Pelatihan (lagi)…

Category : tentang iLMu tamBahan

Kali ini mengambil tema pelatihan Teknologi Informasi dalam bidang ke-PU-an, diikuti oleh jajaran staf dan kasi-kabid dilingkungan PU se-Bali, dimana satu instansi diwakili oleh 1 orang saja.Berlangsung di Hotel Nikki Gatsu, selama tiga hari sejak 29 Mei lalu. Yang diselenggarakan oleh Pusdata Jakarta, demi untuk menyamakan visi dan misi jajaran birokrasi pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.
Bidang ke-PU-an ditunjuk sebagai langkah awal yang nantinya diharapkan bakalan diikuti oleh instansi lainnya.

Pembelajaran meliputi pembuatan data baik pemetaan maupun penjelasannya. Dilaksanakan dalam 5 sesi waktu dimana salah satunya termasuk pula sosialisasi Web PU (pu.net), namun yang angat disayangkan, Workshop pembelajaran pembuatan Web Site tak dapat diberikan, hanya karena masalah waktu.

Baik para pemberi informasi yang terlihat bersemangat menjelaskan hal-hal yang dianggap perlu, tak diikuti oleh antusiasme Peserta Pelatihan. Mungkin karena lelah, capek, ato malah merasa diri sudah Eselon IV, setingkat kasi-kabid, sehingga merasa tidak diperlukan Pelatihan dasar seperti ini.

Namun secara keseluruhan apa yang disampaikan, cuman satu materi aja nyantol di kepala, pembelajaran SPSS sebagai database instansi terkait. Sedangkan yang lainnya mungkin lebih pantas diberikan pada seorang pemula, karena yang hadir sudah tentu mampu dan menguasai komputer dalam kegiatan sehari-harinya.

Berlatih membuat Account User pada Windows XP jadi mengesalkan, karena hal ini mungkin yang paling dasar dari sistem operasi ini, ditambah komputer yang seringkali ngadat, akibat kartu grafis tambahannya yang tidak dipasang, tak sepadan dengan fungsi pemetaan yang akan dijalankan.

Mungkin ini bisa menjadi bahan pelajaran untuk Pelatihan berikutnya, yang sudah tentu di-backup oleh jajaran birokrasi PU ditingkat Provinsi. Semoga bisa dilanjutkan kembali.

NDUT !

Category : tentang DiRi SenDiri

Jika asupan makanan yang penuh dengan lemak dankalori, tak dibarengi dengan pembakaran dalam tubuh, maka terjadilah pengendapan yang berpotensi untuk menambah beberapa kilogram jika sudah saatnya ditimbang.
Iya kalo penumpukan ini terjadi pada bagian tubuh tangan ato kaki. Kalo nyatanya di bagian perut, maka Ndut pun akan mulai terlihat, mengurangi daya tarik sang arjuna, dan sang dewipun menghilang sudah.Perubahan rutinitas lantaran kesibukan tempo hari malah memperburuk keadaan, mampu membuat tingkat stress bertambah dan memicu pula si Ndut ini muncul.
Yang terjadi bukannya diet seperti yang diharapkan, namun apa yang menjadi prioritas utama, malahan makin anjlok.
So, hingga kini belum ada ide yang mampu mengurangi Ndut yang makin membesar belakangan ini, namun tak membuat tujuan utama hancur begitu saja.

Pasrah ?
No Way !

Minus

Category : tentang Buah Hati

Apa jadinya jika pada pertengahan bulan, seluruh pendapatan baik resmi maupun tak resmi habis tandas begitu saja dimakan sang dokter ?
Pikiran pun menjadi bertambah kadar bebannya sehingga stress muncul ke permukaan.Apa yang terjadi sejak awal januari lalu, adalah satu ironi disaat image sang pegawe negri makin bertambah ketebalan dompetnya sehingga cenderung memacu datangnya sang peminta sumbangan ato sekedar bazaar maupun kupon undian berhadiah.
Belum lagi kewajiban yang harus dibayarkan untuk kehidupan sosial, cukup membuat kelabakan sang dompet, karena belum menggapai akhir bulan, sudah kosong melompong.

So, semua impian pun tinggal mimpi belaka.
Namun lagi-lagi mengingat tujuan yang diinginkan adalah demi masa depan cerah gemilang, maka bolehlah kekhawatiran ini dibiarkan sejenak tanpa ada upaya bagaimana cara mengatasinya.

Angan-anganpun bisa jadi harus digantungkan setinggi langit, karena takkan mungkin bisa tercapai dalam jangka pendek.
Apa lagi yang bisa diharapkan kecuali mengikuti saran dokter setiap bulannya.

Percaya Gak Percaya

Category : tentang Buah Hati

Sebagai orang yang sempat mengenyam pendidikan selepas masa SMA, serta tinggal dikota besar yang rata-rata penduduknya harus saling bersaing sportif, demi melanjutkan kehidupan ke tingkat yang lebih baik.Namun apakah semua orang se-spotif yang dibayangkan ?
Tidak.

Ada saja yang masih menggunakan cara-cara kuno namun masih ampuh di abad teknologi yang nyaris 3,5 G sebentar lagi. Bukan tak mungkin jampi-jampi tradisionalpun bisa dikirimkan lewat sms ato mms yang dijamin, setiap orang memiliki fasilitas ini.

Bisa jadi lantaran tak mampu bersaing sehat, maka jalur hitampun ditempuh, demi mendapatkan apa yang diinginkan.
Bolehlah, orang-orang ini disebut sebagai orang yang biadap tak berperi-sportifan pada manusia lainnya.

Percaya gak percaya.
Apa yang terjadi saat bantuan yang datang demi meminimalisir kekuatan ini nyatanya sempat membuat satu minggu ini begitu kelam, karena bener2 satu hal yang dahulu tak terlihat sama sekali.
4 bulan dilalui begitu saja tanpa terlihat apa-apa.
Percaya gak ?

Tapi itu semua kembali diserahkan pada-Nya, karena Beliau lebih tau dan lebih mampu tuk mengatur kehidupan dimuka bumi ini.
Entah kapan keadilan itu kan terjadi.

Wayang Cengblonk

Category : tentang KHayaLan

Kembali digelar gratis di pusat kota Denpasar, tepatnya di lapangan alun-alun, yang ditanggap oleh satu Badan Narkotika, pimpinan Bapak Mangku Pastika, mantan Kapolda bali dijaman bom Bali I.Antusiasme masyarakat Bali jelas terlihat saat baru memasuki areal jalan seputaran lokasi pagelaran, tampak parkir sudah penuh bahkan dobel di depan Kodam IX Udayana. Seakan tak percaya, lapangan Puputan yang begitu luaspun dipenuhi penonton yang sudah duduk manis menanti sang dalang memainkan wayang.

Padahal di koran Radar Bali, ada satu dalang lokal yang mencibir nge-trendnya Wayang cengblonk, penuh dengan dagelan kocak, dan dianggap terlalu mengikuti kehendak publik. Seakan sudah bisa terbaca layaknya para politikus kacangan, sang dalangpun berkata akan mengembalikan roh wayang kulit pada pakem dan aturan yang dahulu berlaku.

Satu pertanyaan, apakah wayang kulit jika kembali ke asal, dapat diterima begitu ramai dinanti masyarakat Bali ?
Mungkin bisa dilihat dari pagelaran dalang-dalang setempat, yang mungkin belum mampu menyaingi jumlah penonton malam kemaren.
Padahal pagelaran yang diadakan, bukanlah pertama kali digelar gratis bagi masyarakat umum.
Seminggu lalu bahkan digelar pula atas ide dari pelukis Bali, Nyoman Gunarsa, yang mencoba memperkenalkan Hak Cipta pada masyarakat.

Lakon kali ini tak jauh dari sang penyewa, tentang penggunaan narkoba.
Durasi tontonan memang hanya sebentar, cerita yang dibawakan pun terasa pendek, karena hanya menampilkan 5 adegan pokok, dan 3 diantaranya memberikan petuah serta nasehat bagi masyarakat yang menontonnya.

Sungguh satu pagelaran yang dinanti penonton, terbukti kembali saat selesai pertunjukan, masyarakat kembali menyemut di jalan-jalan raya kota Denpasar, satu pemandangan aneh terjadi pada jam-jam malam.

Tampaknya pendapat dari sang dalang di korang kemaren pagi tak mampu membendung rasa penasaran penonton, tuk melihat langsung pertunjukan sang dalang, Nardayana, yang telah mampu mengeluarkan 5 rilis vcd hingga hari ini.

Dewa Ruci

Category : tentang PLeSiran

Jika baru pertama kali menapaki propinsi Bali ini, lewatlah ke arah timur bandara, trus ke utara, menuju Denpasar ato Sanur.
Di persimpangan yang dikenal dengan sebutan Simpang siur, karena memang keberadaan 4 ato malah 5 jalan bertemu di satu titik, yang kini telah diisi dengan keberadaan patung megah, Bima yang dililit Naga, dan dikenal sebagai Dewa Ruci.Salah satu proyek Mercusuar kabupaten Badung, dimana sekitar akhir menjelang tahun 2000 tiba, ni patung masih dalam tahap desain, digarap oleh sang maestro arsitektur, Ir. Wayan Gomudha.
Salah satu dosen yang mengajar di Teknik Arsitektur, memang pada masa itu lebih dikenal dengan hasil karya patung di persimpangan jalan, baik Denpasar, maupun di Kabupaten Gianyar, tempat asal kelahirannya.

Hingga hari ini, tak hanya patung yang dilahirkan, namun juga Stadion Gianyar, yang masih mandeg pembangunannya, Wings International Rumah Sakit Sanglah bagi pasien yang berpunya, Gedung DPRD Kabupaten Gianyar, sempat menelan 1 korban jiwa, saat beruntung bisa magang disitu, serta yang masih dalam tahap proses, Pusat Pemerintahan Badung, rencananya dari tahun ini bakalan dikebut pengerjaannya.

Kabar terakhir dari dosen ini, cukup mengejutkan, apalagi di tahun 2001 silam, Beliau sempat membantu kelulusan di tingkat perguruan tinggi, dengan menjadi dosen pembimbing tugas akhir, sekaligus pula mempelopori penggunaan komputer sebagai alat bantu penyelesaian tugas gambar, yang masih didominasi oleh mesin gambar.

Dari seorang teman yang kebetulan bertemu di tempat praktek salah satu dokter terkenal, membawa berita bahwa Beliau terkena Stroke Ringan, wah….
Padahal apa yan dilahirkan mungkin masih belum bisa dikatakan maksimal, karena masa pembangunan saat ini masih membutuhkan tangan dingin Beliau, dalam merancang tata ruang kota.
Sungguh sangat disayangkan jika apa yang Beliau lakukan harus terhenti disini.

Semoga tuhan mendengar doa hamba-Nya, agar Ir. Wayan Gomudha, masih diberikan kesempatan melahirkan desain konsep bagi pesatnya pembangunan di Bali ini.

Selamat Datang Anggota Baru

Category : tentang Buah Hati

Nengok ponakan yang baru lahir, bisa jadi mengobati satu impian yang masih belum terkabulkan hingga hari ini. Lahir dari pasangan Mb.Tut Tri dengan Bli Made Raka, hingga kemaren akhirnya masih numpang di rumah mertua- Ibu dari Mb.Tut Tri, di Jl. Kapten Japa 14 Yang Batu, dengan alasan tak ada yang merawat saat sang Ibu masih kesakitan akibat operasi caesar, dan sang Bapak yang kerja di salah satu perusahaan taksi di Bali.Inilah anggota baru kami, cowok kecil yang kelak bisa meneruskan garis keluarga, akhirnya dikabulkan oleh-Nya untuk satu keluarga kecil ini.
Satu hal lagi yang memang belum terwujud hingga hari ini, restu juga pintu yang belum diberikan oleh-Nya untuk kami berdua.
Kapan ya bisa direstui oleh-Nya ?

What Am I Supposed To Do ?

Category : tentang Buah Hati

Marah saat anak-anak ribut, nilai berkurang 100
Memperingatkan anak-anak saat mereka nyanyi keras di jam istirahat, dihadapan orang tuanya, nilai juga berkurang 100.
Marah dan akhirnya membuat sang biang keributan sinis dan langsung menuding kekanak-kanakan, nilai juga berkurang 100.
Ikutan ribut dengan nyetel lagu keras Rancid ato Sepultura, dan bikin marah tetangga, nilai juga berkurang 100.Mungkin tak kan pernah ada yang namanya ketenangan, ato terkabulkannya permohonan untuk bisa miliki keturunan, jika nilai terus berkurang.
Sungguh-sungguh ini tak adil.

Bikin tampang jadi kayak si monyet.