Chat with Android ? Gampang…

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah membahas Whatsapp beberapa waktu lalu, aplikasi Chat ala BBM-nya perangkat BlackBerry,  kali ini giliran Chat dengan menggunakan beberapa akun jejaring sosial ataupun akun email.

Chat memang mengasyikkan, apalagi bagi yang baru saja keranjingan, bisa membuatnya lupa waktu dan pekerjaan. Ditambah dengan puluhan dafyat kontak kenalan baru, jadi makin lengkap saja.

Beberapa akun yang dikenal dengan aktifitas Chatnya antara lain Yahoo! Messenger dengan akun email Yahoo!-nya, GTalk dengan akun email Gmail milik Google, FaceBook, ICQ, AIM dan masih banyak lagi.

Memang, untuk masing-masing akun tersebut, telah menyediakan aplikasi tersendiri yang dapat digunakan untuk melakukan aktifitas Chat, pun demikian ditambah aktifitas dan kebutuhan lainnya.

Akun FaceBook misalkan. Pada perangkat Android, FaceBook menawarkan aplikasi khusus ‘FaceBook for Android’ dimana memiliki fungsi layaknya akses melalui layar NoteBook, dari Home/Beranda, Wall/Profile, Photos, Link, Daftar Teman/Friends, Messages, Events bahkan Chat dan juga share Location. All in One Application. Jadi khusus untuk akun FaceBook, pengguna tidak lagi harus menginstalasi aplikasi terpisah hanya untuk melakukan aktifitas Chat seperti halnya yang terjadi pada perangkat BlackBerry atau Symbian.

Demikian halnya dengan aplikasi untuk akun Yahoo! Messenger serta GTalk. Selain mampu untuk melakukan Chat antar sesama pengguna akun email dengan domain sama, aplikasi tersebut menyediakan pula opsi untuk mengaktifkan fitur lainnya layaknya aplikasi serupa pada PC/NoteBook.

Lantas bagaimana seandainya jika yang dibutuhkan itu hanyalah aktifitas Chat-nya saja ? apakah harus menggunakan aplikasi terpisah untuk dapat melakukannya ? Jawabannya jelas tidak. Karena di Android Market sudah ditawarkan aplikasi yang mampu mengelola multiple Instant Messenger meliputi akun Yahoo!, GTalk, FaceBook, ICQ, AIM, MSN, Jabber dan lainnya. Salah satu yang bisa dicoba adalah Palringo.

Palringo yang  telah diperkenalkan sejak April 2007 lalu rupanya mampu berjalan pada multi Platform seperti Microsoft Windows, Windows Mobile, Mac, Symbian, Java, iOS, BlackBerry dan tentu saja Android. Fungsinya tentu saja untuk mengelola multiple instant Messenger seperti yang telah disebutkan diatas.

Aplikasi lainnya yang bisa dicoba adalah eBuddy. Seperti halnya Palringo, aplikasi eBuddy yang telah diperkenalkan sejak tahun 2003 ini juga memiliki kemampuan yang sama dalam mengelola multiple Instant Messenger

Uniknya, kedua aplikasi diatas sama sekali  tidak memerlukan instalasi pada perangkat yang digunakan, cukup dengan melakukan Login dengan menggunakan akun aplikasi masing-masing. Untuk itu, sebelum dapat menggunakan aplikasi Palringo maupun eBuddy, pengguna tinggal membuat satu akun secara gratis atau free hanya dalam hitungan menit. Setelah itu, silahkan memasukkan satu persatu akun Chat yang dimiliki hingga siap digunakan.

Beberapa fitur tambahan yang dapat dinikmati di kedua aplikasi ini adalah Create Group berdasarkan satu topik tertentu dan juga Emoticon untuk memudahkan ekspresi antar sesama pengguna saat melakukan Chat. Baik Palringo maupun eBuddy, keduanya dapat diunduh dan digunakan secara Free alias Gratis pada perangkat Android dari Android Market.

 

Yuk Mudah Mengelola Email dengan Android

14

Category : tentang TeKnoLoGi

Android memang sangat identik dengan brand mesin pencari Google, karena mereka yang melahirkan dan mengembangkannya. Jika bicara Google, salah satu yang kemudian terlintas adalah ketersediaannya akun Email yang lebih sering dikenal dengan Gmail.

Bisa dikatakan keberadaan pengguna akun Gmail hampir setara dengan penggunaan akun email pesaingnya, Yahoo. Saya katakan demikian, karena untuk wilayah Indonesia, hanya dua akun ini saja yang paling banyak digunakan sebagai alamat email favorit, baik dengan domain internasional (dot com) ataupun regional (dot co dot id). Termasuk salah satu diantaranya, Komisi VIII DPR RI. Hehehe…

Meskipun Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google, bagi Rekan-rekan yang sudah terlanjur menggunakan email Yahoo-pun masih memungkinkan untuk mengelola email dengan baik pada perangkat ponsel atau mobile berbasiskan Android. Hal inipula yang tempo hari sempat menjadi kekhawatiran seorang rekan sekaligus Senior di Arsitektur, sesaat sebelum memutuskan untuk membeli perangkat Samsung Galaxy ACE S5830.

Secara sepintas, dalam perangkat Android memang hanya menyediakan satu aplikasi pengelola email, yaitu Gmail yang artinya tidak akan mampu mengelola akun email yang berasal dari domain lain seperti Yahoo. Untuk mengatasi masalah ini, pengguna dapat mengunduh aplikasi pengolah email milik Yahoo dari Android market secara gratis. Namanya Yahoo! Mail.

Untuk dapat mengelola akun email baik dalam perangkat Android dengan menggunakan domain Gmail ataupun Yahoo!, pengguna tinggal memasukkan username dan passwordnya saja. Cukup mudah bukan ? Sedang untuk pengaturan lainnya, secara otomatis akan diatur oleh perangkat Android hingga email siap digunakan.

Kedua aplikasi Pengolah Email ini dapat difungsikan sebagaimana layaknya fitur Push Email dalam perangkat BlackBerry selama yang namanya koneksi Internet tetap selalu terhubung. Asyiknya, tidak ada batasan jumlah email yang mampu dikelola dengan aplikasi tersebut.

Lantas bagaimana dengan mereka yang memiliki akun email dengan menggunakan domain pribadi atau perusahaan ? jangan khawatir, gunakan saja aplikasi Default pengolah Email milik Android. Hanya saja, untuk melakukan pengaturan pengolah email lebih lanjut dibutuhkan sedikit pengetahuan tambahan terkait Username, Incoming serta Outgoing Mail Server lengkap dengan port yang digunakan. Pengaturan tersebut dapat dilihat dari pengaturan email Client yang biasanya disertakan dalam akun email.

Untuk saat ini, selain 4 (empat) akun dari domain Gmail dan 1 (satu) akun dari domain Yahoo! Yang telah saya gunakan, ada juga 2 (dua) akun email dari domain PanDeBaik.com, 2 (dua) akun milik LPSE Badung dan 1 (satu) akun milik Dinas Bina Marga dan Pengairan Badung, berhasil dengan baik saya Set dan kelola melalui perangkat Android Samsung Galaxy ACE S5830 ini. Menakjubkan bukan ?

Hanya saja ternyata, dengan menggunakan aplikasi yang terakhir saya sebutkan diatas (pengolah Email Default Android), tidak hanya email dari akun pribadi saja yang mampu dikelola tapi juga dari domain Gmail dan Yahoo!. Jadi ya terserah Rekan-rekan mau memanfaatkannya yang mana.

 

WhatsApp Kawan ? Ayo Kita Lanjut Lagi

22

Category : tentang TeKnoLoGi

Gag terasa sudah seminggu ponsel Android ini menggunakan WhatsApp. Selama kurun waktu tersebt pula saya menemukan beberapa kelebihan pun kekurangan dari aplikasi Chatting berbasis Nomor Ponsel ini. Yuk kita lanjut lagi Gan.

Seperti yang pernah saya katakan di tulisan terkait WhatsApp sebelumnya, meski tidak lagi terpaku pada satu brand tertentu seperti halnya perangkat BlackBerry dengan BBM-nya, aplikasi WhatsApp rupanya masih membatasi type perangkat yang mampu menjalankannya dengan baik. Smartphone.

Ya, diantara sekian banyak jenis dan brand ponsel, ternyata yang mampu menjalankan  aplikasi WhatsApp ini dengan baik hanyalah ponsel yang masuk dalam kategori SmartPhone atau Ponsel pintar. Beberapa yang masuk diantaranya adalah iPhone, BlackBerry, Android dan Symbian dengan pengecualian. Symbian yang disarankan adalah yang mengadopsi versi 60 minimal 3rd Edition. Jadi bagi yang sudah menggunakan 5th Edition, Symbian^1 dan Symbian^3 yang rata-rata berlayar sentuh, dijamin mampu menggunakannya. Meski demikian, pada perangkat yang mengadopsi sistem operasi Minimal (Symbian S60v3rd Edition) rupanya masih juga dibatasi oleh WhatsApp. Terutama pada beberapa rilis lama seperti Nokia N73 ME milik saya. Jika dipaksakan, bakalan menampilkan kata-kata “your phone is too old bla bla bla…” Halah…

Itu artinya, WhatsApp masih belum mampu dijalankan pada perangkat ponsel Java atau ponsel lokal pun Nokia yang masuk dalam kategori S40, seperti halnya iklan yang ditayangkan di layar televisi.

Persoalan Group juga menjadi salah satu Kekurangan yang paling telak apabila disandingkan dengan aplikasi BBM miliknya BlackBerry. Berdasarkan penjelasan dua rekan pengguna BlackBerry, Sari Herawati dan Nana Wiryani, dalam sebuah Group aplikasi Chat BBM ternyata masih mampu menampung hingga 30 orang atau lebih atau istilahnya Unlimited. Hanya saja, makin banyak User yang tergabung dalam sebuah Group, makin berat pula akses Chat yang mampu dilakukan.  Lantas bagaimana dengan WhatsApp ?

Dalam sebuah percobaan, kemampuan maksimal jumlah User sebuah Group dalam aplikasi WhatsApp adalah 11 orang termasuk Admin atau yang membuat Group. Keterbatasan inilah yang kemudian menjadi kendala yang secara lagsung bakalan membuat Group tersebut menjadi Ekslusif lantaran sulitnya untuk bisa ikut serta didalamnya ketika jumlah User sudah mencapai jumlah maksimal. Pengguna lain baru bisa diikutsertakan apabila ada User yang keluar dari Group tersebut.

Ada Dua kekurangan namun ada juga beberapa kelebihannya. Mau tahu ?

Untuk melakukan aktifitas Add Friend atau memulai Chatting dengan seorang teman atau pengguna WhatsApp baru, yang dibutuhkan hanya satu. Nomor ponsel yang bersangkutan untuk disimpan terlebih dahulu dalam daftar Kontak perangkat ponsel. Jika sudah, tekan tombol Refresh hingga nama teman baru tersebut muncul dalam daftar. Chat langsung bisa dilakukan tanpa meminta persetujuan lagi. Disamping itu, secara Default WhatsApp akan medeteksi setiap nomor yang terdaftar dalam Kontak ponsel yang sudah memanfaatkan aplikasi WhatsApp dalam ponselnya.

Persoalan Biaya yang dahulu pernah saya sampaikan untuk penggunaan aplikasi WhatsApp pada perangkat BlackBerry pun rupanya tak terbukti. Dalam sebuah percobaan pengiriman gambar melalui aplikasi WhatsApp bersama seorang teman, Made Darma  menyampaikan bahwa pulsa yang ia miliki sebelum dan sesudah penerimaan gambar rupanya masih tetap sama. Itu artinya, biaya penggunaan aplikasi WhatsApp untuk perangkat BlackBerry sama sekali tidak dikenai biaya apapun lagi diluar paket BIS yang sudah digunakan.

Dibandingkat dengan aplikasi Chat lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk ataupun eBuddy, pun dengan fitur Message atau yang dikenal dengan istilah SmS, bisa dikatakan aplikasi WhatsApp memiliki kemampuan yang lebih saat melakukan pengiriman pesan. Kemampuan ini bisa dikatakan setara dengan aplikasi Chat BBM milik BlackBerry. Yaitu adanya jaminan bahwa pesan yang telah dikirimkan, pasti sampai pada nomor atau teman yang diajak Chat. Tidak ada lagi istilah Network Error yang mengakibatkan pesan yang sudah disampaikan tidak terkirim dengan sempurna atau pengguna harus melakukan pengiriman ulang seperti yang kerap terjadi pada aplikasi Chat maupun SmS. WhatsApp akan secara otomatis mencoba mengirimkannya ketika Network atau Jaringan kembali terdeteksi. Satu tanda pengenal yang bisa dilihat untuk memberikan jaminan bahwa pesan sudah sampai adalah tanda centang atau rumput berwarna hijau pada setiap pesan yang dikirimkan.

Jikapun kemudian aktifitas Chat yang dilakukan sudah mulai mengganggu privacy, seperti halnya aplikasi Chat lainnya, WhatsApp pun memberikan opsi untuk memblokir akun nomor ponsel atau teman tersebut sehingga yang bersangkutan tak lagi mampu melakukan Chat demikian pula sebaliknya.

Jadi, apabila perangkat ponsel yang Anda gunakan sudah termasuk dalam kriteria seperti yang dijelaskan diatas, ayo tunggu apa lagi, segera cobain WhatsApp. Aplikasinya dapat diunduh melalui App Store yang dimiliki pada masing-masing ponsel yang digunakan. Jikapun ada pertanyaan lagi, silahkan Add nomor saya berikut ini. 087860061698.

Ayo Kawan, kita lanjut lagi…

 

Bingung ? Tanyakan saja pada Yahoo Answer

4

Category : tentang KHayaLan

Referensi. Ketika kita mengalami satu masalah baik itu yang menyangkut kehidupan, pekerjaan, pemikiran ataupun hanya sekedar hobby, barangkali yang segera terlintas dalam benak adalah bertanya. Entah pada sahabat, kawan dekat, atau barangkali orang yang dianggap mampu dan menguasai permasalahan dengan harapan dapat memberikan jalan keluar. Namun ketika semua itu buntu dan tak jua mendapatkan solusi yang terbaik ? Tanyakan saja pada Yahoo! Answer.

Yahoo! Answer merupakan sebuah komunitas Tanya Jawab yang diluncurkan Yahoo! Pada 5 Juli 2005 lalu. Wiiih… sudah lama juga ya ? Kabarnya Yahoo! Answer pada awalnya direncanakan untuk menggantikan fitur Ask Yahoo yang ditutup pada Maret 2006. Di dalam komunitas ini, user atau pengguna dapat menanyakan permasalahan yang dihadapi untuk kemudian mendapatkan tanggapan dari pengguna atau User lainnya. Tidak menutup kemungkinan bahwa User atau Pengguna bersangkutan pun dapat menjawab pertanyaan User lain sekiranya merasa mampu untuk itu.

Ada banyak kategori pertanyaan atau jawaban yang dapat dilontarkan. Dari Gaya Hidup, persoalan sosial, isu terkini, keyakinan, olah raga, hiburan, komputer dan teknologi, Gadget dan lainnya. Sayangnya untuk Komunitas di Indonesia ada banyak pertanyaan yang menyangkut Agama dan Keyakinan, yang bagi saya pribadi sesungguhnya ‘tak pantas untuk dilontarkan. Perseteruan antara umat Muslim dan Kristen. Ini tentu menjadi gangguan yang sangat mengecewakan bagi mereka yang memang serius berminat untuk bertanya atau berbagi ilmu serta pengalaman.

Tidak ada Reward khusus yang diberikan apabila kemudian Jawaban yang diberikan dipilih menjadi Jawaban terbaik oleh si Penanya. Hanya berupa Point dan ‘kenaikan tingkat’. Point ini memang benar-benar hanya berupa nilai tambah pada tingkat keaktifan Profil, tanpa bisa ditukarkan dengan diskon produk, pembelian barang ataupun kemudahan lainnya.

Namun yang terpenting adalah Mencari Referensi dari permasalahan yang dihadapi. Dari beberapa pertanyaan yang saya jawab dan lihat, ada juga loh yang kemudian serius bertanya lebih jauh. Ini membuktikan bahwa memang ada orang-orang yang memanfaatkan Yahoo! Answer sebagai tempat alternatif untuk memecahkan masalah. Siapa tahu, ada orang yang jauh lebih paham dengan situasi atau pernah mengalaminya, bisa memberikan saran yang lebih baik.

Setiap pertanyaan yang diajukan, mendapatkan jatah selama 4 hari untuk membuka peluang bagi User atau pengguna lain menjawabnya. Lamanya waktu untuk memberikan jawaban ini dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai keinginan si Penanya. Ada baiknya sebelum memutuskan untuk bertanya, lakukan terlebih dahulu pencarian terhadap masalah serupa.

Belakangan yang banyak saya temukan selain soal saling hina Agama itu adalah sulitnya memberikan komentar atau melakukan Update Status melalui aplikasi Opera Mini pada ponsel. Dari sekian banyak jawaban yang masuk ternyata belum jua memecahkan masalah. Entah apakah ini terjadi karena memang ada Bug pada aplikasi Opera Mini atau lainnya. Namun cara yang paling mudah untuk dicoba adalah, mencoba melakukannya melalui Browser bawaan atau menggunakan aplikasi lain. MoZat misalnya.

Yahoo! Answer sebenarnya bisa menjadi salah satu referensi apabila bertanya pada Mbah GooGLe belum jua mendapatkan hasil. Yah, kali aja bisa menemukan satu solusi terbaik ketimbang kebingungan. Hehehe…

 

WhatsApp Kawan ? Chat Lintas Ponsel Yuk ?

58

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagi sebagian orang fitur BlackBerry Messenger atau yang dikenal dengan istilah BBM, rupanya masih merupakan satu daya tarik tersendiri ketimbang layanan lainnya. Itu sebabnya tingkat penjualan ponsel yang dikembangkan oleh Research In Motion (RIM) ini makin lama makin menanjak meski belum sedrastis peningkatan dua kompetitor besar iPhone dan Android.

Untuk bisa menggunakan Layanan Messenger yang dikelola secara khusus ini, seorang calon pengguna mutlak melakukan dua hal. Membeli handset atau ponsel BlackBerry dan tentu saja berlangganan paket internet BIS atau BlackBerry Internet Service. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjangkau ponsel ataupun Handset yang di negeri ini keliatannya masih memegang image bergengsi ketika kedapatan memegang atau memilikinya.

Sekedar Informasi, beberapa kelebihan daripada fitur BlackBerry Messenger ini, selain dapat digunakan sebagai komunikasi dua arah yang melibatkan dua atau lebih pengguna, faktor kerahasiaannya pun dijamin oleh RIM. Itu sebabnya di beberapa negara, fitur BBM ini kerap ditenggarai sebagai ancaman bagi negara. Selain itu, seorang pengguna bisa bergabung dalam sebuah room/group yang sedang membahas satu topik khusus tanda ada batasan jumlah dan kemampuan. Kemampuan yang saya maksudkan disini adalah untuk berbagi cerita, informasi, foto, hingga video. Semua ini akan sangat bergantung pada keberadaan dan kemampuan koneksi  data yang digunakan. Lantas bagaimana jika seseorang tak mampu menjangkau harga sebuah ponsel BlackBerry termurah sekalipun ?

Gag usah khawatir. Gunakan saja WhatsApp.

WhatsApp merupakan sebuah aplikasi Messenger yang pada awalnya dikembangkan hanya untuk ponsel iPhone, yang dalam perkembangannya diperluas sehingga mampu digunakan pula pada ponsel bertipe Smartphone atau ponsel pintar lainnya. Dengan cara kerja yang sama, WhatsApp merupakan aplikasi Messenger yang menyerupai fitur BBM namun dapat digunakan secara Lintas Ponsel. Tidak harus membeli sebuah iPhone atau bahkan BlackBerry lagi.

WhatsApp yang hingga tulisan ini diturunkan, ternyata sudah dikembangkan hingga mencapai versi 2.6. itu artinya, WhatsApp sudah dikembangkan paling tidak dua tahun terakhir ini dan ironisnya, saya baru saja menyadari keberadaannya. Hehehe…

Keunikan aplikasi WhatsApp ini adalah ‘tidak memerlukan proses Registrasi ataupun pendaftaran, yang biasanya menggunakan alamat Email atau Nama pengguna sehingga seorang calon pengguna awampun dijamin bisa menggunakannya. Yang diperlukan disini hanya satu. Koneksi Data.

Seperti yang pernah saya jelaskan beberapa waktu lalu, sebuah Ponsel berbasis Android mutlak membutuhkan koneksi data dalam pengoperasiannya, sehingga kemudian aplikasi WhatsApp ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi Messenger lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk, ICQ ataupun FaceBook Chat yang menumpang pada koneksi data yang yang sudah ada. Ketiadaan proses Regstrasi yang barangkali tidak semua orang mampu menggunakannya, digantikan dengan memanfaatkan nomor ponsel sebagai pengganti akun. Yap, cukup hanya dengan Nomor Ponsel.

Ketika Aplikasi ini telah selesai diinstalasi pada ponsel, WhatsApp secara otomatis akan medeteksi seluruh nomor ponsel yang ada dalam daftar kontak yang dimiliki, nomor mana saja yang telah menginstalasi aplikasi WhatsApp dalam ponselnya. Sehingga kita bisa dengan mudah melakukan aktifitas Chat ataupun berbagi informasi dengan teman tanpa harus melakukan Add Friend, Add PIN ataupun Invite.

Dikarenakan WhatsApp memanfaatkan koneksi data, maka ada kemungkinan bahwa setiap pengguna BlackBerry yang hanya berlangganan BIS paket hemat yang notabene tidak mencakup kemampuan untuk melakukan Browsing ataupun email (hanya BBM dan FaceBook saja), akan dikenai biaya tambahan untuk setiap koneksi data yang dilakukan. Namun bagi mereka yang sudah menggunakan paket data internet Unlimited, biaya tersebut tidak dikenakan lagi alias Gratis.

Meski demikian, sebuah aplikasi yang baru saja dikembangkan tentu memiliki beberapa keterbatasan atau bisa jadi kemudian disebut sebagai kelemahan atau kekurangan. Untuk penggunaan tahun pertama, pengguna tidak akan dikenai biaya apapun alias Free namun tetap dengan kemampuan berbagi yang tidak dibatasi oleh Kuota. Begitu masuk tahun kedua, pengguna diharapkan membeli lisensi aplikasi dengan harga $2 saja atau sekitar 20ribuan kira-kira untuk bisa melanjutkan penggunaan aplikasi. Bayangkan apabila dibandingkan dengan biaya bulanan berlangganan Paket BIS pada BlackBerry.

Kelemahan atau kekurangan kedua adalah keterbatasan kemampuan memasukkan teman dalam sebuah Room atau Group. Dari informasi yang saya dapatkan, untuk saat ini maksimal teman yang dapat disertakan dalam sebuah Room atau Group Chat adalah 11 orang. Semoga dalam waktu dekat saya bisa melakukan pengujian lebih jauh.

Kelemahan atau kekurangan ketiga adalah, meskipun aplikasi ini dapat digunakan secara lintas Ponsel, tidak terpaku pada satu brand dan hanya mengandalkan nomor telepon yang bersangkutan, kemampuan instalasinya sejauh ini hanya berlaku untuk ponsel bertipe Smartphone atau yang memang mengadopsi Sistem Operasi. Dari iPhone, BlackBerry, Android hingga Symbian. Ini artinya bagi mereka yang memiliki ponsel yang tidak masuk dalam kategori SmartPhone seperti ponsel  dari brand lokal atau China yang masih berbasis Java ataupun Nokia tipe S40 seperti seri C3, tidak akan mampu menggunakan aplikasi WhatsApp. Kendati demikian, bukankah setahun terakhir yang namanya ponsel berbasis Android dan pula Symbian 60 sudah ada yang ditawarkan pada kisaran harga 1,5 juta rupiah dalam kondisi baru ?

Menariknya fitur yang ditawarkan oleh WhatsApp bagi mereka yang masih menghobikan Messenger, bisa menjadi satu pilihan baru ASALKAN yang namanya koneksi data bukan lagi satu masalah besar. Apalagi kini sudah ada promosi paket dataplan dari beberapa operator besar dengan biaya yang terjangkau. Jadi, kenapa gag dicoba saja ?

Chat lintas ponsel yuk ?