Menikmati Hujan dan Panas Matahari di Balkon Atas

Setelah lima hari kerja berjibaku dengan waktu di pagi hari, pada akhir minggu biasanya saya mencoba untuk sedikit bersantai menyikapi rutinitas agar tak sampai membosankan pikiran dan mood. Bangun dari tempat tidur pasca pukul 6, lalu mandi dan mebanten pekideh. Lanjut sarapan atau ngemil kopi, barulah duduk manis di balkon depan menikmati sinar dan panas matahari atau dinginnya hujan seperti kali ini.

Alunan musik yang hadir dari speaker portable murahan, selalu ada saban saya bersandar di kursi sofa lama, yang biasanya dipakai untuk menjemur bantal oleh Ibu. Jika pun sedang ingin, terkadang musik bisa berganti dengan bacotan dalang CenkBlonk, hasil pengunduhan dari laman YouTube yang dikonversi jadi format suara saja.

Sejak memiliki rumah baru per tahun lalu, saya menyukai aktifitas pagi seperti ini tiap hari Sabtu dan Minggu, ataupun hari-hari biasa saat bekerja dari rumah masa pandemi kemarin.
Area terbuka di sisi depan dan belakang rumah memang sengaja didesain ada dalam gambar, agar kelak saya ataupun anak-anak nanti, bisa menikmati hari saat aktifitas di luaran tak lagi bisa dilakukan karena hujan ataupun panas terik di siang hari. Sambil memandang langit dan pemandangan atap di segala penjuru, memberikan perspekstif dan pemikiran baru saat penat melanda.

Saya bersyukur atas semua ini.

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.