Video Syur

4

Category : tentang KeseHaRian

Rupanya di negeriku hari ini yang namanya teknologi sudah semakin disalahgunakan, namun semua itu bagi sebagian orang malah nampak menguntungkan untuk mengeruk pundi-pundi uang diatas penderitaan sang korban yang lantas dicap pantas untuk jauh terpuruk dalam kehidupannya.Semua resiko tadi tentu saja sebetulnya sudah disadari betul bagi yang memang setuju mengabadikan sebagian kecil kehidupannya ke dalam sebuah rekaman lensa, berbekal kemajuan teknologi yang semakin hari semakin murah dan mudah didapat.
Namun ini tidak berlaku bagi mereka yang secara bodoh melakukannya ditempat terbuka, dan menyebabkan semakin terbuka peluang lebar bagi orang lain untuk seara diam-diam mengabadikannya.

Beredarnya video syur yang melibatkan aktor lokal, baik dari berbagai gaya maupun yang memilikimaksud tujuan tertentu, membuat miris berbagai kalangan, karena gak cuman menampilkan sosok generasi muda yang katanya merupakan harapan bangsa yang sudah siap tinggal landas ini, tapi juga oknum pegawai pemerintahan yang citranya sudah tercemar akibat kelakukan sebagian darinya dimata masyarakat, keluar dari norma kedisiplinan.
Yang membuat ternganga, ya keterlibatan Dewan terhormat, yang katanya mewakili rakyat, namun setali tiga uang, takluk saat berhadapan dengan wanita.
Anehnya lagi, sang pasangan yang terdeteksi sebagai penyanyi dangdut, tanpa dosa membeberkan semuanya, mencap diri sebagai korban, padahal sangat berbeda jika kita melihat video sesungguhnya.

Bahasan tabloid SMS terbaru Edisi 95 Januari 2007, mengetengahkan 9 video syur tambahan, yang jujur saja baru kali ini diketahui keberadaannya.
Ini bisa saja baru sebagian kecil yang secara ilegal beredar dimasyarakat, dibandingkan dengan video-video yang kmungkinan masih tersimpan rapi pada handset masing-masing menunggu saatnya saja.

Satu resiko besar jika tak siap menghadapinya.


Behind The : Pecatu

Category : tentang PeKerJaan

Ternyata panasnya Pecatu, menyimpan view-pemandangan yang gak kalah indah dengan obyek wisata lain di penjuru Bali. Apalagi seperti yang kukatakan sebelumnya, tempat ini juga rame dengan turis maupun penduduk lokal, yang berenang sampe berjemur di sekitar areal pantai.Sempat bikin jantung berdebar kencang, gara-gara satu dua dari mereka gak jarang yang topless, telanjang di areal umum, dan tertangkap jepretan kamera begitu cepat tanpa kilatan flash. Huehehe….
Sejujurnya, selama 3 kali turun ke pantai, cuman menemukan 5 biji objek foto- 3 luar dan 2 lokal, yang berhasil diabadikan, secara diam-diam dengan berbagai angle, mengungkapkan keindahan makhluk ciptaan Tuhan.
Duuuh….


Kesibukan Akhir Tahun : Pecatu Project

Category : tentang PeKerJaan

Jika akhir tahun merupakan kesempatan untuk liburan bagi sebagian besar orang, namun angapan ini tidak berlaku bagi kami yang berada di ruangan Perencanaan.
Disamping berbagai masalah yang menerpa beberapa rekan kami di tempat tugas mereka dalam mengawasi pekerjaan yang dilakukan oleh Rekanan Kontraktor, hingga kabarnya terjadi Pemutusan Kontrak (yang pertama dalam sejarah Pemda Badung – bagimana Muri, apa pantas dimasukkan dalam Rekor ? huehehehe….).Juga ada 5 staf yang ditugaskan untuk ngebut pekerjaan dadakan dan harus selesai sebelum tahun 2006 berakhir.

So, Pecatu Project has Begin…

Selama kurang lebih 2 mingguan pekerjaan fisik dikebut, dan akhirnya bisa terselesaikan pertanggal 25 desember lalu, sesuai rencana. Walopun dokumen dan sisa sedikit pekerjaan bisa tuntas setelah 2 minggu kemudian.

Anyway, selama berada di lokasi yang puanasnya minta ampun, juga jauhnya bikin bbm di tangki mobil cepet abis, tapi tergantikan dengan jatah kupon premium 10 liter per jadwal sekali pengawasan.
Plus warna kulit yang sedikit berubah, akibat berjemur…
He.. kayak turis aja, pake berjemur.

Semua itu sedikit terhibur dengan adanya lokasi pantai di kilometer ketiga, yang rame dengan wisatawan domestik maupun luar, dari sekedar duduk-duduk di pinggir pantai, sampe yang berenang make bikini full sexy, menyegarkan mata setelah seharian ngliat mulusnya aspal. Huehehe…


Tuna Netra ?

Category : tentang DiRi SenDiri

Huayo tebak…
Ini Tuna Netra apa bukan ?

He.. ini ekspresi yang ditangkap secara iseng dengan kamera, saat kami berada didalam pesawat Adam Air setelah pindah pesawat, dan akhirnya pulang dengan slamat tiba di Bandara Ngurah Rai Tuban.

Ekspresi ini milik seorang rekan kerja, yang menjadi supir dari Kasubdin kami, dikenal dengan lagak lagunya yang aneh.
Pak Nyoman Sujana.
Huehehehe…


Pertama Kali : Adam Air Story

Category : tentang PLeSiran

Pas balik ke Bandara untuk pulang, sempat terjadi Insiden yang bisa dianggap bersyukur terjadi di darat.
Pesawat gagal take off.
Numpang Adam Air dengan nomor pesawat yang sama dengan yang hilang kemaren di Sulawesi, dan yang bikin hati semua teman bersyukur hari kemaren, adalah pilot yang membawa pesawat, sama dengan pilot yang hilang dengan pesawat Adam Air kemaren itu.RA Widodo.

Bersyukur saat mengantarkan kami, bisa mendarat dengan selamat di Bandara Ngurah Rai, walopun sempat dilakukan tukar pesawat, setelah keangkuhan Pramugari menyatakan kesalahan gagal take off, lantaran pintu belakang tidak tertutup dengan sempurna dan berkata bahwa penumpang yang turun dan batal terbang, tiketnya dinyatakan hangus….

Terima Kasih Pilot RA Widodo.
Telah mengantarkan kami dengan selamat tiba di Bali.
Dimanapun engkau kini berada, kuharap Tuhan tetap memberikan jalan yang terbaik untukmu…..

-Pande ; 3 Januari 2007 11.00 malem.


Pertama Kali : Duyung Story

Category : tentang PLeSiran

Lewat di areal ikan Duyung, menyaksikan manjanya ikan Duyung yang disusui dan diberi makan, membuat tergelitik dan geli, namun rasa sayangpun muncul…
Lewat di areal souvenir, sempat berkeinginan membeli boneka duyung yang membawa botol susu. Huehehehe… jadi teringat keponakanku yang masih kecil, blom bisa jalan, tapi kuatnya kalo udah mimik susu…