Segarkan Tampilan Android Segera

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Seperti halnya manusia sebagai makhluk sosial, perubahan penampilan itu sangatlah penting. Tujuannya Cuma satu. Menyegarkan mata terutama bagi orang yang diajak berinteraksi. Akan sangat membosankan apabila penampilan kita sama sepanjang tahun bukan ?

Begitupun dengan penampilan Android.

Jika dahulu saya pernah berbagi tips untuk memperbaharui penampilan ponsel dengan mengubah wallpaper dan Theme pada ponsel Symbian dan juga Windows Mobile, kali ini saya coba berbagi untuk perangkat Android. Sayangnya, tidak seperti kedua sistem operasi diatas, Android tidak memiliki Theme khusus yang dapat digonta ganti sekehendak hati. Lalu, bagaimana caranya dong ?

Gunakan Launcher.

Launcher merupakan aplikasi tambahan yang dibuat secara khusus untuk mengubah tampilan UI atau User Interface, baik itu meliputi UI HomeScreen lengkap dengan kemampuan Widget-nya atau tampilan Menu dan juga perangkat Input lainnya. Karena Launcher merupakan Aplikasi, maka dalam penggunaannya praktis akan menghabiskan space atau ruang tambahan yang biasanya masuk di lokasi Memory Internal, menghabiskan RAM atau Read Access Memory dan tentu menghabiskan daya batere.

Silahkan Buka Android Market dan lakukan pencarian dengan kata kunci ‘Launcher’. Dari sekian banyak hasil pencarian, saya yakin ada beberapa yang kelak bisa menjadi pilihan.

GingerBread Launcher. Bosan dengan tampilan Android Froyo yang menyajikan empat icon di bagian bawah homescreen atau akses geser ke samping pada Menu ? silahkan coba Launcher yang satu ini. Tampilannya murni mengadopsi Android GingerBread versi Original hingga akses Vertikal pada Menu utama. Beberapa icon aplikasi bahkan sudah mengadopsi icon khas Roti Jahe.

Windows 7 Launcher. Secara tampilan HomeScreen, beneran serupa dengan perangkat ponsel pintar yang mengadospi sistem operasi Windows Phone 7. Beberapa Icon tampil dalam bentuk Tile 2×1 atau dapat diatur 1×1 sesuai kehendak atau keinginan pengguna. Sayangnya, saat digunakan memerlukan waktu loading yang cukup lama dibandingkan Launcher lain. Sudah begitu, proses perpindahan Menu pun terasa sedikit nge-Lag. Keren sih, tapi kok malah bikin mangkel. :p

Regina 3D Launcher. Yang satu ini mutlak membutuhkan kemampuan hardware Display agar beberapa Transisi antar Menu yang ditampilan secara 3D lengkap dengan animasi maupun Menu yang berputar, berjalan lancar tanpa Lag atau jeda. Disamping itu tampilan wallpaper untuk setiap halaman HomeScreenpun dapat dikustomisasi sesuai keinginan. Jadi ya gag bakalan bosen dengan tampilan background yang itu-itu saja. Sayangnya untuk beberapa kali penggunaan di perangkat Galaxy Ace, kerap terjadi Force Closed alias hang lalu dihentikan secara paksa.

Go Launcher Ex. Merupakan Launcher yang paling banyak digunakan. Disebabkan karena pilihan skin atau Theme yang beragam, mendukung keberadaan aplikasi Launcher yang satu ini. Dari Cartoon, Monochrome, drawing area hingga bertemakan perangkat tertentu seperti Windows Phone 7 atau iPhone. Selain User Interface, Go Launcher Ex membawa sendiri skin keyboard virtual sebagai pilihan lain untuk inputing teks bagi pengguna.

ADW Launcher. Secara sepintas penampilan ADW Launcher malah mirip dengan Go Launcher Ex diatas. Namun dalam tampilan yang lebih sederhana dan cenderung lebih bersih. Bagi yang suka dengan tampilan layar yang simpel, saya yakin bakalan tertarik untuk menggunakannya lebih lama.

Panda 91 Home. Dari sekian banyak launcher yang bisa digunakan sebagai alternatif, Panda 91 bagi saya pribadi lebih banyak memiliki Fitur tambahan ketimbang lainnya. Katakan saja opsi untuk menonaktifkan Status Bar sehingga tampilan HomeScreen jauh lebih lapang dan leluasa. Begitu pula Docking tambahan untuk menyajikan Recent (aplikasi terakhir digunakan) atau Most  (aplikasi paling sering digunakan) di sisi kanan dan kiri layar. Sudah begitu, secara defaulnya pula, Panda 91 dapat menyajikan menu dan tampilan icon ala beberapa perangkat ponsel pintar seperti HTC, Motorola, iPhone atau bahkan Samsung. Transition Effect nya juga tak kalah keren. Apalagi didukung pula dengan Tambahan Widget yang dapat diunduh melalui shortcut yang disertakan dalam aplikasi.

Semua launcher diatas pasca Instalasi akan ditawarkan kembali pada pengguna untuk menggunakan pilihan yang mana sebagai Default ponsel. Tawaran ini akan muncul ketika pengguna menekan Tombol Home. Sayangnya, dalam posisi default, saya tak jua menemukan cara untuk mengubah tampilan ke lain Launcher atau mengujicoba dengan Launcher lain.

Untuk itu, setelah proses instalasi selesai, saya rekomendasikan satu aplikasi tambahan lagi untuk digunakan sebagai perangkat mengubah atau sekedar mengujicoba tampilan launcher lain. Yaitu aplikasi Home Switcher. Caranya cukup sederhana. Aktifkan aplikasi, kemudian pilih Launcher yang diinginkan dan centangkan pilihan Defaultnya. Launcher yang telah ditetapkan sebagai Default Launcher akan tetap digunakan, meski ponsel di-Restart atau Reboot sekalipun.

Pocket PC rasa Sony Xperia – Samsung Omnia atau HTC Diamond ?

18

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah satu minggu saya bergelut, berguling dan akhirnya mumet sendiri dengan Usulan Thesis yang sedianya harus diselesaikan minimal 22 Januari depan, saya memilih untuk melampiaskan rasa jenuh saya barang sebentar…. Tatag tutug larinya ya gak jauh-jauh, ya nge-BLoG. He…

Jangan lagi ngomongin soal Thesis yang bener-bener membutuhkan waktu juga konsentrasi tingkat tinggi untuk mempelajari yang namanya Database, MySQL, PHP juga UML. Jangan juga mengungkit-ngungkit soal banjir yang melanda jalan Dewi Sri Kuta hari minggu kemarin… Let’s talk about my hobbie. Apalagi kalo bukan PDA Pocket PC.

Ada dua alasan kenapa saya masih saja suka mengulik PDA Pocket PC O2 XDA Atom yang saya beli dari Bli WiRautama kuartal ketiga tahun lalu.

Pertama karena Bosan dengan tampilan layar Today Screen yang begitu-begitu saja dari OS rilisan 2003 hingga seri WinMobile 6.1. Padahal baru beberapa hari lalu saya meng-upgrade OS asli handset tersebut ke seri 6.1 untuk mendapatkan tampilan layar hijau khas plus batere yang lebih awet tentunya.

Kedua, lantaran saking bosannya, saya bahkan sempat ngiri dengan tampilan layar Today pada handset keluaran baru, katakanlah Sony Xperia, Samsung Omnia dan juga HTC Diamond yang jauh lebih keren dan ‘eye catching’. Hambatannya ya apalagi kalo bukan soal budget yang saya yakin gak bakalan saya anggarkan hanya untuk mendapatkan ketiga handset tadi yang kabarnya paling mutakhir saat ini.

Maka satu-satunya jalan ya mengadopsi Program tambahan dari pihak ketiga yang khusus bergerak dibidang UI (User Interface) atau penampilan layar today screen pada PocketPC. Katakanlah program iLaunch atau iFonz yang pernah saya bahas beberapa waktu lalu demi mendapatkan penampilan ala iPhone yang fenomenal itu, lengkap dengan icon kotak yang cool dan tentunya slider phone lock dengan gambar ikannya. Tak lupa juga dengan program eXPerience didedikaskan bagi mereka yang fanatik dengan Windows XP versi Desktop. Tak cuma icon shortcut yang diberikan, tapi juga Taskbar dan tampilan Shutdownpun mengadopsi beneran layaknya Windows XP.

Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan salah satu program yang paling oke bagi saya pribadi yaitu SPb Mobile Shell. Kalo ndak salah rilis terakhir itu kisaran 2.1.4. Program yang berukuran sekitar 3-4 MB ini mampu memberikan sentuhan baru yang benar-benar berbeda pada layar today PocketPC saya. Versi resminya sih hanya memberikan Trial beberapa hari saja, jadi bagi yang menginginkan versi full dengan gratis, pilihannya cuman satu. Donlot dari Rapidshare aja. Saya lihat ada banyak yang memberikan linknya di Google.

Info tentang SPb Mobile Shell ini sebenarnya saya dapatkan dari Forum XDA Developers yang mengkhusus membahas PDA PocketPC hasil karya HTC termasuk karya mereka sebelum mengibarkan brand HTC sebagai produsen terdepan.

Jadi bagi yang memiliki handset dengan brand O2, T-Mobile, i-Mate, Eten maupun Dopod, tentu saja bisa ikutan gabung disini. Syaratnya selain registrasi ya harus mengetahui dahulu seri yang dimiliki itu merupakan seri yang mana dalam istilah HTC.

Katakanlah smartphone O2 Xphone iim yang saya miliki itu punya nama lain kalo ndak salah HTC Amadeus. PDA saya terdahulu yang T-Mobile MDA itu punya nama lain yaitu HTC Himalaya. Jadi begitu tahu codename PDA yang dimiliki, baru deh bisa memilih thread apa saja yang berkaitan langsung dan dijamin mulus untuk dijalankan.

Back to SPb Mobile Shell, ternyata dalam Forum tersebut setelah saya ubek-ubek, ditemukan beberapa thread yang membahas perihal Skin/Theme buatan para anggota forum yang berbasis program SPb ini. Jadi setelah saya pilih dan donlot, so berikut ini hasilnya…..

Bagi seorang PanDe Baik yang punya keinginan terpendam nan menggebu untuk memiliki Sony Xperia, Samsung Omnia dan juga HTC Diamond, sudah sangat puas dengan tampilan yang diadopsi oleh handset lawas milik saya ini. Tentu saja gak semirip aslinya yang punya resolusi layar jauh lebih lebar. Paling gak, keinginan untuk tampil beda dimata sendiri sudah terwujudkan. He…

Sebetulnya ada beragam Skin/Theme yang bisa didonlot seperti dibawah ini sedikit mirip-mirip today-nya Blackberry, dan ada juga yang berusaha menampilkan UI ala Windows 7 walopun agak maksa dimirip-miripkan. Ohya, Windows 7 itu kabarnya OS paling baru yang bakalan dirilis oleh Microsoft, untuk menggantikan kehebohan rilis Vista.

Selain program SPb Mobile Shell sebetulnya ada juga dua program setahu saya yang punya fungsi mirip, yaitu GSmart dan satunya lagi yaitu Point UI. Sayangnya pas saya coba terapkan pada layar PDA, ada sedikit gangguan (mungkin semacam Bug) saat operasionalnya. Seingat saya untuk Point UI itu setelah handset dikunci (lock) ya gak bisa dibalik (unlock) lagi. Walaupun dengan cara menekan layar maupun tombol pad sekalipun. Tetap terkunci.

So, bagi pengguna PocketPC lainnya yang barangkali ingin memberikan sentuhan baru ala Sony Xperia, Samsung Omnia maupun HTC Diamond, gak ada salahnya nyobain yang namanya SPb Mobile Shell. He… mirip promosi di layar teve.

> PanDe Baik berusaha meluangkan waktunya disela kejenuhan aktivitas menyelesaikan Proposal Thesis yang sedianya harus dikumpulkan tanggal 22 Januari depan, plus Presentasi hari kamis besok, ditambah beban pikiran terkait banjir yang melanda Dewi Sri Kuta. Tak lupa kabar duka datang dari seorang rekan kantor seruangan, Pak Wayan Subrata (Nang Kerok) yang dinyatakan meninggal hari Minggu siang kemarin di usia 53 tahun karena komplikasi Diabetes dan Kolesterol. Padahal baru hari Jumat sore yang lalu saya beserta Istri menyempatkan diri menengoknya di RS Tabanan. Yah, barangkali sudah jalannya. Selamat Jalan PeKak Kerok…. <

Pocket PC Rasa iPhone

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Ternyata apa yang diimpikan untuk membuat satu tampilan baru di pocket pc konvensional milik pribadi, akhirnya bisa terwujudkan.
Ini terkabulkan setelah membaca tabloid Pulsa yang terbit minggu ini. Salah satu isinya tentang mengubah today Pocket PC jadi ala iPhone buatan Apple itu.

Cukup dengan mendonlot aplikasi siap pake langsung di hanheld, ukurannya kurang lebih 4 MB lebih dikit.
Kalo jeli, main ke forum2 yang membahan tampilan iPhone ini, bisa mendapatkan versi full versionnya tentu dengan crack yang ditentukan.

Hasilnya, lumayan mengagumkan.
Today versi iPhone bergambar ikan lengkap dengan slide lock- layar yang dikunci dan dibuka hanya dengan menggeser tanda panah pada layar dengan tangan. Serupa dengan iPhone asli.
Masalah tampilan icon juga ada, namun karena keterbatasan option pada aplikasi, icon2 tadi gak bisa diganti dan harus pinter2 milih aplikasi yang ada untuk menggantikan icon tadi.
Misalnya Skype yang asli PPC 2003 tak ada, maka bisa diganti dengan tampilan telepon default. Ato icon Calculator yang memunculkan aplikasi standarpun bisa diganti dengan aplikasi Calculator yang lebih lengkap macam RDCalculator.

Belum puas ?
Cobain jajal iContacts. Aplikasi mini cuman berukuran 42 KB, yang mampu memberikan sentuhan Contacts ala iPhone. Cukup dengan menggeser deretan nama dengan ujung jari tangan. iContacts pun bisa diakses langsung dari tombol shortcut untuk Contacts defaultnya.

Mau memberikan rasa baru pada tampilan PPC 2003 ? coba aja aplikasi ini.