Goresan Samsung Galaxy Note 10.1 by MiRah GayatriDewi

2

Category : tentang Buah Hati, tentang TeKnoLoGi

Menyambung posting sebelumnya, kali ini giliran goresan Samsung Galaxy Note 10.1 yang dilakukan oleh putri pertama kami MiRah GayatriDewi, beberapa hari sebelum perangkat ini dikembalikan ke LPSE Badung, sebagai tindaklanjut dari mutasi ke Dinas Cipta Karya akhir April lalu.

Gambar Pertama, bertema Hadiah untuk Bapak. sebuah mobil dan rumah yang ceritanya kelak akan ia berikan sebagai tanda sayangnya. Berharap itu akan segera terwujud ya Nak…

Gal Note PanDe Baik 4

Gambar Kedua tentang sang adik, InTan PradnyaniDewi. Tentu sebagai bumbu, merupakan tindakan sang bapak untuk mengisi tangannya dengan es krim, not balok dan tulisan MiRah di sisi kanan sebagai sign sang maestro. *uhuk

Gal Note PanDe Baik 5

Sedangkan Terakhir, kira-kira bertema apa yah ? colek si cantik MiRah ah…

Gal Note PanDe Baik 3

Surat Cinta dari MiRah GayatriDewi

1

Category : tentang Buah Hati

Anyway, untuk posting kali ini, masih perlukah saya kisahkan maknanya ?

Surat Cinta dari MiRah GayatriDewi

MiRah PanDeBaik 1

11 Janji dari MiRah GayatriDewi (yang rupanya bo’ong-an… *uhuk)

MiRah PanDeBaik 3

Tahun keLima MiRah GayatriDewi

Category : tentang Buah Hati

Gag terasa, MiRah GayatriDewi putri pertama kami sudah menginjak Tahun keLima usianya. ditengah wajahnya yang makin terlihat cantik *uhuk dan tembem *uhuk (lagi), MiRah sudah mulai menampakkan ego dan rasa cemburunya pada kehadiran buah hati kami yang kedua, InTan PradnyaniDewi. Baik dari pemberian baju sehari-hari, asesoris hingga perlakuan. *sigh, susahnya memiliki dua buah hati dengan usia yang tak terlalu jauh bedanya.

Namun informasi sementara yang kami terima sih, sifat utama Mirah yang memang demikian adanya. Ini setelah kami berkali-kali bertanya dan bertanya, terutama berkaitan dengan Hari Lahir dan Jam kelahirannya. Yang meski memiliki hari lahir yang sama dengan sang adik, namun secara sifat dasar ternyata berbeda. ah, banyak hal yang rupanya masih perlu kami pelajari lagi.

Ulang Tahun MiRah yang keLima kali ini, tak lagi dirayakan dengan Kue Ulang Tahun seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini lantaran MiRah meminta agar kue diganti dengan Puding kesukaannya yang kebetulan bisa didapatkan dari toko kue milik Holland dengan harga yang jauh relatif lebih murah. Itu sebabnya, jumlah Puding yang kami ambil ada tiga paket, selain untuk kami nikmati, pula diberikan kepada anak-anak yang ada di sekitar keluarga kami. Demikian halnya dengan lilin, ditancapkan pada segelas kue Rainbow Cake dan sesi ulang tahun diakhiri dengan makan bersama keluarga di gerai cepat saji Mc.Donalds persimpangan Jalan Nangka, dengan mengandalkan enam kupon bazaar gratisan milik ibunya. *uhuk

ulang tahun MiRah GayatriDewi

so, Happy Birthday MiRah, we Love You…

Semoga MiRah gag marah-marah lagi, bisa hormat pada orang tua dan kakek nenek, pinter ngempu adik dan rajin pula di sekolah ya… MMMUUUAAAHHH…

Antara Intan Pradnyanidewi dengan Mirah Gayatridewi

3

Category : tentang Buah Hati

Jika dibandingkan dengan masa-masa kecil putri pertama kami Mirah gayatridewi, barangkali kelahiran putri kedua kami kali ini terasa sedikit lebih berat, apalagi kalau bukan lantaran kesibukan yang makin padat dan kadang kala membuat jenuh pikiran juga fisik. Namun untuk urusan ngemong, tetaplah jadi nomor satu.

Jika dibandingkan lagi dengan publikasi cerita ataupun foto dengan kelahiran putri pertama kami, keberadaan Intan terasa sedikit terlupakan, bisa jadi banyak orang tua yang merasa demikian sama seperti yang saya rasakan. Namun tetap, gambar dan foto kami ambil secara berkala, hanya seperti ungkapan diatas tadi bahwa kejenuhan tidak bisa dibendung, aksi publish di blog pun jadi makin terhambat oleh mood.

Intan putri kedua kami katanya lebih mirip wajah bapaknya waktu kecil, demikian halnya dengan marah-marahnya *uhuk

Namun karena ini putri kedua, sayapun tetap berharap secara wajah bisa secantik kakaknya atau minimal mengambil wajah ‘bali’ ibunya, bukan boros wajah Bapaknya. Agar kelak ia tak malu jika dikatakan mirip Bapak, namun tetap secantik ibu. :p

Dibandingkan dengan saat merawat Mirah kecil, kini saya tak lagi ragu dan bingung saat harus menggendong, meninabobokan, atau menggantikan popoknya lantaran semua itu akan terasa secara alami seiring berjalannya waktu. Malah terkadang saya lebih suka meminta Intan untuk saya gendong, utamanya agar ibu, kakek dan neneknya bisa lebih bebas beraktifitas, efeknya aktifitas sendiri malah lebih cenderung terabaikan.

Agar Intan tertidur dalam gendongan, tembang bali ‘gending rare’ Putri Cening Ayu menjadi favorit saya untuk dilantunkan. Sambil tersenyum, saya tak lupa mengelus kepala kecilnya agar ia tahu bahwa saya begitu menyayanginya. Yang kalo sampe ketahuan Mirah kakaknya, saya bakalan kena pukul dan jewer lantaran lebih suka menggendong adik ketimbang dirinya.

Ya, MiRah sudah mulai cemburuan dengan si adik. Dengan berat tubuhnya yang kini mencapai 24 Kg, ukuran tinggi badan malah sudah setara sepupunya yang tingkat SD. Sayapun merasa untuk putri kedua kami Intan, memiliki postur yang sama. Mengambil genetik saya.

Banyak kisah yang sebetulnya ingin saya ceritakan disini. Tentang Intan putri kedua kami yang punya kebiasaan menggeliat kalo lagi tidur di kasur namun terdiam saat berada di gendongan, atau tentang Mirah yang hari minggu lalu sempat tampil menjadi Janger dalam salah satu sesi pentas budaya. Namun tetap yang namanya mood menulis, hilang seketika saat kedua putri kami ini berada dekat di mata.

I Love You Two…

MiRah GayatriDewi in Act Juli 2012

Category : tentang Buah Hati

Rasanya sudah lama saya gag posting fotonya MiRah GayatriDewi putri saya nih… kira-kira sudah sebesar apa yah ia sekarang ? yuk intip beberapa…

Foto diatas ceritanya lagi pose dulu sebelum beraktifitas. Dari kanan atas itu adalah aksinya MiRah sesaat sebelum otonannya, trus ada aksi pas rahinan Hari Raya Galungan, lanjut aksi mejeng di Alun-alun Kota Denpasar saat kegiatan ‘Mengenal Lingkungan’ dari TK Lokasari, sekolah tempatnya beraktifitas dan terakhir, ada aksi bergaya sebelum melakukan Senam Paud di acara Ulang Tahun TK Lokasari beberapa waktu lalu.

Trus sesi foto kedua, diambil saat rahinan Pagerwesi yang jatuh pada tanggal 20 Juni 2012 lalu, dari kanan atas tampak MiRah lagi keasyikkan bermain ‘menaklukkan’ Putri Malu yang banyak tersebar di sekitaran pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, kemudian kanan bawah menyempatkan berpose di pintu masuk sisi barat Pura, kiri bawah merupakan pose jahilnya di areal pura dan kiri atas saat menjadi mangku cilik di pura Ibu Pande Tonja.

Nah, sesi terakhir, foto diambil saat kami melakukan olah raga pagi di kawasan Puspem Badung, areal perkantoran saya dan istri, bersama keluarga pada Sabtu 23 Juni 2012. Tampak di Kanan atas ada MiRah yang mejeng di patung bundaran Utara, trus bareng Kakek didepan Kantor Bupati Badung, ada juga yang didepan kantor Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung tempat saya bernaung dan terakhir bersama semua didepan papan nama kawasan Puspem Badung.

Nah, segitu dulu. Kalopun lain kali ada lagi tentu bakalan saya posting lagi disini…

MiRah GayatriDewi dan Masuk Koran Tokoh

4

Category : tentang Buah Hati, tentang TeKnoLoGi

Kek… Ninik… Gek iyah Masuk Koran…!!!

Teriakannya yang kencang laksana petir tiba-tiba terdengar lantang di sore hari, sesaat setelah kedatangan kami dari kantor hari Senin lalu. MiRah GayatriDewi, putri kecil kami mendadak girang begitu melihat tiga foto dalam pose sama namun berbeda cerita di halaman belakang Koran Tokoh Edisi 16 April 2012. Ini kali kedua foto dirinya tampil di halaman media cetak lokal setelah edisi Bali Tribune beberapa waktu lalu.

Wajar saja ia heboh sebegitunya sambil bertanya ‘apa Gek iyah mau jadi Artis Pak ?’ gara-gara melihat foto Ayu Ting Ting di media Radar Bali beberapa hari terakhir. Satu cita-cita masa kecil MiRah yang barangkali kelak bakalan berubah seiring pertumbuhannya.

Namun Yang membuat hari Senin sore itu jadi semakin heboh adalah telepon dari beberapa famili kami yang menanyakan ‘mengapa bisa foto MiRah tampil di Tokoh ?’ sampe ‘mengapa menggunakan foto yang rambutnya berantakan ?’ hehehe…

Jujur saja saya pribadi tidak ada merencanakan hal-hal kayak gini secara khusus atau disengaja, mengingat salah satu kewajiban dalam menjalankan tugas sebagai seorang penulis yang dimintakan tolong oleh salah satu Redaktur Koran Tokoh demi mengisi kolom Tekno setiap minggunya ya memenuhi jumlah stok tulisan yang tentu layak tayang di media tersebut. Namun dalam beberapa kasus tulisan, memang agak susah untuk mencari ilustrasi sebagai pelengkap (kasihan pihak editor dan tata layoutnya :p ) atau bukti bahwa isi dari tulisan itu bisa dipertanggungjawabkan.

Contoh sederhana ya tulisan ‘Berimajinasi dengan Photo Frame’ itu. Mau tidak mau agar pihak editor bisa memahami maksud dan isi tulisan secara cepat, jika bisa ya hanya dengan melihat ilustrasinya saja. Maka dalam pengiriman draft tulisan tersebut sayapun menyertakan beberapa sample yang pernah saya lakukan dengan memanfaatkan MiRah sebagai si obyek foto.

Dengan penggunaan manipulasi foto sebagai ilustrasi sebuah tulisan, sebenarnya sudah bisa ditebak bahwa antara isi tulisan dengan obyek foto dalam ilustrasi sebenarnya tidak ada kaitannya sama sekali. Hanya kalo dilihat dari maksud penyajian fotonya barangkali ya dijamin nyambung. Hehehe…

Tapi siapa juga yang peduli dengan nyambung tidaknya isi tulisan dengan obyek foto jika yang melihat itu mengenal siapa MiRah, demikian halnya dengan putri kami yang centil itu. Yang ia tahu hanya ‘saya masuk koran loh…’ hehehe…

Empat Tahun MiRah GayatriDewi

4

Category : tentang Buah Hati

Selamat Ulang tahun ya Nak, jangan marah-marah melulu sama Nenek, Kakek, Ibu dan Bapakmu…

Sifat keras hati MiRah putri kecil kami bisa jadi menurun dari Ibunya yang sudah aku ketahui jauh sebelum kami menikah. Cara tidurnyapun sama, lelap dengan kelopak mata sedikit terbuka. Jarang tersadar saat hujan deras dan guntur sekalipun seperti sabtu malam kemarin. Meski begitu, jika sudah sayang ho ho ho… jangan ditanya lagi lah.

Sedang Hobi Marahnya Mirah bisa jadi menurun dari sifatku yang uniknya, cepat marah tapi cepat pula redanya. Gag lama dan semoga saja gag nyusahin orang. He…

Gag terasa memang. 4 Tahun, 105 cm dan 20 Kg. Itulah MiRah sekarang.

Di usianya kini, tingkah lakunya sudah makin centil dan penuh aksi. Ini merupakan salah satu efek terbesar dari TeleviSHIT yang secara rutin menayangkan konser musik penuh dengan anak-anak remaja yang gag hobi sekolah, lebih milih cangkrukan di depan panggung ketimbang belajar. Plus SHITnetron remaja yang secara cerita sudah dapat ditebak, tapi menjual wajah-wajah ngganteng dan ngcantik itu meski tokoh yang diperankannya itu sebagai pembantu rumah tangga yang miskin sejahtera.

Tapi itulah tipikal anak remaja jaman sekarang. Kami hanya bisa berharap MiRah tak akan tumbuh seekstrem Genk CMP Cewek Macho Performance, yang ngetop seantero Indonesia gara-gara video penganiayaannya itu. Berharap ia akan tumbuh sederhana dan cerdas. Itu saja.

MiRah lebih suka menyendiri saat berada di keramaian. Ini pula yang terus kami dorong dan tanamkan untuknya agar lebih giat lagi bergaul dan berteman. Akan tetapi jika ia sudah menemukan teman baru, tangannya takkan henti menggenggam dan mengajaknya bermain. Persis Bapaknya kalo lagi punya Gadget Baru. :p

Ngomong-ngomong soal Gadget, diantara yang kami miliki, MiRah ternyata penyuka Android juga. Gara-garanya sederhana. Karena di ponsel Android ini ia bisa bermain banyak games yang memang diperuntukkan bagi usianya. Itu sebabnya, jika kami sudah berada di rumah, ponsel lebih kerap dipinta pasca belajar dan membuat pe-er. Itupun masih harus kami batasi agar tidak kebablasan menatap layar kecil penuh warna.

Selain bermain Games lewat layar ponsel, MiRah juga keranjingan mewarnai, menggunting dan menempel. Beberapa buku yang kami belikan rata-rata sudah mulai dipenuhi dengan hasil karyanya. Diantara itu hanya satu dua saja yang masih kosong. Yaitu buku belajar membaca b-a ba b-i bi :p

Sudah setahun ini pula MiRah berada di bangku PlayGroup. Rutinitas tiga kali seminggu yang ia lakoni sejak pertengahan tahun 2011 lalu. Tahun ini kami masih pikir-pikir untuk langsung menaikkannya ke TK Besar lantaran postur tubuhnya atau naik satu tingkat di TK Kecil lantaran umurnya. Tergantung saran Gurunya nanti saja deh…
MiRah sudah besar, mulai tumbuh dalam dunianya.

Selamat Ulang Tahun ya nak… Semoga Sehat dan nantikan kelahiran adikmu kelak…

18 Maret 2012…

> — Video terkait : Ulang Tahun MiRah GayatriDewi — <

Berbagi Dokumentasi Video MiRah GayatriDewi

Category : tentang Buah Hati

Iseng mengunggah Video MiRah GayatriDewi menari saat Hari Raya Galungan, 6 Juli 2011 lalu dengan menggunakan ponsel Samsung Galaxy ACE S5830 Android, XL Unlimited ke portal berbagi Video YouTube rupanya membutuhkan waktu 15 Menit untuk durasi sepanjang 1.01 menit dan ukuran file 5,78 MB. Lumayan Cepat saya kira.

Video yang menyajikan aksi spontanitas MiRah GayatriDewi untuk merentangkan tangannya menari, malam sebelum persembahyangan dimulai menjadikannya video yang ke-34 yang berhasil di-Unggah selama setahun terakhir ini. Tidak banyak memang, namun masing-masing Dokumentasi Video merupakan yang terbaik yang pernah saya miliki.

Ingin tahu Video apa saja yang dibintangi Gadis kecil kelahiran 18 Maret 2008 ini ? berikut daftarnya.

  1. Video Pertama MiRah GayatriDewi (18 Maret 2008)
  2. Ulang Tahun ke-2 MiRah GayatriDewi (18 Maret 2010)
  3. MiRah GayatriDewi di RS Sanglah (26 September 2008)
  4. MiRah GayatriDewi di RS Sanglah (27 September 2008)
  5. MiRah GayatriDewi bersembahyang Manis Galungan (2010)
  6. MiRah GayatriDewi Bersepeda (1)
  7. MiRah GayatriDewi Bersepeda (2)
  8. MiRah GayatriDewi Bersepeda BerTiGa (1)
  9. MiRah GayatriDewi Bersepeda BerTiGa (2)
  10. MiRah GayatriDewi bermain HP (1)
  11. MiRah GayatriDewi bermain HP (2)
  12. MiRah GayatriDewi bermain HP (3)
  13. MiRah GayatriDewi bermain HP (4)
  14. MiRah GayatriDewi bermain HP (5)
  15. MiRah GayatriDewi bermain HP (6)
  16. MiRah GayatriDewi bermain HP (7)
  17. MiRah GayatriDewi bermain HP (8)
  18. MiRah GayatriDewi bermain di Banjar
  19. MiRah GayatriDewi bermain di Mini Market Karya Sari
  20. MiRah GayatriDewi bermain di Teras
  21. MiRah GayatriDewi bermain di ALun-ALun
  22. MiRah GayatriDewi menyanyi Don Dap Dape
  23. MiRah GayatriDewi bermain Ulang Tahun bersama MeLa dan Bagas
  24. MiRah GayatriDewi bermain Kereta Api
  25. MiRah GayatriDewi bermain GiTaR
  26. MiRah GayatriDewi Menari
  27. MiRah GayatriDewi di Pantai (1)
  28. MiRah GayatriDewi di Pantai (2)
  29. MiRah GayatriDewi BeNGonG
  30. MiRah GayatriDewi Ma’em Sendiri
  31. MiRah GayatriDewi BerHitung
  32. MiRah GayatriDewi MeNyapu Halaman
  33. PiDato Pertama MiRah Gayatri Dewi (1 Juni 2011)
  34. MiRah GayatriDewi Menari @Galungan 2011
  35. MiRah GayatriDewi menyanyikan ‘Bintang Kecil’ @ULtah GusMantra, KFC Gatsu :

Hari Pertama Sekolah MiRah GayatriDewi

7

Category : tentang Buah Hati

Rasanya baru kemarin MiRah GayatriDewi, putri kecil kami lahir. Eh, hari ini (11 Jul lalu-Red) ia sudah memasuki hari sekolahnya yang pertama. PlayGroup.

Rencana MiRah untuk ikut serta dalam tahap sekolahan PlayGroup yang secara kebetulan berlokasi di Banjar Taensiat lingkungan rumah, sebetulnya sudah lama kami pikirkan bersama. Tujuannya Cuma satu. Agar MiRah bisa bergaul dan bersosialisasi dengan anak seusianya lebih dini. Mengingat lingkungan rumah tak lagi ramah untuk mau menyapanya.

Maka, sedari satu dua bulan sebelumnya, pelan-pelan MiRah kami tanamkan bahan ajaran awal terkait Angka dan Huruf. Meski terkadang mengalami kesulitan dalam memperkenalkan semua itu, MiRah terpantau cukup mampu untuk mengenali karakter Angka dan menuliskannya satu persatu meski harus diberikan sedikit ‘Clue atau petunjuk terlebih dahulu. Seperti angka 7 yang menyerupai sosok putrinya Mr.Crab, pemilik restoran Crabby Patty-nya Sponge BoB, atau angka 8 yang merupakan dua telor bertumpuk.

Untuk Hari Pertama MiRah bersekolah, ia diantar langsung oleh Ibunya yang memang secara khusus memohon ijin kantor, untuk absen setengah hari. Padahal sedari awal MiRah sudah tegas mengatakan bahwa ia akan diantar Kakek Neneknya dengan berjalan kaki.

Ketidaksabaran MiRah akan hari pertama sekolahnya ini sudah tampak sejak sehari sebelumnya. Ia selalu bertanya bagaimana sekolah itu, apa yang harus dibawa dan apa yang diberikan. Namun, sejelas apapun kami menerangkannya, hanya satu kesimpulan yang dia dapat, bahwa di sekolah akan diberi makanan dan susu. Hehehe…

Pukul 5.30 pagi MiRah terjaga dari tidur tanpa dibangunkan. Kalimat pertama yang terlontar adalah “sekolah yuk Pak…” dengan nada yang keras. Walah… ni anak semangat 45 rupanya. Maka usai mandipun MiRah dengan segera meminta untuk dikenakan baju seragam yang seupa anak TK namun tanpa Badge untuk membedakannya.

Sebelum berangkat, MiRah saya sempatkan untuk berpose sebentar dengan menggunakan seragam barunya. Cantik bukan ?

Selamat Ulang Tahun yang ke-3 MiRah GayatriDewi

2

Category : tentang Buah Hati

Tumben tulisan ini terlambat saya buat. Penyebab utama adalah kesibukan kerja seperti yang sudah pernah saya sampaikan tempo hari. Bisa dikatakan efek kejenuhan akibat padatnya jadwal masih berpengaruh hingga jumat malam. Tidur jadi lebih awal.

Kendati begitu, Jumat Malam jadi terasa spesial lantaran kami pada akhirnya bisa jua merayakan Ulang Tahun MiRah GayatriDewi, putri kecil kami yang kini telah berusia 3 tahun. Ulang tahun yang sederhana, namun sangat bermakna bagi kami. Tidak ada kerabat yang diundang, hanya kami berlima. Ayah Ibunya serta Kakek Neneknya.

Terkait Ulang Tahun, sudah sejak lama MiRah antusias menantinya. Bahkan ia mampu mengingat bahwa hari Ulang Tahunnya kali ini jatuh pada hari Jumat. Itu sebabnya perayaan Ulang Tahun Mirah maju sejam lebih awal. Hehehe…

Seperti biasa, MiRah tidak terlalu peduli dengan adanya kado dari kami. Karena baginya, sebuah kue tart lengkap dengan lilin saja sudah lebih dari cukup. Bisa menyanyikan lagu ‘Selamat Ulang Tahun ‘Tiup Lilin dan juga ‘Potong Kue saja, ia sudah senang bukan main. Apalagi ditambah dengan foto bersama dengan posenya yang ceria. Entah apakah nanti saat beranjak besar ia akan berubah keinginannya.

Lantaran kesibukan kerja pula, aktifitas sebagai Jumperpun harus terbengkalai hingga melewatkan hampir sepuluh BadGe FourSQuare saat event SXSW digelar di Austin kemarin. Pun demikian halnya dengan Review ponsel berbasis Android 2.2 Froyo, Samsung Galaxy ACE S5830 yang baru mulai esok pagi bisa saya tayangkan kembali.

Jadi, untuk sementara waktu ya “Selamat Ulang Tahun dulu deh untuk MiRah GayatriDewi, Malaikat kecil kami yang ke-3 tahun. Semoga bisa menjadi anak yang berbhakti pada kedua orang tuanya, kakek neneknya dan tentu saja lingkungannya. Salam penuh cinta dari Ibu dan Bang Thoyib… eh Bapak maksudnya. :p

Tentang MiRah GayatriDewi dan Moo

4

Category : tentang Buah Hati

Tangan kecil itu mencubitku ditengah malam yang panas, bibirnya masih ditemani dot panjang berisi air putih biasa, keringat pada dahinya terlihat membintik membuatku hanya bisa tersenyum dan membiarkannya. Sudah menjadi kebiasaan si kecil ketika ia akan beranjak tidur.

Sungguh tak pernah kami bayangkan sebelumnya bahwa bayi kecil yang dahulu ditimang dan dibelai kini telah tumbuh menjadi seorang gadis kecil penuh tawa canda yang terkadang dihiasi teriakan lengking tangisnya. Gadis kecil itu bernama MiRah.

Siapapun gak bakalan menyangka bahwa tubuhnya MiRah akan berkembang begitu cepat, tinggi besar untuk anak batita seusianya. Jadi maklum kalo kemudian banyak orang yang salah kaprah mengira MiRah sudah mulai sekolah. Padahal secara usia Mirah baru saja menginjak 2,5 tahun.

Terkadang kami begitu terheran-heran menatapnya saat ia tertidur, tak mengira bahwa si kecil yang telah lama kami nantikan kehadirannya kini telah mampu mendatangkan tawa lantaran aksi jahil yang tiada habisnya.

Kata orang, perilaku anak lebih banyak meniru perilaku orang yang mengasuhnya. Tidak heran apabila ada satu cerita tentang ibu muda yang mengeluhkan anaknya kok makin mirip perilaku pembantu mereka. bahkan si anak tidak akan mau diam kalo belum mendapatkan pelukan pembantu yang notabene merupakan sang pengasuh sejak kecil. Demikian pula dengan Mirah. Perilakunya kini tak jauh berbeda dengan perilaku neneknya. Cenderung keras dan tak mau mengalah. Walaupun perilaku ini terkadang terlihat mirip pula dengan perilaku orang tuanya. :p

MiRah yang tak mau mengalah, kerap berteriak ketika mainannya diambil atau bahkan lagu yang ia putarkan pada layar televisi dinyanyikan orang. Sebaliknya MiRah akan selalu bersikap manis dan ngemong pada adik sepupunya yang baru berusia 1,5 bulan. Kendati demikian rasa sayangnya paling besar diberikan pada Moo, boneka pink berbentuk Piglet yang salah nama sejak awal ia dibelikan. Moo adalah boneka sapi hitam putih yang dibeli beberapa bulan setelah Piglet. Sedangkan Piglet yang hingga kini dipanggilnya sebagai Moo aku belikan sepulang kuliah dahulu untuk teman bobonya MiRah saat kutinggal belajar.

Hampir setiap saat, kemanapun tujuan, Moo selalu ada dalam pelukannya. Moo adalah satu-satunya yang tak pernah dimarah dan dicubit pula kerap didandani dan diberi susu layaknya ngemong adik bayi. Alasannya ‘kasian masiy kecil… Meski demikian Moo terkadang mendapatkan pula perlakuan yang ‘gak bener’ seperti saat Moo ditenggarai bakalan pipis didalam mobil (khayalan MiRah tentu saja), ibunya MiRah sempat nyeletuk ‘jangan sampe kena kursinya ya…’ eh MiRah langsung bilang ‘besok aja ya pipisnyaaaa…’

Dibandingkan bonekanya yang lain, bisa dikatakan hanya Moo yang mendapat perlakuan khusus. Entah mengapa, boneka beruang besar yang dibelikan kakek atau boneka mini mouse yang tak kalah besar hadiah dari uwaknya tak pernah ia pedulikan sekalipun. Moo adalah yang terbaik, setidaknya demikian bagi si gadis kecil MiRah…