Nays untuk Makan Siang

Menikmati santapan makan siang di parkiran sebuah area yang dikelilingi oleh taman hijau kerap saya lakukan saat masih bekerja sebagai tukang draft gambar autoCad di perusahaan kecilnya Pak Made Suweka, jalan Tukad Citarum Renon. Jadi makin sering, begitu bom bali meledak di Kuta tahun 2002 silam, yang mengakibatkan tandem saya, bli bagus Wayan Ramaita harus ditugaskan ke lokasi proyek, kalau tidak salah efek dari pengurangan jumlah pengawas lapangan, untuk terjun langsung ke beberapa pekerjaan yang sedang dibangun saat itu.

Kenangan itu datang ketika saya mulai membuka kemasan mangkok kertas paket makan siang Sager pepes Pindang buatannya Bu Kadek Dwi Lantari lewat brand Nays di parkiran utara kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Kebetulan dapat hibah pagi tadi dari Bu Ayu Ameilia yang membagikan paket makan siang gratis kepada kawan-kawan seruangan kerja, dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Pernikahannya yang ke-21. Terima Kasih dan Selamat juga buat Jik Putu Tony.

Mengambil segmen dan ciri khas masakan Bali, hasil racikan Nays sebetulnya bukan kali pertama saya nikmati siang ini. Cita rasanya tetep nyaman di lidah. Gak pedas banged laiknya makanan anak milenial jaman now. Porsinya pun pas bagi yang sudah terbiasa makan siang secukupnya. Gak sampai kebuang atau mubazir.

Kalian yang pengen menikmati makan siang atau sarapan pagi praktis dan gak ribet, kontak mereka aja. Kalau ndak salah sudah tersedia di GoFood juga.

#makansiang #lunch #bali #kuliner

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.