Sampai Kapan Semua akan bisa Bertahan ?

Simpang jalan Nakula-Legian adalah salah satu titik keramaian lalu lintas yang kerap terjadi pada jam-jam kerja ataupun musim liburan. Jalan ini adalah salah satu alternatif jalur yang biasanya digunakan untuk mengakses pantai Double Six, tempat dimana sebuah sarana akomodasi bintang lima berada.

Siang kemarin, saya menyempatkan diri berkeliling kawasan Kuta untuk melihat langsung bagaimana suasananya dalam masa yang katanya masuk kategori New Normal. Masa dimana pariwisata di Bali kembali dibuka, namun sayangnya tanpa ada kunjungan mancanegara.

Jadi ya tetap sepi.

Jalan Legian yang biasanya padat oleh kendaraan roda dua, kini tampak lengang. Bayangan mobil saat melintasi belasan gerai yang menyajikan kaca bening di are depan tampak jelas saat roda melaju perlahan. Satu hal yang jarang terjadi saat Bali dipenuhi turis dan wisatawan domestik.

Kata sebagian orang, Bali tak butuh banyak turis. Sehingga bisa dikatakan, tampaknya Bali sedang diuji kini. Tanpa adanya kunjungan, tanpa ada pemasukan.

Sampai kapan semua akan bertahan ?

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

One thought on “Sampai Kapan Semua akan bisa Bertahan ?

  • October 28, 2020 at 8:38 pm
    Permalink

    Semoga kita semua bisa melewati masa sulit ini bersama dan secepatnya. Kita semua bisa pulih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.