Skip to main content

Dari Beatles sampai Mice Cartoon

Obladi Oblada Life Goes On…

Akhirnya terjawab jua mengapa kartun strip Benny & Mice sudah gag tampil lagi dalam bentuk Buku belakangan ini. Terakhir nulis kalo gag salah “Jalan-Jalan ke Singapura-nya Benny Rachmadi yang ngocol abis. Lha kini giliran buku-nya Mice Cartoon, tandemnya Benny punya gawe malah dirilis untuk pertama kalinya bulan Maret 2012 kemaren. Kabar dari buku sih, per 2 Juli 2010 lalu merupakan tanggal bersejarah selesainya serial duo Benny & Mice. Sedih juga sih mbacanya…

Tapi sudahlah, hidup memang harus tetap jalan seperti judul lagu diatas. Sebuah karya apik miliknya The Beatles yang menjadi idea utama dari Mice Cartoon kali ini, ditambah beberapa karya lainnya yang dijadikan judul sub bab didalamnya. Bagi yang mengenal siapa dan bagaimana perjuangan grup asal Inggris ini, saya yakin pasti mengenal lirik lagu mana saja yang diambil sebagai ilustrasi awal di sepanjang buku.

Mengisahkan perjalanan Mice aka Muhammad Mice Misrad (23 Juli 1970) pasca perpisahan dengan Benny Rachmadi, dari liburannya ke Bugis – Bone Kajuara, perjalanan balik ke Jakarta hingga kehidupan keluarga kecilnya menjadi intro beberapa halaman dalam buku yang cukup membuat saya pribadi menarik nafas panjang dan berat. Rasanya beneran gag rela kenyataan yang ada. Meski demikian, diantara kisah ‘8 Days a Week’ ada satu strip yang kemudian mencerminkan bagaimana kehidupan saya yang sebenarnya. Dari masa Bujangan, Pacaran hingga beranak pinak (-_-“)

Mengungkap isi hati Mice, begitu tepatnya yang bisa dirasakan dalam komik strip berikutnya. Baik itu pandangannya soal audisi Indonesian iDol, histeria Chaiya Chaiya yang jika boleh saya katakan malah berakhir tragis, hingga goresan uniknya soal gambaran personil BoyBand dan gerombolan anak Alay yang saban pagi lebih suka nongkrongin live music plus aksi Lipsync para artis kenamaan.

Dikemas dalam sebuah buku cetak yang exclusive, menyajikan sebagian komik strip dalam dua warna serta sebagian lainnya full color dan kertas tebal. Dan seperti halnya kisah duo Benny & Mice, apa yang diceritakan halaman per halamannya mampu memberikan clue atau petunjuk akan kejadian sosial apa saja yang sedang trend atau terjadi saat itu. Misalkan saja ketika warna gelap terang mobil dijadikan solusi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Kota Jakarta, atau trending BBM-an disegala situasi bahkan menanti Traffic Light sekalipun, atau Trend rambut cepak ala Pasha ‘Ungu’ dan juga Terror Bom Buku.

Diantara itu ada pula beberapa strip komik yang malah bikin miris hati mengingat kebenaran yang terkandung didalamnya mencakup menu makan yang telah disuntik berbagai macam kandungan berbahaya, mie instant yang ditenggarai mengandung bahan pengawet tapi masih dikatakan aman oleh empat menteri, hingga modus percobaan penipuan lewat sms.

Meski beragam, namun apabila boleh saya bandingkan dengan kisah terakhir milik Benny Rachmadi, apa yang diceritakan sepanjang buku rasanya kok malah jadi garing. Beberapa strip yang melibatkan tokoh utama dan seorang temannya, bahkan merupakan pengulangan ide dari buku-buku kumpulan komik strip duo Benny & Mice. Tingkat kelucuan cerita malah jadi tambah Galau jika mengingat awal kisah buku ini. Demikian pula dengan akhir cerita yang masih terkesan agak ngambang.

Lama-lama Saya malahan jadi kangen dengan kisah kalian berdua loh…

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Kalian masi ingat, kapan mulai gabung ke Sosial Media ?

Saya ingatnya pertama kenal FaceBook November 2008. Era kampanye Mister Barrack Obama yang kabarnya waktu itu make sarana FB untuk merangkul generasi muda. Sempat penasaran di awal, gegara tumben kenal yang namanya Media Sosial.  Padahal di era yang sama, sudah ada FriendSter, MySpace atau Hi5. Rupanya saya bukan generasi itu.  Yang jadi gara-gara ya Blogging.  Keasikan nulisin Blog, keenakan onani, lalu kesandung orang deh.  Start awal di laman Blogspot 25 Mei 2006, pake nama pandebaik.blogspot.com lalu diberi hadiah Domain pribadi oleh RakhaHost di agenda gabung bareng Bali Blogger Community Februari 2008, berubah nama jadi pandeividuality.net yang terinspirasi dari album PAS Indieviduality, menggunakan mesin Wordpress. dan pas kesandung media mainstream, pindah hosting ke Bali Orange jadi www.pandebaik.com pada November 2008. Pindah hosting juga gegara Rakhahost trouble cukup lama.  Balik ke Blogspot lagi pada 16 April 2023 lalu lantaran capek mengelola Wordpress, yang kerap disampe