Skip to main content

ExpLorasi fitur MoRange by PanDe Baik bag-2

Menyambung tulisan saya perihal ‘mengexplorasi fitur Morange’ yang pertama kemarin, kebetulan baru membahas soal Profil tampilan utama, pengaturan aplikasi Morange (setting), penambahan aplikasi dan pengaturannya pada layar utama Morange, fitur ‘Push Email’ ala Blackberry dan juga Web Browser built in. Jadi gak perlu tambahan browser lagi kalo make Morange.

…..dan berikut lanjutannya. Silahkan disimak….

***

Anda menyukai Chatting ? Morange-pun menyediakan fitur seperti Yahoo Messenger, ICQ, Google Talk atau MSN sebagai sarana ngobrol dengan account diluar Morange. Saya mengambil contoh salah satunya yaitu Yahoo Messenger (YM). Setelah melakukan login dengan memasukkan ID dan Password, saya dihadapkan pilihan yang sangat mirip dengan YM versi Windows. Dalam arti semua nama contact yang ada pada YM laptop, ditampilkan dengan baik. Jauh berbeda dengan aplikasi YM yang saya dapatkan dalam versi Windows Mobile pada PDA. Lengkap dengan status mereka, Offline, Online, Busy atau idle.


Setiap jawaban yang datang dari orang yang diajak Chatting, seperti halnya fitur ’Push Email’, ponsel atau handset akan bergetar dan bersuara seperti masuknya sms. Saat kembali kelayar utamapun, pada kolom Notification akan tertera status chat yang kita lakukan sebelumnya.

Sarana ngobrol ala Morange ada pada fitur ChatRoom. Disini kita bisa masuk pada ruang Chat yang telah disediakan, tinggal memilih yang mana diinginkan, dan…. langsung bergabung tanpa ada birokrasi segala macam.


Jika bosan dengan chatroom yang berlangsung, kita bisa memilih chatroom yang lain, yang ternyata ada juga loh yang berbau esek-esek. Huahahaha….. Untuk menghentikan ngobrol yang gak jelas pun kita diberikan opsi dan diakses melalui tombol Menu.

Selanjutnya fitur Message¸ kurang lebih sama dengan yang ada pada Facebook, dimana kita bisa mengirimkan pesan pada teman sesama pengguna Morange, yang berstatus offline.


Terlalu panjang ? oke, silahkan dibaca sedikit lagi dan akan saya persingkat. He…

Fitur tambahan lainnya adalah album foto, group list (daftar teman) dan jawilan (poke) yang memang semua ini sangat mirip dan familiar bagi mereka yang memiliki account di Facebook.


Tak cuma itu loh. Ada juga aplikasi tambahan lainnya yang memang mirip beneran dengan Facebook. Seperti Friend Test, dimana kita bisa membuat quiz tertentu untuk menguji seberapa jauh pengetahuan teman yang ada pada daftar kita terkait hal-hal tertentu. Sound familiar dengan Facebook bukan ?


Bedanya tentu saja Morange ini digunakan pada ponsel atau handset yang dapat dipakai kapanpun dan dimanapun. Secara Mobile ceritanya. Irit pulsa pula.

Hanya saja berhubung sarana yang dipakai itu adalah ponsel atau handset yang dikenal dengan lemotnya, khusus pada rilisan tanpa jeroan prosesor didalamnya, tampilan loading yang lama dan lelet kerap ditemui saat membuka fitur, halaman atau aplikasi baru. Hal ini tentu saja biasa terjadi pada ponsel, yang bahkan tergolong smartphone sekalipun.

So, siap jadi seorang Moranger ?

> Tulisan ini adalah tulisan terakhir yang PanDe Baik turunkan terkait Morange. Semoga saja berguna bagi rekan-rekan yang memerlukan, dan mohon maaf jika tulisan kali ini terlalu panjang dan membosankan untuk dinikmati. <

Satu lagi, tulisan ini sekaligus tulisan terakhir pada BLoG untuk saat ini, berhubung bakalan menyambut Tahun Baru Caka 1931.
Selamat melakukan brata Penyepian dan semoga Tuhan selalu memberikan yang Terbaik untuk kita semua.
Sampai jumpa usai Nyepi….

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.