Tujuh Pertimbangan Utama dalam Memilih Ponsel BLackBerry

7

Category : tentang TeKnoLoGi

Tidak dapat dipungkiri bahwa pergeseran trend pengguna ponsel ditanah air mulai bergeser lantaran kedatangan ponsel pintar (baca:smartphone) gembul dari Kanada bernama BLackBerry. Padahal sebenarnya keberadaan ponsel BLackBerry di tanah air sudah ada jauh sebelumnya. Nah, bagi Rekan-rekan yang masih kesengsem berat dengan ni ponsel dan berencana membelinya dalam waktu dekat, saya yakin ada yang masih merasa bingung mau milih seri yang mana untuk dimiliki. Maka dari itu simak dulu 7 (tujuh) pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk membeli ponsel BLackBerry.

1. Pertimbangan Harga

Pertimbangan pertama yang saya rekomendasikan ini tentu saja menjadi masalah klasik bagi sebagian besar pengguna ponsel ditanah air. Bagaimana tidak, harga baru sebuah ponsel BlackBerry yang terhitung paling murah saja masih berada di kisaran harga 3 juta. Namun harga tersebut tentu saja sebanding dengan apa yang ditawarkan. Kalopun anggaran yang tersedia masih berada dibawahnya, bolehlah kita melirik yang tergolong second, banyak pilihan kok.

2. Bentuk (Form Factor)

Setidaknya untuk saat ini ada 3 (tiga) bentuk ponsel yang dirilis oleh BLackBerry. Batangan dengan thumbboard QWERTY dibagian bawah layar sehingga ponsel tampak sedikit gembul, Flip atau lipat dengan desain keypad QWERTY versi lama dan terakhir adalah yang berlayar sentuh. Memang ada kabar bahwa dalam waktu dekat BLackBerry bakalan merilis ponsel yang berlayar sentuh namun tetap didukung oleh keyboard QWERTY mini, namun untuk menantikan itu barangkali kita perlu waktu hingga 1 (satu) tahun kedepan.

3. Navigasi Menu

Untuk sistem navigasi Menu, setidaknya ada 4 (empat) sistem yang diperkenalkan oleh BLackBerry yaitu TrackWheel, TrackBall, TrackPad dan tentu saja sapuan jari pada seri layar sentuh. Sekedar Informasi, yang dimaksud dengan TrackWhell adalah roda yang berada disisi kanan ponsel, biasanya digunakan pada seri lama, serupa dengan Jog Dial ponsel pintar milik Sony Ericsson. TrackBall berada dibagian bawah layar dan dapat dikenali dari keberadaan bola kecil yang dapat digulirkan dengan ibu jari, sistem ini memiliki kelemahan  yang sama seperti yang digunakan oleh Mouse pada PC terdahulu, yaitu macet akibat kotoran atau debu yang menempel pada roda penggerak bola. Sedangkan TrackPad yang pada akhirnya diadopsi oleh ponsel rilis terkini menggantikan sistem navigasi TrackBall.

4. Koneksi

Internet merupakan tawaran paling utama dari sebuah ponsel BLackBerry. Dari aktivitas browsing, mengirim/menerima email hingga yang belakangan booming, beraktifitas dengan jejaring sosial. Untuk dapat melakukan hal itu diperlukan koneksi internet yang memadai, minimal cepat namun murah dari segi biaya. Memang benar beberapa seri ponsel BLackBerry telah mendukung frekuensi 3G atau HSDPA, namun jujur saja hampir sebagian besar pengguna ponsel ditanah air belum mampu merasakan manfaatnya secara langsung dengan biaya yang murah. Untuk itu jika ingin merasakan asyiknya internetan murah dan cepat tanpa menggunakan koneksi 3G, pada beberapa ponsel BLackBerry bisa ditemukan koneksi tambahan yaitu Wifi. Koneksi yang kini sudah mulai bisa dinikmati di berbagai tempat umum sekitar kota.

5. Memory Internal

Setahu saya ada 3 (dua) kapasitas yang pernah dirilis pada beberapa seri ponsel BLackBerry yaitu 64 MB pada ponsel seri lama, 256 MB pada seri-seri terkini dan 1 GB pada seri Bold dan Storm. Besaran kapasitas memory ini nantinya bakalan berpengaruh pada banyaknya aplikasi tambahan yang dapat disuntikkan kedalam ponsel yang akan berbanding terbalik dengan efek kecepatan akses yang ditimbulkan.

6. Prosesor

Tidak banyak pengguna ponsel yang menyadari perihal besaran prosesor yang diadopsi oleh masing-masing seri ponsel. Intinya, semakin besar prosesor yang ditanamkan pada tubuh ponsel, baik akses maupun respon yang diberikan oleh ponsel akan semakin gegas dirasakan. Sayangnya semakin besar prosesor yang digunakan, semakin memperpendek usia batere dengan penggunaan yang sama.

7. Fitur Pendukung

Pertimbangan terakhir ini meliputi kemampuan tambahan yang disertakan dalam ponsel, misalkan keberadaan GPS, besaran kamera atau autofokusnya, dan lain-lain. Fitur pendukung ini biasanya bakalan berguna untuk melengkapi aktifitas utama yang dilakukan.

Bagaimana ? ada yang terlewatkan ?

Saya sengaja tidak mengulas terkait fitur jualan utama BLackBerry seperti push email, BB Messenger dan lain sebagainya lantaran fitur-fitur ini tersedia secara default pada masing-masing seri ponsel milik BLackBerry. Semoga tips diatas dapat berguna bagi Anda. Salam dari Pusat Kota Denpasar.

Optimalkan Windows dengan TuneUp Utilities

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Ketika kinerja sebuah PC atau laptop sudah mulai melambat, sebagian orang mulai berpikir untuk meng-install ulang sistem operasi yang mereka gunakan, menambah atau melakukan upgrade jeroan yang ada didalam CPU atau malah menggantinya dengan yang baru. Pemikiran itu tidak salah lantaran bagi awam sungguh sulit bisa memahami kinerja PC atau laptop yang mereka miliki.

Jika Anda termasuk salah satu dari gambaran ilustrasi diatas, gak ada salahnya sebelum memutuskan, barangkali bisa mencoba terlebih dahulu saran saya kali ini. Silahkan unduh (download) aplikasi TuneUp Utilities terlebih dahulu dari www.tune-up.com. Satu aplikasi berkategori Utility yang sangat berguna untuk mengoptimalkan kinerja PC atau laptop Anda. Aplikasi ini kurang lebih berfungsi sama dengan Norton Utilities yang dulu pernah trend sekitar tahun 2003.

Adapun fitur-fitur yang dimiliki oleh aplikasi TuneUp Utilities ini adalah sangat banyak, namun beberapa yang penting diketahui adalah bersih-bersih file sampah (file yang tidak berguna bagi PC), menonaktifkan aplikasi yang dijalankan pada saat start-up Windows, pengelolaan Hard Disk, hingga optimalisasi kinerja sekaligus performance Windows pada PC atau laptop.

Untuk pengguna awam, saat PC atau laptop dinyalakan dan siap digunakan, tidak banyak yang tahu bahwa Windows menjalankan beberapa aplikasi yang tak terlihat atau beraktifitas dibelakang layar dan mengambil opsi Memory (RAM) dalam jumlah yang tidak sedikit. Aktifitas ini bisa diketahui dari banyaknya jumlah icon (gambar/logo kecil) yang tampak pada sudut kanan bawah layar, tepatnya di area Jam. Semakin banyak icon yang nampang disitu, makin banyak Memory (RAM) yang digunakan, yang artinya ketika aktifitas bekerja dimulai opsi sisa Memory yang dapat digunakan oleh berbagai aplikasi yang dijalankan tidak optimal. Makin sedikit sisa Memory yang tersedia, maka kinerja PC makin tampak melambat. Untuk memeriksa berapa banyaknya Memory (RAM) yang digunakan dapat diakses melalui Task Manager (tekan tombol Ctrl-Alt-Del secara bersamaan lalu pilih Start Task Manager, bisa juga dengan mengklik kanan Taskbar).

Dengan memanfaatkan aplikasi TuneUp Utilities ini, aplikasi-aplikasi yang dijalankan saat PC atau laptop dinyalakan dapat dinonaktifkan sementara untuk menambah kinerja Windows. Lakukan Restart untuk melihat perubahannya. Apabila selanjutnya terdapat kebiasaan yang tidak dapat berfungsi (misalkan transfer foto dari kamera ketika kabel data disambungkan), Anda bisa mengaktifkannya kembali dan lakukan Restart untuk melihat perubahannya.

Sedari awal penggunaan PC atau laptop, Windows secara otomatis menciptakan file  sementara (yang dikenal sebagai Temporary Files) berfungsi untuk penyelamatan data atau aktifitas yang dijalankan sebelumnya. Sayangnya apabila tidak dibersihkan secara berkala, file ini akan mengendap sebagai sampah dan memenuhi ruang space Hard Disk yang tersisa. Apabila tidak terjadi kehilangan data selama penggunaan, tidak ada salahnya file ini dibersihkan. Demikian juga dengan aktifitas instalasi aplikasi yang ketika dikemudian hari diketahui bahwa aplikasi tersebut tidak berguna lalu dihapus, secara otomatis aplikasi yang bersangkutan meninggalkan jejak pada Registry yang kelak dapat digunakan apabila pengguna melakukan instalasi kembali aplikasi yang sama.

TuneUp Utilities menyediakan opsi untuk melakukan pembersihan file sampah ataupun Registry secara menyeluruh, untuk mendapatkan kembali ruang sisa pada Hard Disk serta melakukan pengelolaan secara berkala seperti fitur Defrag (penataan kembali lokasi file agar lebih mudah dan cepat ditemukan) dan Disk Doctor untuk perbaikan ruang pada Hard Disk.

Apabila kinerja Windows pada PC atau laptop masih belum jua memuaskan, TuneUp Utilities menyediakan opsi Optimalisasi yang diinginkan oleh Pengguna. Baik terkait optimalisasi Sistem, apakah lebih mementingkan penampilan visual terbaik atau performance terbaik atau malah kombinasi keduanya, maupun terkait optimalisasi kegiatan internet-an yang makin trend belakangan ini. Tak lupa aplikasi ini juga dapat memberikan saran-saran yang dapat diikuti oleh pengguna untuk mendapatkan optimalisasi yang jauh lebih baik.

Bagaimana ? ada yang belum jelas ? Sebetulnya masih banyak fitur lain yang terdapat dalam aplikasi TuneUp Utilities ini, namun terkait peningkatan kinerja dan performa Windows pada PC atau laptop, saya kira tips diatas sudah cukup mewakili. Jadi, gak ada salahnya mencobanya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk bertindak lebih jauh. Salam dari Pusat Kota Denpasar.

Bakalan makin jarang nge-BLoG

24

Category : tentang DiRi SenDiri

Makin kesini rupanya yang namanya Mood buat nge-BLoG ternyata makin ancur. Padahal baru beberapa waktu lalu didaulat siaran bareng Bali Blogger Community di BaliFM, mengulas tentang ‘stamina nge-BLoG’. Eh… ternyata kena batunya juga.

Sebetulnya bukan lantaran ide yang mentok, karena yang namanya ide tuh banyak banget, tapi sayangnya yang namanya waktu buat menuangkan ide kedalam satu bentuk tulisan kok dirasa makin sempit ya ? padahal saat ini sudah gak lagi terbebani oleh tugas-tugas perkuliahan. Hmm… kira-kira apa yah yang patut dikambinghitamkan ?

Pekerjaan. Yang namanya PNS sebetulnya pekerjaannya gak banyak, tapi kalo mau diseriusin ngambilnya ternyata makan waktu dan energi. Apalagi kini sudah punya atasan baru yang jauh lebih paham tentang tugas dan kewajiban kami sesungguhnya. Pemikiran-pemikirannya itu sungguh luar biasa, sayangnya rata-rata kami belum mampu mengimbanginya. Mungkin lantaran masih keenakan dengan situasi sebelumnya. He…

Rutinitas. Pagi bangun tidur, menemani MiRah putri kecil kami hingga waktu mandi trus bersiap-siap dan ngantor. Sore pas pulang kantor, nyempetin buat istirahat sebentar trus menemani MiRah hingga waktu mandi tiba. Malam usai nyetrika menyempatkan diri buat online bentar, rasa-rasanya mata mulai mengantuk, tiada pilihan lain lagi, ya langsung tidur.

MiRah GayatriDewi, putri kecil kami. Sesuai ramalan beberapa buku yang dilahap, diusianya kini MiRah mulai menyukai kehadiran orang tuanya yang berbeda jenis kelamin, yang artinya ya si Bapak. Dari menungguinya bermain, ngajak ngobrol, nonton foto dan videonya hingga becanda. Mutlak harus dengan Bapak. Sikap yang kemudian lumayan membuat kecemburuan kakek neneknya yang kalo ada Bapak, langsung dicuekin. Bisa dimaklumi sebenarnya, lantaran kami hanya bersua pagi dan sore saja. Lepas malam, MiRah biasanya sudah bobo lebih awal. Apalagi saat tempo hari ditinggal liburan ke Malang-Surabaya. Praktis gak pernah sua…

Pekerjaan Sampingan. Bisa jadi barangkali lantaran hal satu ini yang menyebabkan waktu begitu banyak terkuras dari sebelumnya. Beberapa pekerjaan yang sedapat mungkin diambil diluar jam kerja kantor, nyatanya memakan porsi waktu yang cukup banyak. Apalagi terakhir, kegiatan Rehab Rumah Mertua Indah sudah mulai berjalan, praktis yang namanya waktu pulang kantor ya gak bisa seperti biasanya. Minimal, musti menyempatkan diri buat mampir nengokin pekerjaan dah sejauh mana diselesaikan. Kalopun kebetulan ada tugas kelapangan deket-deket situ sih asyik, bisa sekalian mampir, tapi kalo pas lagi ditugaskan kedaerah selatan ? Jimbaran, Bualu atau Nusa Dua ? wah… beneran, capeknya sepanjang perjalanan.

Rencana Reuni SMA… yang bentar lagi bakalan digelar di Restaurant Canang Sari. Ego pribadi yang tinggi menyebabkan proses penyebaran undangan Reuni yang semestinya bisa dibagi ke beberapa Rekan, malah ditanggung sendiri. Jadinya ya musti meluangkan banyak waktu buat mengedarkannya satu persatu ke 30-an Rekan yang ada dalam daftar rekan sekelas. Mengapa menyusut dari 41 orang, ada beberapa rekan yang berada diluar daerah lantaran tuntutan pekerjaan dan berhalangan hadir. dan Mengapa ditanggung sendiri, ya lantaran ingin tahu seberapa jauh perkembangan rekan-rekan baik secara fisik, pekerjaan ataupun sekedar melepas kangen… 15 tahun tak jumpa.

Apalagi yang namanya nge-BLoG setahun terakhir ini sepertinya gak asyik kalo belum bercerita panjang lebar. Sepertinya nanggung kalo cerita atau tulisan yang dipublikasi Cuma secuil seperti halnya tulisan atau posting BLoG dua tahun lalu. Minimal perlu waktu yang cukup dan pengembangan ide yang mengalir. Untuk hal ini pula akhirnya ketika waktu luang itu didapatkan, editing tulisan pada posting jauh sebelumnya pun dilakukan. Yang sekiranya gak layak dibaca ya terpaksa dipending, diubah statusnya jadi Draft. Yang sekiranya dapat mengundang amarah orang ya langsung dihapus agar tidak sampai melibatkan UU ITE. Yang sekiranya masih aneh kalo dibaca ya musti disensor atau edit lagi.

Masalahnya ketika mengetahui kalo ternyata banyaknya tulisan yang ada di BLoG ini sudah mencapai angka 1.444 tulisan termasuk yang masih tunggu tanggal tayang/publish. Edan gak ? seribuan tulisan yang musti dilihat kembali padahal yang namanya waktu luang dah mepet dan mata gak bisa diajak kompromi. Wah… bakal lama nih.

Entah apakah sekian banyak alasan diatas layak untuk menjadi kambing hitam atas kendurnya mood buat nge-BLoG, saya pribadi belum dapat memastikannya. Namun biasanya kalo sudah dalam kondisi begini, artinya si empunya BLoG musti mendapatkan angin segar kembali, entah dengan jalan-jalan mencari hijaunya persawahan barangkali…

Jelang Reuni Akbar I Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

20

Category : tentang KuLiah

…setelah 15 tahun akhirnya bisa juga kita berkumpul Kawan… meretas jalan yang panjang untuk sebuah cita bagi almamater kita SMAN 6 Denpasar. Bagi kalian yang kini telah berkeluarga atau masih betah melajang, mari kita berkumpul kembali. Sekedar berbagi cerita, bertukar kabar atau barangkali saja bisa kelak mengubah sedikit peruntungan.

Reuni Akbar I (pertama) bagi Alumni SMAN 6 Denpasar khususnya Angkatan 1992, bakal digelar di Restaurant Canang Sari jalan Danau Batur no.2 Sanur – Bali pada tanggal 3 April 2010 mulai pukul 18.30 sampai selesai. Gak ada tema Dress Code, bebas rapi tentu saja.

Untuk Undangan akan disebarkan oleh masing-masing koordinator kelas, dapat ditebus dengan selembar uang kertas merah Soekarno-Hatta. Sebagian dari nilai tersebut akan kami sumbangkan pada almamater, jadi bagi Rekan yang ingin berbagi sedikit dari jerih payahnya, kami akan menerima dengan senang hati. Sedangkan bagi yang berada diluar daerah dan berhalangan hadir, mohon kiranya berkenan ikut serta berbagi, dana dapat ditransfer ke nomor rekening yang akan di-sms langsung ke nomor ponsel. Jadi, hubungi saya.

Adapun koordinator masing-masing kelas adalah sebagai berikut :

Besar harapan kami agar Rekans berkenan untuk hadir dan ikut serta meramaikan kegiatan ini. Salam Hangat untuk orang-orang yang kalian cintai.

Menapak Jejak menuju Almamater SMAN 6 Denpasar

14

Category : tentang KuLiah

Mata seakan terpaku tak percaya akan sekian banyak perubahan yang terjadi, sabtu pagi menuju sekolah almamater kami SMAN 6 Denpasar.

Perlu 15 (lima belas) tahun untuk dapat menginjakkan kaki disekolah ini lagi. Demikian ungkap seorang rekan yang kebetulan ikut serta dalam kunjungan kami, sehari sebelum perayaan Hari Kasih Sayang.

Berawal dari jalan masuk menuju sekolah dahulunya kami lalui dengan penuh kehati-hatian. Yang namanya lubang menganga, sapuan debu, barisan sapi hingga banjir selutut adalah hal biasa yang kami temui. Bagi mereka yang beruntung sudah bisa membawa kendaraan bermotor barangkali tidak masalah, lantaran beberapa jalan tikus siap menjadi alternatif pilihan, tapi bagi mereka yang menempuh jarak dengan bersepeda dan berjalan kaki, tentu saja mau tidak mau harus dilewati. Pagi itu jadi terasa berbeda, jalan yang sudah diperlebar dan ditinggikan, dilapis aspal Hotmix dan dibarengi dengan pengadaan drainase got dikedua sisi dalam ukuran yang cukup besar, agaknya sudah mampu menangani semua permasalahan yang dahulu kerap kami temui.

Banyak yang berubah disepanjang jalan ini. Sawah dan lahan hijau sudah mulai banyak berkurang, dipenuhi rompok rumah penduduk, tempat ibadah dan sekolah anak-anak. Jalan yang dahulunya buntu disebelah sekolah kami, kini sudah berlanjut hingga kebelakang sekolah.

Mata makin tak percaya menyaksikan perbedaan yang terjadi didalam lingkup sekolah kami. Bangunan yang penuh sesak, dijejali oleh ratusan sepeda motor serta beberapa mobil yang memenuhi halaman kosong disekitarnya. Tak ada lagi lahan luas yang dahulu sempat menerbitkan panas dan debu. Hijau, sekolah ini jadi semakin teduh dengan banyaknya pohon perimbun disekitar bangunan dan ruangan kelas. Banyak yang berubah. Total ruang kelas yang dimiliki adalah sebanyak 18 buah. Itupun ditambah dengan fasilitas laboratorium yang sudah tergolong memadai, Lab Fisika, Kimia, Bahasa dan Multimedia siap digunakan lengkap dengan pendingin ruangannya.

Kami disambut hangat oleh pihak sekolah, Bapak Wayan Subyakta yang dahulunya setia menunggui ruang BP, kini menjabat sebagai Ka.Kesiswaan. Demikian juga ada beberapa guru dan staf yang rupanya masih mampu mengingat nama kami, satu kehormatan tentu saja. Beliau memberikan kebebasan kepada kami untuk membongkar lemari arsip, mencari data siswa Angkatan 1992 yang menjadi tujuan kedatangan kami sedari awal. Usaha ini membuahkan hasil. Sekitar 5 buku besar data siswa kami temukan dan semua itu masih tersimpan dengan baik. Padahal saya pribadi sempat ragu pada awalnya, melihat beberapa data yang terpampang ditembok ruangan kantor, masih merupakan data lama (tahun 2007), yang artinya pihak sekolah kurang peduli untuk memperbaharui data yang mereka miliki.

Beberapa bangunan kini sudah berlantai dua. Rata-rata yang berada disisi selatan sekolah, termasuk ruangan kelas yang dahulu kami tempati. Kantin kini sudah diperluas, demikian pula dengan parkir kendaraan. Kalo tidak salah dari keterangan yang kami dapatkan, jumlah siswa sekolah tahun ini sekitar 1.000-an orang. Pantas saja hampir semua sudut terisi. Lapangan olah raganya pun kini bertambah luas, dan sepertinya berfungsi ganda untuk lapangan upacara bendera. Sawah yang dahulunya menghias areal belakang sekolah kamipun kini sudah dipenuhi rumah penduduk. Jadi tidak seseram dulu lagi.

Kendati banyak perubahan pada fisik sekolah, ada juga yang rupanya tidak berubah. Meme kantin dan dua pegadang lainnya yang dahulu sering kami hutangi, tetap setia menunggui warung mereka. Menakjubkan, fisiknya masih terlihat sehat, walaupun sudah sedikit renta, 15 (lima belas) tahun Kawan, kami meninggalkan sekolah, tapi mereka masih mampu mengenali salah satu diantara kami.

Banyak kenangan yang kami dapatkan disekolah ini. Banyak kenangan pula yang masih mampu kami gambarkan ketika mengunjungi kembali sekolah ini. Satu dua diantaranya bahkan boleh dikatakan sangat menentukan dalam perjalanan hidup yang kami lalui. Semoga kelak kami dapat memberikan sesuatu untuk almamater yang kami cintai ini.

FaceBook oh FaceBook

12

Category : tentang InSPiRasi

Ada beragam tanggapan orang yang saya ketahui ketika pengetahuan mereka bersinggungan dengan situs pertemanan bernama FaceBook.

“FaceBook itu hanya membuang-buang waktu, tenaga dan biaya saja, saya tidak melihat satupun prospek yang dapat menghasilkan uang…”

“FaceBook itu membosankan dan gak menarik, jadi heran apa yang membuat orang begitu tergila-gila karenanya…”

“FaceBook itu bagaikan nasi, gak lengkap rasanya kalo belum update status…”

“FaceBook itu hebat, dapat mempertemukan saya dengan mantan pacar. Bahkan menyediakan pula tempat untuk berselingkuh tanpa ketahuan Istri…”

…dan masih banyak lagi.

Terlepas dari perkataan semua orang, FaceBook bagi PanDeBaik pada awalnya jujur saja sempat sangat membosankan, bisa jadi saat itu lantaran saya menemukan rekan-rekan yang sehobi berada di jejaring sosial pertemanan ini. Baru mulai terasa menggairahkan ketika Rekan-rekan sesama BLoGGer satu persatu mulai saya ketahui berada pada tempat yang sama. Rasa itu makin bergejolak hebat ketika saya menemukan sobat-sobat lama yang jujur saja saya kangeni keberadaannya. Rekan-rekan di SMA.

FaceBook boleh saja dikatakan sebagai salah satu pemicu tindak kriminal di negeri ini. Bahkan menjadi momok bagi para instansi perusahaan swasta hingga pemerintahan. Berbagai alasan dikemukakan meliputi penurunan kinerja, disiplin hingga kreatifitas pekerjanya. Tapi apa semuanya begitu ?

Tergantung. Itu pendapat saya. Tergantung pada motivasi dan tujuan seseorang dalam beraktifitas, dari mengenal hingga berinteraksi didalamnya, dan saya rasa tidak hanya terpaku pada FaceBook saja, demikian pula dengan hal lainnya.

Kalau ada yang termotivasi untuk berselingkuh, mencari mantan pacar hingga menggoda lawan jenis, atau bahkan menjadi ajang atau sarana berkumpulnya orang-orang yang memiliki tujuan asusila, barangkali FaceBook bakalan di-cap Negatif oleh banyak orang dan sangat wajar apabila banyak yang mengecam hingga menyarankan agar lembaga agama mengharamkan jejaring sosial ini. Sebaliknya jika mereka termotivasi untuk belajar berwirausaha, memperluas jaringan pertemanan atau barangkali untuk sekedar berbagi kisah, cerita, pengalaman kepada orang lain, saya kira FaceBook adalah satu sarana yang akan berdampak positif bagi semua orang.

Bagi PanDeBaik, FaceBook itu dapat digunakan sebagai bahan tulisan loh. Setidaknya ada sekitar 60 (enampuluh)-an tulisan yang menyinggung tentang FaceBook, entah itu hanya menyebutkan hingga berbagi tips seputar penggunaan FaceBook. Selain itu dapat juga digunakan sebagai ajang untuk berbagi tulisan BLoG, karena hampir setiap jadwalnya tulisan baru di-publish dalam BLoG ini, selalu dibarengi dengan publikasi dalam bentuk Link plus beberapa kata yang kurang lebih dapat menggambarkan isi tulisan. Bisa juga memanfaatkan aktifitas ‘update status’ sebagai bahan candaan, berbagi cerita hingga meminta pendapat teman, yang tentu saja akan sangat banyak manfaatnya.

Malah beberapa bulan terakhir, FaceBook nyatanya mampu mempertemukan saya dengan puluhan teman SMA yang kemudian secara berkala saling berkabar dan bercerita tentang hidupnya masing-masing. Maklum, sudah 15 (limabelas) tahun kami berpisah dan sebentar lagi sedang dalam proses untuk bersua kembali. Beberapa dari kami malah masih betah melajang dengan alasan karir atau juga berat di jodoh, tapi ada juga yang memilih untuk berpisah dengan pasangannya. Dari situ saja, saya sudah mendapatkan banyak pelajaran dari mereka, dan itu terjadi ya karena FaceBook.

Jadi terserah orang-lah mau berkata apa, pastinya saya secara pribadi malah sangat mendukung keberadaan FaceBook ditanah air, dan saya patut berterimakasih pada sang empunya FaceBook tentu saja.

Jangan (Hanya Bisa) Menyalahkan FaceBook

24

Category : tentang Opini

Ternyata yang namanya kabar burung itu benar. Kabar tentang makin disudutkannya salah satu jejaring sosial yang kini makin digemari oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Pemicunya kalo gak salah kasus sepasang remaja, dimana sang pujaan melarikan gadis dibawah umur dengan iming-iming akan dinikahi dan secara kebetulan arena pertemuan mereka berawal dari FaceBook. Ada juga yang mengatakan bahwa FaceBook itu hanyalah membuat malas para Pegawai termasuk Pegawai Negeri Sipil tentu saja atau membuat bodoh para siswa. Hey, ngomong-ngomong kita masih berada dijaman batu ya ?

Secara pribadi saya siy Cuma bisa mangkel aja kalo sampe kelak FaceBook di-blokir oleh negara hanya gara-gara kejadian kayak gitu. Cuma bisa senyum sinis lantaran mereka kini mulai makin semena-mena menyudutkan satu teknologi yang barangkali kalo mau dilihat jauh lebih jernih, sebenarnya bisa memberikan efek positif pada diri sendiri ataupun lingkungan. Sejauh mereka memahami fungsi keberadaan FaceBook serta tata krama atau sopan santun dalam dunia maya.

Banyak orang mengklaim bahwa diri mereka sudah menguasai yang namanya internet, tapi mereka tidak tahu kalau ketika mereka mengungkapkan sesuatu dalam huruf besar (kapital) dapat diartikan sebagai berteriak atau membentak oleh orang lain. Ada juga yang kerap salah paham atau salah mengartikan mana yang dinamakan alamat email, mana yang alamat web atau blog. Lantas apakah kalau seumpama yang masuk dalam kategori ini terjerembab keranah hukum lantaran beraktifitas di dunia maya, haruskan dunia maya itu yang dikambinghitamkan ?

FaceBook saya rasa keberadaannya sama saja dengan berbagai tawaran menarik yang tersaji baik didunia maya ataupun dunia nyata. Seperti friendster dan berbagai jejaring sosial lainnya, tempat kongkow atau nongrong bareng saat weekend bahkan sebuah bale banjar sekalipun. Adalah tempat berkumpulnya berbagai jenis dan tipe manusia sebagai makhluk sosial yang memanfaatkan tempat tersebut untuk berinteraksi satu sama lainnya, dengan berbagai macam kepentingan dan tujuan.

Apabila lantas satu dua orang yang kebetulan ada ditempat tersebut melakukan hal-hal yang tidak pantas dengan norma kesusilaan atau beberapa orang yang kemudian berkumpul untuk melakukan aksi tertentu (menonton film porno, minum-minuman keras, dsb), jangan langsung menganggap bahwa tempat tersebut harus dilarang, bukankah masih banyak orang yang barangkali masih tetap berusaha berada pada jalurnya dan memanfaatkan tempat tersebut untuk tujuan positif ?

Kalaupun ingin memberantas tikus, jangan membakar lumbung padinya. Begitu kira-kira kata orang.

Kembali ke topik, sesungguhnya bukan hanya FaceBook yang dapat berpotensi mengakibatkan satu kondisi negatif pada penggunanya dan itu harus kita sadari secara jernih. Bahwa jika sampai FaceBook kemudian di-blokir atau semacamnya, akan banyak orang yang merasa dikecewakan, lantaran apa yang mereka lakukan disalah satu jejaring sisial ini masih tetap berada pada jalur kebenaran.

Bukan tidak mungkin kelak akan bermunculan sarana-sarana baru yang sekiranya bakalan dimanfaatkan untuk berbuat asusila atau tidak sesuai norma, karena yang namanya pemikiran dan pengetahuan manusia itu selalu berusaha untuk menembus larangan atau aturan itu sendiri. Kalo sudah begitu, apakah semuanya bakal diblokir kembali ?

Kembali saja ke jaman Batu

Laporan Rapat Kedua Panitia Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

18

Category : tentang KuLiah

Sehari sebelum Hari Kasih Sayang, tepatnya pukul 5 sore (ngaret sejam lebih lama) masih ditempat yang sama, beberapa Rekan Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 kembali meluangkan waktu berkumpul untuk membahas sejauh mana Persiapan telah dilakukan. Adapun seperti Rencana sebelumnya sekaligus mengingatkan, bahwa kami akan mengadakan Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar yang saat ini mengkhusus dilakukan untuk Angkatan 1992 saja. Memang ada beberapa usulan untuk mengajak angkatan lain ikut serta, namun berhubung keterbatasan waktu dan tenaga ide tersebut kami kesampingkan dulu.

Rapat kedua ini dihadiri oleh Alit Wisnawa, Donny, Dani Fitri, IB Bayu Afiantara, Oka ‘Bengkur’ Artawan, Anom Wibawa,  Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana, Rai ‘Poyox’ Sukartika, Agus Priambodo, Sari Herawati, Nana Gautama, Fulvia, Preniti Suseni, Anie Adnyani, Yuanita Prima, Yuli Yulistiowati, Ayu Wiana, Fenny Muriani, Fiffy Rahmi selaku tuan rumah dan tentu saja PanDe Baik.

Agenda Pertama dari Rapat Kedua ini adalah penentuan tempat atau lokasi Reuni. Diputuskannya Restaurant Canang Sari sebagai lokasi terpilih dengan mempertimbangkan kapasitas tempat (minimal dapat menampung 200 orang), sarana pendukung (dekorasi, sound dll) dan juga harga makanan yang nantinya akan dipesan (kurang lebih masing-masing senilai Rp. 35.000,00 untuk 8 menu termasuk nasi putih dan soft drink).

Untuk Waktu pelaksaan kegiatan, sedianya bakalan diundur seminggu dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya menjadi hari Sabtu tanggal 3 April 2010. Pengunduran ini dilakukan karena pada tanggal yang diinginkan sebelumnya, lokasi sudah di-booking untuk keperluan Bazaar selama 3 hari.

Sementara ini berdasarkan hasil negosiasi dengan pihak Restaurant, ada beberapa pengeluaran yang barangkali harus ditanggung untuk mendukung jalannya kegiatan yaitu Sound System mencakup penyanyi tunggal sebesar Rp. 750.000,00, Dekorasi panggung sebesar Rp. 750.000,00 dan pembuatan kartu undangan. Ditambah kemungkinan adanya pemberian CD (Maaf, bukan Celana Dalam) yang berisikan foto-foto lama maupun dokumentasi selama Reuni. Biaya-biaya tersebut pada awalnya bakalan diikutsertakan dalam nilai jual Kartu Undangan apabila dana tambahan dari sponsor (jika ada) tidak mencukupi. Untuk itu kami membuka pintu (Rekening) selebar-lebarnya bagi rekan-rekan yang berkenan memberikan sumbangan sukarela diluar nilai Kartu Undangan. Untuk nomor dan pemilik Rekening nanti akan kami kabarkan lagi.

Hingga rapat kedua kemarin berlangsung, ada 3 (tiga) orang Rekan yang memberikan sumbangan secara langsung lebih dulu yaitu Komang Yudiadi (Lengkong) bersama Oka Artawan (Bengkur) sebesar Rp. 1.000.000,00 dan Ida Bagus Bayu Afiantara sebesar Rp. 500.000,00. Terima Kasih Kawan-Kawan.

Sedikit perubahan bentuk sumbangan yang akan diberikan kepada almamater nantinya adalah berupa peralatan Olah Raga, seperti Basket, Volly, Sepak Bola, Futsal dan Pencak Silat. Perubahan ini jauh melenceng dari rencana awal yaitu perangkat komputer, yang setelah dilihat langsung ke lokasi (Almamater SMAN 6 Denpasar) agaknya mereka telah memilikinya dalam jumlah cukup. Berkaitan dengan Sumbangan ini, apabila diantara Rekan-Rekan memiliki ide lain silahkan diajukan melalui BLoG PanDe Baik, komentar FaceBook atau sms ke nomor 0361 8529300. Kami tunggu pendapatnya.

Akhirnya, pada saat kegiatan ini digelar nantinya kami berencana mengundang 10 (sepuluh) orang Guru yang sekiranya dapat mewakili 28 (dua puluh delapan) orang Guru lainnya yang dahulu sempat mengajar siswa Angkatan 1992, diantaranya I Dewa Gede Bima S.Pd (mantan Ka.Kesiswaan dan Pembina OSIS), Drs. I Nyoman Muditha M.Pd (mantan Wakasek), A.A.Adi Aryana (mantan staf Tata Usaha yang kini telah pensiun namun tetap memilih mengabdi di sekolah), Akhmad Mustajab S.Pd (Pembina Sispala) dan I Wayan Subyakta S.Pd (Ka.Kesiswaan sekarang, bagi yang tidak ingat, dulu Bapak ini dipanggil Pak Doraemon sedang kini malah dipanggil Pak SBY, mungkin lantaran namanya mengandung ketiga huruf tersebut).

Ditambah 5 (lima) orang Guru yang dulunya menjadi Wali Murid tiap kelas yaitu Dra. Wayan Astiti (Guru Kimia ini menggantikan Pak Suarjana, Guru sekaligus Wali kelas Fisika yang ternyata sudah di-mutasi ke SMAN 3), I Nyoman Dibia, S.Pd (Wali kelas Biologi 1), Drs. I Ketut Sinah (menggantikan Pak Subaga yang sudah di-mutasi pula sebagai Wali Kelas Biologi 2, Beliau ini mengajar Fisika sekaligus Pembina Jurnalistik), Drs. I Ketut Murda (Wali Kelas Sosial 1 yang mengajar Matematika) dan Dra. Ni Wayan Suniati (Wali Kelas Sosial 2 yang mengajar PMP dan sempat punya history dengan anak-anak Fisika hahaha…)

Dalam mewujudkan kegiatan ini nantinya, untuk Publikasi direncanakan bakal diumumkan secara resmi di 2 (dua) media cetak lokal plus secara tidak resmi di BLoG PanDe Baik dan beberapa situs penyedia iklan Gratis Dunia Maya. Selain itu direncanakan pula untuk mengundang perwakilan dari OSIS yang aktif dan juga dari Mading Candra Lekha.

Demikian kami sampaikan Laporan Rapat Kedua Panitia Rekan Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang diselenggarakan di kediaman Neng FiFFy pada tanggal 13 Februari 2010 pukul 17.00 Wita.