Pulang

2

Category : tentang KHayaLan

Sejauh apapun melangkah dalam hidup, satu hal yang selalu dirindukan dan diinginkan setelah semua selesai dikerjakan dan setelah rasa bosan hinggap dalam diri…Pulang ke rumah.
Pulang ke tempat asal dimana dahulu dilahirkan dan dibesarkan.
Pulang ke tempat dimana dahulu selalu dapat bermain bersama saudara yang selalu ada setiap harinya.
Pulang ke tempat dimana semua rasa kebahagiaan kesedihan dan keteduhan itu berada.
Pulang ke mana dapat melimpahkan keluh kesah atas semua yang terjadi hari ini dan yang lalu.
Pulang ke mana mimpi-mimpi itu terajut dan berawal untuk dapat mewujudkannya.
Pulang ke rumah, tempat orang-orang yang dicintai selalu berkumpul walopun mereka telah tiada, tak lagi bersama jalani waktu didunia ini.

16 Desember 2003.
Fiuh, sampai juga di rumah….

Menyayangi Istri

1

Category : Cinta, tentang Buah Hati, tentang DiRi SenDiri

Sempat teringat akan posting terdahulu, tentang pertanyaan jebakan yang selalu dilontarkan saat ngumpul-ngumpul dengan rekan kantor.

Mana yang lebih disayang, Istri atau Anak ?

Rata-rata jawaban mereka adalah anak.
Dan hanya sebagian kecil yang menjawab lebih sayang Istri, hanya saja diwajah mereka terpampang jelas keragu-raguan.

Namun secara pribadi, jawaban atas pertanyaan diatas, ya dengan keyakinan 100 %, lebih menyayangi Istri daripada anak. Kenapa ?

Karena kalo anak dipangku, digendong dan dikelonin hingga tidur oleh orang lain, hati ini rasanya gak masalah dengan semua hal tadi.
Tapi kalo Istri yang diperlakukan begitu ?
Wah…..
Bisa perang dunia ke empat. Hehehe….

Alasannya tentu beda kalo ditanya serius.

Istri lebih disayang karena untuk mendapatkannya, diperlukan usaha yang boleh dikatakan gak masuk akal.
Hampir rela melakukan hal-hal yang gak biasa dan yang gak menjadi sifat asli.
Udah gitu ketag ketug saat berhadapan dengan calon mertua, baik saat baru pe de ka te hingga meminang pujaan hati.
Diperlukan satu usaha yang diharuskan melewati satu dua rintangan yang sama sebelumnya.

Istri lebih disayang daripada anak, karena dengan anak mungkin gak sampe duapuluh tahun hidup bersama. Lantaran saat usia remaja rata-rata mereka menjauh dan akhirnya menikah diusia rata-rata duapuluhan.
Lantas dengan Istri ?
Hidup bersama hingga akhir usia yang diijinkan Tuhan dan yang akan selalu mendampingi saat suka dan duka sekalipun.
Yang akan melayani setiap saat, sedari bangun tidur, pulang kerja hingga beristirahat malampun, selalu dengan setia dan penuh cinta hadir dalam kehidupan.

Mewarnai hari-hari saat penantian akan kelahiran anak, pula saat mendidik sang anak bersama-sama.

Menyayangi Istri, sungguh bukan satu hal sulit dilakukan.
Itu kalo memang benar Istri selalu dicintai dan dibutuhkan setiap saat setiap waktu.

Asal jangan menyayangi Istri tetangga aja.Hehehe…

Mengenang Masa Lalu : Kasih Sayang Orang Tua

Category : Cinta, tentang Buah Hati, tentang KeseHaRian

Kalo sudah yang namanya detik-detik menanti lahirnya sikecil anak pertama, tentu terbayang jelas apa yang akan dilakukan nanti saat sikecil beranjak besar dan mulai mengenal siapa Bapak-Ibunya.

Rata-rata saat seorang anak menginjak usia remaja, yang namanya kedekatan pada ortu boleh dikatakan semakin jauh. Padahal jika melihat saat-saat awal kelahiran, sang anak begitu terlihat ingin selalu didekat kedua orang yang menyayanginya itu.

Sungguh miris saat membayangkan betapa angkuhnya seorang anak usia remaja seakan menganggap orang tua mereka adalah orang terbodoh didunia. Selalu melawan dan berusaha menghindari untuk bertemu dan bercakap barang sebentar.

Mengingat masa lalu saat ulang tahun pertama dirayakan pas usia 5 tahun, dengan penuh kasih Ibu memegang tangan anaknya untuk membantu memotong kue ulang tahun.
Namun saat remaja, tak jarang dimedia terpampang bahwa seorang anak membunuh ibu kandungnya sendiri lantaran permintaannya tak dikabulkan.
Shock…
Saat menanti seperti hari inilah, bayangan kedekatan serta kerinduan akan kasih sayang orang tua muncul kembali. Merasakan begitu hebatnya beban yang akan dirasakan sebagai calon orang tua seperti halnya mereka selama ini. Merasakan betapa anak bungsu mereka yang dahulu begitu manja, kini akan menjadi seorang Bapak bagi sikecil yang masih berada dalam kandungan.