Skip to main content

Menyoal Ciuman Mesra Raul-KD dihadapan Publik

Betapapun kerinduan pasangan kekasih yang sedang dilanda mabuk asmara setelah sekian lama terpisah jauh lantas melampiaskannya dengan penuh spontanitas adalah hal yang biasa dan lumrah. Tidak peduli batasan usia yang bersangkutan.

Sayangnya akan menjadi sebuah kontroversi ketika salah satu dari pasangan kekasih tersebut masih terikat dalam sebuah perkawinan yang sah. Lebih sial lagi, pasangan yang satunya lagi merupakan ibu dari dua anak yang menginjak usia remaja seakan tak peduli lagi dan berlindung dibalik kerinduan asmara yang membuncah, seakan keduanya masih berumur tujuh belasan dan menganggap sah-sah saja mereka melakukannya.

Ciuman Mesra Raul-KD didepan umum, dihadapan kamera para pencari berita infoTAIment, memicu kemarahan publik. Sejumlah artis lainnya menyayangkan bahkan menabukan aksi tersebut, ada pula yang mengkhawatirkan reaksi yang bakalan ditimbulkan pada kedua anak KD, wajar apabila mereka kelak takkan mau dekat lagi dengan sang ibu. Demikian gosip artis yang dapat dikabarkan melalui blog seorang abdi negara pagi ini.

Life begin at 40. Puber Kedua…

Terlepas dari aksi pegangan tangan hingga ciuman mesra sang diva bersama seorang pengusaha Timor Leste yang kemudiaan berlindung dibalik cerita asmara, saya pribadi sangat menyayangkan spontanitas tersebut. Apalagi kalo bukan soal status pujaan sang diva yang notabene masih terikat perkawinan dengan wanita lain. Tapi yah, seperti kata Kakek GombLoh ‘kalo cinta sudah melekat, tai kucing -berasa- cokelat. Well, itulah cinta.

Lain lagi dengan tanggapan masyarakat yang kini sepertinya sudah mulai merambah sebuah jejaring sosial bernama FaceBook, hiruk pikuk membentuk sebuah group ‘say no to Krisdayanti’. Halaman tersebut diperuntukkan bagi mereka yang sudah muak dengan kelakuan Krisdayanti yang telah berulang kali berzina, merebut suami orang, tak memedulikan perasaan orang lain, munafik, tak punya moral dan tak punya malu. Berbagai Ungkapan hati pun dilontarkan oleh sebagian besar penyuka halaman tersebut yang hingga pagi ini (24/7 pk.7.30) sudah mencapai angka 61.895 orang. Padahal baru pagi kemarin jumlahnya baru mencapai angka 26.951 orang saja. Memang, tak semua tanggapan kemudian menghujat marah pada sang diva, ada juga yang menganggap bahwa pembentukan group ini malah terkesan kurang kerjaan dan berlebihan. Tapi apa mau dikata ? seorang Krisdayanti yang dahulu sudah terlanjur dekat di benar sekian juta pasangan hidup dan berharap Anang-KD bisa tetap setia hingga ajal menjemput, tampaknya jelas kecewa berat.

Ada satu lagi yang unik dalam pemberitaan media pagi ini. Menurut Elsie Lontoh kuasa hukum sekaligus sahabat KD, Raul harus mempersiapkan diri untuk memberikan kehidupan yang layak untuk diva tersebut. “Biaya hidup KD nggak murah, lho. Raul harus bisa hidupi KD. Siap nggak Raul nanti bisa hidupi KD dengan baik?” (Vivanews 24/7). Yang kalau diartikan oleh awam seperti saya misalkan malah jadi ‘oh jadi ini yang menjadi penyebab keretakan rumah tangga Anang-KD ? ujung-ujungnya soal biaya hidup (baca: duit) ? ealah…’

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.