb. Sedangkan perangkat iPhone serta BlackBerry memang sudah mendukung kemampuan ini namun masih dalam batas menggunakan sarana BlueTooth dan Kabel Data/USB. Lantas bagaimana dengan Android versi 2.1 Eclair kebawah ? masih bisa, namun hanya sebatas penggunaan dengan memanfaatkan kabel data/USB alias hanya mampu untuk dinikmati sendiri.

Pada perangkat Samsung Galaxy ACE S5830 yang saya miliki, versi Android yang digunakan sudah mengadopsi versi 2.2 atau yang dikenal dengan nama lain Froyo. Pada perangkat ini, fitur Tethering secara default atau bawaan sudah ada dan dapat ditemukan pada opsi Pengaturan/Setting – Wireless and Network – Tethering and Portable Hotspot. Portable Hotspot ?

Yap. Portable Hotspot. Dengan memanfaatkan fitur Tethering inilah, kemampuan sebuah ponsel Android dapat digunakan atau dimanfaatkan pula sebagai sebuah Portable Hotspot yang artinya dapat diakses secara Wireless (tanpa kabel) oleh beragam perangkat lainnya yang memiliki koneksi Wifi atau Wlan. Untuk memaksimalkan fitur Tethering ini tentu saja minimal perangkat Android yang akan digunakan sudah berlangganan paket data 3G atau Unlimited bulanan. Jika tidak, maka bersiap-siaplah untuk kehabisan pulsa.

Untuk mengaktifkan fitur Tethering pada ponsel Android ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu, menggunakan kabel data (USB) untuk penggunaan secara intern (sendirian) dan Mobile AP atau memanfaatkan Wifi untuk penggunaan secara intern maupun bersama perangkat lainnya. Pemanfaatan Tethering dengan cara kedua tentu jauh lebih memudahkan proses serta efisiensi perangkat, namun lebih cepat menghabiskan daya pada perangkat Android yang digunakan. Saya pribadi lebih menyarankan untuk memanfaatkan cara yang kedua dengan posisi ponsel disambungkan dengan kabel data/USB ke pc/laptop agar tetap mendapatkan suntikan daya.

Apabila akses yang diinginkan hanya untuk kalangan terbatas, gunakan saja opsi pengisian password yang dapat diatur melalui Mobile AP Setting. Hal ini sama dengan aktifitas menyambungkan perangkat ke Hotspot yang berbayar, sehingga untuk kecepatan akses jadi lebih terjaga. Untuk mengaksesnyapun perangkat lain akan langsung mendeteksi keberadaan Portable Hotspot sesuai dengan nama Profil yang digunakan pada perangkat Android.

Untuk lebih mempermudah akses menuju Pengaturan fitur Tethering ini, gunakan saja aplikasi tambahan Tethering Widget yang dapat diunduh dari Android Market. Aplikasi ini akan memberikan dua Widget khusus apakah pengguna akan mengaktifkan fitur Tethering melalui penggunaan kabel data/USB ataukah dengan cara Wireless/Wifi. Cukup satu kali sentuh saja.

Dengan adanya perangkat Android yang memiliki kemampuan Tethering ini, rasanya sudah tidak ada alasan lagi bagi perangkat lain disekitarnya untuk tidak bisa terkoneksi dengan Internet. Tinggal urunan saja bayarnya untuk biaya langganan tiap bulannya. Mudah bukan ?

 

Angry Birds, Lontarkan Burungnya dan Dapatkan Telurnya

13

Category : tentang TeKnoLoGi

Siapa sih yang gag teracuni pikirannya dengan permainan yang awalnya hanya melibatkan burung imut yang lucu dan kumpulan babi yang berlindung dibalik benteng ? Secara Grafis, Penampilan pertama Games Pelontar Burung ini benar-benar membuat cerah hari-hari si pelontar hingga dalam beberapa menit tak terasa malah sudah menyelesaikan hingga 10 level jauhnya.

Angry Birds. Sebuah permainan sederhana yang dikembangkan oleh Rovio Mobile-Finland ini kabarnya dirilis pertama kali pada 10 Desember 2009, untuk perangkat iPhone besutan Apple. Namun kini, Angry Birds telah diperluas jangkauannya sehingga bisa dimainkan pula pada perangkat Android, Symbian bahkan Windows PC.

Misi utama Angry Birds sebenarnya sederhana saja. Bisa dipahami jika pengguna mengikuti jalan cerita yang tampil diawal permainan. Tujuannya hanya satu, merebut telur (burung) yang dicuri oleh sekawanan Babi dengan cara menghancurkan setiap barikade benteng yang dibuat para babi untuk bertahan.

Caranyapun sangat sederhana. Tinggal melontarkan tiga sampai empat Burung dalam setiap satu level permainan yang dikemas dalam berbagai jenis. Burung Merah dengan kekuatan untuk menghancurkan yang standar, Burung Biru kecil yang mampu membelah dirinya menjadi tiga atau Burung Kuning yang mampu mempercepat luncuran. Varian Burung ini akan semakin banyak seiring berkembangnya Level yang mampu diselesaikan.

Walaupun dengan grafis serta cara bermain yang sederhana, Angry Birds ternyata mampu meraih hingga 100 juta Unduhan diseluruh Platform yang dikembangkan. Itu sebabnya, setelah rilis pertama diturunkan, pihak pengembang dalam hal ini Rovio Mobile mulai membuat beberapa Varian permainan dengan tetap menggunakan si burung imut yang lucu ini sebagai Tokoh Utamanya. Angry Birds Rio, Angry Birds Season versi paskah dan Angry Birds Season versi Halloween.

Meski masih menggunakan tokoh utama yang sama, masing-masing Varian menawarkan jalan cerita serta misi yang berbeda pula loh. Seperti  Angry Birds Rio yang mengemban misi membebaskan para Burung yang ditawan dan diterbangkan hingga Rio de Jenairo Brazil. Namun tetap menggunakan cara bermain yang sama.

Saking menggiurkannya pengembangan varian permainan Angry Birds oleh Rovio Mobile, beberapa pengembang games lainnyapun mencoba peruntungan dengan membuat games serupa namun berbeda paket jualan. Angry Frogs misalnya. Games berbasis Android yang meniru plek Angry Birds, dikembangkan oleh Emanuele Padula yang memiliki kemampuan Editor atau membuat sendiri Level permainan yang diinginkan. Sayangnya, dari segi Grafis yang ditawarkan bisa dikatakan masih kalah jauh dengan Games yang ditirunya tersebut. Demikian pula dengan Angry Farm, yang rupanya dikembangkan untuk perangkat BlackBerry yang sudah mengadopsi OS versi 4.6 keatas.

Semua varian dan tiruan permainan Angry Birds ini akan terasa jauh lebih mengasyikkan apabila digunakan pada perangkat yang mendukung layar sentuh seperti iPhone, Android, Symbian 5th dan ^3 atau Blackberry Storm dan Torch. Atau lewat layar PC/laptop yang sayangnya hanya yang mengadopsi sistem operasi Windows 7.

Siap untuk melontarkan Burungnya Kawan ?

 

I MISS U MIRAH

5

Category : tentang Buah Hati

Sejak pemberlakuan Absensi Sidik Jari Januari lalu praktis waktu yang saya miliki untuk bisa bermain bersama MiRah GayatriDewi, putri kecil kami setiap harinya sangatlah terbatas. Dua hari libur dalam seminggu lantas dengan maksimal kami gunakan untuk menebus Lima Hari kerja yang telah berlalu. Itu baru untuk MiRah, belum yang lain.

Kadang kami merasa bahwa pemberlakuan Absensi Sidik Jari di PemKab Badung, tempat kami berdua bekerja terlalu ketat bahkan tidak adil. Apalagi bagi mereka yang benar-benar bekerja dibandingkan dengan mereka yang hanya menerapkan Pasal 73. Ngantor absen pagi pukul 7, lantas pulang kelayapan entah kemana, lalu absen sore pukul 3. Dan itu, sama sekali tidak ada teguran, hukuman, toleransi ataupun penghargaan.

Pagi, ketika kami bersiap berangkat kerja, ada perasaan bersalah yang saya rasakan pada MiRah, putri kecil kami. Pun pada kedua orang tua yang kami tinggalkan untuk mengajknya bermain seharian. Demikian pula saat kami pulang, hanya sempat beberapa jam untuk bisa bersamanya. Bersyukur bahwa MiRah masih bisa disayang oleh Keluarganya sendiri, lantas bagaimana ketika kedua kakek neneknya sudah tidak mampu lagi ?

Menatapnya saat tidur sungguh merupakan satu periode yang merindukan. Rindu akan tawa candanya yang nyaring dan renyah, Rindu akan kejahilannya yang tak kunjung padam, Rindu akan pijatan tangannya meng-Creambath kepala bak pegawai salon kelas wahid. Rindu pula pada masa kecilnya yang dahulu begitu saya puja.

Anak merupakan segalanya. Setidaknya itu yang kami berdua rasakan hingga saat ini. Saat kami berdua berangkat atau pulang kantor, hampir sepanjang perjalanan, jika topik kami bukan soal pekerjaan kantor, bisa dipastikan topik lainnya adalah MiRah dan kelakuannya. Dari kenakalannya yang membuat kami gemas, ocehannya yang kadang membuat kami kewalahan, hingga rencana-rencana kami kedepan untuk masa sekolahnya.

Moo, panggilan kesayangannya pada boneka Piglet yang saya belikan sepulang kuliah dahulu, kini hanya bisa tergeletak sendirian tanpa teman. Biasanya Moo selalu menemani hari-harinya kemanapun ia pergi. Namun sejak MiRah terjangkit batuk tanpa henti, Moo berusaha kami jauhkan dari MiRah. Mungkin, jika Moo bisa bicara, iapun akan merasakan hal yang sama.

MiRah, MiRah dan MiRah. Kecintaan kami pada buah hati yang lucu ini kerap menjadi buah bibir rekan kerja maupun teman yang dijumpai. Begitu bersua, mereka selalu menanyakan, ‘Bagaimana kabarnya MiRah ? kok gag diajak ?’. namanya begitu familiar mereka kenal, satu hal yang barangkali jarang terjadi. Mengingat nama putri kecil kami.

Entah mengapa hari ini saya begitu melankolis padanya. I MISS U MIRAH…

Bingung ? Tanyakan saja pada Yahoo Answer

4

Category : tentang KHayaLan

Referensi. Ketika kita mengalami satu masalah baik itu yang menyangkut kehidupan, pekerjaan, pemikiran ataupun hanya sekedar hobby, barangkali yang segera terlintas dalam benak adalah bertanya. Entah pada sahabat, kawan dekat, atau barangkali orang yang dianggap mampu dan menguasai permasalahan dengan harapan dapat memberikan jalan keluar. Namun ketika semua itu buntu dan tak jua mendapatkan solusi yang terbaik ? Tanyakan saja pada Yahoo! Answer.

Yahoo! Answer merupakan sebuah komunitas Tanya Jawab yang diluncurkan Yahoo! Pada 5 Juli 2005 lalu. Wiiih… sudah lama juga ya ? Kabarnya Yahoo! Answer pada awalnya direncanakan untuk menggantikan fitur Ask Yahoo yang ditutup pada Maret 2006. Di dalam komunitas ini, user atau pengguna dapat menanyakan permasalahan yang dihadapi untuk kemudian mendapatkan tanggapan dari pengguna atau User lainnya. Tidak menutup kemungkinan bahwa User atau Pengguna bersangkutan pun dapat menjawab pertanyaan User lain sekiranya merasa mampu untuk itu.

Ada banyak kategori pertanyaan atau jawaban yang dapat dilontarkan. Dari Gaya Hidup, persoalan sosial, isu terkini, keyakinan, olah raga, hiburan, komputer dan teknologi, Gadget dan lainnya. Sayangnya untuk Komunitas di Indonesia ada banyak pertanyaan yang menyangkut Agama dan Keyakinan, yang bagi saya pribadi sesungguhnya ‘tak pantas untuk dilontarkan. Perseteruan antara umat Muslim dan Kristen. Ini tentu menjadi gangguan yang sangat mengecewakan bagi mereka yang memang serius berminat untuk bertanya atau berbagi ilmu serta pengalaman.

Tidak ada Reward khusus yang diberikan apabila kemudian Jawaban yang diberikan dipilih menjadi Jawaban terbaik oleh si Penanya. Hanya berupa Point dan ‘kenaikan tingkat’. Point ini memang benar-benar hanya berupa nilai tambah pada tingkat keaktifan Profil, tanpa bisa ditukarkan dengan diskon produk, pembelian barang ataupun kemudahan lainnya.

Namun yang terpenting adalah Mencari Referensi dari permasalahan yang dihadapi. Dari beberapa pertanyaan yang saya jawab dan lihat, ada juga loh yang kemudian serius bertanya lebih jauh. Ini membuktikan bahwa memang ada orang-orang yang memanfaatkan Yahoo! Answer sebagai tempat alternatif untuk memecahkan masalah. Siapa tahu, ada orang yang jauh lebih paham dengan situasi atau pernah mengalaminya, bisa memberikan saran yang lebih baik.

Setiap pertanyaan yang diajukan, mendapatkan jatah selama 4 hari untuk membuka peluang bagi User atau pengguna lain menjawabnya. Lamanya waktu untuk memberikan jawaban ini dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai keinginan si Penanya. Ada baiknya sebelum memutuskan untuk bertanya, lakukan terlebih dahulu pencarian terhadap masalah serupa.

Belakangan yang banyak saya temukan selain soal saling hina Agama itu adalah sulitnya memberikan komentar atau melakukan Update Status melalui aplikasi Opera Mini pada ponsel. Dari sekian banyak jawaban yang masuk ternyata belum jua memecahkan masalah. Entah apakah ini terjadi karena memang ada Bug pada aplikasi Opera Mini atau lainnya. Namun cara yang paling mudah untuk dicoba adalah, mencoba melakukannya melalui Browser bawaan atau menggunakan aplikasi lain. MoZat misalnya.

Yahoo! Answer sebenarnya bisa menjadi salah satu referensi apabila bertanya pada Mbah GooGLe belum jua mendapatkan hasil. Yah, kali aja bisa menemukan satu solusi terbaik ketimbang kebingungan. Hehehe…

 

WhatsApp Kawan ? Chat Lintas Ponsel Yuk ?

58

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagi sebagian orang fitur BlackBerry Messenger atau yang dikenal dengan istilah BBM, rupanya masih merupakan satu daya tarik tersendiri ketimbang layanan lainnya. Itu sebabnya tingkat penjualan ponsel yang dikembangkan oleh Research In Motion (RIM) ini makin lama makin menanjak meski belum sedrastis peningkatan dua kompetitor besar iPhone dan Android.

Untuk bisa menggunakan Layanan Messenger yang dikelola secara khusus ini, seorang calon pengguna mutlak melakukan dua hal. Membeli handset atau ponsel BlackBerry dan tentu saja berlangganan paket internet BIS atau BlackBerry Internet Service. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjangkau ponsel ataupun Handset yang di negeri ini keliatannya masih memegang image bergengsi ketika kedapatan memegang atau memilikinya.

Sekedar Informasi, beberapa kelebihan daripada fitur BlackBerry Messenger ini, selain dapat digunakan sebagai komunikasi dua arah yang melibatkan dua atau lebih pengguna, faktor kerahasiaannya pun dijamin oleh RIM. Itu sebabnya di beberapa negara, fitur BBM ini kerap ditenggarai sebagai ancaman bagi negara. Selain itu, seorang pengguna bisa bergabung dalam sebuah room/group yang sedang membahas satu topik khusus tanda ada batasan jumlah dan kemampuan. Kemampuan yang saya maksudkan disini adalah untuk berbagi cerita, informasi, foto, hingga video. Semua ini akan sangat bergantung pada keberadaan dan kemampuan koneksi  data yang digunakan. Lantas bagaimana jika seseorang tak mampu menjangkau harga sebuah ponsel BlackBerry termurah sekalipun ?

Gag usah khawatir. Gunakan saja WhatsApp.

WhatsApp merupakan sebuah aplikasi Messenger yang pada awalnya dikembangkan hanya untuk ponsel iPhone, yang dalam perkembangannya diperluas sehingga mampu digunakan pula pada ponsel bertipe Smartphone atau ponsel pintar lainnya. Dengan cara kerja yang sama, WhatsApp merupakan aplikasi Messenger yang menyerupai fitur BBM namun dapat digunakan secara Lintas Ponsel. Tidak harus membeli sebuah iPhone atau bahkan BlackBerry lagi.

WhatsApp yang hingga tulisan ini diturunkan, ternyata sudah dikembangkan hingga mencapai versi 2.6. itu artinya, WhatsApp sudah dikembangkan paling tidak dua tahun terakhir ini dan ironisnya, saya baru saja menyadari keberadaannya. Hehehe…

Keunikan aplikasi WhatsApp ini adalah ‘tidak memerlukan proses Registrasi ataupun pendaftaran, yang biasanya menggunakan alamat Email atau Nama pengguna sehingga seorang calon pengguna awampun dijamin bisa menggunakannya. Yang diperlukan disini hanya satu. Koneksi Data.

Seperti yang pernah saya jelaskan beberapa waktu lalu, sebuah Ponsel berbasis Android mutlak membutuhkan koneksi data dalam pengoperasiannya, sehingga kemudian aplikasi WhatsApp ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi Messenger lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk, ICQ ataupun FaceBook Chat yang menumpang pada koneksi data yang yang sudah ada. Ketiadaan proses Regstrasi yang barangkali tidak semua orang mampu menggunakannya, digantikan dengan memanfaatkan nomor ponsel sebagai pengganti akun. Yap, cukup hanya dengan Nomor Ponsel.

Ketika Aplikasi ini telah selesai diinstalasi pada ponsel, WhatsApp secara otomatis akan medeteksi seluruh nomor ponsel yang ada dalam daftar kontak yang dimiliki, nomor mana saja yang telah menginstalasi aplikasi WhatsApp dalam ponselnya. Sehingga kita bisa dengan mudah melakukan aktifitas Chat ataupun berbagi informasi dengan teman tanpa harus melakukan Add Friend, Add PIN ataupun Invite.

Dikarenakan WhatsApp memanfaatkan koneksi data, maka ada kemungkinan bahwa setiap pengguna BlackBerry yang hanya berlangganan BIS paket hemat yang notabene tidak mencakup kemampuan untuk melakukan Browsing ataupun email (hanya BBM dan FaceBook saja), akan dikenai biaya tambahan untuk setiap koneksi data yang dilakukan. Namun bagi mereka yang sudah menggunakan paket data internet Unlimited, biaya tersebut tidak dikenakan lagi alias Gratis.

Meski demikian, sebuah aplikasi yang baru saja dikembangkan tentu memiliki beberapa keterbatasan atau bisa jadi kemudian disebut sebagai kelemahan atau kekurangan. Untuk penggunaan tahun pertama, pengguna tidak akan dikenai biaya apapun alias Free namun tetap dengan kemampuan berbagi yang tidak dibatasi oleh Kuota. Begitu masuk tahun kedua, pengguna diharapkan membeli lisensi aplikasi dengan harga $2 saja atau sekitar 20ribuan kira-kira untuk bisa melanjutkan penggunaan aplikasi. Bayangkan apabila dibandingkan dengan biaya bulanan berlangganan Paket BIS pada BlackBerry.

Kelemahan atau kekurangan kedua adalah keterbatasan kemampuan memasukkan teman dalam sebuah Room atau Group. Dari informasi yang saya dapatkan, untuk saat ini maksimal teman yang dapat disertakan dalam sebuah Room atau Group Chat adalah 11 orang. Semoga dalam waktu dekat saya bisa melakukan pengujian lebih jauh.

Kelemahan atau kekurangan ketiga adalah, meskipun aplikasi ini dapat digunakan secara lintas Ponsel, tidak terpaku pada satu brand dan hanya mengandalkan nomor telepon yang bersangkutan, kemampuan instalasinya sejauh ini hanya berlaku untuk ponsel bertipe Smartphone atau yang memang mengadopsi Sistem Operasi. Dari iPhone, BlackBerry, Android hingga Symbian. Ini artinya bagi mereka yang memiliki ponsel yang tidak masuk dalam kategori SmartPhone seperti ponsel  dari brand lokal atau China yang masih berbasis Java ataupun Nokia tipe S40 seperti seri C3, tidak akan mampu menggunakan aplikasi WhatsApp. Kendati demikian, bukankah setahun terakhir yang namanya ponsel berbasis Android dan pula Symbian 60 sudah ada yang ditawarkan pada kisaran harga 1,5 juta rupiah dalam kondisi baru ?

Menariknya fitur yang ditawarkan oleh WhatsApp bagi mereka yang masih menghobikan Messenger, bisa menjadi satu pilihan baru ASALKAN yang namanya koneksi data bukan lagi satu masalah besar. Apalagi kini sudah ada promosi paket dataplan dari beberapa operator besar dengan biaya yang terjangkau. Jadi, kenapa gag dicoba saja ?

Chat lintas ponsel yuk ?

 

Saatnya Bersenang-senang dengan Android

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Mengupas habis satu persatu fitur dan kemampuan yang dimiliki oleh ponsel Samsung Galaxy ACE S5830 bersama dengan sistem operasi Android 2.2 Froyo, rasanya belum lengkap kalo sampai mengabaikan unsur Fun-nya. Bersenang-senang dengan Android.

Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa ketika seorang pengguna memutuskan untuk membeli sebuah ponsel bersistem operasi Android, bisa dikatakan ia pun sedang membeli ratusan bahkan ribuan aplikasi yang notabene dapat digunakan selama yang diinginkan. Maka berterimakasihlah pada Android Market, dan tentu saja para pengembangnya.

Bersenang-senang dengan Android rasanya tak akan jauh dari unsur Games. Baik itu yang diperuntukkan bagi anak-anak (Education) atau bahkan tingkat lanjutan hingga freak dan maniak games. Saya rasanya masuk dalam dua peruntukan terakhir. Hehehe…

Di dalam Android Market, pengguna dapat memilih berbagai jenis Games yang diinginkan yang terbagi-bagi dalam kategori Arcade, Puzzle, Action, Sport dan lainnya. Atau kalopun Cuma ingin tahu dan mencoba dari yang terpopulerpun gag masyalah.

Sedikit rekomendasi untuk memulai asyiknya bersenang-senang bersama Android, cobain deh Games Angry Bird. Games ini kabarnya menduduki peringkat pertama pengunduhan di Android Market loh. Ceritanya kurang lebih perseteruan antara burung-burung imut dengan segerombolan keluarga Babi yang mencuri telur-telur burung dari sarangnya. Misinya tentu saja menghancurkan barikade perlindungan yang dibangun para babi dengan cara melemparkan empat burung imut di setiap level dengan katapel yang ditancapkan di tanah.

Lain Angry Bird yang populer ya lain lagi dengan Games Education untuk anak-anak. Games yang memang murni untuk pendidikan usia dini ini memberikan pilihan untuk mengenal dan melafalkan huruf serta angka, menghubungkan titik-titik tertentu hingga membentuk satu benda, menempatkan bentuk tertentu pada tempatnya atau bahkan melukis dengan menggunakan pena dan spidol virtual.

Bagi yang addict terhadap permainan Puzzle dan lebih mementingkan asah pikiran, selain Sudoku bisa juga melirik Unblock Me Free. Permainan ini kurang lebih sama dengan misi Gone in 60 seconds seperti yang dahulu kerap saya mainkan di ponsel berbasis Windows Mobile, hanya saja dikenalkan dalam bentuk user interface sederhana yaitu Balok Kayu. Misinya ya membebaskan satu balok berwarna merah yang telah dihalangi oleh balok lainnya sehingga pengguna wajib memutar otak agar bisa melaksanakannya dengan baik.

Demikian halnya dengan yang memiliki hobi ber-TTS ria. Ada juga satu tipe permainan ‘mencari kata’ dalam sekotak penuh halaman berisikan tumpukan huruf secara acak. Jika mata tak jeli, bisa jadi waktu yang dibutuhkan untuk menemukan semua kata ya tergolong lama.

Lantas bagaimana bagi mereka yang suka balap mobil ? ada kok. Bahkan cara mainnya sama persis dengan games Racing pada perangkat iPhone. Pengguna tinggal memiringkan ponselnya yang digenggam secara lansdcape dengan dua tangan, kekiri dan kanan untuk melakukan manuver pada tikungan. Untuk memacu mobil, pengguna tinggal memiringkan ponsel ke arah depan, sedang untuk melakukan pengereman ya tarik saja kebelakang. Menarik bukan ?

Namun mengingat borosnya daya batere ponsel Android secara umum, untuk aktifitas bersenang-senang ini sangat saya sarankan agar dilakukan pada waktu senggang atau daya batere ponsel dalam kondisi penuh. Jadi ketika daya batere menurun, kita tidak akan terlalu terburu-buru untuk melakukan Charge Daya.

Masih belum puas oprek Android-nya ? atau kira-kira, apalagi ya yang perlu dituliskan disini ?