Pertanyaan Awal Tahun, pilih iPhone, Android, BlackBerry atau Windows Phone ?

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Jika jeli, tahun 2013 yang lalu bisa dikatakan tahun percobaan peruntungan bagi sebagian besar perangkat berteknologi komunikasi berbasis sistem operasi smartphone, dalam melepas teknologi terkini mereka masing-masing serta sebagai ajang pembuktian perangkat mana yang kini lebih digjaya dalam hal kemampuan untuk beraktifitas.

iPhone, lewat iOS 7 besutan Apple. Satu brand dengan satu jualan. Yang meskipun pada awal kemunculan sempat mengkritik sang rival dari Korea, kini tampaknya ikutan beralih mengikuti keinginan pasar dengaan memanfaatkan material plastik untuk menekan ongkos produksi (yang secara harga masih juga tergolong mahal jika dibanding kompteitor lainnya), serta mengubah ukuran layar sedikit lebih panjang (dengan lebar tetap). Namun meskipun dibanderol mahal, tetap saja iPhone disuka. Bahkan memiliki fanboy diehard tersendiri secara ekslusif. Jika dibandinggkan dengan kemampuan kompetitor, diatas kertas memang bisa dikatakan ketinggalan zaman, namun pada prakteknya dengan ukuran yang ketinggalan zaman ini masih bisa bersaing secara kecepatan bahkan sedikit melebihi secara kemampuan untuk mengeksekusi permainan ataupun aplikasi yang sama, tanpa jeda dan crash. Dan dengan adanya satu jualan, menyebabkan para developer aplikasi maupun games begitu loyal lantaran tidak membutuhkan banyak penyesuaian perangkat untuk setiap peembaharuan versi yang dirilis. Demikian pula update OS secara resmi, dapat digunakan untuk semua perangkat sejenis.

Android. Ada banyak nama yang ditawarkan disini. Dari sang raja asal Korea, Samsung dan saingannya yaitu LG, HTC, Motorola, Asus, Acer dan lainnya. Ditawarkan dalam berbagai jenis kemampuan, kecepatan, lebar layar hingga harga jual. Positifnya tentu konsumen diberikan banyak pilihan yang sama-sama menarik, tinggal disesuaikan dengan penawaran pelayanan after sales atau bundling. Sedang negatifnya, proses update atau pembaharuan aplikasi jadi agak ribet lantaran banyaknya varian atau perbedaan spek antar satu perangkat dan lainnya. Kabarnya lumayan membuat stress di kalangan developer aplikasi dan games, pula versi sistem operasi Android yang diserahkan kepada masing-masing vendor, untuk memperhabarui satu persatu perangkat secara bergiliran. Namun jika kawan-kawan bukanlah pengguna yang berharap banyak pada pembaharuan, persaingan di tingkat spesifikasi rasanya sudah cukup dijadikan dasar pertimbangan. Teknologi prosesor Dual Core kini sudah menjadi standar, sedang Quad dan Octa Core menjadi semacam flagship di masing-masing vendor termasuk berbagai kecanggihaan aplikasi yang dibenamkan. Demikian halnya dengan kehadiran beragai ukuran layar yang tinggal disesuaaikan dengan kebutuhan.

Pilih mana

Blackberry, meski sempat tertinggal jauh di versi 7 terdahulu (yang hingga kini rupanya masih dipertahankan untuk menyasar pengguna pemula), RIM atau Research In Motion selaku pengembang utama sistem operasi yang kini beralih nama menjadi BlackBerry Inc mulai menggelontor pasar dengan versi 10 yang mengandalkan layar sentuh secara murni maupun perpaduan dengan keyyboard qwerty fisik yang fenomenal itu. Sayangnya beberapa seri awal BlackBerry 10 rupanya kandas di pasaran lantaran kurangnya support dari pihak ketiga serta masih menyisakan banyak bugs dalam pengoperasiannya. Terkini, BlackBerry merilis versi Z30 yang merupakan penyempurnaan dari seri terdahulu namun masih berada di kisaran harga deretan ponsel flagship. Seri ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan BlackBerrry di masa lalu, yang sayangnya tidak menyertakan keyboard fisik sehingga terkadang agak menyulitkan para penggunanya untuk berinteraksi.

Terakhir ada Windows Phone yang kini masih didominasi keberadaannya oleh Nokia Lumia. Sedangkan HTC lewat seri 8X dan 8S serta Samsung lewatt seri Ativ tampaknya belum berkeinginan lebih jauh melanjutkan hegemoni mereka dii pasar ponsel berbasiskan Windows 8. Minimnya persediaan aplikasi dan games dari pihak ketiga menjadi kendala terbesar untuk berinteraksi, sehingga Windows Phone masih dipandang sebelah mata bagi sebagian besarr pengguna ponsel tanah air maupun global.

Nah, soal pilihan sebenarnya sih kembali pada budget dan kebutuhan. Kalo budget terbatas, bisa melirik Android dan Windows Phone, sedang jika berlebih bisa mempertimbangkan keberadaan iPhone dan BlackBerry, yang sayangnya masih minim pilihan layar. Hanya satu varian untuk masing-masing vendor. Sedang Windows Phone dideretan flagship lebih mengandalkan kemampuan Megapixel kamera namun tetap mempertahankan antar muka yang membosankan dan monoton.

Android, iOS, BlackBerry atau Windows Phone ?

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Setahun lalu, tepatnya diawal bulan, saya sempat menurunkan ulasan topik yang sama namun dalam versi yang sedang trend saat itu. Kini saya mencoba untuk menurunkannya kembali sebagai alternatif pilihan bagi kawan semua, dalam memilih sistem operasi yang kini makin berkembang pesat bagi perangkat mobile phone dan tabletpc di awal tahun 2013.

Android. Kini sistem operasi ini merupakan Raja dari semua sistem operasi perangkat ponsel dan tabletpc yang beredar di seluruh penjuru dunia. Hal yang wajar jika Kawan mengetahui sebabnya. Ya, Android digawangi oleh sekian banyak vendor dan operator yang siap memperebutkan kue keuntungan penjualan yang kian hari kian menggoda saja. Bahkan beberapa nama yang dahulu sempat turun naik dari tingkat penjualan, kini mulai merangkak naik mengalahkan nama-nama branded lainnya. Katakan saja Samsung, Huawei dan Sony.

Melesatnya Android ke lini terdepan tentu tak lepas dari kegigihan sang pengembang yaitu Google dalam membuat inovasi demi inovasi baru untuk melengkapi fungsi dan fitur teknologi terkini yang dikembangkan oleh masing-masing vendor demi menjawab tantangan serta kebutuhan para pengguna dan penggila teknologi yang kian haus aktifitas. Jika setahun lalu versi 2.3 GingerBread merupakan yang terbanyak digunakan oleh sejumlah perangkat berbasiskan Android, kini versi 4.0 Ice Cream Sandwich sepertinya sudah menjadi standar baku perilisan perangkat terbaru, meski beberapa diantaranya malah sudah mencoba dan mendapatkan opsi UpGrade ke versi yang lebih baik 4.1 ber-code name Jelly Bean.

Dengan makin berkembangnya teknologi yang dibesut oleh sejumlah vendor, operator serta sang pemilik Android, maka tidak heran jika kemajuan yang dihasilkan pun cukup jauh dari setahun lalu. Adapun Ukuran yang diberikan tak lagi kisaran tahun atau semester, namun sudah tahap bulan. Dimana kecanggihan yang dijejalkan dalam perangkat ponsel dan tabletpc berbasiskan Android sudah mencakup prosesor empat inti atau Quad Core, kapasitas standar internal storage sebesar 4 GB, besaran Memory RAM 2 GB, hingga resolusi layar dan kamera HD. Belum termasuk dengan tambahan stylus pen yang kini dikenal dengan istilah Note series yang siap memberikan presisi inputing yang lebih baik ketimbang penggunaan teknologi yang sama enam tujuh tahun yang lalu. Bahkan kabarnya kedepan sedang dikembangkan beberapa teknologi lagi, diantaranya yang mampu melakukan panggilan telepon saat ponsel didekatkan pada telinga pengguna.

Berpengaruhnya Android di pasar dunia, makin lengkap dengan masuknya perangkat mobile phone dan tabletpc di semua lini, dari harga yang terjangkau atau menengah kebawah hingga kelas premium dengan suntikan teknologi terkini. Sudah begitu, ketiadaan perbedaan yang mendasar antara sejumlah kelas tersebut, menjadikan Android tetap menarik untuk dilirik. Katakan saja dukungan ribuan aplikasi siap pakai dari pasar aplikasi Google Play serta jaminan untuk mengalihfungsikan perangkat menjadi mobile hotspot merupakan jualan utama dari semua vendor yang hadir dengan menggunakan Android sebagai sistem operasi utama.

iOS AnDroid BB Windows Phone PanDe Baik

Jika Android mengambil porsi hingga setengah lebih kue penjualan ukuran Global, maka seperempatnya harus cukup puas diambil oleh iOS, sistem operasi unix yang dikembangkan oleh perusahaan ternama Aplle. Hingga saat ini, sistem operasi iOS yang telah dirilis ke pasar sudah mencapai versi 6.0. membawa banyak perubahan terutama berkaitan dengan aplikasi SIRI, voice assistant yang kini banyak dijiplak oleh pengembang lainnya, termasuk Android dan Samsung.

Pada tahun 2012 lalu, Apple terpantau merilis dua pasang perangkat sekaligus, baik di awal dan juga akhir tahun. Pecahnya tradisi yang dahulu selalu dipegang oleh Apple dengan merilis satu perangkat tiap tahunnya, tak pelak menimbulkan prasangka bahwa langkah ini diambil lantaran persaingan dari sistem operasi dan vendor lain, berkembang sangat cepatnya. Maka pasarpun dikejutkan dengan dirilisnya perangkat TabletPC iPad 3 (new iPad) dan iPad 4, ditambah seri ponsel iPhone 4S dan iPhone 5. Sayangnya, meski teknologi yang diusung tergolong canggih dan terkini, urusan harga yang masih tinggi di langit, rasanya agak susah jika mengharapkan Apple mampu menarik konsumen sebanyak perangkat Android.

Turunnya sang inovator terbaik seperti yang diklaim banyak pihak dan media ke posisi kedua tingkat global, menyebabkannya harus bersaing ketat dengan brand lain yang maju dengan mengandalkan sistem operasi Android termasuk vendor china sekelas Huawei. Meski demikian, pembuktian perolehan hingga 25% penjualan pada tahun 2012 lalu tetap ditenggarai memiliki fanboy sejati yang tetap akan menanti kemajuan demi kemajuan teknologi yang kini sedang dikembangkan oleh Apple.

Jatuh bangun perusahaan pengembang sistem operasi asal Canada, Research In Motion RIM lewat perangkat BlackBerry, lumayan banyak mengundang kecaman dan dugaan sedari awal tahun 2012, bahwa mereka akan bangkrut dalam waktu dekat. Apalagi tempo hari sedikit demi sedikit perusahaan melakukan PHK terhadap ribuan karyawannya untuk dapat menekan cost akibat tingkat penjualan yang makin menurun. Penyebabnya sederhana. BlackBerry tak mampu ikut bersaing menyajikan teknologi terkini pada perangkat yang dirilisnya selama setahun terakhir. Jualannya masih sama, yaitu BlackBerry Messenger yang diklaim diminati banyak orang. Sayang, dalam prakteknya tidak demikian.

Melorotnya nama BlackBerry ke peringkat ketujuh tingkat global dan disalip oleh nama-nama sekelas Sony maupun HTC, membuat RIM selaku pengembang utama ponsel pintar berbadan gembul ini, mau tak mau mengikuti arus teknologi berlayar sentuh dan dalam waktu dekat bakalan merilis seri 10-nya. Salah satu yang kabarnya bakalan diandalkan dalam seri tercanggihnya ini adalah terintegrasinya BlackBerry Messenger versi 7, yang mampu mengakomodir fitur voice call (layaknya Skype), antar pengguna BlackBerry, termasuk yang masih mengadopsi sistem operasi versi lama. Ditambah fitur jejaring sosial, sms dan email dalam satu akses yang sama.

Selain itu, terdapat pula kemudahan pengoperasian dan meminimalkan delay yang terjadi, sehingga pengguna dijanjikan bakalan mendapat banyak pengalaman baru jika dibandingkan perangkat BlackBerry model lama.

Ditambah beberapa fitur yang menjadi standar baru dan disematkan pada tekologi layar sentuhpun ikut serta menjadi jualannya kali ini, sehingga klaim dari sang pengembang, kelak BlackBerry versi 10 ini bakalan diturunkan dan bersaing dengan iPhone dan Android. Tak lupa penggunaan prosesor Dual Core, kamera beresolusi besar plus keberadaan kamera depan, bakalan mengubah image yang selama ini tertanam di pikiran pengguna, akan segala keterbatasan yang dimiliki BlackBerry sejauh ini. Kabarnya pada akhir Januari 2013, BlackBerry bakalan merilis dua perangkat mutakhirnya, diikuti empat lainnya selama tahun yang sama.

Jika setahun lalu nama Windows Phone masih tenggelam oleh terangnya ketiga nama perangkat diatas, di tahun 2013 kali ini bisa dikatakan bakalan menjadi puncak titik balik sistem operasi buatan Microsoft untuk bersaing dan memperebutkan tahta tiga besar. Untuk memuluskan jalannya, dua vendor besar yang sejak awal dengan setia berkolaborasi, siap menjadi pionir dan pendahulu. Nokia dan HTC.

Nama Nokia selama ini memang sudah hampir bisa diidentikkan dengan perangkat Windows Phone, meski bayang-bayang Symbian dan Asha series, masih melekat erat dibenak sebagian besar pengguna teknologi mobile phone. Kerjasama antara Nokia dengan pihak Microsoft sempat pula dianggap sebagai pengambilan keputusan dengan jalan yang salah. Seiring berjalannya waktu, mereka seakan ingin membuktikan sekali lagi pada pasar gobal, bahwa pengorbanan memang diperlukan untuk bisa kembali menjadi sang raja.

Lumia series, merupakan brand jualan Nokia sejak bekerja sama dengan pihak Microsoft. Di tahun 2012 lalu, Nokia merilis beberapa series yang sayangnya masih dikecam banyak pihak lantaran penggunaan material ponsel yang menimbul kan bunyi saat ditekan. Kini, mereka hadir kembali dengan mengusung sistem operasi Windows Phone versi 8 dengan memanfaatkan material yang lebih baik dan solid.

Banyak Teknologi yang berusaha diperkenalkan Nokia terutama yang memang sudah berjaya di era Symbian terdahulu, seperti Nokia Maps. Selain itu terdapat pula fitur Applications Store yang mampu digunakan dalam multi platform Windows Phone. Belum lagi pemanfaatan lensa kamera Carl Zeiss nampaknya sudah menjadi keharusan dalam setiap seri yang bakalan diluncurkan dalam waktu dekat.

Tak seperti Nokia, nama HTC dan kolaborasinya dengan pihak Microsoft, bisa dikatakan sudah berlangsung sejak lama. Tepatnya saat era Windows Mobile dirilis ke pasar satu dasa warsa lalu. Hubungan ini terus berlanjut meski tingkat penjualannya makin menurun, hingga kemudian HTC tampil sebagai nama vendor setelah merekrut beberapa operator ternama, diantaranya O2.

Dalam usahanya kali ini, HTC tampaknya ingin meneruskan hegemoni seri X yang memang didirilis ke pasar pengguna demi menjawab tantangan multimedia dan kecepatan, demi bersaing dengan nama lain. Meski nama HTC hanya mampu meraih posisi keenam tingkat global, namun bisa dikatakan tak satupun seri mereka dapat dikategorikan sebagai ponsel murah. Itu sebabnya nama HTC kurang mampu menjangkau kalangan menengah kebawah seperti halnya para pesaingnya.

Mengandalkan nama besar milik Nokia dan HTC, Windows Phone kali ini tentu saja patut ditunggu. Bahkan bukan tidak mungkin bakalan merebut sedikit dari pasar Android yang kini sudah mulai berjalan stagnan lantaran kesamaan perangkat yang dirilis oleh beragam vendor. Kehadirannya bak kuda hitam yang siap menjatuhkan para lawan lewat jualan multimedia dan kemudahan pengoperasian.

Semua pilihan sudah disiapkan sejak awal tahun 2013, jadi kini tinggal menyerahkannya pada pengguna. Mau memilih Android, iOS, BlackBerry atau Windows Phone ?

Memburu Ilmu di Forum dan Komunitas Gadget

Category : tentang TeKnoLoGi

Apa yang terlintas di benak Kawan saat mengalami kesulitan dengan perangkat ponsel atau gadget baik untuk sekedar operasional dan mendukung aktifitas atau mengeksplorasinya lebih jauh ? bertanya pada Expert yang lebih mampu menggunakan ? atau lebih suka mencari tahu sendiri dengan mencoba dan mencoba ? Namun jika tak ingin repot memahami lebih jauh atau kesulitan menemukan ahlinya, mungkin saran kami untuk mencari referensi ilmu melalui halaman forum atau komunitas dunia maya, bisa dijadikan satu alternatif. Mau tau pilihannya ?

Kaskus.co.id. Merupakan halaman forum atau komunitas dunia maya yang boleh dikatakan terbesar di Indonesia. Lahir dan besar di tangan tiga pemuda Indonesia bernama Andrew Darwis, Ronald Stephanus dan Budi Dharmawan pada November 1999 yang hingga kini telah mengumpulkan anggota sebanyak 4,6 juta Kaskuser (istilah atau sebutan bagi pengguna Kaskus). Mengambil asal kata dari Kasak Kusuk, Kaskus setidaknya memiliki 46 kategori yang dapat dikunjungi dimana untuk kasus Gadget dan ponsel dapat ditemukan pada kategori Handphone & PDA. Didalam kategori ini tersedia 5 sub kategori meliputi bahasan tentang Android, BlackBerry Corner, PDA & PDA Phone, Mobile Phone serta Operator CDMA & GSM. Bagi kawan yang masih menggunakan ponsel merek Nokia, bahasan bisa ditemukan dalam kategori induk yang terpisah. Dalam berinteraksi dengan antar Kaskuser, ada banyak istilah yang barangkali bisa dipahami terlebih dahulu agar tak kebingungan. Agan/Aganwati misalkan, mengambil kata Juragan digunakan untuk saling menyapa antar pengguna. Cendol atau Bata Merah merupakan poin untuk Reputasi Bagus atau Buruknya seorang pengguna atas Trit (istilah lain dari Thread) atau info yang dilontarkan. Saking banyaknya Trit atau bahasan yang ada, untuk lebih memudahkan pencarian terhadap permasalahan atau bahasan yang ingin diketahui, silahkan masuk terlebih dahulu ke forum yang dimaksud lalu lakukan pencarian pada kolom yang telah disediakan. Terpantau bahasan dari cara penggunaan, pengembangan hingga jual belipun tersedia disini.

XDA Developers. Merupakan salah satu forum berskala internasional yang bergerak dalam bidang pengembangan aplikasi dan sistem operasi teknologi mobile. Berdiri pada tahun 2003, Xda-Developers memulai forum dengan diskusi seputaran masalah yang terjadi pada sistem operasi (ROM) Windows Mobile yang saat itu sedang booming lewat perangkat O2, T-Mobile, Dopod, Orange dan lainnya. Saat pengembangan sistem operasi ini diputuskan untuk dihentikan oleh Microsoft pada tahun 2010 lalu, topik kemudian mulai merambah ke perangkat yang mendukung sistem operasi Android, Bada (Samsung), WesOS (HP), Windows Phone 7 dan yang terkini, Windows 8. Selain pengembangan sistem operasi, di Forum Xda-Developers tersedia pula topik lain seputaran aplikasi, asesoris hingga review perangkat. Lantaran skala internasional tadi, maka beberapa nama brand global yang dapat ditemukan dalam Forum Xda-Developers ini mencakup HP, Samsung, HTC, Sony, Motorola, LG, Acer, Asus dan juga Toshiba.

Tabloid Pulsa. Berbeda dengan dua forum diatas, untuk yang satu ini berawal dari sebuah Tabloid atau media cetak yang bergerak dalam bidang teknologi mobile komunikasi. Setelah mencapai tiras tertinggi diantara sejumlah tabloid sejenis lainnya di indonesia, serta melihat antusiasme dari para pembacanya, Tabloid pulsa pun mulai merambah ke dunia online dan tentu saja Forum. Dalam halaman mereka topik dibagi berdasarkan sistem operasi yang kini banyak dipergunakan, diantaranya Android, Symbian, iOS, BlackBerry, Windows Phone dan Java. Tak lupa sesi khusus TabletPC. Selain itu terdapat pula forum Jual Beli serta beberapa Berita atau Rumor Terbaru. Berhubung Forum masih menjadi satu halaman dengan Tabloid versi onlinenya, maka tersedia pula halaman Toko Online yang dikenal dengan nama P-Store, yang menyediakan beragam kebutuhan mobile phone seperti yang disebutkan diatas, pc, kamera dan video untuk kebutuhan fotografi serta asesoris pendukung lainnya. Selain itu terdapat pula halaman Compare untuk membandingkan dua hingga tingga perangkat yang ingin dijadikan sebagai alternatif pilihan, plus spesifikasi dan harga jual terkininya.

TeknoUp. Serupa dengan Forum milik Tabloid Pulsa, TeknoUp merupakan salah satu halaman yang pada awalnya rajin berbagi informasi seputar teknologi mobile phone baik terkait isu terkini, review hingga penjabaran spesifikasi. Bedanya, jika Tabloid Pulsa bergerak secara nyata dalam bentuk media cetak, TeknoUp bergerak hanya di dunia maya. Kesamaan lain antara TeknoUp dengan Tabloid Pulsa versi online adalah halaman yang masih menjadi satu antara Forum, halaman informasi serta Toko Online yang kredibilitasnya dapat dipertanggungjawabkan. Apabila dibutuhkan, Kawan dapat berinteraksi lebih jauh dengan admin TeknoUp lewat jalur akun Twitter untuk mendapatkan tanggapan sesegera mungkin.

Diluar empat forum atau komunitas dunia maya yang bergerak di bidang teknologi komunikasi seperti rekomendasi diatas, masih ada beberapa Forum atau Komunitas baik skala Internasional maupun lokal Indonesia, yang barangkali bisa dijadikan alternatif lain namun jauh lebih mengkhusus ke satu brand ataupun os yang dipergunakan. Misalkan saja Android ID dan Android Indonesia untuk forum atau komunitas pengguna Android di Indonesia, mac.web.id untuk pengguna iOS (iPhone dan iPad), serta Forum BlackBerry atau Berryindo untuk pengguna BlackBerry.

Jadi, jika Kawan merasa kebingungan dengan hal-hal yang bersifat teknis terkait pengoperasian perangkat telekomunikasi yang sedang digunakan, sementara tidak ada narasumber yang bisa ditanyakan secara langsung, beberapa forum dan komunitas dunia maya yang kami rekomendasikan diatas, dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan pertama.

Berbagi Koneksi lewat Jaringan Wifi

Category : tentang TeKnoLoGi

Mendapatkan layanan paket data yang bersifat Unlimited tanpa adanya penambahan beban biaya saat Kuota terlewati dengan harga yang terjangkau, bisa dikatakan sudah sangat sulit ditemukan belakangan ini. Kalaupun ada, bisa jadi alternatif operator yang tersedia pun sangat terbatas, mengingat ada banyak faktor yang membuatnya mampu untuk dapat digunakan dengan baik. Sayang, tidak semua paket layanan data tersebut dapat dijangkau secara nilai oleh kebanyakan orang, sehingga tips kali ini kami bagi kepada Kawan semua, tentang Bagaimana cara untuk berbagi koneksi melalui Wifi dengan memanfaatkan satu layanan paket data saja.

Mengapa satu ? karena untuk mendapatkan satu layanan paket data yang bersifat Unlimited secara memuaskan semua pihak biasanya harus ditebus dengan nilai yang tidak sedikit. Maka saran kami berikutnya sebelum memulai tips adalah melakukan patungan biaya antar beberapa kawan untuk dapat menutupi biaya langganan bulanan yang dikenai oleh provider yang kelak digunakan. Seberapa besar biayanya ? tentu Kawan yang nanti lebih tahu, baik berdasarkan penjelasan dari website resmi masing-masing operator ataupun rekomendasi dari kawan lain yang telah lebih dulu mencobanya.

Lantas, apa saja yang dibutuhkan untuk dapat Berbagi Koneksi lewat jaringan Wifi ? semua kembali pada jenis perangkat yang kawan Gunakan. Apakah itu berupa modem router, mobile ponsel, smartphone ataupun tabletpc atau barangkali perangkat PC atau Notebook sekalipun. Semua memiliki jenis pengaturan yang berbeda satu sama lain, demikian halnya dengan kemampuan.

Pesatnya kemajuan teknologi di dunia telekomunikasi merupakan faktor utama mengapa hal seperti ini sudah bisa dilakukan. Bahkan bisa dikatakan bahwa tips ini telah dapat dilakukan satu dua tahun lalu berkat inovasi dari salah satu sistem operasi yang kini mulai mendominasi dunia.

Bila kawan memiliki sebuah perangkat modem router yang kini telah banyak dapat ditemukan di pasaran, barangkali akan jauh lebih mudah mengingat tidak banyak persyaratan yang dibutuhkan untuk dapat membagi koneksi lewat jaringan wifi ke banyak pengguna. Cukup menggunakan satu kartu yang telah diaktifkan layanan paket data Unlimitednya, Kawan tinggal melakukan pengaturan dengan berbagai kesepakatan antar pengguna yang kelak memanfaatkannya. Apakah akan ada pemberlakuan privacy atau input kode password tertentu yang diganti secara berkala agar tidak sembarang orang dapat menggunakannya, atau halaman atau aktifitas yang boleh dilakukan atau tidak diakses demi menjaga batasan kuota pemakaian wajar. Untuk harga modem Router sejenis ini bisa didapatkan dari kisaran 300ribuan hingga 1,7 juta rupiah bergantung pada merek dan kemampuannya.

Lain lagi jika perangkat yang Kawan gunakan ini merupakan perangkat mobile ponsel yang dari ragamnya memang mengadopsi berbagai sistem operasi. Persyaratan utama selain adanya dukungan koneksi jaringan wifi yang dimiliki secara built in pada perangkat serta kartu tadi, Kawan pula harus menyiapkan berbagai upaya dari aplikasi maupun upgrade versi sistem operasi, yang sedianya dapat mendukung perangkat untuk melakukan kemampuan seperti yang kami maksudkan.

Untuk yang mensyaratkan penggunaan aplikasi, datang dari ponsel Nokia yang masih mengadopsi sistem operasi Symbian 60 atau versi Belle dan Anna, yaitu menggunakan bantuan aplikasi JoikuSpot. Aplikasi ini tersedia dalam dua versi, gratis dengan kemampuan yang terbatas dan berbayar.

Sedang bagi perangkat mobile ponsel yang mensyaratkan proses Upgrade, datang dari perangkat BlackBerry yang mensyaratkan sistem operasi versi 7.1 dengan fitur yang dikenal dengan istilah Mobile Hotspot, serta perangkat ternama iPhone/iPad yang mensyaratkan proses upgrade ke iOS versi 4.3 untuk dapat menemukan fitur Personal Hotspot pada menu Pengaturan. Jikapun para pengguna produk Apple tidak mampu melakukan proses Upgrade perangkat lantaran ketidaktersediaan versi terkini dari sistem operasi yang digunakan, Kawan dapat memanfaatkan bantuan aplikasi MyWi dengan tambahan perangkat kabel data atau Bluetooth.

Sedangkan bagi perangkat mobile phone yang memang sudah mengadopsi fitur berbagi koneksi melalui jaringan Wifi ini, datang dari sistem operasi Windows Phone baik versi 7, 7,5 dan yang terkini 8, dengan menggunakan istilah Internet Sharing. Ada juga perangkat ponsel maupun tabletpc yang berbasiskan Android, sudah bisa melakukan kemampuan ini sejak dirilisnya sistem operasi versi 2.2 Froyo dua tahun lalu. Adapun istilah yang digunakan dalam perangkat ini adalah Tethering dan dapat ditemukan dalam menu Pengaturan Wireless.

Berbeda dengan kemampuan pengaturan lanjutan yang dapat dilakukan oleh modem Router seperti yang kami sebutkan diatas, untuk sesi pengaturan yang dapat dilakukan pada perangkat mobile phone ini hanyalah fitur Privacy atau input kode keamanan serta persetujuan bagi perangkat mana saja yang diperbolehkan mengakses jaringan seperti yang terdapat dalam perangkat Android milik brand asal Korea Selatan, HTC.

Perangkat terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan aksi Berbagi Koneksi lewat wifi adalah PC ataupun Notebook yang memang mutlak harus memiliki kemampuan koneksi Wifi built in. Sedang sarana yang dapat digunakan untuk membagi koneksi ke banyak pengguna adalah pemnfaatan aplikasi mobile hotspot, dimana salah satu yang dapat kami rekomendasikan disini adalah Connectify. Seperti halnya dua jenis perangkat sebelumnya, Pengaturan Privacy merupakan hal yang mutlak dilakukan saat proses instalasi selesai. Dimana proses ini akan diikutsertakan dalam tutorial awal langkah penggunaan aplikasi Connectify. Lantas bagaimana dengan sumber koneksinya ? apakah dengan menggunakan kartu sim card dari operator ? tentu tidak, karena sangat jarang bisa ditemukan perangkat pc ataupun notebook yang memiliki slot sim card secara khusus langsung dalam bodi perangkat. sehingga alternatif yang dapat ditawarkan disini adalah Modem usb biasa atau mobile ponsel non smartphone (yang biasanya disebut dengan istilah feature phone) yang telah diubah kemampuannya sebagai modem dengan bantuan kabel data atau bluetooth.

Tips berbagi koneksi melalui jaringan wifi kali ini, bisa menjadi solusi praktis bagi sebagian orang yang menginginkan ketersediaan jaringan internet mumpuni lewat satu perangkat dengan biaya langganan bulanan yang dapat dikumpulkan secara kolektif.

Uji Coba Simulatornya Sebelum Membeli

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Terkadang bagi sebagian orang, ketersediaan budget tidak selalu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pilihan akan sebuah ponsel sebagai alat berkomunikasi. Ada juga yang barangkali terlalu memikirkan ‘apakah kelak perangkat yang akan dipilih mampu digunakan atau termanfaatkan dengan baik atau tidak. Jika Rekan Tokoh masih merasa ragu seperti itu, yuk coba dulu Simulatornya sebelum memutuskan untuk membeli.

Simulator yang dimaksud disini adalah Aplikasi yang dapat dijalankan melalui perangkat PC/NoteBook, untuk memberikan pengenalan awal kepada pengguna khususnya yang bergerak dalam bidang pengembangan mobile application tentang apa dan bagaimana cara kerja sebuah perangkat ponsel. Sejauh ini keberadaan aplikasi Simulator baru tersedia pada ponsel yang berjenis Smartphone dengan ciri penggunaan OS atau Sistem Operasi tertentu. Ukuran installer sebuah aplikasi Simulator ini biasanya berkisar antara dari 50 MB hingga 300an MB. Tergantung pada jenis Sistem operasinya dan juga tahun rilisnya.

Untuk perangkat Symbian yang digawangi Nokia, meski kini sudah tergolong jarang dirilis kembali namun beberapa perangkat ponsel tipe S40nya masih bisa dijumpai di pasaran. Rata-rata perangkat ini mengandalkan layar sentuh dilengkapi dengan keypad 3×4. Untuk dapat mempelajari isinya lebih jauh Kawan Tokoh bisa mengunduh aplikasi Simulatornya di alamat Nokia Developers. Aplikasi ini terbagi atas tipe sistem operasi yang dirilis dari S40 untuk Nokia type keypad numerik, S60 untuk Nokia smartphone, dan S80 untuk Nokia Communicator, serta versinya masing-masing.

Dibandingkan Symbian, ketersediaan ragam Simulator untuk perangkat BlackBerry jauh lebih banyak, bergantung pada versi sistem operasi yang dirilis dan juga seri ponsel yang ingin dicoba. Aplikasinya sendiri dapat diunduh melalui halaman web resmi BlackBerry pada bagian Support. Untuk sistem operasi versi terakhir, ukuran Installernya cukup besar kisaran 180 MB hingga 220 MB. Yang unik dalam pemanfaatan aplikasi Simulator ini adalah kemampuannya yang setara dengan perangkat sesungguhnya meski minus BlackBerry Messenger. Setidaknya Kawan Tokoh bisa memanfaatkannya untuk melakukan Update Status untuk memunculkan tulisan ‘update via BlackBerry’ di bagian bawah status update hingga mencoba satu persatu aplikasi yang terdapat dalam App World.

Lantas ada Android, sistem operasi yang dikembangkan secara khusus oleh Google, raksasa mesin pencari dengan sifat yang terbuka atau Open Source. Berbeda dengan aplikasi Simulator yang lainnya yang berdiri sendiri sesuai seri ponsel ataupun versi sistem operasinya, khusus Android menggunakan satu kesatuan aplikasi untuk semua versi dan seri ponsel. Hanya saja pemilahannya baru dilakukan saat pengguna menjalankan aplikasi Simulator tersebut. Sedikit lebih merepotkan, apabila pengunduhan Simulator lain dilakukan terlebih dahulu baru diinstalasi secara offline, tidak demikian halnya dengan Simulator Android yang proses instalasinya mutlak dilakukan secara online. Ada dua jenis Simulator yang ditawarkan, pertama, aplikasi yang berjalan di perangkat pc/notebook seperti yang disebutkan tadi, dan kedua aplikasi yang berlaku sebagai sistem operasi yang dapat dijalankan secara mandiri melalui proses booting. Untuk yang terakhir ini, file instalasi dapat disimpan dalam bentuk cd atau flash disk.

Setelah Microsoft memutuskan untuk menutup riset dan pengembangan bagi sistem operasi Windows Mobile lama mereka yang sebetulnya masih bisa dicoba juga Simulatornya, kini mereka mencoba hadir kembali dengan tampilan dan kinerja yang menggoda lewat Windows Phone versi 7.5 Mango. Serupa dengan Simulator Android yang mengharuskan proses instalasi secara online, untuk aplikasi Simulator yang dikembangkan oleh Microsoft pun demikian pula adanya. Ukuran installernya tergolong kecil, sekitar 3,4 MB saja. Namun untuk mampu menggunakannya, Microsoft mensyaratkan spesifikasi perangkat pc/notebook yang cukup besar yakni ketersediaan space untuk hasil instalasi sebesar 4 GB, penggunaan 3 GB Memory RAM serta versi sistem operasi minimal Vista atau Windows 7. Paket Instalasi ini sudah termasuk dengan aplikasi Microsoft Visual Studio yang menjadi syarat utama menjalankan Simulatornya.

Terakhir ada iOS buatan Apple yang dikenal lewat perangkat iPhone dan iPad-nya. Jika perangkat pc/notebook yang Kawan Tokoh gunakan masih mengadopsi sistem operasi Windows, maka bersiaplah untuk kecewa lantaran aplikasi Simulator untuk perangkat pintar ini hanya tersedia dalam sistem operasi Mac.
Jikapun Kawan Tokoh menemukan beberapa aplikasi Simulator iOS yang mampu dijalankan pada sistem operasi Windows, sepengetahuan kami rata-rata masih merupakan sebuah aplikasi simulasi tampilannya saja, baik yang difungsikan hanya untuk melihat perpindahan menu atau tampilan halaman web yang disajikan lewat layar perangkat.

Sebenarnya masih banyak jenis aplikasi Simulator yang dapat dicoba untuk melakukan pengujian perangkat ponsel sebelum memutuskan untuk membelinya seperti Bada yang dikembangkan oleh Samsung atau WebOS yang dikembangkan oleh Palm lalu diakuisisi oleh HP. Sayangnya perangkat-perangkat tersebut tampaknya tak lagi dirilis oleh vendor terkait atas dasar tidak berhasil dari segi komersial.

Pilih BlackBerry, iPhone, Symbian atau Android ?

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Awal Tahun Baru 2012 merupakan momen tepat bagi pengguna ponsel di tanah air terutama yang berkeinginan untuk mengganti ponsel lama ke tipe ponsel pintar yang notabene pada akhir tahun 2011 beberapa vendor ternama sudah memulai genderang perangnya masing-masing. BlackBerry v.7.0, iPhone lewat iOS v.5, Symbian ^3 Anna dan Belle serta Android. Sistem Operasi adalah satu syarat mutlak dalam memilih sebuah perangkat telekomunikasi pintar. Sebelum memutuskan untuk memilih, kami coba perkenalkan satu persatu sebagai bahan pertimbangan.

BlackBerry. Sebagai perangkat yang masih menjadi incaran bagi sebagian besar pengguna ponsel di tanah air, Research In Motion (RIM) kini datang dengan membawa rilis versi OS terbaru 7.0. Mereka menawarkan fitur NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan penggunanya untuk bertukar data atau melakukan transaksi antar ponsel dengan hanya mendekatkannya saja. Selain itu ada peningkatan performa browser yang lebih baik ketimbang pendahulunya. Juga tampilan depan (HomeScreen) dan Menu yang jauh lebih dinamis dan berwana. Peningkatan lain dilakukan pula pada besaran Prosesor yang digunakan ditambah memory dan juga RAM, sehingga harapannya tentu saja BlackBerry tidak lagi menjadi perangkat ponsel pintar yang lemot dalam beraktifitas. Beberapa ponsel rilis BlackBerry yang dapat dijadikan sebagai pilihan yaitu BlackBerry Bold 9900, 9850 Monaco dan Bold 9790.

iPhone. Berbarengan dengan momen kepergian Steve Jobs sang Founding Father’s, Apple meluncurkan perangkat terkini mereka yang diberi nama iPhone 4S. Meski masih menggunakan desain lama, iPhone terkini mengusung Teknologi voice recognition bernama SIRI, dimana pengguna dihadapkan pada perangkat yang mampu melakukan perintah hanya dengan menggunakan suara, menjawab hingga memberikan alternatif saran untuk setiap pertanyaan yang diajukan. Terkait pengiriman email, informasi tempat kuliner, arus lalu lintas hingga yang remeh-remeh untuk sekedar mengujinya. Selain itu ada juga iMessage, Messenger antar pengguna iPhone, yang diluncurkan untuk bersaing dengan BlackBerry Messenger. Sedang bagi pengguna yang ingin menjajal teknologi Cloud (storage di dunia maya), box.net menyediakan 50GB online storage bagi semua pengguna iPhone secara Cuma-Cuma.

Symbian. Pada Tahun 2011 Symbian tampaknya pula harus mengakui kekalahan OS yang mereka banggakan selama lima tahun terakhir. Beberapa versi OS yang dikembangkan dibawah bendera Symbian tak lagi dilanjutkan, termasuk MeeGo yang dahulu sempat digadang-gadangi sebagai pengganti. Kini dengan meliris versi ^3, Anna dan Belle, Symbian yang hanya melakukan kerjasama dengan Nokia tampak pede dengan merilis beberapa ponsel berlayar sentuh dengan tawaran harga yang terjangkau. Selain aksesibilitas Menu yang lebih gegas, pengguna diberikan keleluasaan untuk melakukan kustomisasi tampilan depan HomeScreen sesuai keinginan. Selain itu ada juga penambahan jumlah halaman depan yang dapat dimanfaatkan sesuai kategori. Beberapa ponsel yang dapat dijadikan pilihan adalah Nokia X7, Nokia E6, Nokia 500 dan Nokia 700.

Android. Invasi si robot hijau hasil kembangan Google tampaknya makin tak terbendung. Setelah merangsek pasar ponsel saat merilis versi 2.3 GingerBread, kini Android sedang bersiap menggantikannya dengan rilis 4.0 ber-code name Ice Cream Sandwich. Sedang versi 3.0 HoneyComb masih tetap diperuntukkan bagi perangkat Tablet. Berbeda dengan OS lainnya yang identik dengan satu nama Vendor, Android tampil ke publik diusung oleh beragam vendor ternama seperti Samsung, LG, HTC, Sony Ericsson atau Motorola hingga vendor lokal Nexian, IMO, Huawei atau ZTE. Lantaran diusung beragam vendor, Android pun kemudian ditawarkan dengan beragam harga dan tentu beragam kemampuan. Semua itu untuk memberikan banyak pilihan bagi para calon pengguna dari yang sekedar hanya ingin mencoba dan belajar menggunakannya hingga tingkat Expert yang membutuhkan spesifikasi tinggi untuk berakfitas. Salah satu kebanggaan perangkat Android adalah kemampuannya untuk melakukan Tethering atau berbagi koneksi wifi dengan perangkat lainnya. Namun dengan mengusung input layar sentuh dan kemampuan yang mutlak mensyaratkan online untuk mengoptimalkan fungsi perangkat, salah satu kekurangan yang kerap dikeluhkan oleh pengguna Android adalah borosnya daya batere yang dibutuhkan untuk aktifitas harian.

Selain sistem operasi yang telah disebutkan diatas, ada juga alternatif lain OS Windows Phone 8 yang masih dalam tahap pengembangan. Mengingat versi terdahulu 6.5 dan 7.5 yang kabarnya dengan terpaksa dihentikan lantaran kurang mampu bersaing dengan yang lain.

Untuk memilih satu dari empat sistem operasi OS diatas, selain kebutuhan ada juga ketersediaan Budget sebaiknya dipertimbangkan. Apabila boleh kami sarankan, silahkan coba pilihan kelas menengah agar kelak tak menyesal dengan besaran dana yang dikeluarkan atau terbatasnya kemampuan yang dapat dilakukan.

(PanDe Baik)
Artikel ini sempat pula tayang di Media Koran Tokoh edisi Minggu pertama Januari Tahun 2012