Jarang Update

Category : tentang InSPiRasi

Intermezo kali ini hadir gegara mas Anton Muhajir yang ngeTweet pagi-pagi lewat akun @antonemus menyinggung tagar #AyoBlogWalking. Satu upaya untuk mengunjungi kembali blog teman dan meninggalkan jejak komentar didalamnya. Terinspirasi Beliau ini katakanlah.

Aksi #AyoBlogWalking memang sudah makin jarang saya lakukan, seiring makin jarang pula update tulisan di halaman blog ini. Berbanding lurus dengan intensitas update status di beberapa akun sosial media dan chat pertemanan.

Maka pagi ini pun saya mencoba mengunjungi halaman beberapa teman yang masih sempat meninggalkan komen di blog ini maupun yang tadinya dikunjungi. Ternyata saya tidak sendiri.

Ada juga loh yang masih terjangkit virus malas update halaman blog. Bisa jadi karena bosan menulis, minim ide atau malah karena tingkat kunjungan dan pendapatan yang pula ikut-ikutan menurun. Tulisan terakhir ada yang bulan Februari, setahun lalu atau yang jauh lebih beruntung, Juli kemarin. Mih…

Tapi yah, update atau enggaknya sih memang gak ada standar bakunya untuk terap bisa menyandang status sebagai seorang Blogger. Bisa jadi rajin Update gegara gak ada kerjaan atau malah kurang kerjaan, dan gak menjamin kualitas isi tulisan berbobot atau bermanfaat bagi orang lain, Bisa juga jarang Update lantaran kesibukan liputan, mengumpulkan bahan lalu melahirkan tulisan sebulan sekali dengan tanggapan yang mendunia. Bisa jadi.

Cuma ya sayangnya, pemilik blog atau halaman blog ini masuk dalam pemikiran alternatif selain dua opsi diatas yaitu jarang update karena malas. Halah… kalo yang ini sih mungkin gak sebaiknya saya bahas lebih lanjut.

Mimpi Buruk Minggu ini

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang PeKerJaan

Gula Darah 292 mg/dl *sangat tinggi…
Kolesterol 214 *tinggi juga…
Tekanan Darah 100/90 *lha kok malah rendah…
Pening, banyak agenda menunggu minggu ini…
(Selasa, 16 September, 08.16 PM)

Minggu ini penuh dengan Mimpi Buruk… baru saja melewati Satu diantaranya, dan Besok harus bersiap menghadapi yang lainnya…
(Senin, 15 September, 03.58 PM)

Hanya dua kabar yang sempat saya sampaikan per minggu ini…

Capek, letih…

Banyaknya agenda dan rencana yang harus dijalani membuat kondisi saya turun sedemikian rupa. Cukup membuat mood ngilang dengan sendirinya. Sepertinya memang jadi alasan kuat untuk beristirahat. Tapi kapan ?

Saking bingungnya mengatur jadwal, ada beberapa kegiatan yang malah kemudian tidak bisa terakomodir. Entah apakah kawan lain bisa menerima kondisi ini atau tidak.

Pastinya, minggu ini semua campur aduk jadi satu. Fiuh…

(&_&) Agenda terakhir hari inipun sudah terlewati… Tinggal menunggu Agenda selanjutnya…

Error pasca Update Master Installer Windows 8.1 Acer W511

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Parah… Apes tenan…

Untuk kali kedua dalam sebulan terakhir ini, tabletPC kebanggaan saya Acer W511 yang dibeli satu setengah tahun lalu pada akhirnya harus di-Reset ulang dan diinstalasi kembali ke Windows 8 padahal sebelumnya sudah sukses melewati semua Update baik yang tergolong penting dan opsional hingga sistem operasi rilis terbaru Windows 8.1.

Parah… Apes memang… nasib nasib…

Ini terjadi bukan karena kesalahan pemakaian tapi lebih pada Error yang diakibatkan pasca Update Master Installer Windows 8.1 berukuran 35 MB sebagaimana yang dijelaskan pada halaman PC Driver Update. Bahwa opsi Update yang tersedia secara default dari Windows 8.1 berpotensi merusakkan tampilan layar bahkan crashed. Untungnya… (masih bisa bilang untung padahal sudah bermasalah :p *kebiasaan orang Bali) bahwa yang bermasalah hanya pada layar, bukan hardware lainnya sehingga untuk mengantisipasi atau mengembalikan kondisinya ya di- Reset tadi.

Parah… Apes memang…

rps20140806_053226

Memang di beberapa halaman website tersedia opsi lain sebelum melakukan Reset. Termasuk opsi Refresh PC yang sebelumnya pernah pula saya coba namun gagal. Sedang opsi yang ditawarkan, hanya bisa dilakukan jika pengguna mampu masuk kedalam tampilan yang sempurna kemudian melakukan unInstall Driver. Sayangnya fakta yang terjadi tidak demikian adanya.

Layar berkedip kedip selama proses Booting hingga Start Up yang tidak kunjung selesai ke halaman standby. Maka itu opsi untuk mengakses Device Manager sebagaimana petunjuk penjelasan tidak dapat dilaksanakan.

Satu efek pasti yang diakibatkan dari keputusan untuk melakukan Reset PC tentu saja menghilangkan semua files, pengaturan bahkan aplikasi yang telah terinstalasi sebelumnya yang berada dalam system drive atau C :.

Tapi berhubung saya sudah menduganya, semua data penting masih sempat saya pindahkan ke micro sdcard yang ada dalam perangkat, terkecuali beberapa film terkini yang syukurnya masih tersimpan copiannya dalam harddisk PC kantor dan juga Hard Disk Eksternal pribadi. Maka ya ikhlaskan saja deh…

Setelah menanti sekitar 45 menitan, proses Reset dan Instalasi ulang Windows 8 pada perangkat TabletPc Acer W511 pun selesai dengan baik. Tinggal melakukan instalasi Update sebesar 500MB agar nanti bisa melakukan Upgtade OS ke Windows 8.1 seperti sebelumnya. Jadi ya yuk ditinggal tidur dulu.

Doakan ya agar gag apes lagi… :p

[Update Status] Pindah Gag yah ?

2

Category : tentang TeKnoLoGi

…tadinya sih tahun baru berencana mo ganti gadget, OS tetep #Android tapi menyasar yang punya RAM 2 GB…

tapi batal :))

Rasanya eman kalo sampe gantiin GalTab dari segi besaran RAM yang saya yakin gag banyak kepake, lantaran aktifitas masih standar.

Yg kini paling sering dimanfaatkan dari sosok GalTab adalah Telepon, SMS, email, Memo, Video, Calculator, Office, Turboviewer, eBookDroid. Sedang interaksi dengan dunia maya ada Browser, Hootsuite, GooglePlay, Berniaga, Toko Bagus, WordPress, Instagram, Camera, Gallery, Whatsapp.

Jadi ya bisa dikatakan gag banyak yang dimanfaatkan dari spek yang ada dari GalTab, tapi sejauh ini masih optimal utk digunakan…

Tips Menyegarkan Kembali Ponsel Lama

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Ditengah gempuran ponsel terkini rasanya ponsel lama yang kita miliki jadi semakin terlihat jadul dan lemot apalagi tahun keluarannya memang tergolong lewat empat lima tahun yang lalu. Meski saat dibeli dahulu, ponsel tersebut merupakan yang terbaik di eranya.

Mungkin Kawan akan merasa sayang apabila ponsel lama tersebut dijual dengan harga yang sedemikian murahnya mengingat secara kemampuan rasanya masih berani untuk diadu. Setidaknya kalo soal urusan akses jejaring sosial atau sekedar chatting bareng teman sejawat masih bisalah, apalagi kalo Cuma digunakan untuk telepon dan sms.
Lantas, gimana caranya dong biar gak malu-maluin saat nongkrong meski ponsel yang dipegang sudah cukup out of date ? yuk simak Tips dari kami untuk menyegarkan kembali ponsel lama yang Kawan miliki.

Langkah pertama, lakukan backup data. Untuk foto, video, musik atau dokumen, silahkan pindahkan dengan cara copy paste lewat pembaca kartu memory, sedangkan untuk data Daftar Kontak ataupun Memo dan Agenda barangkali Kawan bisa membaca kembali Tips dari kami minggu lalu tentang Memindahkan/Backup Daftar Kontak/PhoneBook. Hal ini penting untuk mencegah kehilangan data saat proses penyegaran nantinya dilakukan.

Kedua, kenali cara Penyegarannya. Untuk ponsel yang berbasis Java seperti ponsel lokal atau Nokia lama dengan keypad numerik 3×4 biasanya hanya memiliki satu cara untuk me-Refresh kembali isi perangkat, yaitu dengan ‘mengembalikan Pengaturan ke kondisi Pabrikan’. Ini bisa ditemukan pada opsi Pengaturan masing-masing ponsel. Akan berbeda dengan perangkat ponsel pintar yang sudah mengadopsi sistem operasi seperti Symbian, Windows Mobile, BlackBerry, iOS dan Android, dapat dilakukan dengan dua cara. Update dan Hard Reset.
Update OS atau sistem operasi biasanya tersedia secara berkala bagi beberapa perangkat ponsel pintar lewat halaman resmi masing-masing vendor. Akan tetapi tidak semua perangkat mampu didukung hingga versi OS terkini. Namun setidaknya akan ada beberapa pembaharuan tampilan, sistem hingga cara kerja apabila dibandingkan dengan sistem operasi versi awal. Untuk bisa melakukannya, Kawan cukup menyiapkan Kabel Data, perangkat PC/NoteBook, Aplikasi PC Suite/Update dan koneksi Internet.

Langkah sederhananya rata-rata sama saja. Pertama, menginstalasi aplikasi PC Suite di perangkat PC/NoteBook, kedua sambungkan perangkat ponsel ke PC/NoteBook menggunakan Kabel Data, hubungkan koneksi internetnya lalu lakukan langkah Update/Upgrade OS.

Untuk Update OS atau sistem operasi bisa dilakukan dengan cara Online (langsung melakukan update dan mengunduh data secara realtime) atau Offline (mengunduh update dan data yang dibutuhkan terlebih dahulu, lalu proses instalasi dapat dilakukan di lain waktu). Untuk Resiko, biasanya cara Update lewat jalan Online memiliki kadar kegagalan lebih besar ketimbang Offline, terutama apabila jalur koneksi Internet yang digunakan kerap putus nyambung.

Sedang cara penyegaran dengan Hard Reset biasanya dilakukan apabila Kawan tidak memiliki media yang disebutkan tadi. Baik Kabel Data, perangkat PC/NoteBook, Aplikasi dan Koneksi Internet. Untuk cara ini ponsel biasanya akan tetap menggunakan versi OS yang sama dengan sebelumnya. Jadi tidak akan ada perubahan pola pemakaian yang berarti. Untuk bagaimana cara melakukannya, tentu berbeda antara satu dengan lainnya. Misalkan saja untuk perangkat ponsel yang berbasis Symbian rata-rata menggunakan kombinasi empat tombol yaitu tombol Power, tombol Call (hijau), Bintang (*) dan keypad angka Tiga (3), yang ditekan secara bersamaan dari kondisi off. Berbeda lagi dengan perangkat Windows Mobile yang dapat dilakukan dengan cara menekan tombol Power bersamaan dengan lubang Soft Reset dengan menggunakan stylus atau ujung pena. Yang pasti, kenali terlebih dahulu cara melakukan Hard Reset ini lewat mesin pencari di dunia maya.

Ketiga, lakukan penataan ulang perangkat ponsel pasca Hard Reset dari struktur tampilan Menu, pengaturan nada dan getar, dan lainnya yang memang diperlukan. Untuk hal ini Kawan bisa mengingat kembali bagaimana mode pengaturan ponsel yang dilakukan terdahulu. Lakukan pula penyimpanan halaman web yang dibutuhkan dalam bentuk Bookmark untuk mempermudah langkah browsing yang Kawan lakukan nantinya.

Langkah terakhir, kembalikan data yang telah dibackup sebelumnya baik daftar kontak,Agenda, memo ataupun file musik, video, foto dan dokumen.Lalu instalasi beberapa aplikasi ataupun games yang memang sebelumnya kerap dipergunakan (seperlunya saja untuk mencegah lemot) ditambah Theme atau Wallpaper yang dapat diunduh melalui halaman mobile konten. Pengunduhan Theme ini selain dapat membuat tampilan ponsel jadi lebih menyegarkan, biasanya tersedia pula opsi untuk menyulap tampilan layaknya sistem operasi atau OS ponsel terkini.

Nah, Siap untuk bersanding dengan ponsel terkini ?

Tips #Ngandroid Lag Notifications

7

Category : tentang TeKnoLoGi

  • Ada yang pernah mengalami banyaknya notifikasi yang datang akibat proses update app/games market, email, download dsb?
  • Jika rekan Droiders merasa kewalahan untuk melihatnya satu persatu, silahkan buka halaman notifikasi dan pilih tombol ‘clear’
  • Maka seluruh notifikasi yang menghiasi tampilan Taskbar perangkat #Android, bersih seketika
  • Tapi bagaimana jika ada satu icon notifikasi unduhan/download nyangkut meski sudah di-clear atau cancel?
    dan sialnya icon Notifikasi tersebut tetap duduk manis ditempatnya walopun perangkat #Android sudah di Restart ulang?
  • Jangan khawatir, gampang kok caranya :p *nemu ilmu baru sore tadi *menghilangkan icon notifikasi download yg membandel pada Taskbar #Android
  • Silahkan buka Setting/Applications/Running Service. Cari di All/Download Manager. Tekan tombol ‘Clear Data’ atau ‘force stop’
  • Maka tombol icon notifikasi yang tadinya hadir meski perangkat #Android diRestart, hilang seketika 🙂
  • Ditenggarai bahwa icon notifikasi tsb hadir gara”ponsel dipaksa melakukan pengunduhan attachment pada email disaat koneksi inet lelet
  • Maka itu, proses download menjadi stuck dan berulang, meski file yang dimaksud sudah berhasil diunduh di saat koneksi berjalan kencang
  • Adanya icon notifikasi yg nyangkut di Taskbar #Android ini, berpotensi menghabiskan daya tahan batere dan memory RAM pada perangkat Droiders
  • sekian dulu #ngandroid singkatnya kali ini, selamat beristirahat…
  • Nge-BLoG lagi gak ya ?

    63

    Category : tentang KHayaLan

    Tampaknya belakangan aktifitas nge-blog sudah bukan lagi merupakan satu profesi sampingan bagi sebagian besar Rekan yang dahulunya pernah menyandang status sebagai BLoGGer. Kenapa saya katakan sampingan, karena rata-rata mereka sudah memiliki pekerjaan utama yang jauh lebih mapan, meskipun ada juga satu dua yang menjadikannya sebagai profesi utama. Berawal dari hobi trus lanjut keterusan.

    Kenapa pula saya katakan ‘bukan lagi’ ya karena setelah iseng melakukan blogwalking (aktifitas yang diharapkan rutin dilakukan oleh seorang blogger) ke beberapa alamat blog teman, saya menemukan beberapa alamat blog yang sudah tidak bisa diakses (kebanyakan dari domain gratisan co.cc). Beberapa BLoG tulisannya sudah tidak di-perbaharui lagi sebulan terakhir (entah memang karena sudah berhenti menulis atau pindah alamat). Ada juga beberapa rekan yang tetap masih berusaha meluangkan waktu tetap menulis dan berbagi.

    Saya pribadi pada akhirnya dapat memaklumi. Bisa jadi lantaran kesibukan pekerjaan yang sudah mulai padat, kesibukan keluarga, lantaran kejenuhan, terbatasnya ide dan bisa juga lantaran keasyikan menggeluti micro blogging yang lain seperti FaceBook, Twitter, FourSquare atau Koprol.

    Dari beberapa alamat blog teman yang saya coba kunjungi pertengahan September lalu melalui halaman (page) daftar B(e)LoGGer yang disusun sejak 7 Desember 2008, berikut hasil yang saya dapatkan untuk kemudian dibagi menjadi tiga kategori, (1) alamat BLoG yang tidak dapat diakses lagi, (2) BLog yang tulisannya tidak diperbaharui lagi sebulan terakhir dan (3) yang masih rajin menulis dan mengelola BLoG. Kalopun ada yang salah, mohon dikoreksi ya…

    BLoGGer yang alamat BLoG-nya tidak dapat diakses lagi :

    Wawan DiputraAry DwantaraBudarsaBoby haryadi, iKadsDwiEka DirgantaraEka Dharma SaputraGung Deick lunatic, dan iKha widari

    BLoGGer yang tulisannya belum/tidak diperbaharui dalam waktu sebulan terakhir :

    Winardi RibekaWira ankerzoneUco isnainiWahyu kokkang, wiwahasouvenirAdi setiawanWahid ArifAdityaAgustinus Tri laksonoAkhmad GuntarAnimo Band,  AnyunAprilia gayatriArie UtamiArie SuriasihWayan ArtanaArif noviyantoArquefiqASN,  Ayu CecilliaBaniBang ZaynBladcasual CutieDewi RahmayantiDewa RamaDenTaLDokter Dani IswaraDokter Oka NegaraSatria MadangkaraEfi NurEka C-LoEnda NasutionFitria PermataFenny AjaibGede KrisnaGendo SuardanaGentry AmaloGus DarkHanafiSri WidariLuh De Suriyani dan Mirah Trisna adi

    BLoGGer yang masih setia menulis dan mengelola BLoG :

    Made Arthabasuki pramanaimadewirazainal arifinwinartoWahya BiantaraAdieskaAgung Wardana Ancakblog ajaranAgus TuLankUun UmarAndik Yulianto LPSEAlamendahAnimaAri BoGeLbalebengong, BrokencodeBliyan BeLogCadinkCahya LegawaDanu AdriyantoDego PandeDokter CockDokter Eka KusmawanEka Juni ArtawaneLMoudyFajar SerayaGung WSHellDaHendra WSHeri CahyoInten PertiwiIndra Putu, Eka OzawaSugeng HarjonomadKorkJohn Black, Anton Muhajir dan Putu Adi Susanta

    Anda sendiri, masuk kategori mana ? :p

    Update Firmware Nokia N81

    2

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Jauh sebelumnya saya pernah menuliskan perihal fitur-fitur baru apa saja yang didapat ketika mencoba untuk memperbaharui versi sistem operasi pada ponsel Symbian. Adapun versi dari sistem operasi yang dimaksudkan diistilahkan sebagai Firmware. Firmware menurut Wikipedia adalah perangkat lunak yang tersimpan dalam memory ROM-Read Only Memory yang tidak akan berubah sekalipun tidak dialiri daya listrik. Firmware ini dapat diubah dengan cara flash-ROM baik dengan cara perangkat manual ataupun online.

    Terkait ponsel Symbian milik Nokia, seorang pengguna end user sekalipun dapat melakukannya tanpa memerlukan perangkat yang mahal. Vendor Nokia melalui web site resmi mereka menyediakan opsi Update Firmware ini untuk kepentingan dan kepuasan konsumen, tentu saja hanya satu yang diperlukan yaitu koneksi internet. Untuk dapat melakukan aksi flash-ROM secara online, pertama diperlukan software atau aplikasi Nokia Software Updater yang dapat diunduh dari website resmi Nokia. Aplikasi ini diperbaharui secara berkala oleh Nokia untuk menginput seri rilis terbaru mereka.

    Langkah pertama adalah mengeksekusi aplikasi Nokia Software Updater. Biasanya sebelum dapat digunakan, aplikasi ini akan mencari pembaharuan terakhir dari versi yang dirilis, untuk itu diperlukan kesabaran waktu menunggu hingga aplikasi dapat digunakan. Jika sudah siap, akan ada pemberitahuan untuk mempersiapkan ponsel atau device dalam keadaan batere penuh, kemudian disambungkan dengan PC/Laptop dengan Kabel Data. Seumpama batere dalam kondisi tidak memungkinkan, aplikasi ini akan menutup dengan sendirinya dan memberitahukan pengguna untuk melakukan charge device.

    Langkah kedua adalah aplikasi melakukan pengecekan terhadap device, terkait seri ponsel (dalam hal ini yang dicoba adalah Nokia N81) dan versi Firmware yang digunakan device (versi 11.0.045). Selanjutnya aplikasi akan secara otomatis mencari tahu apakah ada update Firmware yang tersedia dan mendukung seri tersebut (aplikasi mendeteksi versi 21.0.010). Jika pengguna menyetujui saran hasil pencarian yang dilakukan aplikasi tersebut, langkah berikutnya tentu saja update/upgrade Firmware.

    Langkah update/upgrade Firmware ini akan berlangsung secara online dan sama sekali tidak disarankan untuk menggunakan ponsel sebagai sarana komunikasi selama proses berjalan. Nah, disinilah perlu saya sampaikan bahwa apabila Anda tidak menginginkan proses berulang-ulang dilakukan, segera ganti kartu sim card yang digunakan dengan kartu sim card baru yang barangkali blom ada orang yang mengetahui nomor tersebut. Pengalaman saya, ketika seseorang mengirimkan sms ataupun menghubungi nomor yang ada didalam ponsel, secara otomatis proses akan terputus dan diulang dari awal lagi. Kebayang kan mangkelnya kalo proses dah berjalan hampir 90% tapi musti ngulang lagi dari awal ?

    Satu lagi, selain batere ponsel dalam keadaan penuh, ponsel yang digunakan dalam keadaan menyala dan aktif. Profil yang digunakanpun harus dalam kondisi General/Umum. Selama proses update/upgrade berlangsung adalah hal yang wajar apabila layar ponsel berubah menjadi blank, jadi jangan panik. Tidak disarankan pula untuk memutuskan kabel koneksi selama proses berjalan.

    Untuk Nokia seri N81 ini diperlukan waktu cukup lama (kurang lebih sejam dengan ukuran 78,1 MB) untuk dapat menyelesaikan proses. Maklum, kecepatan koneksi StarOne yang saya gunakan tidak secepat Telkom Speedy. Ketika proses selesai, pengguna dapat memutuskan koneksi kabel data dari ponsel untuk kemudian me-restart-nya kembali.

    Perlu diketahui bahwa aktifitas flash-ROM ini berakibat pada hilangnya data-data yang tersimpan dalam ponsel. Untuk itu lakukan backup terlebih dahulu terkait data Contact, email dan lainnya yang diperlukan.

    Gambar diatas adalah ScreenShot dari ponsel Nokia N81 setelah dilakukan Update/Upgrade Firmware. Keluhan yang sebelumnya disampaikan (aplikasi menutup dengan sendirinya, hang atau macet, pada saat menelpon ada suara games yang aktif) ternyata tidak terjadi lagi…

    Update Firmware Sony Ericsson P1i Symbian UIQ

    42

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Setelah sebelumnya saya menjelaskan langkah-langkah untuk melakukan Update Firmaware pada ponsel Nokia N81, kali ini tidak jauh berbeda dicoba untuk melakukan hal yang sama pada ponsel Sony Ericsson. Kebetulan seorang teman lama saya memiliki seri P1 yang notabene tergolong sebuah ponsel pintar (Smartphone) lantaran mengadopsi sistem operasi Symbian UIQ khas seri P lainnya.

    Adapun Keluhan awal ponsel tersebut adalah touchscreen yang tidak berfungsi sama sekali bahkan berjalan dengan sendirinya, ada bunyi tik tik yang mengikuti (biasanya bunyi itu keluar ketika tombol keypad ditekan) dan hang atau macet kemudian kembali ke layar today screen dengan sendirinya. Memang pada akhirnya fungsi touchscreen tetap tidak bisa berfungsi (mungkin kerusakan berada pada hardware-layar) namun keluhan lainnya tidak lagi saya temui.

    Sama halnya dengan Nokia, untuk melakukan flash-ROM pada ponsel Sony Ericsson diperlukan software atau aplikasi tambahan yaitu Sony Ericsson Update Service yang dapat diunduh langsung dari website resmi milik Sony. Biasanya aplikasi ini sudah disertakan dalam PC Suite bawaan. Kesamaan syarat awal juga berlaku yaitu batere ponsel harus penuh untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses berlangsung, dan tentu saja backup data yang dianggap perlu.

    Langkah pertama adalah menyetujui kesepakatan awal yang telah ditentukan (silahkan baca apa saja isi kesepakatan tersebut pada Licence Agreement), kemudian memilih jenis ponsel yang akan di-update, bisa dengan cara scroll kebawah pada tampilan ponsel yang ada, bisa juga melalui form factor yang telah disediakan di bagian atas tampilan.

    Langkah berikutnya adalah menghubungkan ponsel atau device ke perangkat PC atau laptop, matikan kemudian keluarkan batere ponsel dari cangkangnya. Setelah itu masukkan batere kembali lalu tekan dan tahan tombol C atau @ yang berada pada ponsel. Tunggu hingga software atau aplikasi Update Service mendeteksi ponsel yang dimaksud. Tombol boleh dilepas setelah ada konfirmasi. Langkah ini kurang lebih sama dengan cara flash-ROM pada ponsel O2 Xphone iim yang juga tergolong ponsel pintar (Smartphone).

    Langkah selanjutnya adalah menunggu. Menunggu proses Update Firmware diunduh (download) dan diinstalasi pada ponsel. Untuk tipe P1 yang dicoba memerlukan waktu kurang lebih 1,5 (satu setengah) jam untuk menyelesaikan proses download Firmware terbaru sebesar 74,8 MB. Selama proses berlangsung, aturan berlaku sama seperti halnya Update Firmware pada ponsel Nokia N81. Tidak dianjurkan memutuskan hubungan ponsel dengan PC/laptop, dan juga tidak menerima/melakukan panggilan dan pesan. Gunakan kartu sim lain jika bisa. Setelah proses download Firmware selesai, dilanjutkan dengan proses instalasi Firmware pada ROM ponsel yang memakan waktu cukup singkat.

    Ketika semua proses tersebut selesai, ponsel dapat dilepas dari perangkat PC atau laptop kemudian matikan dan keluarkan kembali batere ponsel dari cangkangnya. Masukkan batere dan hidupkan ponsel. Tunggu beberapa saat untuk masuk ke Menu Pengaturan sebelum bisa digunakan.

    Mengatasi Kejenuhan nge-BLoG

    10

    Category : tentang DiRi SenDiri, tentang Opini

    Ditengah histeria Facebook dan Twitter agaknya yang namanya aktifitas ‘update blog bagi seorang blogger gak lagi menjadi prioritas utama. Tapi ya itu kembali kepada motivasi dan tujuan si blogger juga sih. Kalo sudah berada pada tahap ‘menjadikan blog sebagai sidejob, entah itu yang mampu mendatangkan uang melalui adsense etc atau malah Cuma sekedar melampiaskan unek-unek pikiran ketimbang stress ya yang namanya update blog, dijamin jalan terus. Hehehe…

    Jangan menyalahkan Facebook dong’ ujar seorang teman yang diajak diskusi soal makin jarangnya blogger menjalankan kewajibannya, Hihihi… soale jauh sebelum Facebook itu menjadi booming beberapa rekan malah sempat mengalami masa-masa rehat sejenak dari aktifitas nge-BLoG. Alasannya waktu itu sih, karena jenuh. Bisa jadi jenuh lantaran kebanyakan nge-BLoG trus malah menelantarkan pekerjaan ato malah pacar sendiri, bisa juga jenuh lantaran respon yang diharapkan gak sesuai harapn. Entah respon berupa pemasukan dari Adsense atw malahan menurunnya jumlah pengujung dan pembaca.

    Jujur saja, saya pribadi sempat pula mengalami kejenuhan jauh sebelumnya. Selama 4 (empat) bulan malahan ga’satupun tulisan yang saya publish di blog. Pelan tapi pasti setelah mendapatkan banyak pencerahan, blog saya isi kembali. Hingga kini belum pernah terjadi masa senggang yang lama antara tulisan satu dengan lainnya.

    Mengatasi Kejenuhan nge-BLoG sebenarnya sederhana saja bagi saya. Cari tahu terlebih dahulu apa permasalahannya lalu selesaikan. Sesederhana itu ? YUP. Kalo mau diingat-ingat, masalah utama yang menjadi alasan saya rehat dahulu itu adalah mahalnya koneksi internet.  Waktu itu masih menggunakan alamat pandebaik.blogspot.com dan satu-satunya koneksi internet yang saya kenal dan gunakan adalah Telkomnet Instant. Dalam sebulan pemakaian biaya membengkak hingga angka 400ribuan. Bayangkan itu. Padahal aktifitas nge-BLoG yang saya lakukan sama sekali tidak bersifat komersial. Edan… Pemecahan yang terlintas waktu itu adalah, saya membuat draft-nya di pc terlebih dahulu lengkap dengan foto dan kelengkapannya (link tujuan dll), dalam jumlah lebih dari 1 tulisan, kemudian main ke warnet dan mempublishnya satu persatu dalam rentang waktu tertentu.

    Bagaimana seandainya kalo kejenuhan itu terjadi lantaran gak ada ide buat nulis ? hehehe… come on, blog itu bukanlah satu media yang saklek dimana ga’ada peraturan resmi yang mengharuskan seorang Blogger tetap berada pada ‘jalurnya’. Maksud saya, ga’apa-apa sekali-sekali ya nulis yang gak ada kaitannya dengan tema blog (jika blog yang dikelola mengambil hal khusus atau spesifik). Misalkan tentang anak, keluarga atau lingkungan sekitar kita yang barangkali masih bisa dikaitkan dengan tema blog.

    Jenuh

    Seorang Rekan BBC yang saya ketahui memiliki kemampuan dibidang Teknik Sipil misalnya, berusaha membuat tulisan-tulisan yang sesuai bidangnya ini dengan gaya bahasa yang berbobot. Sayangnya si Rekan gak mampu secara konsisten melahirkan tulisan minimal setiap bulannya (seperti Agung ‘Ancak’ Wardana misalnya yang meng-update blog sebulan sekali). Beberapa kali saya kunjungi, tulisan terakhir yang terpampang masih tetap sama. Sayang sekali memang.

    Padahal menurut saya, masih banyak kok yang bisa ditulis tentang ilmu Teknik Sipil, itupun jika menginginkan satu tulisan yang ga’jauh-jauh dari bidangnya. Misalkan saja ‘bagaimana memberikan gambaran secara gamblang pada awam tentang campuran beton. Koefisiennya sekian banding sekian, visual saat basah seperti ini sedang saat kering bisa diuji dengan menginjaknya. Hehehe…

    Beberapa Rekan lain malah sepertinya sudah mulai menyadari cara mengatasi kejenuhan ini. Misalkan saja Om Anton Muhajir yang dahulu sempat nulis tentang Bani sang putra pemberaninya disela tulisan kritis penuh makna, ato Om Brokencode yang ga’melulu nulis tentang SEO dan trik edan pintar komputernya, sekali waktu pernah nulis masa lalunya juga loh. Mengungkapkan sesuatu yang ‘berbeda dari biasanya’ minimal bisa menyegarkan kembali pikiran yang sudah mulai mentok dengan kewajiban ‘update BLoG’.

    Tulisan ini bukan maksud saya buat menggurui loh ya, tapi mbok ya jangan menyalahkan Facebook kalo lantas merasa jenuh buat nge-BLoG lagi. Hehehe…