Kartu Krama Adat, Upaya Pemetaan Awal

Mencoba memetakan data Krama Adat Banjar Tainsiat yang dikelompokkan berdasarkan galeng setra atau Desa Adat yang diemban oleh masing-masing warga, memberikan 2 tantangan besar dalam proses pengerjaannya.

Pertama, melakukan input jumlah krama atau warga Banjar Tainsiat sesuai data Kartu Keluarga yang dibantu oleh Pak Kadus kami gagah perkasa, Eka.
Dari membuka, melihat, menghitung serta melakukan input jumlah anggota keluarga satu persatu dari 400an Kartu Keluarga yang terdaftar, dan tidak lupa memilah berdasarkan jenis kelaminnya.

Kedua, tentu bagaimana cara penghitungan cepat dengan menggunakan rumus IF pada lembaran Excel agar kelak tidak menemukan kendala berarti saat memasukkan atau menghapus data Krama Adat Banjar Tainsiat kedepannya.
Bersyukur dari tetangga sebelah berkenan membagi ilmu lembaran K1 Jalan Kabupaten yang seingat saya, berisikan banyak rumus-rumus excel sederhana dalam penghitungan variabel secara cepat.

Hasilnya ?
Mantap tentu saja.
Gak percuma kerja keras dan waktu luang yang dihabiskan disela pekerjaan kantor dan juga aktifitas di rumah, demi sebuah pekerjaan rumah menjadi 1 dari 8 Kelihan Adat Banjar Tainsiat.
Minimal sekarang kami bisa memiliki data jumlah Krama Adat berdasarkan galeng setra ataupun Desa Adat yang diampu masing-masing, lengkap dengan jumlah Pria dan Wanitanya.

Semoga kedepan, bisa lebih baik lagi dalam kaitan pendataan Krama, mengingat waktu penugasan sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat masih cukup lama. Masih 4,5 tahun lagi. ?

#DokumentasiKelihanAdat
#BanjarTainsiat

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.