Kemacetan hari ini

Category : tentang KeseHaRian

Agaknya suasana hari raya Galungan masih terasa hingga esoknya. Terlihat dari tutupnya warung2 maupun toko di sepanjang jalan kota Denpasar yang menyisakan satu dua toko yang tetap berdagang walopun sepi.

Jalan Sulawesi misalnya.
Sehari2 jalan ini penuh sesak dilewati kendaraan dan pejalan kaki, parkirpun bisa dobel sehari sebelum Galungan kemarin.
Namun pemandangan kamis ini tampaknya berubah jauh karena terlihat lengang dan sepi.

Senang sih melihat kota Denpasar seperti saat kecil dahulu lagi, tapi sayangnya kedamaian dan kesunyian ini tak pernah bertahan lama….

Membuang Impian

Category : tentang KHayaLan

Tampaknya keinginan tuk meng-upgrade computer pribadi, harus terganjal demi satu kenyataan yang tak mampu dihindari. Membayar Hutang.
Walopun dapat dipastikan akan ada sedikit kekecewaan dalam hati, lantaran impian tuk bisa menonton keping2 dvd plus menampung data serta kecepatan data yang lebih tinggi tak jua mampu diwujudkan sekalipun ada rejeki yang diterima sebagai hasil tabungan setahun penuh….
Tak apalah jika apa yang dimiliki toh masih mampu tuk hasilkan uang sampingan walopun dengan storage yang tergolong kecil saat ini.Namun hutang tetaplah beban yang akan dibawa sampe mati bila tak dipenuhi.

Yeah, ini hanyalah sebuah resiko kehidupan, dimana ada keyakinan bahwa Tuhan takkan pernah meninggalkan hamba-Nya, takkan memberikan cobaan diluar kemampuan hamba-Nya.

Semoga lain kali impian itu bisa tercapai…

(look’s a like harus nyisihkan duit gaji lebih banyak biar punya alternatif pilihan nantinya…)

Hujan

Category : tentang KHayaLan

Mengguyur kota Denpasar selama umat Hindu merayakan hari raya kemenangan Dharma atas Adharma, Galungan kemarin.
Hingga jumat pagipun tanah masih basah dan cuacapun juga masih mendung.Walopun sempat was2 saat di jalan nanti karena kmana2 mengendarai sepeda motor, namun satu hal lain dari turunnya hujan tetap mampu membawa kesejukan bagi umat-Nya.

Warung Podjok Setiabudi

Category : tentang PLeSiran

Ada satu tempat makan enak di tengah kota Denpasar.
Lokasinya di pojokan jalan Setibudi, tikungan perempatan pertama dari arah selatan.
Menunya khas Bali, dari special daging ayam, sapi ato malah babi.
Tergolong enak hanya saja terasa kurang tanpa hidangan kuah dalam mangkuk kecil.Harganya tergolong tingkat menengah (bukan murah meriah), sepuluh ribu per porsi. Setara dengan porsi nasi campurnya Sari Manis di Kedaton.

Tapi bolehlah Warung Podjok yang merupakan cabang tempat makan yang sama di sebelah barat jembatan pasar Kumbasari Gajah Mada, menjadi satu alternatif tempat makan, tentu apabila duit yang tersedia sedikit berlebih.
Asal bisa memaklumi jika tempat yang disediakan hanya dua buah meja makan kecil.

Hukum Alam

Category : tentang KeseHaRian

Saat memberikan saran agar istri tercinta mau beristirahat sebentar malam kemarin, lantaran ia tak jua sempat istirahat dalam sehari penuh aktifitas. Namun jawaban yang ia berikan sungguh mengena.

‘itu memang sudah hukum alam bagi wanita Hindu’
Hah ? hukum alam ?

Ya. Karena rata2 wanita Hindu bergelut dengan banten dan yadnya setiap hari. Pagi menghaturkan nasi jot’an, trus ada rarapan dan sore harinya menghaturkan banten di masing2 pemerajan. Ini hanyalah sepintas kegiatan sehari2, namun jika menginjak pada hari-hari suci, aktifitaspun bertambah banyak.
Hingga waktu istirahatpun jarang bisa dinikmati dengan baik.

Lantas bagemana dengan hukum alam laki-laki Hindu ?
Huahahaha….

Ternyata yang namanya laki-laki Hindu kerap kali diidentikkan dengan judi dan kemalasan. Judi dalam bentuk tajen adu ayam, maceki, mablok kiyu, cap jeki, spirit de el el.
Tak hanya itu, tak jarang para laki2 lebih mementingkan egonya untuk tidak membantu sedikitpun apa yang dilakukan para wanita. Hanya saja memang ini kerap terjadi di pedesaan. Di kota ? mereka memang tidak membantu dari segi fisik, namun lebih banyak mensupport keperluan yang akan digunakan oleh para wanita.

So, sudah hukum alam manusia Bali kini cenderung malas berusaha dan memperbaiki perekonomiannya.

Trus terakhir, bagemana dengan hukum alam seorang ‘PandeBaik’ ?

Jeprat jepret foto kemanapun pergi, barangkali bisa ditulis di media pribadi, trus hobi tidur n ngutak ngutik gadget plus terakhir…….
hobi nge-blog.
Huehehehe….

Genangan Air

Category : tentang KeseHaRian

Kasian sekali dikau wahai ruas jalan lingkungan Kota Denpasar…
Hingga tergenang air di kedua sisi tanpa ada penanganan dari instansi berwenang…..

more Gadget Stuff

Category : tentang TeKnoLoGi

So, this is my gadget today.
Dari PDA untuk organizer serta panduan survey maupun list lengkap jalan kabupaten dan juga surat2 rapat de el el, ada juga O2 yang cocok banget di tangan Istri, trus MP3 player lumayan buat temen dijalan ato kalo lagi nunggu, dan juga Nokia 6275i handset CDMA yang baru nongol dikamar ini.

Di gambar atas ada juga Infra red yang banyak banget membantu sedari Nokia 7650 mulai ada dalam keseharian. Namun ini agaknya segera tergantikan dengan Bluetooth yang tentu lebih efisien, gak perlu mendekatkan handset lagi. Dari tempat tidur juga bisa mentransfer foto2 hasil jepretan.

Belum lagi Card Reader, sangat membantu walopun support yang type SD/MC saja, namun yang bertipe MiniSD maupun MicroSD pun masih bisa tentu dengan bantuan tambahannya agar bisa dibaca oleh CR. Ini tentu sebagai ego juga, setia dengan bentuk MMC karena murah buanget !

Semua gadget yang ada tentu support pula dengan MMC ini.

Terakhir tentu kamera digital Konica Minolta 3,2 MP sejak 2-3 taun lalu setia menemani kemanapun pergi. Kini hanya digunakan kalo perlu hasilfoto terbaik (versi pribadi tentu).

Yang masih kurang ya Laptop ato kalo bisa Tablet PC, trus juga ada PDA kluaran terakhir yang jauh lebih cepat prosesornya dan gak takut kalo data hilang lantaran batere abis, ada juga Kamera Profesional kemaren itu, serta PC Desktop untuk alternatif lain bekerja dengan laptop.

Sebetulnya masih banyak yang diinginkan, tapi cukup segitu dulu deh.
Hehehe…

Nokia 6275i

1

Category : tentang TeKnoLoGi

at last, my CDMA phone datang juga.
Nokia seri 6275i, punya sistem operasi Symbian 40 edisi ketiga, layar jernih 262K, kamera 2 MP, slot memori eksternal, support mp3 player juga mp3 ringtone, dan fasilitas GPS yang masih gamang untuk dipelajari.

Secara keseluruhan ni handset bisa dikatakan memuaskan, lantaran layar yang luas dan lega. Namun memang blom pernah dicoba untuk berbicara, apakah suara diseberang jermih ato malah putus2 layaknya Samsung kemaren ?

Hasil fotonya lumayan, walo tak setajam shoot kamera Konika Minolta 3,2 MP, namun sudah cukup jika keperluannya hanya untuk foto blog, bukan untuk dicetak ato diperbesar. Yah, sekarang cukup bawa 1 handset ini kalo lagi kmana2, gak ribet harus bawa kamera lagi.

Beberapa foto blog terakhir sudah memakai hasil foto dari Nokia ini.
Yang mengejutkan, ya Night Modenya. Walo tak setajam kamera digital karena ada sedikit noise bintik2 disekitar objek.

Belum lagi suara yang dikeluarkan, tergolong lumayan menyaingi Samsung kmaren, apalagi kalo didenger lewat headset, gak mengecewakan deh.

Yang lebih asik lagi, Nokia PC Suitenya sudah support dengan Microsoft Outlook sehingga lebih mudah untuk mengcopy Contacts seperti yang ada di handset O2 dan PDA. Gak perlu susah2 mencet2 tombol lagi.

Hanya saja tombol di samping kanan baik kamera dan juga volume naik turun, terasa agak susah dipencet, mungkin karena masih ada lapisan plastiknya kali ya ?

Anyway, ni ha pe Two Thumbs Up deh, namun jelas kalo diadu di kelas CDMA. Gak kalah dengan handset brand lain.
Apalagi Sudoku bisa juga masuk ke aplikasi Java. Asyiiiikkk…