Mengenal OS Android 3.0 HoneyComb (bagian 2)

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan tulisan pertama terkait mengenal OS (sistem operasi) Android versi 3.0 HoneyComb lebih jauh melalui perangkat Acer Iconia A500 wifi only, berikut beberapa ScreenShot yang dapat ditampilkan.

Tampilan Menu Pengaturan atau Setting Wireless (kiri), disesuaikan dengan perangkat yang memang hanya menyediakan wifi sebagai koneksi data. Terpantau tidak tersedia slot sim card secara fisik sehingga pilihan Mobile Network pun ditiadakan. Meski begitu, kabarnya port USB yang tersedia di sisi bawah perangkat, selain diperuntukkan bagi perangkat Keyboard tambahan, bisa juga disambungkan dengan perang Mouse PS2 (info dari YouTube.com), USB 3G Modem (dari Forum XDA Developers) dan Flash Disk Storage (kanan). Sayangnya hingga hari ini saya tak jua menemukan cara untuk melihat jeroan Flash Disk melalui File Manager yang tersedia.

Tampilan customisasi Halaman Depan (HomeScreen), dapat diakses melalui tekan dan tahan layar agak lama dari halaman utama ataupun Menu. Untuk menempatkan icon Shortcut (kiri) ataupun Widget (kanan), tinggal tahan dan geser saja menuju salah satu dari lima halaman HomeScreen yang telah disediakan.

Tampilan Halaman Depan (HomeScreen) pasca customisasi, dengan beberapa Widget tambahan (kiri) dan juga penggantian wallpaper. Untuk kembali ke aplikasi yang sebelumnya sudah pernah dibuka dan digunakan, tekan saja tombol sentuh Multitasking (kanan) yang ada di sisi bawah layar dan pilih aplikasi atau games yang diinginkan. Apabila dalam posisi LandScape hanya ada 5 (lima) aplikasi terakhir saja yang sudah pernah dibuka sebelumnya, bertambah menjadi 7 (tujuh) saat layar berubah dalam posisi Portrait.

Beraktifitas dengan Office Application ? gunakan saja Documents to Go (kiri). Aplikasi ini siap melayani kebutuhan pengguna akan Word Proccessing (docx), Spreadsheet (xlsx), Presentation atau PowerPoint (pptx) dan tentu saja Reader (pdf).  Sedang gambar kanan merupakan tampilan File Manager yang diakses melalui aplikasi tambahan yang diunduh dari Android Market.

Tampilan akses file MultiMedia baik dengan ClearFi (aplikasi bawaan Acer) dan juga secara aplikasi bawaan HoneyComb. Jika ClearFi menyajikan halaman dengan tampilan berupa map file, aplikasi bawaan menyajikan tampilan 3D. Silahkan pilih aplikasi mana yang ingin digunakan.

Manfaatkan Tethering dan Jadikan Androidmu Perangkat Portable Hotspot

53

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang belum tahu apa itu Tethering ? berdasarkan Wikipedia, istilah Tethering atau yang dikenal dengan istilah Peranggitan dalam kosa kata Indonesia adalah sebuah metode untuk berbagi koneksi internet dengan perangkat lain, yang dilakukan melalui sebuah perangkat ponsel atau mobile phone yang terhubung dengan koneksi internet, dengan memanfaatkan perangkat Bluetooth, Wifi atau kabel USB.

Lantas ponsel apa saja yang mampu mendukung fitur Tethering ini ? Untuk yang memanfaatkan koneksi Wifi sejauh yang saya ketahui ya perangkat Android dengan dukungan Sistem Operasi versi 2.2 keatas atau yang dikenal dengan nama Froyo, Gingerbread dan Honeycomb. Sedangkan perangkat iPhone serta BlackBerry memang sudah mendukung kemampuan ini namun masih dalam batas menggunakan sarana BlueTooth dan Kabel Data/USB. Lantas bagaimana dengan Android versi 2.1 Eclair kebawah ? masih bisa, namun hanya sebatas penggunaan dengan memanfaatkan kabel data/USB alias hanya mampu untuk dinikmati sendiri.

Pada perangkat Samsung Galaxy ACE S5830 yang saya miliki, versi Android yang digunakan sudah mengadopsi versi 2.2 atau yang dikenal dengan nama lain Froyo. Pada perangkat ini, fitur Tethering secara default atau bawaan sudah ada dan dapat ditemukan pada opsi Pengaturan/Setting – Wireless and Network – Tethering and Portable Hotspot. Portable Hotspot ?

Yap. Portable Hotspot. Dengan memanfaatkan fitur Tethering inilah, kemampuan sebuah ponsel Android dapat digunakan atau dimanfaatkan pula sebagai sebuah Portable Hotspot yang artinya dapat diakses secara Wireless (tanpa kabel) oleh beragam perangkat lainnya yang memiliki koneksi Wifi atau Wlan. Untuk memaksimalkan fitur Tethering ini tentu saja minimal perangkat Android yang akan digunakan sudah berlangganan paket data 3G atau Unlimited bulanan. Jika tidak, maka bersiap-siaplah untuk kehabisan pulsa.

Untuk mengaktifkan fitur Tethering pada ponsel Android ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu, menggunakan kabel data (USB) untuk penggunaan secara intern (sendirian) dan Mobile AP atau memanfaatkan Wifi untuk penggunaan secara intern maupun bersama perangkat lainnya. Pemanfaatan Tethering dengan cara kedua tentu jauh lebih memudahkan proses serta efisiensi perangkat, namun lebih cepat menghabiskan daya pada perangkat Android yang digunakan. Saya pribadi lebih menyarankan untuk memanfaatkan cara yang kedua dengan posisi ponsel disambungkan dengan kabel data/USB ke pc/laptop agar tetap mendapatkan suntikan daya.

Apabila akses yang diinginkan hanya untuk kalangan terbatas, gunakan saja opsi pengisian password yang dapat diatur melalui Mobile AP Setting. Hal ini sama dengan aktifitas menyambungkan perangkat ke Hotspot yang berbayar, sehingga untuk kecepatan akses jadi lebih terjaga. Untuk mengaksesnyapun perangkat lain akan langsung mendeteksi keberadaan Portable Hotspot sesuai dengan nama Profil yang digunakan pada perangkat Android.

Untuk lebih mempermudah akses menuju Pengaturan fitur Tethering ini, gunakan saja aplikasi tambahan Tethering Widget yang dapat diunduh dari Android Market. Aplikasi ini akan memberikan dua Widget khusus apakah pengguna akan mengaktifkan fitur Tethering melalui penggunaan kabel data/USB ataukah dengan cara Wireless/Wifi. Cukup satu kali sentuh saja.

Dengan adanya perangkat Android yang memiliki kemampuan Tethering ini, rasanya sudah tidak ada alasan lagi bagi perangkat lain disekitarnya untuk tidak bisa terkoneksi dengan Internet. Tinggal urunan saja bayarnya untuk biaya langganan tiap bulannya. Mudah bukan ?