Pernah Tenar (juga)

Ternyata dulu itu pernah juga menghasilkan beberapa tulisan yang laik terbit di media cetak lokal sekelas Koran Tokoh, tahun 2012 sehalaman penuh. Berkat jasa mbak Ratna Hidayati juga sih sebenarnya. Topiknya soal teknologi yang notabene merupakan hobi tak tersalurkan di dunia kerja. Meski begitu, dalam setiap penerbitan dwi mingguan, disamping diberi kesempatan untuk numpang tenar, lewat pencantuman nama di akhir penulisan, dan terkadang boleh memunculkan foto si sulung sebagai ilustrasi, semua usaha diberikan honor penulisan pula sebagai penyemangat untuk nulis lagi di edisi berikutnya.

Sayang, gak nyampe setahun saya memilih mundur dari kolom ini. Penyebabnya ya pasca lahiran anak ke-2 si Intan yang praktis bikin waktu luang jadi banyak tersita. Lantaran harus menghandel si sulung pula yang saat itu sudah masuk jenjang pendidikan SD.

Sementara itu, saat melihat-lihat arsip lama di folder kerjaan terdahulu soal Permukiman dan turunannya, ternyata pernah juga nulis soal kerjaan sehalaman koran penuh, di media cetak lain, yang sayangnya gak dibayar. ?
Padahal kalo dibandingkan dengan honor penulisan di Koran Tokoh, kelihatannya lumayan juga kalo sampe beneran dibayar. Mana gak pake campur tangan editor pula. Beneran sama dengan draft yang diserahkan saat itu.

Tapinya sebagai pengganti, ada foto saya nongol di pojokan bawah. Jadi numpang tenarnya pake wajah sendiri, bukan lagi nama di akhir tulisan.

#selfie #numpangtenar

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.