Pagi di Ruas Jalan Kuta

Dua hari menjalani Pelatihan tempo hari, merupakan hari yang berat untuk dilalui. Jadi hanya ada satu pilihan. Pulang.Namun tentu konsekuensi pulang, menjadi pada keesokan harinya aku harus berangkat pagi-pagi agar bisa hadir tepat waktu pada sarapan pagi maupun jam pembelajaran.

Melewati jalur pinggiran Kota Denpasar, menuju arah Kuta, begitu lengang, dingin dan menakjubkan.
Keseharian jalan yang aku lalui ini adalah jalur-jalur yang lebih sering dilanda macet.
Jadi adalah suatu hal yang begitu menarik, saat lewat pagi hari di ruas jalan, dengan lalu lintas yang begitu sepi.

Demikian halnya dengan Jalan Legian maupun Melasti.
Buyar sudah bayangan akan suasana Legian yang padat dan ramai penuh orang dari berbagai negara, karena Legian yang aku lewati, sebagaimana jalan-jalan disekitar rumah dimana aku tinggal.

Suasana hening yang terjadi, bukanlah bagian dari Hari Raya Nyepi, Umat Hindu.
Namun ini adalah suasana pagi daerah Kuta, yang lengang dan sepi dengan udara yang begitu segar tanpa polusi.

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.