Mengenal Samsung Kies, Tokoh Utama Samsung Android

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Seperti halnya perangkat ponsel pintar branded lainnya milik Nokia, Sony Ericsson, BlackBerry ataupun iPhone, dalam paket penjualannya selalu disertakan kepingan cd yang terkadang diabaikan keberadaannya oleh si pemilik atau pengguna perangkat. Padahal peran daripada kepingan cd tersebut bisa dikatakan sebagai nyawa atau tokoh utama yang kelak akan membantu tumbuh kembang dan kelangsungan perangkat yang dibeli kedepannya. Gag percaya ?

Aplikasi PC Suite. Kurang lebih begitu istilah umumnya. Fungsi utama dari aplikasi yang menjadi menu dalam setiap kepingan cd yang disertakan dalam paket penjualan ponsel pintar ini adalah untuk menghubungkan perangkat dengan Personal Computer atau NoteBook baik yang berbasis Windows ataupun Mac. Untuk bisa menghubungkannya, bisa dengan menggunakan bantuan Kabel Data ataupun koneksi Wireless seperti Bluetooth dan Wifi.

Tujuannya adalah untuk memudahkan pengguna atau pemilik perangkat ponsel pintar dalam berinteraksi dengan perangkat baik itu melakukan backup dan restore terhadap Nomor Kontak, Memo, Jadwal atau Schedule bahkan beberapa ada juga yang mencakup Pesan ataupun eMail. Selain itu aplikasi PC Suite juga bisa mengubah perangkat ponsel pintar menjadi sebuah modem bagi perangkat Personal Computer atau NoteBook secara cepat dan sederhana, atau bahkan mengelola aplikasi dan file Multimedia yang ada dalam perangkat dengan mudah.

Untuk perangkat pintar yang dirilis oleh Samsung baik itu berbentuk ponsel ataupun player multimedia, aplikasi PC Suite semacam ini disebut dengan Samsung Kies.

Aplikasi Samsung Kies dapat ditemukan dalam kepingan cd berukuran kecil yang disertakan dalam paket penjualan masing-masing perangkat pintar, atau kalopun memang tidak ketemu lagi karena lupa menaruhnya dimana, Aplikasi Samsung Kies dapat diunduh langsung melalui alamat Samsung.com atau SamsungApps.com. Terakhir, aplikasi Samsung Kies ini dirilis pada tanggal 4 Agustus 2011 lalu, dan sudah mencapai versi 2.0.2 dengan ukuran installer yang mencapai 82,3 MB.

Selain mendapatkan fungsi yang telah disebutkan diatas, Samsung Kies juga dapat difungsikan sebagai Application Store bagi perangkat yang khusus dikembangkan oleh Samsung saja. Itu sebabnya untuk Perangkat ponsel pintar milik Samsung yang berbasis Android, tidak ditemukan aplikasi dan games yang tersedia dalam Samsung Kies. Aplikasi dan Games yang dijanjikan oleh pihak Samsung bagi perangkat jenis ini hanya dapat diakses melalui aplikasi Samsung Apps di halaman Menu perangkat ponsel terkait. Itupun jenis dan macamnya berbeda antara perangkat Android satu dengan lainnya. Tergantung spesifikasi yang didukung.

Terkait ketersediaan Aplikasi dan Games di Samsung Kies, tidak demikian halnya dengan perangkat ponsel pintar milik Samsung yang dirilis dengan menggunakan sistem operasi BADA. Terpantau ada ratusan aplikasi dan games baik berbayar maupun yang gratisan tersedia di Samsung Apps Store. Dibagi dalam berbagai kriteria Recommended dan juga terbanyak diunduh.

Meski demikian, bagi perangkat Android, Samsung Kies tetap menjadi Tokoh Utama dalam segala hal. Termasuk dalam fungsi untuk melakukan Upgrade sistem operasi  secara resmi yang memang hanya dapat diakses melalui Samsung Kies. Caranya cukup mudah yaitu Unduh terlebih dahulu rilis terakhir Samsung Kies dari alamat penyedia diatas, Instalasi dan Jalankan. Sambungkan perangkat Android dengan Kabel Data dan sambungkan pula Personal Computer atau NoteBook yang digunakan ke dunia maya. Untuk melakukan pemeriksaan terhadap ketersediaan Upgrade Sistem Operasi perangkat Android, tinggal memeriksa halaman utama profile Perangkat. Untuk Samsung Galaxy ACE S5830 yang saya gunakan ini, terpantau masih mengadopsi versi 2.2 Froyo KC1.

Jadi, bagi yang memang sedang menanti Upgrade Sistem Operasi Android versi 2.3 GingerBread resmi dari Samsung untuk perangkat ponsel pintarnya, jangan lupa siapkan dahulu Samsung Kies dimasing-masing Personal Computer atau NoteBooknya yah…

How to UpgraDe OS BLackBerry

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Apabila sebelumnya BLoG ini pernah mencoba memaparkan langkah dan cara bagaimana melakukan UpgraDe OS WinDows MobiLe Pocket PC, WinDows MobiLe SmartPhone, Symbian 60 dan Symbian UIQ, kini giliran OS BLackBerry sebagai target operasi berikutnya.

Seperti OS lainnya, tindakan upgrade tidak bisa dilakukan secara sembarang. Katakan saja sebuah handset BLackBerry lawas macam Pearl tidak dapat disuntikkan OS BLackBerry terkini seperti BoLD misalnya. Lantaran pihak RIM selaku pengembang OS BLackBerry telah menyediakan rilis terbaru dari masing-masing handset yang pernah mereka keluarkan. Yang perlu dicermati selain penentuan seri handset sebelum melakukan pengunduhan OS versi UpgraDe adalah jenis Operator yang digunakan.

Adapun OS UpgraDe ini dapat diunduh dari situs resmi BLackBerry dengan memilih seri handset BLackBerry yang diinginkan. Sebelum proses pengunduhan dapat dilakukan, setiap user diwajibkan mengisi terlebih dahulu  form data yang telah disediakan. Untuk membantu jalannya proses UpgraDe, diperlukan aplikasi BLackBerry DeskTOP Manager yang biasanya terdapat dalam cd pada paket penjualan. Apabila tidak memilikinya, aplikasi ini dapat pula diunduh dari situs yang sama. Ditambah dengan kabel data ataupun docking yang terhubung dengan perangkat pc atau laptop.

Langkah pertama adalah mematikan atau me-nonaktifkan aplikasi BLackBerry DeskTOP Manager, lalu eksekusi file installer OS versi UpgraDe hasil pengunduhan sebelumnya. Proses extracting akan berjalan hingga membuka aplikasi BLackBerry DeskTOP Manager dengan sendirinya. Sambungkan handset dengan perangkat pc ataupun laptop, dengan menggunakan bantuan kabel data atau docking.

Pilih Application Loader yang terdapat pada menu aplikasi BLackBerry DeskTOP Manager, lantas pilih Update Software dan klik tombol Start. Langkah selanjutnya adalah menunggu proses pencarian software UpgraDe OS yang tersedia, hingga menu aplikasi menampilkan Update Summary atau hasil pencarian terhadap UpgraDe OS yang tersedia. Lanjutkan dengan menekan tombol Next, lalu tunggu hingga selesai.

Tiga hal yang saya jadikan nilai positif dari proses UpgraDe OS BLackBerry ini adalah, Pertama, ketika proses berlangsung tidak lagi memerlukan koneksi internet seperti halnya OS Symbian baik S60 maupun UIQ sehingga waktu yang dihabiskan rata-rata kisaran 30 menit, tidak lagi bergantung pada kecepatan koneksi internet yang digunakan. Proses ini tidak jauh berbeda dengan proses UpgraDe OS WinDows MobiLe yang juga tidak memakan waktu lama.

Nilai positif kedua adalah pengguna atau user dalam melakukan proses UpgraDe OS tidak lagi direpotkan oleh urusan Backup Data lantaran sudah menjadi salah satu opsi yang tersedia pada proses UpgraDe secara default. Tindakan ini dirasakan sangat bermanfaat terutama ketika handset memiliki akun email lebih dari satu dan juga data email yang belum sempat dipilah satu persatu.

Nilai positif yang ketiga atau terakhir adalah adanya pilihan untuk melakukan DowngraDe atau pengembalian OS BLackBerry ke versi yang sebelumnya digunakan, tanpa memerlukan tambahan aplikasi seperti halnya OS WinDows MobiLe. Proses ini dapat dilakukan apabila hasil UpgraDe OS yang dilakukan ternyata tidak dapat memuaskan pengguna atau malah menghasilkan masalah baru.

Sebagai studi kasus, saya mencoba melakukan UpgraDe OS pada BLackBerry versi jadul 8700 yang ternyata masih mengadopsi sistem navigasi jog dial seperti halnya ponsel smartphone milik Sony Ericsson atau dalam dunia BLackBerry dikenal dengan istilah TrackWheel. Proses berjalan lancar dan sukses. Sekedar informasi, permasalahan yang saya dapatkan sebelumnya adalah setiap kali batere dibuka (dalam proses penggantian kartu sim card), icon menu secara otomatis menghilang dari tampilan layar. Walaupun sebelumnya proses format (Hard Reset) pada handset telah berhasil dilakukan.

Update Firmware Nokia N81

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Jauh sebelumnya saya pernah menuliskan perihal fitur-fitur baru apa saja yang didapat ketika mencoba untuk memperbaharui versi sistem operasi pada ponsel Symbian. Adapun versi dari sistem operasi yang dimaksudkan diistilahkan sebagai Firmware. Firmware menurut Wikipedia adalah perangkat lunak yang tersimpan dalam memory ROM-Read Only Memory yang tidak akan berubah sekalipun tidak dialiri daya listrik. Firmware ini dapat diubah dengan cara flash-ROM baik dengan cara perangkat manual ataupun online.

Terkait ponsel Symbian milik Nokia, seorang pengguna end user sekalipun dapat melakukannya tanpa memerlukan perangkat yang mahal. Vendor Nokia melalui web site resmi mereka menyediakan opsi Update Firmware ini untuk kepentingan dan kepuasan konsumen, tentu saja hanya satu yang diperlukan yaitu koneksi internet. Untuk dapat melakukan aksi flash-ROM secara online, pertama diperlukan software atau aplikasi Nokia Software Updater yang dapat diunduh dari website resmi Nokia. Aplikasi ini diperbaharui secara berkala oleh Nokia untuk menginput seri rilis terbaru mereka.

Langkah pertama adalah mengeksekusi aplikasi Nokia Software Updater. Biasanya sebelum dapat digunakan, aplikasi ini akan mencari pembaharuan terakhir dari versi yang dirilis, untuk itu diperlukan kesabaran waktu menunggu hingga aplikasi dapat digunakan. Jika sudah siap, akan ada pemberitahuan untuk mempersiapkan ponsel atau device dalam keadaan batere penuh, kemudian disambungkan dengan PC/Laptop dengan Kabel Data. Seumpama batere dalam kondisi tidak memungkinkan, aplikasi ini akan menutup dengan sendirinya dan memberitahukan pengguna untuk melakukan charge device.

Langkah kedua adalah aplikasi melakukan pengecekan terhadap device, terkait seri ponsel (dalam hal ini yang dicoba adalah Nokia N81) dan versi Firmware yang digunakan device (versi 11.0.045). Selanjutnya aplikasi akan secara otomatis mencari tahu apakah ada update Firmware yang tersedia dan mendukung seri tersebut (aplikasi mendeteksi versi 21.0.010). Jika pengguna menyetujui saran hasil pencarian yang dilakukan aplikasi tersebut, langkah berikutnya tentu saja update/upgrade Firmware.

Langkah update/upgrade Firmware ini akan berlangsung secara online dan sama sekali tidak disarankan untuk menggunakan ponsel sebagai sarana komunikasi selama proses berjalan. Nah, disinilah perlu saya sampaikan bahwa apabila Anda tidak menginginkan proses berulang-ulang dilakukan, segera ganti kartu sim card yang digunakan dengan kartu sim card baru yang barangkali blom ada orang yang mengetahui nomor tersebut. Pengalaman saya, ketika seseorang mengirimkan sms ataupun menghubungi nomor yang ada didalam ponsel, secara otomatis proses akan terputus dan diulang dari awal lagi. Kebayang kan mangkelnya kalo proses dah berjalan hampir 90% tapi musti ngulang lagi dari awal ?

Satu lagi, selain batere ponsel dalam keadaan penuh, ponsel yang digunakan dalam keadaan menyala dan aktif. Profil yang digunakanpun harus dalam kondisi General/Umum. Selama proses update/upgrade berlangsung adalah hal yang wajar apabila layar ponsel berubah menjadi blank, jadi jangan panik. Tidak disarankan pula untuk memutuskan kabel koneksi selama proses berjalan.

Untuk Nokia seri N81 ini diperlukan waktu cukup lama (kurang lebih sejam dengan ukuran 78,1 MB) untuk dapat menyelesaikan proses. Maklum, kecepatan koneksi StarOne yang saya gunakan tidak secepat Telkom Speedy. Ketika proses selesai, pengguna dapat memutuskan koneksi kabel data dari ponsel untuk kemudian me-restart-nya kembali.

Perlu diketahui bahwa aktifitas flash-ROM ini berakibat pada hilangnya data-data yang tersimpan dalam ponsel. Untuk itu lakukan backup terlebih dahulu terkait data Contact, email dan lainnya yang diperlukan.

Gambar diatas adalah ScreenShot dari ponsel Nokia N81 setelah dilakukan Update/Upgrade Firmware. Keluhan yang sebelumnya disampaikan (aplikasi menutup dengan sendirinya, hang atau macet, pada saat menelpon ada suara games yang aktif) ternyata tidak terjadi lagi…

Update Firmware Sony Ericsson P1i Symbian UIQ

42

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah sebelumnya saya menjelaskan langkah-langkah untuk melakukan Update Firmaware pada ponsel Nokia N81, kali ini tidak jauh berbeda dicoba untuk melakukan hal yang sama pada ponsel Sony Ericsson. Kebetulan seorang teman lama saya memiliki seri P1 yang notabene tergolong sebuah ponsel pintar (Smartphone) lantaran mengadopsi sistem operasi Symbian UIQ khas seri P lainnya.

Adapun Keluhan awal ponsel tersebut adalah touchscreen yang tidak berfungsi sama sekali bahkan berjalan dengan sendirinya, ada bunyi tik tik yang mengikuti (biasanya bunyi itu keluar ketika tombol keypad ditekan) dan hang atau macet kemudian kembali ke layar today screen dengan sendirinya. Memang pada akhirnya fungsi touchscreen tetap tidak bisa berfungsi (mungkin kerusakan berada pada hardware-layar) namun keluhan lainnya tidak lagi saya temui.

Sama halnya dengan Nokia, untuk melakukan flash-ROM pada ponsel Sony Ericsson diperlukan software atau aplikasi tambahan yaitu Sony Ericsson Update Service yang dapat diunduh langsung dari website resmi milik Sony. Biasanya aplikasi ini sudah disertakan dalam PC Suite bawaan. Kesamaan syarat awal juga berlaku yaitu batere ponsel harus penuh untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses berlangsung, dan tentu saja backup data yang dianggap perlu.

Langkah pertama adalah menyetujui kesepakatan awal yang telah ditentukan (silahkan baca apa saja isi kesepakatan tersebut pada Licence Agreement), kemudian memilih jenis ponsel yang akan di-update, bisa dengan cara scroll kebawah pada tampilan ponsel yang ada, bisa juga melalui form factor yang telah disediakan di bagian atas tampilan.

Langkah berikutnya adalah menghubungkan ponsel atau device ke perangkat PC atau laptop, matikan kemudian keluarkan batere ponsel dari cangkangnya. Setelah itu masukkan batere kembali lalu tekan dan tahan tombol C atau @ yang berada pada ponsel. Tunggu hingga software atau aplikasi Update Service mendeteksi ponsel yang dimaksud. Tombol boleh dilepas setelah ada konfirmasi. Langkah ini kurang lebih sama dengan cara flash-ROM pada ponsel O2 Xphone iim yang juga tergolong ponsel pintar (Smartphone).

Langkah selanjutnya adalah menunggu. Menunggu proses Update Firmware diunduh (download) dan diinstalasi pada ponsel. Untuk tipe P1 yang dicoba memerlukan waktu kurang lebih 1,5 (satu setengah) jam untuk menyelesaikan proses download Firmware terbaru sebesar 74,8 MB. Selama proses berlangsung, aturan berlaku sama seperti halnya Update Firmware pada ponsel Nokia N81. Tidak dianjurkan memutuskan hubungan ponsel dengan PC/laptop, dan juga tidak menerima/melakukan panggilan dan pesan. Gunakan kartu sim lain jika bisa. Setelah proses download Firmware selesai, dilanjutkan dengan proses instalasi Firmware pada ROM ponsel yang memakan waktu cukup singkat.

Ketika semua proses tersebut selesai, ponsel dapat dilepas dari perangkat PC atau laptop kemudian matikan dan keluarkan kembali batere ponsel dari cangkangnya. Masukkan batere dan hidupkan ponsel. Tunggu beberapa saat untuk masuk ke Menu Pengaturan sebelum bisa digunakan.